Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) Kusumawardani, Melisa; Warmi, Attin
Didactical Mathematics Vol. 6 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dm.v6i2.10548

Abstract

Kemampuan berpikir kritis matematis penting dimiliki siswa guna menyelesaikan persoalan yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis matematis siswa SMP pada materi SPLDV. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan subyeknya adalah kelas 9 di Kota Karawang dengan jumlah 20 siswa SMP Pupuk Kujang di Bulan November. Instrument yang digunakan adalah tes uraian yang diadopsi dari skripsi. Pengambilan sampel menggunkana purposive sampling dengan mengkategorikan siswa berdasarkan hasil pengerjaannya. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, subyek dikelompokkan menjadi 3 kategori yaitu tinggi, sedang dan rendah. Siswa berkemampuan tinggi dapat menyelesaikan persoalan dengan cukup baik. Untuk siswa berkemampuan sedang mampu menyelesaikan persoalan namun masih terdapat kesalahan dan untuk siswa berkemampuan rendah masih belum memahami bagaimana cara menyelesaikan persoalan tersebut dengan baik. 
Description Of Mathematic Problem Solving Ability for Class X Senior High School Students Based On Polya Steps: Deskripsi Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMA Kelas X Berdasarkan Langkah-Langkah Polya Himawati, Shannasya Aulia; Aini, Indrie Noor; Warmi, Attin
Mathline : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 2 (2021): Mathline
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/mathline.v6i2.226

Abstract

Tujuan dari penelitian ini sebagai upaya untuk mendeksripsikan hasil kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi SPLTV yang dilihat berdasarkan langkah-langkah Teori Polya. Subjek penelitian yang dipilih sebanyak 6 orang dari 30 siswa total kelas asal. Teknik pengambilan data dilakukan dengan cara penyebaran instrumen tes dan kegiatan wawancara. Hasil penelitian ini menjabarkan, dimana : 1) siswa pada kategori sedang dan rendah masih balum mampu mencapai pemahaman mengenai masalah yang disajikan soal, 2) sebagian besar siswa pada kategori tinggi saja yang mampu mencapai tahapan ini dan membuat strategi untuk mempermudah dalam mendapatkan hasil penyelesaian dari soal yang disajikan, 3) Kurangnya ketelitian, kemampuan pemahaman materi yang kurang dan tidak melaksanakannya tahap merencanakan penyelesaian menjadi faktor utama siswa melakukan kesalahan pada tahapan ini, dan 4) masih sangat jarang dilakukan siswa baik pada kategori tinggi, sedang dan rendah.
Pendampingan Digital Marketing untuk Meningkatkan Penjualan Bolu Kijing Hanifah, Hanifah; Hidayati, Nita; Roesdiana, Lessa; Adirakasiwi, Alpha Galih; Warmi, Attin
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.11421

Abstract

Marketing merupakan salah satu aspek dalam rangka mencapai keberhasilan usaha khusunya UMKM. Bolu Kijing Haji Warnah merupakan salah satu UMKM di Desa Cibuaya Karawang yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar Desa Cibuaya. Kegiatan pengabdian bagi masyarakat ini bertujuan untuk menambah wawasan mengenai pentingnya melakukan pengembangan pemasaran secara digital demi meningkatkan promosi penjualan bolu kijing dengan memanfaatkan media sosial. Metode pelaksanaan pengabdian ini adalah partisipatif, yaitu metode yang berorientasi kepada upaya peningkatan peran masyarakat secara langsung dalam proses dan pelaksanaannya. Pendampingan ini dilakukan melalui sharing keilmuan marketing digital, persiapan pembentukan media yang digunakan untuk pemasaran secara digital, serta realisasi marketing secara digital, dan pemantauan pelaksanaan. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa pelatihan dan pendampingan pemasaran digital pada usaha bolu kijing di Desa Cibuaya Karawang pada bagian pemasaran dapat lebih mengetahui sistem marketing digital sehingga bagian perdagangan mampu membuat konten yang menarik pada akun whatsapp dan instagram Bolu Kijing Haji Warnah.
Penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Warmi, Attin
utile: Jurnal Kependidikan Vol. 3 No. 2 (2017): Utile: Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jut.v3i2.72

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa.Penelitian ini menggunakan desain kelompok kontrol pre-test dan pos-test yang melibatkan dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 3 Karawang Barat. Sampel dari penelitian ini sebanyak dua kelas yaitu kelas VIII O sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 48 siswa dan kelas VIII K sebagai kelas kontrol 48 siswa. Untuk Data dalam penelitian ini dukumpulkan melalui pemberian pretes dan postes kemampuan berpikir kritis matematis Teknik analisis data peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa dianalisis dengan rumus gain ternormalisasi (N-Gain), yaitu membandingkan skor pre-test dan pos-test. Setelah uji prasyarat baik normalitas dan homogenitas telah terpenuhi, untuk melihat perbandingan peningkatan dua kelas dilakukan dengan uji-t. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang melaksanakan pembelajaran berbasis masalah dapat meningkat lebih baik daripada siswa yang melaksanakan pembelajaran konvensional
Pemahaman Konsep Matematis Siswa Kelas VIII pada Materi Lingkaran Warmi, Attin
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2019): Mei
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v8i2.563

Abstract

Banyak siswa yang kesulitan dalam memahami konsep matematika. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kemampuan pemahaman konsep siswa dalam menyelesaikan soal-soal pada pokok bahasan Lingkaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan penelitian kasus. Materi tentang Lingkaran merupakan materi yang terdapat di SMP kelas VIII pada semester genap dan materi ini merupakan salah satu materi yang berhubungan dengan kehidupan sehari hari. Kelas VIII F SMPN 3 Karawang Barat dipilih sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan pemberian tes tertulis kemampuan pemahaman konsep. Soal berbentuk uraian yang sebelum digunakan sudah di uji validasi. Hasil penelitian ini menunjukan rata-rata nilai kemampuan pemahaman konsep matematis siswa adalah 10,06 termasuk dalam kriteria sedang. Hasil analisis konsep per indikator, diketahui siswa sangat kurang pada indikator menerapkan hubungan antar konsep dan prosedur, kemudian dalam menerapkan konsep secara algoritma. Masih terdapat banyak siswa yang memiliki pemahaman konsep yang kurang.
Pemanfaatan Video Animasi dalam Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar Warmi, Attin; Adirakasiwi, Alpha Galih; Hidayati, Nita; Roesdiana, Lessa
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i1.3670

Abstract

ABSTRACTCommunity service with the theme of utilizing animated videos is motivated by the lack of utilization of media that can be used as support for learning. Animated video is one of the media that should be used by school teachers in learning, especially math learning. Low student interest in learning is partly due to the absence of interesting media in learning activities at school. The purpose of this Abdimas activity is to introduce to students that learning can use media in the form of animated videos which are like watching a movie but the content of the movie is a subject matter. This Abdimas activity was carried out at Sungaibuntu II Elementary School, Pedes District, Karawang Regency on October 9, 2023. The animated videos used in this Abdimas activity are in the form of mathematics materials such as the introduction of flat shapes, arithmetic about gross, tare and netto. The results obtained from this Abdimas activity are that students feel happy to learn with this animated video and all students can understand well, this can be seen when at the end of the video, students can recount the material that has been listened to. Schools feel happy with this activity and as a motivation for teachers to make interesting media for learning both math and other subjects. Keywords: Learning media, animated video  ABSTRAKPengabdian kepada masyarakat dengan pengambilan tema pemanfaatan video animasi ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pemanfaatan media yang bisa digunakan sebagai penunjang untuk pembelajaran. Video animasi merupakan salah satu media yang seharusnya bisa digunakan oleh guru sekolah dalam pembelajaran khususnya pembelajaran matematika. Minat belajar siswa yang rendah salah satunya dikarenakan tidak adanya media yang menarik di dalam kegiatan pembelajaran di sekolah. Tujuan dari kegiatan Abdimas ini adalah untuk memperkenalkan kepada siswa bahwa untuk belajar itu bisa menggunakan media berupa video animasi yang mana seperti menonton film tetapi isi dari filmnya tersebut sebuah materi pelajaran. Kegiatan Abdimas ini dilaksanakan di SD Sungaibuntu II Kecamatan Pedes Kabupaten Karawang pada tanggal 9 Oktober 2023. Video animasi yang digunakan dalam kegiatan Abdimas ini yaitu berupa materi-materi matematika seperti pengenalan bangun datar, aritmatika soaial tentang bruto, tara dan netto. Hasil yang diperoleh dari kegiatan Abdimas ini yaitu siswa merasa senang belajar dengan video animasi ini dan semua siswa bisa paham dengan baik, ini terlihat ketika di akhir video, siswa bisa mencerikatan kembali materi yang telah disimak. Sekolah merasa senang dengan adanya kegiatan ini dan sebagai motivasi untuk para guru untuk membuat media yang menarik untuk pembelajaran baik matematika maupun pelajaran lainnya. Keywords: Media pembelajaran, video animasi 
Pemanfaatan Media Manipulatif “Mata Uanga” untuk Pembelajaran Siswa Di Sekolah Inklusi Karawang Warmi, Attin; Lestari, Karunia Eka; Putri, Dela Amelia; Kusumawardani, Melisa; Wiwin, Wiwin
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 8 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i2.4841

Abstract

ABSTRACTThis service takes the theme of currency introduction which is motivated by the importance of a student knowing money because money is a medium of exchange that is closely related to daily life. The media used in this activity are props / manipulative currency which consists of metal and paper money and displays from the smallest to the largest value. The purpose of this Abdimas activity is to introduce the types of money and practice their use. This Abdimas activity was carried out in one of the Inclusion schools in Karawang City. The methods used in this activity are in the form of discussions, lectures, mentoring and demonstrations of the use of money as a tool for buying and selling. The results obtained from this Abdimas activity are that students feel happy in learning money calculations using interesting props / manipulatives so that they are able to perform basic calculation operations using money. This media can attract students' attention, so that in its implementation it can run well and students quickly understand it. The school is happy with this activity and as a motivation for teachers to create interesting media for learning both mathematics and other subjects.Keywords: currency, manipulative moneyABSTRAKPengabdian ini mengambil tema pengenalan mata uang yang dilatarbelakangi oleh pentingnya seorang siswa mengenal uang karena uang merupakan alat tukar yang sanagt erat hubungannya dengan kehidupan sehari hari. Media yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu alat peraga/manipulatif mata uang yang mana terdiri dari berupa uang logam dan kertas serta menampilkan dari yang bernilai terkecil hingga besar. Tujuan dari kegiatan Abdimas ini adalah untuk memperkenalkan jenis-jenis uang dan praktek penggunaanya. Kegiatan Abdimas ini dilaksanakan di salah satu sekolah Inkliusi di Kota Karawang. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah berupa diskusi, penyuludan, pendampingan dan demonstrasi penggunaan uang sebagai alat untuk jual beli. Hasil yang diperoleh dari kegiatan Abdimas ini yaitu siswa merasa senang dalam belajar perhitungan uang dengan menggunakan  alat peraga/manipulatif yang menarik sehingga mereka mampu melakukan operasi perhitungan dasar dengan menggunakan uang. Media ini dapat menarik perrhatian siswa , sehingga dalam pelaksnaanya dapat berjalan dengan baik dan siswa cepat memahaminya. Sekolah merasa senang dengan adanya kegiatan ini dan sebagai motivasi untuk para guru untuk membuat media yang menarik untuk pembelajaran baik matematika maupun pelajaran lainnya.Keywords: Mata uang, alat peraga uang
Analisis kemampuan berpikir kreatif matematis siswa kelas VIII SMP pada materi SPLDV di kota karawang Wiwin, Wiwin; Warmi, Attin
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dpi.v13i1.7730

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif matematis siswa SMP pada materi SPLDV. Subjek pada penelitian ini yaitu 20 siswa kelas IX SMP Negeri yang ada di Kabupaten karawang. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang mana tujuannya untuk mendeskripsikan atau menganalisis kemampuan berpikir kreatif matematis siswa dalam  mengerjakan soal kemampuan berpikir kreatif pada materi SPLDV. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu instrumen tes kemampuan berpikir kreatif matematis, Proses pelaksanaannya terdiri dari tiga langkah, yakni persiapan, pelaksanaan, dan analisis data. Pada tahap pelaksanaan siswa diberi soal tes kemampuan berpikir kreatif matematis yang terdiri dari 4 soal dengan aspek kemampuan berpikir kreatif matematis yang digunakan adalah Fluency, Flexibility, Elaborasi dan Originality. Hasil dari penelitian ini yaitu kemampuan berpikir kreatif matematis pada materi SPLDV siswa SMP di salah satu SMP yang tepatnya ada di Kabupaten Karawang berada dalam kategori sedang. Dengan jawaban siswa tidak mampu menghasilkan ide ide baru, dan siswa kurang mampu mengembangkan ide ide atau gagasan, kesimpulan dari penelitian ini dapat kita lihat dari indikator indikator kemampuan berpikir kreatif matematis siswa kurang mampu berpikir originality dan berpikir elaboration.
Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Kelas IX dalam Menyelesaikan Soal Cerita SPLDV Natalia, Kristin; Warmi, Attin
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 3 (2025): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v5i3.1989

Abstract

Penelitian ini mengkaji dan mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis siswa SMP dalam menuntaskan soal-soal yang menyangkut pada topik Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif digunakan dalam pelaksanaan penelitian ini. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan subjek penelitian seluruh siswa kelas IX di salah satu SMP di Kabupaten Karawang yang berjumlah 21 siswa. Penelitian ini menggunakan instrument tes uraian soal cerita. Teknik analisis data dalam penelitian kualitatif ini meliputi reduksi data, penyajian datan dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian mengindikasi bahwa kemampuan penalaran matematis siswa bervariasi pada setiap indikator. Pada indikator mengajukan dugaan, siswa memperoleh presentase 71% yang termasuk dalam kategori tinggi. Indikator manipulasi matematika mencapai 52%, berada kategori sedang. Sementara itu, indikator menyusun bukti atau memberikan alasan memperoleh presentase 48% dan indikator menarik kesimpulan sebesar 38%, yang keduanya tergolong dalam kategori rendah. Secara umum, rata-rata kemampuan penalaran matematis siswa berkategori tinggi.