Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pelaksanaan Joyfull Learning Berbasis Permainan Tradisional Sasak Untuk Meningkatkan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun Ilhami, Baiq Shofa; Khaironi, Mulianah
Jurnal Golden Age Vol 2, No 02 (2018): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v2i02.1023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi awal pembelajaran pengembangan kemampuan motorik kasar anak di daerah sentral budaya Kecamatan Sakra Barat Kabupaten Lombok Timur., merancang langkah-langkah joyfull learning melalui penerapan permainan tradisional Sasak dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar anak di daerah sentral budaya Kecamatan Sakra Barat Kabupaten Lombok Timur. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan subjek penelitian anak-anak usia 5-6 tahun pada Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini Kecamatan Sakra Barat, diantaranya: TK Negeri Pembina Sakra Barat, PAUD Pade Angen Tenges-Enges, dan PAUD Islahul Ummah. Adapun peubah yang diamati/diukur dalam penelitian ini adalah perkembangan kemampuan motorik kasar anak usia 5-6 tahun melalui penerapan langkah-langkah joyfull learning berbasis permainan tradisional Sasak. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan teknik dokumentasi. Adapaun analisis data yang digunakan berdasarkan tahapan penelitian ini, yaitu analisisis deskriptif kuantitatif dan analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan motorik kasar anak dengan skor x 53 pada kategori sedang sebelum menerapkan joyfull learning dan 63 pada kategori tinggi setelah menerapkan  joyfull learning berbasis permainan tradisional sasak.
The Effect of Teacher Competency Training on High Order Thinking-Based Learning Evania Yafie; Yudha Alfian Haqqi; Usep Kustiawan; Wuri Astuti; Donna Boedi; Baiq Shofa Ilhami
JECCE (Journal of Early Childhood Care and Education) Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jecce.v2i2.1293

Abstract

High order thinking (HOT) -based learning in Early Childhood Education Institution (ECEI) could improve six aspects of preschool-aged children’s development. The preliminary study revealed that the ECE teachers' knowledge of preschool-aged children was low. This surprising phenomenon was caused by teachers' lack of knowledge and minimum training for improving the teachers' competency. Thus, we conducted a study by holding training on the improvement of teacher's competency in HOT-based learning. The present study involved sixty participants comprising Kindergarten and elementary school teachers in Kota Selong, West Nusa Tenggara Province. The present study was aimed at measuring the effect of teacher's competency development training on the improvement of HOT-based learning activities in Kota Selong, East Lombok Regency. The result of the study indicated that the t-count (8.257) > t-table (7.745), meaning that the teacher's competency improvement training significantly affects the improvement of HOTS on both knowledge and implementation of Kindergarten teachers in Kota Selong.
PENGEMBANGAN MEDIA SMART BOX DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK USIA 5-6 TAHUN Nur Adiyah Yuliastri; Rohyana Fitriani; Baiq Shofa Ilhami
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This study aims to develop smart box media and improve cognitive abilities of children aged 5-6 years. This research and development refers to the steps developed by Borg & Gall. The development design is simplified into 6 steps, namely: (1) research and information gathering, (2) planning, (3) developing the initial form of the product, (4) limited trials, (5) product revision, (6) field trials. The subjects of the field trial were 15 children. Data collection uses the validity of expert judgment and observation sheets. The data analysis technique uses a scale of five. The results showed that the smart box media from the material and appearance according to the expert (expert judgment) was in the "good" category and the media display was in the "very good" category. There is a difference in the values before and after the smart box media results, namely 41% began to develop before using the smart box media and after using the results obtained 80.4% developed very well. These results indicate that smart box media can improve children's cognitive development.Abstrak Penelitian ini bertujuan mengembangkan media smart box dan meningkatkan kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun. Penelitian dan pengembangan ini mengacu pada langkah yang dikembangkan oleh Borg & Gall. Desain pengembangan disederhanakan menjadi 6 langkah, yaitu: (1) penelitian dan pengumbulan informasi, (2) perencanaan, (3) mengembangkan bentuk awal produk, (4) ujicoba terbatas, (5) revisi produk, (6) ujicoba lapangan. Subjek uji coba lapangan adalah 15 orang anak. Pengumpulan data menggunakan validitas expert judgment dan lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan skala lima. Hasil penelitian menunjukkan media smart box dari materi dan tampilan menurut ahli (expert judgment) berkategori “baik” dan tampilan media berkategori “sangat baik”. Terdapat perbedaan nilai sebelum dan sesudah media smart box hasil yaitu 41% mulai berkembang sebelum menggunakan media smart box dan sesudah menggunakan diperoleh hasil 80,4% berkembang sangat baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa media smart box dapat meningkatkan perkembangan kognitif anak. 
Optimalisasi Peran Perpustakaan di Desa Embung Kandong Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur Nusa Tenggara Barat Guna Meningkatkan Literasi pada Masyarakat Abdul Latif; Dwi Rahayu Susanti; Abdullah Mzakkar; Baiq Shofa Ilhami; Rohyana Fitriani; Muh. Taufik
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (764.712 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.3796

Abstract

AbstrakMajunya suatu bangsa ditentukan oleh sampai mana masyarakat tingkat kesadaran dalam meningkatkat pengetahuannya. Peningkatan pengetahuan masyarakat, dan juga pendidikan formal menjadi salah sati indikator kemajuan bangsa, disamping itu juga apa bila masyarakat mempunyai budaya literasi terus ditingkatkan. Perpustakan di desa embung kandong Kecamatan terata lombok timur ini sudah memiliki perpustakan tingkat desa, tapi selama ini keberadannya belum reprsentatif dalam mendorong masyarakat memanfaatkannya. Muali kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari Tim Universitas Hamzanwadi Lombok Timur dilakaukan kegitan optimalisasi perpustakan desa dalam hal ini dilakaukan dengan método penatan ruanagan, tata letak buka, penabahn sistema perpustakan, sosialisasi perpustakan sebagai tempat yang menyenagkan, sehingga masyarakat dapat informasi serta pengetahuan yang meraka butuhkan dan pelastarian budaya atau wisata desa setempat.Kata Kunci: Perpustakan, Budaya, Literasi dan Pengetahuan AbstractThe progress of a nation is determined by the level of public awareness in increasing their knowledge. Increasing public knowledge, as well as formal education is one of the indicators of the nation's progress, besides that if the community has a literacy culture, it continues to be improved. The library in the village of Embung Kandong, Terata District, East Lombok already has a village level library, but so far its existence has not been representative in encouraging people to use it. Starting from the Community Service (PKM) activities from the Hamzanwadi University Team, East Lombok, village library optimization activities were carried out in this case with the method of room arrangement, open layout, library system enhancement, library socialization as a fun place, so that people can get information and knowledge they need and cultural preservation or local village tourism.Keywords: Library, Culture, Literacy and Knowledge
Kebijakan Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka di Indonesia dan Relevansinya dengan Era Distrupsi Syaipul Pahru; Abdul Latif; Abdullah Muzakkar; Baiq Shofa Ilhami; Rohyana Fitriani; Muh. Taufik
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.356 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.3897

Abstract

AbstrakTujuan dalam penulisan artikel ini adalah mencoba untuk menelaah tentang Kebijakan Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka di Indonesia, Tantangan Pendidikan Tinggi dengan Kemunculan Era Distrupsi, dan Relevansi Kebijakan Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka dengan Era Distrupsi.  Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah jenis literature review. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, kurkulum dalam pendidikan memiliki peranan yang Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka dengan Era Distrupsi.  Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah jenis literature review. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, kurkulum dalam pendidikan memiliki peranan yang sangat strategis dan kurikulum yang baik adalah kurikulum yang bersifat fleksibel sehingga mampu menjawab tantangan zaman. Negara-negara di dunia tak terkecuali Indonesia tengah menghadapi era distrupsi, dimana era ini perubhan begitu cepat terjadi ranah pendidikan merupakan salah satu sasaran empuk yang paling cepat terdistrupsi. Kurikulum MBKM merupakan salah satu solusi yang ditawarkan oleh pemerintah dalam menghadapi era distrupsi.Kata Kunci: Kurikulum, Merdeka Belajar, Kampus Merdeka Era Distrupsi AbstractThe purpose of writing this article is to try to examine the Policy for the Merdeka Belajar Curriculum for Kampus Merdeka in Indonesia, the Challenges of Higher Education with the Emergence of the Era of Disruption, and the Relevance of the Policy for the Kurikulum Merdeka for Learning in Kampus Merdeka with the Era of Disruption. The method used in this paper is a type of literature review. The results of the study indicate that the curriculum in education has a very strategic role and a good curriculum is a curriculum that is flexible so that it is able to answer the challenges of the times. Countries in the world, including Indonesia, are currently facing an era of disruption, where in this era of rapid change, the realm of education is one of the easiest targets to be disrupted. The MBKM curriculum is one of the solutions offered by the government in dealing with the era of disruption.Keywords: Curriculum, Independent Learning, Independent Campus Distrupsi Era
Permainan Kuda Bisik Untuk Meningkatkan Kemampuan Pembendaharaan Kosakata Anak Usia 5-6 Tahun Baiq Shofa Ilhami; Baiq Febri Hijriatul Fitri; Sandy Ramdhani
CAKRAWALA DINI: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 10, No 2 (2019): November 2019
Publisher : UPI Kampus Cibiru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.751 KB) | DOI: 10.17509/cd.v10i2.19866

Abstract

This research aims to see results of the development of the Kuda Bisik traditional game to improve the vocabulary of children in group B. The type of development used is to adapt development type of borg gall which has been simplified into 3 main stages namely; needs analysis; product design; and product trials. test subjects using 10 children in limited trials and 22 children from 2 schools with name Ummi Adniyah Pancor Kindergarten and Hamzanwadi Pancor Kindergarten. Data collection techniques used were observation; tests and documentation with instruments used observation sheets; product validation sheet; and test. The analysis technique uses the percentage of test results of learning outcomes with a classical success rate of 75%. The results of his research are in the initial trials of the product in the form of a Kuda Bisik media game well implemented. while the initial field of the 22 samples used from the two schools described the results of observations of the use of Kuda Bisik products to increase vocabulary of children, which began to develop as expected (BSH) by 7 people or with a percentage of 32% and 15 children or 62% is very well developed (BSB), and learning outcomes tests found 8 children or 36% developed as expected, and 14 children or 64% of children developed so well that the Kuda Bisik product was able to improve the vocabulary children age 5-6 years old
Pengembangan Permainan Tradisional Engklak Edukatif dalam Mengembangkan Kemampuan Motorik Kasar dan Kognitf Anak Rabiatun Adawiyah Agustina; Baiq. Shofa Ilhami; Najamuddin Najamuddin
Jurnal Pelita PAUD Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v3i1.423

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dalam perkembangan kemampuan motorik kasar dan kognitif anak melalui pengembangan model permainan tradisional Engklak Edukatif pada anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini termasuk jenis penelitian pengembangan dengan mengacu pada pendapat Borg & Gall. Subjek yang peneliti lakukan berada didua lembaga yang ada di kecamatan selong yaitu TK Islam Selong dan TK Hamzanawadi Pancor. Penentuan subjek peneliti ambil dari sample yang ada di Kecamatan Selong yakni 15 anak di TK Islam Selong dan 15 anak di TK Hamzanwadi Pancor. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi. Perlakuan dengan nilai t untuk kemampuan kognitif sebesar 8,562 dengan taraf signifikansi 0,000 dan nilai t untuk kemampuan motorik kasar sebesar 7,790 dengan nilai signifikansi 0,000. Berdasarkan hasil yang sudah di lakukan peneliti, maka permainan tradisional engklak edukatif dalam mengembangkan kemampuan motorik kasar dan kognitif anak usia 5-6 taun ini sudah layak di gunakan oleh anak- anak.
Pengembangan Media Smart House untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Nur Sudiasih Islami; Baiq. Shofa Ilhami; Zuhut Ramdani
Jurnal Pelita PAUD Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v3i1.433

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Smart House untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun di RA Al-Hasaniyah NW Jenggik Tahun Ajaran 2018/2019. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Borg and Gall yang telah disederhanakan menjadi 6 tahapan yang terdiri dari: 1) Analisis Kebutuhan, 2) Perencanaan, 3) Pembuatan Produk Awal, 4) Revisi Media Pembelajaran, 5) Uji Coba Lapangan, 6) Revisi Akhir Media. Media yang dikembangkan divalidasi oleh 1 orang ahli materi dan 1 orang ahli media sebelum dilakukan uji coba kepada anak.Subjek uji coba penelitian ini berjumlah 18 anak. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes hasil belajar, dan observasi. Teknik analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif.Data kualitatif diperoleh penilaian kualitas produk berupa saran dari ahli materi, dan ahli media. Data kuantitatif yaitu skor yang didapat dari ahli media dan ahli materi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari hasil validasi ahli media memperoleh skor 4 (kriteria baik), hasil validasi ahli materi memperoleh skor 3,3 (kriteria cukup) dan hasil tes belajar dan observasi memperoleh persentase klasikal 89% Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan 11% Mulai Berkembang (MB).Dari hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa media Smart House layak digunakan untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun.
Implementasi Pendekatan Saintifik dalam Pembelajaran Kelompok Terhadap Perkembangan Sosial Anak Indriani Puspita Hafidz; Baiq Shofa Ilhami; Mulianah Khaironi
Jurnal Pelita PAUD Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v3i1.434

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh implementasi pendekatan saintifik dalam pembelajaran kelompok terhadap perkembangan sosial Anak kelompok B2 di PAUD Siti Khadijah Tahun 2018. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif, dengan metode penelitian eksperimental dengan desain Pre-Eksperimental menggunakan jenis One Grup Pretest-Posttest.Subjek penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling dengan jumlah subjek sebanyak 17 anak kelompok B2.Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi dan uji t-tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh signifikan pendekatan saintifik terhadap perkembangan sosial anak (thitung= 9.8463 > ttabel= 1,7458) sehingga hipotesisnya diterima. Adanya perbedaan terhadap perkembangan sosial anak, dengan prstest diperoleh rata-rata total presentase keseluruhan 25 % yang dicapai oleh semua anak dengan termasuk dalam persentase kategori penilaian “Belum Berkembang (BB)” dan setelah dilaksanakan perlakuan atau posttest diperoleh total rata-rata persentase keseluruhan meningkat dari sebelumnya yakni 65% dengan kategori penilaian “Berkembang Sesuai Harapan (BSH)”.
Inside Outside Cyrcle: Metode Pembelajaran untuk Mengembangkan Kemampuan Berbicara Anak Baiq Shofa Ilhami; Muhammad Husni; Sandy Ramdhani; Nurul Uyun
Jurnal Pelita PAUD Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v4i2.1001

Abstract

Aspek perkembangan bahasa dan literasi khususnya kemampuan berbicara pada anak usia 5-6 tahun merupakan satu aspek yang menjadi perhatian khusus dalam perkembangan anak. Metode yang digunakan untuk meningkatkan aspek kemampuan berbicara adalah metode inside outside learning. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan jenis penelitian eksperimen dengan teknik analisis data menggunakan paired sampel t-test. Perkembangan Bahasa dan literasi khususnya kemampuan berbicara dengan menggunakan metode inside outside circle didapatkan hasil uji “t” (Paired T- Sample) ternyata thitung ≥ ttabel (5,147 > 1,706). Perkembangan kemampuan berbicara yang berkembang dengan menggunakan metode inside outside cyrcle diantaranya kemampuan intonasi Bahasa, kemampuan komunikasi, penguasaan kata-kata sederhana, dan meningkatnya kemampuan menyusun kalimat sederhana