Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENERAPAN BUKU KHAT NASKHI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MAHARAH KITABAH SISWA KELAS VII DI MADRASAH TSANAWIYAH TUMBUBARA LUWU Najah, Nurul Hasyati; Fahyumi, Umi; Padauleng, Bungawaru; Muhaemin, Muhaemin; Syamsuddin, Naidin
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4645

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan maharah al-kitabah siswa melalui penerapan buku Khat Naskhi pada siswa kelas VII Madrasah Tsanawiyah Tumbubara Luwu. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan siswa dalam menulis huruf Arab sesuai kaidah, terutama pada aspek bentuk huruf, proporsi, dan penempatan pada garis dasar. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 23 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan menulis siswa pada setiap siklus. Pada tahap pra siklus, nilai rata-rata siswa sebesar 50,43 dengan persentase ketuntasan 0%. Pada siklus I, nilai rata-rata meningkat menjadi 73,69 dengan ketuntasan 47,8%. Selanjutnya pada siklus II, nilai rata-rata mencapai 91,52 dengan persentase ketuntasan 100%. Selain itu, kualitas tulisan siswa juga mengalami peningkatan dari segi kerapian, konsistensi ukuran huruf, ketepatan bentuk huruf, serta posisi huruf pada garis dasar. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan buku Khat Naskhi efektif dalam meningkatkan keterampilan maharah al-kitabah siswa. Buku Khat Naskhi dapat menjadi media pembelajaran yang sistematis, terstruktur, dan mudah digunakan dalam melatih keterampilan menulis bahasa Arab di Madrasah Tsanawiyah.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERNYANYI BERBASIS KONTEN MEDIA SOSIAL PADA PEMBELAJARAN ISIM ISYARAH UNTUK SISWA-SISWI KELAS II MI DATOK SULAIMAN PALOPO Andillah, Firmansyah; Syamsuddin, Naidin; Fakhrunnisaa, Nur; Kamilah, Assa'adatul; Nurwahida, Nurwahida
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4658

Abstract

Kurangnya bahan ajar yang menarik dan sesuai dengan karakteristik siswa berdampak pada pembelajaran masih berpusat pada metode ceramah dan hafalan, serta ketergantungan tinggi pada buku cetak sehingga membuat siswa mudah merasa bosan, rendahnya konsentrasi, serta sulit memahami materi bahasa Arab terkhusus dalam materi isim isyarah. Oleh karena itu, pengembangan bahan ajar yang interaktif dan inovatif serta mudah diakses menjadi penting untuk mendukung proses pembelajaran. Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat kevalidan dan kepraktisan produk yang dikembangkan. Jenis penelitian yang digunakan adalah research and development (R&D) dengan mengadaptasi model pengembangan ADDIE yang terdiri atas lima tahapan yaitu analisis (analysis), perancangan (design), pengembangan (development), penerapan (implementation) dan evaluasi (evaluation). Subjek penelitian adalah siswa kelas II MI Datok Sulaiman Palopo. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, validasi ahli, pengisian angket respon guru dan siswa, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor validasi dari ahli materi sebesar 92,5%, dan ahli media 92,5%, seluruhnya masuk dalam kategori “sangat valid”. Praktikalitas bahan ajar dinilai oleh guru sebesar 85% dan oleh siswa sebesar 92,9%, keduanya dalam kategori “sangat praktis”. Berdasarkan hasil tersebut, bahan ajar bernyanyi berbasis konten media sosial pada pembelajaran isim isyarah dinyatakan layak untuk digunakan dalam pembelajaran bahasa Arab pada siswa kelas II. Sebagai tindak lanjut, penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan media serupa dengan cakupan materi yang lebih luas, mengintegrasikan teknologi interaktif atau platform digital lainnya, serta melakukan uji coba pada skala yang lebih besar.