Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Formulasi dan Uji Iritasi Gel Antibakteri Dari Ekstrak Etanol Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi Linn) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa [Formulation and Irritation Test of Antibacterial Gel from Star Furit Leaves (Averrhoa bilimbi Linn.) Ethanol Extract Againts Bacteria Staphylococcus aureus and Pseudomonas aeruginosa] Sutriningsih, Sutriningsih; Sagala, Zuraida; Marhamah, Marhamah
FaST - Jurnal Sains dan Teknologi (Journal of Science and Technology) Vol. 1 No. 2 (2018): MAY
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Starfruit (Averrhoa bilimbi Linn.) is containing several chemical contents including tannins, alkaloids, flavonoids, polyphenols and saponins, which can be efficacious as an antibacterial. The purpose of this study is determine stability of  gel and the effect of gel formulation ethanol extracted from leaves starfruit (Averrhoa bilimbi Linn.) against the antibacterial activity of Staphylococcus aureus and Pseudomonas aeruginosa. This is an experimental laboratory research where the formulation of ethanol extracted from the leaves of starfruit (Averrhoa bilimbi Linn.) which  obtained from the process of maceration with 96% of ethanol solvent formulated in a gel dosage form. Gel formulations of the ethanol extracted from leaves starfruit was made with various concentration of the extract including 35%, 50% and 65% with hidroksi propil metil cellulose ( HPMC) as the base. We used without-extract as the negative control and  0.1% of gentamicin ointment as the positive control. The result gel from antibacterial activity was then processed using the agar diffusion method .The use of a gel formulation  ethanol extracted from leaves starfruit affected the antibacterial activity of Staphylococcus aureus and Pseudomonas aeruginosa . The results showed that the ethanol gel extracted from leaves starfruit (Averrhoa bilimbi Linn.) had the best antibacterial activity, indicated by 65% gel concentration containing the ethanol extracted from leaves starfruit being able to inhibit the growth of Staphylococcus aureus that for 28.62 mm with greater barrier diameter and Pseudomonas aeruginosa for 19 mm. Irritation test to 20 female with age 20 - 30 years old man and woman with put it on the back of hands for 2 hours in 3 days and the result is no irritation indication happend . Gel stability was had test for 4 weeks and nothing change happend 
Penyuluhan Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan Bahaya Merokok bagi Saluran Pernapasan di SMA Negeri 41 Jakarta Sari, Dini; Jusnita, Nina; Sagala, Zuraida; permatasari, maya; Risma, Nindita; wijaya, tenisye; rahmawati, aulia
KAMI MENGABDI Vol 5, No 2 (2025): KAMI MENGABDI
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/km.v5i2.8886

Abstract

nfeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyakit yang paling sering menyerang masyarakat Indonesia, terutama pada kelompok usia anak dan remaja. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri yang menyerang saluran pernapasan atas maupun bawah dan dapat menimbulkan gejala seperti batuk, pilek, demam, serta sesak napas. Faktor perilaku seperti kebiasaan merokok berperan besar dalam memperburuk kondisi saluran pernapasan. Asap rokok mengandung ribuan zat kimia berbahaya, termasuk nikotin, tar, karbon monoksida, dan benzena, yang dapat menurunkan daya tahan tubuh, mengiritasi jaringan paru, serta meningkatkan risiko terjadinya ISPA baik pada perokok aktif maupun pasif. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2023), prevalensi perokok remaja usia 10–18 tahun mencapai 7,4%, menandakan pentingnya edukasi kesehatan untuk menumbuhkan kesadaran sejak dini tentang bahaya merokok dan pentingnya menjaga kesehatan pernapasan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMA Negeri 41 Jakarta pada tanggal 2 Oktober 2025 dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa terhadap ISPA dan bahaya merokok. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyuluhan interaktif yang meliputi presentasi, diskusi, pre-test, dan post-test. Materi mencakup pengertian ISPA, penyebab, faktor risiko, gejala, serta cara pencegahan, disertai dengan penjelasan mengenai dampak zat berbahaya dalam rokok terhadap sistem pernapasan. Evaluasi hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan dari rata-rata nilai pre-test 76,3% menjadi 92,6% pada post-test. Peningkatan terbesar terjadi pada pemahaman siswa mengenai pencegahan ISPA dan hubungan antara rokok dan gangguan pernapasan. Hasil ini menunjukkan bahwa metode edukasi interaktif sangat efektif dalam meningkatkan kesadaran siswa terhadap kesehatan paru-paru dan pentingnya menjauhi rokok. Diharapkan kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, bebas asap rokok, serta menjadi contoh program edukasi berkelanjutan di masyarakat.
Penyuluhan Manfaat Dari Tanaman Sambiloto Untuk Penyakit Diabetes Melitus Purwati, Purwati; Amirullah, Fajar; Sagala, Zuraida; Sutriningsih, Sutriningsih; Yanih, Satya Cangra Indra
KAMI MENGABDI Vol 5, No 2 (2025): KAMI MENGABDI
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/km.v5i2.8998

Abstract

Penyuluhan webinar merupakan kegiatan memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat dan sekolah terhadap suatu topik. Penatalaksanaan Manfaat dari Tanaman Sambiloto Untuk Penyakit Diabetes merupakan topik yang kami pilih. Penyuluhan diadakan melalui aplikasi zoom secara online target peserta yang ditunjukan seluruh siswa SMK Farmasi Citra Bangsa yang dapat menggunkan aplikasi zoom. Pelaksaan kegiatan penyuluhan selama 2 jam dengan memberika kuisioner pretest webinar dan post test webinar, soal kuisioner dibuat sebanyak 10 soal. Soal kuisioner ini dibuat untuk melihat presentasi peningkatan dan pengetahuan kepada siswa yang webinar. Sebanyak 46 peserta yang menghadiri pelaksanaan kegiatan webinar, terdapat rata-rata persentase sebelum webinar sebanyak 80% yang menjawab benar soal kuisioner sebelum webinar., setelah terjadi peningkatan yang tidak segnifikat terhadap rata-rata presentase kuisioner yaitu 85% . Hasil tersebut dapat dikatakan bahwa webinar penyuluhan penatalasanaan manfaat dari tanaman sambiloto untuk penyakit diabetes memberikan manfaat dan peningkatan wawasan dan pengetahuan kepada siswa SMKF CITRA BANGSA.
ISOLATION OF ARBUTIN FROM SUKUN (ARTOCARPUS ALTILIS [PARK.] FOSBERG.) LEAF AND STEM EXTRACTS AS A TYROSINASE INHIBITOR Sagala, Zuraida; Ashari, Risty Setyati
INDONESIA NATURAL RESEARCH PHARMACEUTICAL JOURNAL Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/inrpj.v10i2.9220

Abstract

This study aims to isolate arbutin compounds from 70% ethanol extract of breadfruit (Artocarpus altilis) leaves and stems, determine the levels of arbutin in the extract, and evaluate the inhibitory activity of tyrosinase enzyme. Isolation was carried out through extraction and fractionation methods using n-hexane, ethyl acetate, and butanol solvents. Identification of arbutin was carried out by High Performance Liquid Chromatography (HPLC) based on the suitability of retention time to the standard. The results showed that the level of arbutin in 70% ethanol extract of breadfruit leaves was 14.84 mg/L and breadfruit stems was 14.81 mg/L. Tyrosinase activity test showed that ethyl acetate fraction of breadfruit leaves had the highest effectiveness as tyrosinase inhibitor with IC₅₀ value of 355.24 ppm, compared to crude extract and other fractions. Although the activity has not matched the positive control kojic acid (IC₅₀ = 39.28 ppm), these results indicate the potential of breadfruit leaf and stem extracts as a source of natural active ingredients for skin lightening