Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG PERTOLONGAN PERTAMA PADA LUKA BAKAR RINGAN DI DESA TANJONG MULIENG KECAMATAN SYAMTALIRA ARON Syahabuddin, Syahabuddin; Yusra, Ainil; Subki, Subki
Indonesian Trust Health Journal Vol 6 No 1 (2023): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v6i1.141

Abstract

Burns are damage to the body's skin caused by heat trauma or cold trauma (frost bite). According to WHO the highest incidence of burns in the Southeast Asia region, 27% of the global total die and almost 70% women. The prevalence of burns in Indonesia is 2.2%. The highest burn rate in developing countries occurs in women, while in developed countries it is highest in men. Most, approximately 80% of burn injuries occur at home and 20% occur in the workplace. Delay in handling or ignorance of treatment of burns can cause disability and even death. The aim of this study is to describe the knowledge and attitudes of mothers regarding first aid for burns in Tanjong Mulieng Village. This type of research is quantitative with a descriptive survey design. The sample in this study was 95 people using purposive sampling method. The results showed that in general the knowledge of mothers in Tanjong Mulieng village was still in the sufficient category of 47.4% (45 people) and the attitude of the mothers in first aid for burns was in the sufficient category of 51.6% while most of them were still using toothpaste that is equal to 52.6%. Abstrak Luka bakar merupakan kerusakan kulit tubuh yang disebabkan oleh trauma panas atau trauma dingin (frost bite). WHO menyebutkan bahwa wanita di wilayah Asia Tenggara mempunyai angka kejadian luka bakar yang tertinggi, 27% dari angka keseluruhan secara global meninggal dunia dan hampir 70% diantaranya adalah wanita. Prevalensi luka bakar di Indonesia adalah 2,2%. Tingkat luka bakar tertinggi di negara berkembang terjadi pada kalangan perempuan sedangkan di negara maju tertinggi pada laki-laki. Sebagian besar sekitar 80% cidera luka bakar terjadi di rumah dan 20% terjadi di tempat kerja. Keterlambatan penanganan atau ketidaktahuan penanganan luka bakar dapat menyebabkan kecacatan bahkan kematian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengetahuan dan sikap ibu tentang pertolongan pertama pada luka bakar di Desa Tanjong Mulieng. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain deskriptif survey. Sample pada penelitian ini berjumlah 95 orang dengan menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian didapatkan secara umum pengetahuan ibu–ibu di desa Tanjong Mulieng masih dengan kategori cukup sebanyak 47,4% (45 orang) dan sikap ibu-ibu dalam pertolongan pertama pada luka bakar berada pada kategori cukup sebanyak 51,6% sedangkan sebagian besar masih menggunakan pasta gigi yaitu sebesar 52,6%.
PENGARUH PEMBERIAN AROMATERAPI LEMON DENGAN PENURUNAN INTENSITAS MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SYAMTALIRA ARON KABUPATEN ACEH UTARA Mauyah, Nizan; Subki, Subki; Yusra, Ainil
Indonesian Trust Health Journal Vol 7 No 1 (2024): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v7i1.233

Abstract

Nausea and vomiting are the most common disorders encountered in young pregnancies and are complained of by 50-70% of pregnant women in the first 16 weeks. Approximately 66% of trimester I pregnant women experience nausea and 44% experience vomiting. There are several factors that cause nausea and vomiting during pregnancy, including an increase in the hormone Human Choronic Gonadotropin (HCG) in pregnancy, the hormones estrogen and progesterone, history of hyperemesis gravidarum in previous pregnancies, nutritional status, and psychological factors. This study aims to analyze the effect of lemon aromatherapy on reducing the intensity of nausea and vomiting in pregnant women in the trimester I in the Working Area of the Syamtalira Aron Public Health Center, North Aceh Regency in 2023. This type of research is a quantitative study conducted using a quasi-experimental research method with a one group pre test post design. test. by using simple random sampling technique. The population in this study were pregnant women in their trimester I in the Working Area of the Syamtalira Aron Public Health Center, Aceh Utara Regency. Determination of the sample is the Simple Random Sampling method, namely 30 respondents. Based on statistical tests using the T-test, the results obtained were a p-value of 0.000 where the p-value <0.05, meaning that there was an effect of giving lemon aromatherapy to reducing the intensity of nausea and vomiting in pregnant women in the trimester I. It is hoped that health workers, especially midwives at the Syamtalira Aron Public Health Center to increase counseling for mothers about nausea and vomiting during pregnancy and for pregnant women to be more active in seeking information and consulting with health workers, especially midwives, about the condition of the mother during pregnancy. Abstrak Mual dan muntah merupakan gangguan yang paling sering di jumpai pada kehamilan muda dan dikeluhkan oleh 50-70% wanita hamil dalam 16 minggu pertama. Kurang lebih 66% wanita hamil trimester pertama mengalami mual dan 44% mengalami muntah. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan mual dan muntah selama kehamilan antara lain peningkatan hormon Human Choronic Gonadotropin (HCG) pada kehamilan, hormon estrogen dan progesteron, riwayat hyperemesis gravidarum pada kehamilan sebelumnya, status nutrisi, dan faktor psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aromaterapi lemon terhadap penurunan intensitas mual muntah pada ibu hamil trimester I di Wilayah Kerja Puskesmas Syamtalira Aron Kabupaten Aceh Utara tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang dilakukan melalui metode penelitian quasi eksperimen dengan rancangan one gruop pre test post test. dengan menggunakan teknik simple random sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester I yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Syamtalira Aron Kabupaten Aceh Utara. Penentuan sampel adalah dengan metode Simple Random Sampling yaitu 30 responden. Berdasarkan uji statistik dengan menggunakan T-test diperoleh hasil p-value 0,001 dimana nilai p-value<0,05, berarti bahwa ada pengaruh pemberian aromaterapi lemon terhadap penurunan intensitas mual muntah pada ibu hamil trimester I. Diharapkan kepada tenaga kesehatan khususnya bidan di Puskesmas Syamtalira Aron agar lebih meningkatkan penyuluhan kepada ibu-ibu tentang mual muntah selama hamil dan kepada ibu-ibu hami untuk lebih giat mencari informasi dan melakukan konsultasi dengan tenaga kesahatan khususnya bidan tentang kondisi ibu selama dalam masa kehamilan.
EVALUASI PENERAPAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) PENDIDIKAN MENENGAH DI PROVINSI BANTEN Subki, Subki; Sjafari, Agus; Arenawati, Arenawati
Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah Vol 6 No 1 (2022): June 2022
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56945/jkpd.v6i1.167

Abstract

Penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) pendidikan menengah menjadi fokus Pemerintah Provinsi Banten sebagai upaya implementasi penyelenggaraan urusan wajib pelayanan dasar. Penelitian ini membahas mengenai evaluasi penerapan SPM Pendidikan Menengah yang dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten dengan pendekatan teori evaluasi kebijakan publik CIPP (Context, Input, Process, Product). Penelitian ini diharapkan dapat memberikan saran masukan bagi Pemerintah Provinsi Banten dalam Penerapan SPM. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, penerapan SPM Pendidikan Menengah di Provinsi Banten belum optimal. Pada dimensi Context menunjukan Pemerintah Provinsi Banten telah mengintegrasikan muatan ke dalam dokumen RPJMD Provinsi Banten Tahun 2017-2022, diperlukan strategi untuk mendorong dan memberikan fasilitasi kepada satuan pendidikan dalam peningkatan Standar Nasional Pendidikan (SNP) dan upaya strategis percepatan sertifikasi pendidik dan pemetaan dan penambahan guru agar rasio guru dan siswa pada jenjang SMA dan SMK di Provinsi Banten. Pada dimensi Input, aspek sumber daya manuasia dan alokasi anggaran sudah cukup memadai, namun perlu dibentuk tim SPM Pendidikan Menengah tingkat Dinas untuk peningkatan pemahaman dan percepatan pemenuhan SPM pendidikan menengah. Pada dimensi Process, capaian indikator kinerja persentase guru SMA dan SMK bersertifikat pada Program Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan di bawah 50 persen dengan katagori sangat rendah, yang dihadapkan pada permasalahan terbatasnya kuota peserta program Pendidikan Profesi Guru (PPG) dari Pemerintah Pusat. Pada Product, cakupan pemenuhan SPM Pendidikan Menengah di Provinsi Banten belum semuanya terpenuhi. Kata kunci: Evaluasi, Standar Pelayanan Minimal (SPM), pendidikan menengah, kebijakan publik.
Training Metode Tashil At-Thullab Cara Cepat Baca Kitab Kuning di Dayah Jamiah Al-Aziziyah Batee Iliek Samalanga Bireuen Abdullah Lawang, Karimuddin; Ismail, Diauddin; Subki, Subki
Khadem: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Khadem: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Agama Islam (IAI) Al-Aziziyah Samalanga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54621/jkdm.v2i2.691

Abstract

Metode Tashil at-Thullab merupakan suatu metode cepat bisa membaca kitab kuning. Tashil at-Thullab merupakan metode baru yang dikembangkan oleh Dayah Mudi Mesra yang bertujuan untuk memudahkan membaca kitab kuning khususnya bagi para santri yang baru belajar kitab. Training Tashil at-Thullab dilaksanakan terhadap guru muda sebagai calon pengajar di Dayah Jamiah Al-Aziziyah Batee Iliek Kecamatan Samalanga Kabupaten Bireuen Provinsi Aceh. Pelaksanaan training ini dilaksanakan selama 3 hari mulai Tanggal 20-22 Mei 2023. Kegiatan training metode Tashil Al-Thullah sudah dilaksanakan sehingga dengan menggunakan metode cara cepat baca kitab kuning ini, para guru di Dayah Jamiah Al-Aziziyah nantinya dapat memperoleh manfaat maksimal dari pembacaan kitab kuning dalam waktu yang lebih efisien. Para guru diharapkan tetap konsisten dan disiplin dalam menerapkan metode ini agar pemahaman dan penghafalan menjadi lebih baik.
Penerapan Kurikulum Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyyah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Pesantren Tahir, M Turmuzi; Muhammad, Muhammad; Subki, Subki
Jurnal Kependidikan Islam Vol. 14 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jkpi.2024.14.1.1-10

Abstract

Penerapan kurikulum merupakan suatu proses dalam mencapai sebuah tujuan pendidikan. Kurikulum mengarahkan segala bentuk aktifitas pendidikan di suatu lembaga yang keberhasilannya ditentukan dari proses penerapan dari kurikulum sendiri. Kurikulum Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyyah (KMI) merupakan model kurikulum Gontor yang diterapkan di pesantren alumni Gontor maupun pondok modern. Pondok pesantren Nurul Haramain merupakan salah satu pondok yang mengadopsi kurikulum KMI yang telah memberikan kontribusi nyata di dalam masyarakat. Pondok pesantren Nurul Haramain mendaptakan beberapa penghargaan diantaranya dalam digitalisasi dan lingkungan. Hal ini tidak lepad dari proses penerapan kurikulumnya. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengujian keabsahan data dilakukan dengan kredibilitas, keteralihan, keterikatan dan kepastian.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan kurikulum KMI terdiri dari intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan kokurikuler dengan pendekatan spiritual, intelektual, dan pergerakan. Penerapan intrakurikuler terbagi menjadi dirasat Islamiyah, dirasat lughawiyah, dan dirasat Amiyah. Ekstrakurikuler terdiri dari olahraga, sains, teknologi, Bahasa, dan entrepreneurship. Implikasi dari manajemen kurikulum KMI yaitu meningkatnya mutu pesantren Nurul Haramain Naramada dengan baik yang ditunjukan dengan berbagai kegiatan nasional maupun internasional dan proses pendidikan yang bersifat adaptif.
HUBUNGAN KEBIASAAN MAKAN DENGAN STATUS GIZI PADA REMAJA DI SMA NEGERI 5 LHOKSEUMAWE Hamid, Syahabuddin; Subki, Subki; Yusra, Ainil; Harun, Sulaiman; Munazar, Munazar; Irwan, Syam
Indonesian Trust Health Journal Vol 8 No 2 (2025): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v8i2.402

Abstract

Nutritional problems among adolescents remain a public health issue that may affect the quality of human resources in the future. Eating habits are considered one of the factors influencing adolescents’ nutritional status. This study aimed to analyze the relationship between eating habits and nutritional status among adolescents at SMA Negeri 5 Lhokseumawe City. This research employed an analytical study with a cross-sectional design. A total of 62 female students were selected using a random sampling technique. Data were collected through questionnaires and nutritional status measurements, then analyzed using the Chi-Square test and Fisher’s Exact Test with a significance level of α = 0.05. The results showed that the majority of respondents had poor eating habits (96.8%), while most of them had normal nutritional status (54.8%). Statistical analysis revealed a p-value of 0.362 (p > 0.05), indicating no significant relationship between eating habits and nutritional status among adolescents. This finding suggests that adolescents’ nutritional status is influenced not only by eating habits but also by other factors such as physical activity, metabolic conditions, and socioeconomic status. Therefore, a comprehensive nutritional approach is needed to improve adolescent health. Abstrak Masalah gizi pada remaja merupakan isu kesehatan masyarakat yang dapat berdampak terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan. Salah satu faktor yang diduga berperan dalam menentukan status gizi remaja adalah kebiasaan makan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kebiasaan makan dengan status gizi pada remaja di SMA Negeri 5 Kota Lhokseumawe. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 62 remaja putri yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner kebiasaan makan dan pengukuran status gizi, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi Square dan Fisher’s Exact Test dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kebiasaan makan kurang baik (96,8%), namun mayoritas status gizi berada pada kategori normal (54,8%). Hasil analisis statistik diperoleh nilai p = 0,362 (p > 0,05), yang menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan makan dengan status gizi remaja. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa status gizi remaja tidak hanya dipengaruhi oleh kebiasaan makan, tetapi juga oleh faktor lain seperti aktivitas fisik, metabolisme tubuh, dan kondisi sosial ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan gizi yang komprehensif untuk meningkatkan kesehatan remaja.