Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

PENINGKATAN POPULASI PAKAN ALAMI Daphnia sp DENGAN MEDIA AMPAS TAHU DAN EKSTRAK JAHE PADA KOMPOSISI YANG BERBEDA Safitri, Nanda Ayu; Firmani, Ummul; Aminin, Aminin
Journal of Aquatropica Asia Vol 9 No 2 (2024): Journal of Aquatropica Asia
Publisher : Jurusan Akuakultur, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/joaa.v9i1.5545

Abstract

Daphnia sp is a small aquatic organism that is rich in nutrients and is generally used as a potential natural food because of its high nutritional content. Challenges in fish farming arise because the availability of Daphnia sp is not always stable. As an alternative solution, tofu dregs and ginger extract are used as a source of protein and nutrition for Daphnia sp. Tofu dregs contain protein from soybean starch, while ginger extract contains immunostimulants. This study aims to evaluate the population density and growth rate of Daphnia sp by using media with tofu dregs and ginger extract with certain variations in composition. This research was carried out in Gopaan Sembunganyar Dukun-Gresik Hamlet in April-May 2024. The research method used was an experimental approach with a Completely Randomized Design (RAL), consisting of 3 treatments which were repeated 3 times, so that a total of 9 experimental units were obtained. Each treatment used a water volume of 8 liters with a Daphnia density of 20 individuals per liter. The parameters observed were temperature, pH, amonia, protein, fat and carbohydrate concentrations. The research results showed that the activity of providing Tofu Dregs and Ginger Extract had a significant influence on population density and growth of Daphnia sp. Treatment P2 showed the highest results with a density reaching 2653 ind.Lˉ¹, growth rate of 33.17%, protein content of 33.17%, fat content of 8.99%, and carbohydrate content of 53.36%. Keywords: Tofu dregs, Daphnia sp, ginger extract, growth, natural food
POTENSI HASIL PERIKANAN TANGKAP DI KOTA SURABAYA TAHUN 2023 Masyhudi, Masyhudi; Firmani, Ummul
Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 9 (2024): Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika produksi perikanan tangkap di Kota Surabaya pada tahun 2023 dengan fokus pada faktor-faktor yang berkaitan seperti jumlah nelayan, sarana dan prasarana, serta potensi hasil tangkapan. Surabaya, yang memiliki garis pantai sepanjang ±47,2 km menunjukkan potensi perikanan tangkap yang signifikan dengan berbagai jenis ikan ekonomis seperti manyung, gulamah, belanak, teri, rajungan, kepiting, udang putih jrebung, kerang darah, kakap putih, dan pari. Data menunjukkan fluktuasi jumlah nelayan dari 2.045 orang pada tahun 2019 menjadi 1.836 orang pada tahun 2023, yang mencerminkan tantangan keberlanjutan dan stabilitas dalam sektor ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan mengumpulkan data primer dan sekunder dari survei lapangan dan wawancara dengan nelayan, serta laporan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan adanya pola musiman dalam produksi perikanan dengan puncak produksi pada bulan Juli dan Agustus serta penurunan pada bulan Oktober dan November. Faktor lingkungan seperti kondisi ekosistem laut dan praktik penangkapan juga mempengaruhi dinamika ini. Selain itu, penelitian ini menyoroti penurunan jumlah nelayan dengan sarana dan prasarana dalam kondisi baik dari 894 nelayan pada tahun 2016 menjadi hanya 250 nelayan pada tahun 2020. Dengan pemahaman komprehensif terhadap faktor-faktor yang berkaitan, diharapkan dapat memberikan rekomendasi konkret untuk meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan kesejahteraan nelayan di Surabaya.
SOSIALISASI POTENSI OLAHAN IKAN SAPU-SAPU SEBAGAI PAKAN IKAN KARNIVORA BAGI SISWA SMA MUHAMMADIYAH Firmani, Ummul; Rahim, Andi Rahmad; Safitri, Nur Maulida; Hariyanto, Hendra Setiawan
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 2 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v6i2.13917

Abstract

Kabupaten Gresik merupakan salah satu daerah di Jawa Timur yang memiliki potensi budidaya perikanan cukup tinggi. Ikan sapu-sapu (Pterygoplichthys serratus) merupakan salah satu jenis ikan yang menginvasi dalam tambak ikan, termasuk tambak di Kabupaten Gresik. Ikan ini memiliki kemampuan menyesuaikan diri pada lingkungan dengan kadar oksigen rendah sehingga populasinya cenderung berkembang dengan cepat, serta tidak memiliki predator. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat mengenai pemanfaatan ikan sapu-sapu sebagai pakan ikan karnivora dengan sasaran para siswa di SMA Muhammadiyah 1 Gresik. Metode yang digunakan pada kegiatan sosialisasi adalah menggunakan metode ceramah, penyuluhan, focus group discussion, serta demonstrasi. Kegiatan pengabdian pada masyarakat yang dilakukan meliputi perumusan formulasi pakan, sosialisasi mengenai karakteristik ikan sapu-sapu dan pembuatan pakan ikan, serta pemberian pakan uji coba kepada ikan karnivora lele (Clarias sp.). Melalui sosialisasi yang telah dilakukan, para siswa SMAM 1 Kebomas Gresik sebagai sasaran dalam kegiatan pengabdian mendapatkan informasi mengenai pentingnya pemanfaatan ikan sapu-sapu sebagai supplementasi pakan untuk mengurangi populasinya sebagai hama tambak ikan sekaligus memberikan alternatif solusi penyediaan pakan terjangkau bagi ikan karnivora sehingga secara tidak langsung dapat mengurangi biaya operasional pembudidayaan ikan di kolam maupun pertambakan.
PERTUMBUHAN KEPITING BAKAU Scylla serrata PADA KOLAM BETON DENGAN KOMBINASI PEMBERIAN PAKAN BERBEDA Hariyanto, Hendra Detiawan; Safitri, Nur Maulida; Firmani, Ummul
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.8627

Abstract

Indonesia memiliki hutan mangrove yang sangat luas, yaitu sekitar 1,3% total wilayah Indonesia, dan merupakan rumah dari beberapa jenis kepiting termasuk Scylla serrata. Kepiting yang mendapatkan nutrisi cukup akan memiliki sistem kekebalan tubuh yang kuat, memiliki peningkatan ketahanan terhadap penyakit, serta membantu mereka beradaptasi dengan perubahan lingkungan. Pemberian pakan yang kaya akan nutrisi, dapat memberikan pengaruh terhadap tingkat kesehatan kepiting dan menurunkan stres yang dapat memengaruhi produktivitasnya secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis pakan yang optimal terhadap kepiting bakau, dimana dilakukan pemberian pakan yang berbeda pada setiap perlakuan yaitu, presentase buah mangrove pedada pada perlakuan A 60%, perlakuan B 40%, dan perlakuan C 0% (pakan kontrol). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 pengulangan. Konversi pakan (FCR) juga diamati untuk  mengetahui efektivitas pakan yang diberikan. Selama 32 hari, hasil penelitian menunjukkan perlakuan A meberikan hasil terbaik dengan panjang rata-rata kepiting 57,29 ± 6,88 mm, berat rata-rata 43± 19,00 gram, lebar rata-rata 42,03±5,63 mm, dan tebal rata-rata 23,88±2,81 mm. Konversi pakan (FCR)  selama penelitian kepiting bakau terbaik yaitu 102,185. Kualitas air dari keseluruhan perlakuan masih terbilang sesuai dengan standar pembudidaya kepiting. Penelitian ini menunjukkan perlakuan A yaitu perberian buah mangrove pedada (60%) memberikan hasil yang lebih baik dari perlakuan lainnya, sehingga perlakuan ini berpotensi untuk dapat digunakan sebagai dosis optimal suplementasi pakan pada kepiting bakau Scylla serrata.
IDENTIFIKASI, KARAKTERISASI DAN POTENSI PROBIOTIK BAKTERI DARI SALURAN PENCERNAAN IKAN BANDENG (Chanos chanos Forsskal.) Firmani, Ummul; Rahim, Andi Rahmad; Safitri, Nur Maulida; Ekawati, Arning Wilujeng; Nurdiani, Rahmi; Nursyam, Happy
Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology Vol 20, No 1 (2024): SAINTEK PERIKANAN
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijfst.20.1.24-29

Abstract

Saluran pencernaan ikan bandeng dihuni oleh beraneka ragam komunitas bakteri dengan karakteristik berbeda-beda. Bakteri tersebut memiliki kemampuan adaptasi dengan kondisi saluran pencernaan ikan bandeng serta menghasilkan enzim pencernaan yang bisa membantu proses pencernaan makanan dalam tubuh ikan. Identifikasi dan karakterisasi bakteri dari saluran pencernaan ikan bandeng penting untuk dilakukan dengan tujuan diantaranya untuk mendapatkan bakteri dengan kemampuan unggul dalam mengurai makanan ikan. Metode penelitian adalah eksperimental, sedangkan tahapan penelitian yaitu (1) isolasi dan pemurnian bakteri, (2) identifikasi secara molekuler dan karakterisasi koloni, sel serta biokimia, (3) uji potensi probiotik bakteri. Hasil penelitian menunjukkan ditemukan beberapa isolat bakteri, satu diantaranya telah diidentifikasi secara molekuler dengan 16s rRNA yaitu Pseudomonas guezennei. Karakteristik isolat B2.6 antara lain koloni berbentuk oval dengan pinggiran tidak rata/bergerigi dan diameter sekitar 2,06 cm, warna koloni krem dengan permukaan cembung dan konsistensi kering, bentuk sel batang, gram negatif, memiliki spora dan non-motil. Hasil uji biokimia isolat B2.6 bersifat positif pada produksi indol, katalase, xylosa, ONPG, gelatin, rhamnosa, arabinosa, hidrolisis pati dan kasein. Isolat B2.6 bersifat negatif pada uji oksidase, penggunaan karbon dari sitrat, manitol, urease, sitrat, TDA, malonat, inositol, sorbitol, sukrosa, laktosa, adonitol rafinosa, salisin, arginin, dan koagulase. Potensi probiotik P. guezennei antara lain bersifat amilolitik, mampu bekerja sinergis, bersifat non hemolitik, sensitif terhadap antibiotik jenis Ampicillin, Tetracycline dan Erythromycin, bersifat antagonistik terhadap patogen Aeromonas hydrophila dan Vibrio parahaemolyticus, serta mampu bertahan hidup pada pH asam 2, 3, dan 4.
PERTUMBUHAN KEPITING BAKAU Scylla serrata PADA KOLAM BETON DENGAN KOMBINASI PEMBERIAN PAKAN BERBEDA Hariyanto, Hendra Detiawan; Safitri, Nur Maulida; Firmani, Ummul
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.8627

Abstract

Indonesia memiliki hutan mangrove yang sangat luas, yaitu sekitar 1,3% total wilayah Indonesia, dan merupakan rumah dari beberapa jenis kepiting termasuk Scylla serrata. Kepiting yang mendapatkan nutrisi cukup akan memiliki sistem kekebalan tubuh yang kuat, memiliki peningkatan ketahanan terhadap penyakit, serta membantu mereka beradaptasi dengan perubahan lingkungan. Pemberian pakan yang kaya akan nutrisi, dapat memberikan pengaruh terhadap tingkat kesehatan kepiting dan menurunkan stres yang dapat memengaruhi produktivitasnya secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis pakan yang optimal terhadap kepiting bakau, dimana dilakukan pemberian pakan yang berbeda pada setiap perlakuan yaitu, presentase buah mangrove pedada pada perlakuan A 60%, perlakuan B 40%, dan perlakuan C 0% (pakan kontrol). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 pengulangan. Konversi pakan (FCR) juga diamati untuk  mengetahui efektivitas pakan yang diberikan. Selama 32 hari, hasil penelitian menunjukkan perlakuan A meberikan hasil terbaik dengan panjang rata-rata kepiting 57,29 ± 6,88 mm, berat rata-rata 43± 19,00 gram, lebar rata-rata 42,03±5,63 mm, dan tebal rata-rata 23,88±2,81 mm. Konversi pakan (FCR)  selama penelitian kepiting bakau terbaik yaitu 102,185. Kualitas air dari keseluruhan perlakuan masih terbilang sesuai dengan standar pembudidaya kepiting. Penelitian ini menunjukkan perlakuan A yaitu perberian buah mangrove pedada (60%) memberikan hasil yang lebih baik dari perlakuan lainnya, sehingga perlakuan ini berpotensi untuk dapat digunakan sebagai dosis optimal suplementasi pakan pada kepiting bakau Scylla serrata.
Optimizing Quality and Growth of Gracilaria verrucosa (Gracilariaceae: Gracilariales) in Extensive Ponds Andi Rahmad Rahim; Ummul Firmani; Dwi Retnaningtyas Utami
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : JURNAL PERIKANAN DAN KELAUTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/jpk.v14i1.25488

Abstract

Faktor penting dalam budidaya rumput laut Gracilaria verrucosa di tambak ekstensif  adalah penentuan kepadatan komoditas yang tepat, pemberian pupuk sebagai nutrisi untuk mendukung pertumbuhan rumput laut, dan tanah tambak sebagai penampung nutrisi dan menjaga kestabilan rumput laut di tambak selama proses budidaya. Indikator keberhasilan kegiatan budidaya rumput laut pada tambak ekstensif diukur dari  kualitas agar, rendemn, viskositas, dan kekuatan gel yang optimal. Tujuan penelitian ini untuk memahami sejauh mana faktor-faktor pertumbuhan, jumlah sel, dan kandungan unsur hara berkontribusi terhadap peningkatan kualitas agar rumput laut dalam bentuk model jalur, serta memastikan bahwa kondisi air dan tanah di tambak memenuhi standar yang diperlukan untuk mendukung produksi rumput laut yang berkualitas tinggi. Substrat tanah khususnya di daerah pantura jawa timur sudah banyak terkontaminasi bahan kimia dari aktivitas industri, sehingga kami ingin menguji apakah tanah dengan kondisi tersebut di atas masih layak untuk digunakan dalam peningkatan kualtias agar rumput laut. Penelitian ini dilakukan di hamparan tambak  dengan menggunakan 3 perlakuan dan 3 ulangan, yaitu: A (Kepadatan Terbaik + Tanpa Pupuk Vermicompost + Substrat Tanah Tambak), B (Kepadatan Terbaik + Pupuk Vermicompost + Substrat Tanah Tambak) dan C (Kepadatan Terbaik + Pupuk Vermicompost + Tanpa Substrat Tanah Tambak). Berdasarkan model analisis jalur yang dihasilkan menunjukkan pertumbuhan, jumlah sel serta unsur hara (kandungan gizi) masing-masing memiliki hubungan medium, kuat, dan sangat kuat dalam menghasilkan peningkatan kualitas agar rumput laut  di tambak ekstensif. Kemudian, kualitas air dan tanah secara deskriptif termasuk dalam kategori layak untuk mendukung pertumbuhan dan kualitas rumput laut di tambak. 
Kelimpahan KELIMPAHAN DAN JENIS MIKROPLASTIK PADA TAMBAK BUDIDAYA SISTEM POLIKULTUR DI KECAMATAN DUDUKSAMPEYAN KABUPATEN GRESIK Wicaksana, Muhammad Pandu; Firmani, Ummul
Jurnal Perikanan Pantura (JPP) Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Perikanan Pantura (JPP)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jpp.v8i1.9457

Abstract

Wilayah Gresik, Jawa Timur, merupakan pusat budidaya ikan air tawar dan air payau, yang menghadapi permasalahan pencemaran mikroplastik akibat tingginya aktivitas industri dan domestik. Tingginya penggunaan plastik secara global menyebabkan tumpukan sampah plastik dalam berbagai ukuran mulai dari sampah utuh, potongan plastik, hingga mikroplastik. Beberapa penelitian menunjukkan pada beberapa ikan budidaya telah ditemukan cemaran mikroplastik seperti Ikan Mas (Cyprinus carpio), ikan Mola (Hypophthalmichthys molitrix), ikan Nila (Oreochromis niloticus). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan kelimpahan mikroplastik di tambak polikultur di Kecamatan Duduk sampeyan, Kabupaten Gresik, pada bulan Oktober 2024. Sampel diambil dari tiga desa yaitu desa Tambakrejo, Duduksameyan dan Samirplapandengan metode purposive sampling dan dianalisis menggunakan mikroskop stereo. Hasilnya menunjukkan bahwa jenis mikroplastik yang dominan adalah fiber (92,20%), disusul oleh filamen dan fragmen. Kelimpahan mikroplastik dengan jenis fiber tertinggi ditemukan di Desa Tambakrejo dan Desa Samirplapan, dengan total 41 partikel/ 250 mL air tambak budidaya. Temuan ini mengindikasikan tingginya kontaminasi mikroplastik di wilayah perairan budidaya, sehingga diperlukan sistem penyaringan di instalasi pengolahan air limbah dan regulasi ketat untuk mengendalikan pencemaran lebih lanjut.
Physicochemical and Functional Properties of Nano-Chitosan Derived from Green Mussel (Perna viridis) Shells Firmani, Ummul; Safitri, Nur Maulida; Rahim, Andi Rahmad
Journal of Aquaculture and Fish Health Vol. 14 No. 2 (2025): JAFH Vol. 14 No. 2 June 2025
Publisher : Department of Aquaculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jafh.v14i2.68319

Abstract

Increasing stocking density in catfish cultivation is part of efforts to increase production to meet catfish needs nationally and internationally. The obstacles faced by household Green mussels (Perna viridis) are a major fishery commodity in Indonesia, producing substantial shell waste. Green mussel shell waste can be used as shrimp feed because of its high calcium content. Nano-chitosan, derived from chitin extracted from green mussel shells, offers enhanced bioavailability and functional properties, making it a promising additive for feed applications. Nano chitosan has the advantage of being biocompatible, biodegradable, and non-toxic. The goal of this study is to create a nano chitosan extract from green mussel shells. Green mussel shells are extracted during the stages of deproteination, demineralization, and deacetylation. The obtained chitosan extract is then combined with Sodium Tripolyphosphate (NaTTP) to yield nano chitosan particles. The nano chitosan particles were then measured and analyzed for the compounds they contained. The extracted chitosan appeared white, with a yield of 71%, which aligns with previous studies on shell-derived chitosan. FTIR analysis confirmed the presence of characteristic chitosan functional groups, including C=O and O-H, at 343 nm. This study successfully synthesized nano-chitosan from green mussel shells that have biocompatibility and high calcium content.
BAKTERI PENYERAP LOGAM TIMBAL (Pb) DARI SEDIMEN DAN KERANG HIJAU, DI LAUT BANYU URIP UJUNG PANGKAH, GRESIK Firmani, Ummul; Safitri, Nur Maulida
Journal of Aquatropica Asia Vol 8 No 1 (2023): Journal of Aquatropica Asia
Publisher : Program Studi Akuakultur, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/joaa.v8i1.3769

Abstract

Green mussels (Perna viridis) in Banyu Urip Village, Ujung Pangkah Gresik District, have great potential to be developed due to the abundant availability of seeds in nature, easy cultivation methods, namely using floating net cages and step nets, and high market demand. One of the issues with green mussels is the high content of the heavy metal Lead (Pb) in their flesh, which is caused by heavy metal accumulation in the waters. The goal of this study was to isolate, characterize, and test the ability of heavy metal Lead-Pb bacteria to biosorb heavy metal Pb in post-harvest green mussels from sediments and green mussels in the Banyu urip Ujung Pangkah Gresik Sea. The stages of the research included sampling, isolation, macroscopic and microscopic characterization, in vitro testing of Pb heavy metal absorbent. The results showed 6 bacterial isolates, namely two from green mussels coded K1 and K2 and 4 bacterial isolates from marine sediments coded S1, S2, S3 and S4. The six bacterial isolates obtained macroscopic and microscopic characteristics and have been shown in vitro to be able to grow in Nutrient agar enriched 0.8 mg/L Pb(NO3)2.