Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Manfish Journal

Perbandingan Pengisian Tekanan Oksigen dan Waktu Angkut Yang Berbeda Dalam Sistem Kemasan Tertutup Terhadap Survival Rate (SR) Benih Ikan Nila Gift (Oreochromis Niloticus) Perdana Ixbal Spanton; M. Raka Nur Sukma
Jurnal Kelautan, Lingkungan, dan Perikanan Vol 2 No 2 (2021): MANFISH JOURNAL
Publisher : Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan Politeknik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.989 KB) | DOI: 10.31573/manfish.v2i01.360

Abstract

Ikan nila termasuk komoditas yang mudah dibudidayakan. Tidak hanya dapat dibudidayakan diperairan tawar, ikan nila juga dapat dibudidayakan di perairan air payau. Oleh karena itu, perludilakukannya usaha yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas. Pada usaha pembesaran ikanseringkali untuk mendapatkan benih-benih yang memenuhi syarat atau bibit unggul diperoleh daritempat pembenihan yang letaknya berjauhan dari tempat pembesaran. Pengetahuan tentang caramelakukan kegiatan pengemasan benih ikan dengan sistem tertutup sangat diperlukan demimenunjang kelancaran pengangkutan yang benar dan lebih efisien. Tujuan dari penentuan tekananoksigen dan waktu angkut yang optimal adalah untuk mendapatkan nilai Survival rate (SR) /Kelulushidupan yang tinggi. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental, dengan desainpercobaan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dilengkapi dengan f faktor dan t taraf yaitu faktorwaktu dan faktor tekanan oksigen dan 3 kali ulangan. Perbandingan pengisian tekanan oksigen danwaktu angkut yang berbeda dalam sistem kemasan tertutup terhadap Survival Rate (SR) benih ikannila gift (Oreochromis niloticus) pada Faktor a (waktu angkut) menunjukkan bahwa nilai T hitung =12,378> T 0,05 (0,006), dan Faktor b (tekanan oksigen) menunjukkan nilai T hitung = 19,303>T 0,05(0,003).
Analisis Pasut Perairan Pantai Palang di Desa Palang Kecamatan Palang Kabupaten Tuban dengan Menggunakan Metode Admiralty dan Least Squar Perdana Ixbal Spanton; Raka Nur Sukma; Agus Mahardika
Jurnal Kelautan, Lingkungan, dan Perikanan Vol 3 No 2 (2022): MANFISH JOURNAL
Publisher : Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan Politeknik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.963 KB) | DOI: 10.31573/manfish.v2i3.466

Abstract

Hidro-oseanografi adalah cabang dari ilmu terapan yang membahas tentang pengukuran dan deskripsi permukaan laut dan kawasan pantai terutama untuk keperluan navigasi maupun kegiatan kelautan yang lainnya, termasuk kegiatan perlindungan lingkungan, dan kegiatan peramalan. Salah satu bagian dari survei hidro-oseanografi adalah pengukuran pasut air laut. Pasang surut merupakan faktor penting dari geomorfologi pantai, dalam hal ini berupa perubahan teratur muka air laut sepanjang pantai dan arus yang dibentuk oleh pasang surut. Selain itu pengetahuan tentang pasang surut adalah penting di dalam perencanaan bangunan pantai, pelabuhan, pelayaran dan vegetasi pantai. Penelitian ini dilaksanakan di Perairan desa Palang, dengan tujuan untuk mengetahui nilai komponen pasut. Metode yang digunakan yaitu admiralty dan metode least square. Pengolahan data pasang surut untuk mendapatkan MSL nya, yang kemudian dicari tren kenaikan muka air lautnya sehingga bisa memprediksi kenaikan muka air laut. Berdasarkan data yang diperoleh, pada penelitian ini menggunakan uji statistik one t-test. Menunjukkan hasil dengan taraf signifikansi sebesar 95% (α = 0,05), signifikansi sebesar 95% (α = 0,05) dengan uji T (paired - sample t-test) diperoleh data Thitung (3.416) > t-tabel (1,647).
Keanekaragaman dan Keterkaitan Moluska pada Ekosistem Mangrove di Kecamatan Palang Kabupaten Tuban Agung Adi Prasetia; Raka Nur Sukma; Suwarsih Suwarsih; Marita Ika Joesidawati; Perdana Ixbal Spanton M
Jurnal Kelautan, Lingkungan, dan Perikanan Vol 3 No 1 (2022): MANFISH JOURNAL
Publisher : Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan Politeknik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.047 KB) | DOI: 10.31573/manfish.v2i2.381

Abstract

Kecamatan palang terletak di ujung timur perbatasan antara Tuban-Lamongan. Pantai kawasan Kecamatan Palang hanya ada beberapa titik wilayah tertentu yang tumbuh ekosistem mangrove. Ekosistem Mangrove bermanfaat bagi abrasi pantai, selain itu ekosistem mangrove juga bermanfaat bagi kehidupan fauna yang berada di sekitarnya salah satunya adalah Moluska dari kelas Gastropoda. Penelitian ini terdiri dari 3 stasiun, terletak di desa Tasikmadu, Gesikharjo, dan Pliwetan, Kecamatan Palang. Metode penelitian ini menggunakan metode Transek garis (Line Transek) ukuran 5x5 dengan 3 kali pengulangan setiap stasiun. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan ada 9 jenis spesies Gastropoda dari 4 Family. Gastropoda yang ditemukan adalah Cerithidea Cingulata, Pila Scutata, Telescopim Telescopium, Neritodryas Cornea, Littorina Melanostoma, Littorina Scabra, Nedillitorina Pyramidalis, Neritina Turitta, Cerithidea Obtusa. Spesies yang paling banyak ditemukan adalah spesies Cerithdea Cornea, spesies ini memilih substrat hidupnya mengelompok menempel pada batang dan akar pohon mangrove air tawar. Spesies Cerithidea Cingulata banyak ditemukan di ekosistem mangrove ditepi laut, habitat spesies ini berada di pasir berlumpur sebagai substrat hidupnya. Secara keseluruhan dari 3 stasiun memiliki indeks nilai keanekaragaman kecil. Berdasakan dari perbandingan antara kerapatan mangrove dengan kepadatan Moluska untuk mengetahui hubungan ke-eratan antara kedua variabel tersebut R2 (Koefisien Determinasi) menunjukan nilai 0,723, sedangkan nilai R (Koefisien Korelasi) memiliki nilai 0,850. Nilai dari kedua variabel tersebut dapat menerangkan bahwa kedua variabel memiliki saling berhubungan.