This Author published in this journals
All Journal Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Orasi PAUDIA: JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Cakrawala : Jurnal Humaniora Bina Sarana Informatika Jurnal Representamen Al-Banjari : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Keislaman Jurnal Pengabdian Al-Ikhlas Al-Misbah : Jurnal Islamic Studies Jurnal Sosial Humaniora Sigli Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique SPEKTA (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat : Teknologi dan Aplikasi) Nivedana : Jurnal Komunikasi dan Bahasa COMMENTATE: Journal of Communication Management Ilomata International Journal of Social Science Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education AKM: Aksi Kepada Masyarakat Indonesian Community Journal Jurnal Ilmu Komunikasi El 'Aailah JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education Innovative: Journal Of Social Science Research Tuturan: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial dan Humaniora Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Wahana Islamika: Jurnal Studi Keislaman RETORIKA : Jurnal Kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam Taawun: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Wahana Islamika; Jurnal Studi Keislaman Bayan: Jurnal Studi Islam dan Humaniora PALASTREN: Jurnal Studi Gender EDUKASIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Orasi: Jurnal Dakwah dan Komunikasi
Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan dan Pendampingan Literasi Etika Digital Berbasis Nilai Religius bagi Guru di SMP Muhammadiyah Al Mujahidin Junaidi Junaidi; Nurbayti Nurbayti; Zahrotus Sa'idah; Ahmad Ridwan
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): Juni-Juli
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v2i1.261

Abstract

In the era of digital disruption, teachers are required not only to have pedagogical competence but also to demonstrate social piety in their cyber behavior. However, phenomena show that the educational environment is still vulnerable to cyberbullying practices and digital ethical violations, both those that place educators as victims or unintentionally as perpetrators. Based on an initial survey at Muhammadiyah Al Mujahidin Middle School, 45% of teachers had been involved in toxic debates in WhatsApp groups, 60% did not understand the limits of the ITE Law, and 30% experienced mental anxiety due to the pressure of social media interactions. This condition indicates a disconnection between religious identity in the real world and digital identity. This service aims to transform teachers' social piety through digital ethical literacy based on religious values. The implementation method uses a Participatory Technology Development approach through four stages: (1) Socialization of "Digital Taqwa", (2) Ethics Literacy and Anti-Cyberbullying Workshop, (3) Implementation of Bully Alert, and (4) Clinical mentoring and evaluation. The results of the community service demonstrated a significant increase in participants' understanding of digital ethical literacy, from 35% to 82%, based on a post-test. Furthermore, the formation of internal "Digital Piety Ambassadors" and the drafting of a School Digital Ethics Standard Operating Procedure (SOP) are sustainable outcomes of the program. In conclusion, the integration of religious values ​​into digital literacy education effectively reduces toxic cyber behavior and strengthens teachers' character as role models in the digital space.
Pandemi Covid-19: Problematika Belajar Melalui Media Daring Di Ra Salafiyah Surabaya Sa'idah, Zahrotus
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 11, No 1 (2022): Juli 2022 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v11i1.10209

Abstract

Pembangunan gudang logistik Polres Lamongan, sebagai salah satu elemen infrastruktur publik, perlu dilakukan pengawasan dengan tingkat efisiensi yang tinggi untuk mendukung kebutuhan operasional kepolisian. Beberapa masalah operasional telah muncul yang menghambat penyelesaian tepat waktu. Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah keterlambatan dalam pengiriman material yang sangat mempengaruhi kelancaran pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan dalam proyek pembangunan Gudang Logistik Polres Lamongan, dengan fokus pada peran kontraktor, supplier, konsultan, dan pemilik proyek. Melalui pendekatan kuantitatif, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang dapat menyebabkan keterlambatan proyek konstruksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis regresi linier berganda untuk menentukan hubungan antara variabel independen (lingkungan kerja, keterlambatan material, peralatan, tenaga kerja, dan perubahan desain) dengan keterlambatan pelaksanaan pekerjaan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor tenaga kerja memiliki pengaruh terbesar terhadap keterlambatan proyek, dengan nilai beta 0,455, diikuti oleh perubahan desain yang memiliki pengaruh positif meskipun kecil. Sementara itu, faktor lingkungan kerja, keterlambatan material, dan peralatan tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Untuk mengatasi keterlambatan, penelitian ini merekomendasikan perbaikan dalam koordinasi antar pihak terkait, manajemen sumber daya yang lebih baik, dan perencanaan yang lebih matang. Penelitian ini memberikan wawasan yang penting untuk meningkatkan pengelolaan proyek konstruksi dan mencegah keterlambatan yang tidak terduga pada proyek-proyek serupa di masa depan.