Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

WORKSHOP DRAMA DAN TEATER PADA SANGGAR SENI KATALIS Qadriani, Nurlailatul; Burhan, Faika; Malik, Elmy Selfiana
Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial, Politik, Budaya, Hukum, Ekonomi Vol 2, No 3 (2021): OKTOBER
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1092.521 KB) | DOI: 10.52423/anoa.v2i3.22662

Abstract

Sanggar seni Katalis adalah kelompok seni mahasiswa sastra Indonesia pada Program Studi sastra Indonesia. Permasalahan yang ditemukan dalam PKMI ini adalah anggota sanggar seni Katalis tidak memiliki pengetahuan yang cukup tentang dunia pertunjukan sastra, yaitu drama. Minimnya pengetahuan dramaturgi para anggota sanggar akan berpengaruh pada kompetensi dan kreatifitas berkesenian. Observasi awal menunjukkan bahwa sebagian besar dari anggota sanggar memiliki ketertarikan dan minat pada pertunjukan drama, hanya saja mereka belum pernah menggagas sebuah pertunjukan drama secara mandiri karena minimnya pengetahuan terkait aspek-aspek dramaturgi secara menyeluruh. Masalah dasar ini dapat diatasi dengan memberikan pengetahuan terkait pertunjukan drama. Solusi yang kami tawarkan adalah workshop drama dan teater kepada sanggar seni Katalis. Workshop ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan menambah keahlian para anggota dalam dunia pertunjukan sastra yang nantinya dapat memberi kontribusi dalam perkembangan dunia sastra dan budaya di Sulawesi Tenggara.
Okapande: Pendekatan Heutagogi dalam Kearifan Lokal Masyarakat Muna di Sulawesi Tenggara Syahrun; Aswati M; Winesty S, Wa Ode; Burhan, Faika; Hasan, Hasni
Prosiding Seminar Nasional Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIM Sinjai Vol 2 (2023): Volume 2 Tahun 2023
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/sentikjar.v2i0.1834

Abstract

The heutagogy learning method is effective and efficient for improving the learning process. The onslaught of globalization and the era of society 5.0 has its challenges. This method is expected to be able to foster a sense of interconnectedness between not only teachers and students but also involves local wisdom amid society. There is a need for local knowledge that can improve welfare and create peace. The aim of the heutagogy learning method in okapande is a learning component based on the local wisdom of the Muna people. Okapande provides its dimension in terms of modern learning and can foster cultural values in the Muna community. Local wisdom that exists amid society can be a source of forming national character. The existence of local wisdom is an ancestral heritage that contains values and norms as character builders. Learning is not only to increase knowledge but also to make people wiser. Okapande, which is a learning media, not only emphasizes knowledge but closeness to God. This research was qualitative research with the use of a literature study. The study results show that the heutagogy learning method can provide skills to communicate, adapt, collaborate, and play a role in the human characteristics forming process.
NILAI EDUKASI TERHADAP ANAK DALAM DONGENG DADONG PERKASA KARYA KABUL ASTUTI PADA SITUS WEB LET’S READ ASIA (KAJIAN SASTRA ANAK) Sari, Monika; Burhan, Faika; Mustopa, Ali
Seshiski: Southeast Journal of Language and Literary Studies Vol 5 No 1 (2025): Volume 5 Issue 1 June 2025
Publisher : Himpunan Sarjana Kesusastraan Indonesia, Komisariat Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53922/seshiski.v5i1.85

Abstract

The study entitled "Educational Values ​​for Children Through Fairy Tale Pesan Dalam Amplop by Yulina Tales on the Let's Read Asia Website (Children's Literature Study)" aims to describe how educational values ​​​​for children are conveyed through fairy tales on the Let's Read Asia website. This type of research is literature. The method used in this study is descriptive qualitative using a structural approach. The data in this study are all quotes in the form of words, sentences, and paragraphs found in the collection of fairy tale books on the Let's Read Asia website, which are considered to have educational values ​​​​of goodness for children and were published in 2024. The theory used is the theory put forward by Burhan Nurgiyantoro. The data sources in this study are fairy tales on the Let's Read Asia website published in 2024. The results of this study indicate that on the Let's Read Asia website there are several fairy tales that can provide educational value for children. Fairy Tale provides personal educational value in the form of emotional development values, imagination, development values, imagination development values, ethical and religious growth values.
TRAGEDI KEMANUSIAAN DALAM NOVEL KINCIR WAKTU: ANALISIS NEW HISTORICISM ATAS FAKTA SEJARAH Qadriani, Nurlailatul; Wahyuni, Sri; Burhan, Faika
Journal Idea of History Vol 8 No 1 (2025): Volume 8, Nomor 1, Januari-Juni 2025
Publisher : Jurusan Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/v33rma59

Abstract

Penelitian ini meneliti fakta sejarah yang berkaitan dengan tragedi kemanusiaan dalam novelKincir Waktu karya Akmal Nasery Basral menggunakan kajian New Historicism. Metode penelitianyang diterapkan adalah deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa teks yang terdapatdalam novel Kincir Waktu karya Akmal Nasery Basral serta referensi jurnal dan laporan investigasiyang berkaitan dengan tragedi kemanusiaan pada Mei 1998. Kajian New Historicism digunakan untukmembandingkan dan menganalisis dokumen non sastra dengan karya sastra. Kajian New Historicismmenekankan pada karya sastra yang dipandang sebagai dokumentasi sosial yang tidak terpisahkandari politik, ekonomi, dan sosial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa novel Kincir Waktu karyaAkmal Nasery Basral merefleksikan kerusuhan Mei 1998 serupa dengan kenyataan yang terkaitdengan tragedi kemanusiaan tahun 1998 yang ditampilkan dalam dua hal yaitu; (1) Kekerasan seksualterhadap perempuan Tionghoa; dan (2) Permintaan Suaka ke Luar Negeri.
Ekranisasi Cerpen "Cinta Laki-Laki Biasa" Karya Asma Nadia ke Film Cinta Laki-Laki Biasa Sutradara Guntur Soeharjanto Musfirah; Musfirah, et.al.; Burhan, Faika; Mustika
Cakrawala Listra: Jurnal Kajian Sastra, Bahasa, dan Budaya Indonesia Vol 8 No 1 (2025): Volume 8, Nomor 1, Juni 2025
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/cvp6wk65

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses ekranisasi alur, tokoh penokohan, dan latar pada cerpen “Cinta Laki-Laki Biasa” karya Asma Nadia  ke dalam bentuk film. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah kata-kata, kalimat, dan kutipan yang terdapat dalam cerpen dan film Cinta Laki-Laki Biasa. Sedangkan, sumber data dalam penelitian ini adalah cerpen “ Cinta Laki-Laki Biasa” karya Asma Nadia yang diterbitkan di Depok oleh Asma Nadia Publishing House pada tahun 2016 dan memiliki ketebalan sebanyak 264 halaman dan film Cinta Laki-Laki Biasa karya sutradara Guntur Soeharjanto yang diproduksi oleh Starvision Plus pada tahun 2016 dengan durasi 102 menit 49 detik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peristiwa yang sengaja dihilangkan, ditambahkan, dan diubah sesuai kebutuhan dalam film. Perubahan-perubahan yang terjadi pada proses ekranisasi dari cerpen ke film menghasilkan perubahan-perubahan pada aspek penciutan, penambahan, dan perubahan variasi. Proses ekranisasi alur, dalam cerpen dan film Cinta Laki-Laki Biasa.Dalam aspek penciutan alur terjadi sebanyak 7 alur, penambahan sebanyak 10 alur dan 5 perubahan bervariasi.Proses ekranisasi tokoh dan penokohan dalam cerpen dan film Cinta Laki-Laki Biasa untuk aspek penciutan tokoh terdapat sebanyak 5 penciutan, aspek penambahan sebanyak 9 penambahan, dan aspek perubahan bervariasi sebanyak 5 variasi. Sedangkan proses ekranisasi latar dalam cerpen dan film Cinta Laki-Laki Biasa untuk aspek penciutan sebanyak 5 latar, penambahan sebanyak 15 latar dan perubahan bervariasi sebanyak 2 latar.
SOSIALISASI SASTRA DAN FILM SEBAGAI SEBUAH PENELITIAN ILMIAH DI MAHASISWA SASTRA FAKULTAS ILMU BUDAYA UNIVERSITAS HALU OLEO: Socialization of Literature and Film as a Scientific Research on Literature Students of the Faculty of Cultural Sciences Halu Oleo University Qadriani, Nurlailatul; Burhan, Faika; Sofian, Nur Israfyan; Supriatna, Agus; Suriati, Nurmin; Hayunira, Sasadara
Jurnal Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Humaniora Vol 1 No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ruhuirahayu.v1i2.44

Abstract

Socialization of Literature and Film as a Scientific Research for Literature Students of the Faculty of Cultural Sciences, University of Halu Oleo is a Community Service program that implemented in 2022. This program is implemented by the Faculty of Cultural Sciences service team, in collaboration with the Terumbu community of Kendari city. In general, the implementation of this community service lasts for 2x24 hours, but the socialization as intended has been carried out for 3x60 minutes at the Madecca café, Kendari city. The socialization is expected to provide additional knowledge related to literature and film, especially when making both of them a scientific research. Attended by various groups of people, the community service program was carried out well. Keywords: socialization of literature and film; community service; Kendari Abstrak: Sosialisasi Sastra dan Film Sebagai Sebuah Penelitian Ilmiah di Mahasiswa Sastra Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo adalah program Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilaksanakan pada tahun 2022. Program ini dilaksanakan oleh tim pengabdian Fakultas Ilmu Budaya, bekerja sama dengan komunitas Terumbu kota Kendari. Secara umum, pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini berlangsung selama 2x24 jam, namun untuk sosialisasi sebagaimana yang dimaksud telah dilaksanakan selama 3x60 menit di café Madecca kota Kendari. Sosialisasi tersebut diharapkan dapat memberikan pengetahuan tambahan terkait sastra dan film terutama saat menjadikan keduanya sebagai sebuah penelitian ilmiah. Dihadiri oleh berbagai kalangan masyarakat, program pengabdian kepada masyarakat terlaksana dengan baik. Kata kunci: sosialiasasi sastra dan film; pengabdian masyarakat; kota kendari
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN BULETIN PURBAKALA EDISI DESEMBER 2023 Salniwati, Salniwati; Burhan, Faika; Suraya, Rahmat Sewa; Suseno, Sandy; Rustiani, Komang Wahyu; Pradnyan, I Gusti Made Swastya Dharma; Jaimun, Jaimun; Thevistha, Visthalya; Hikmah, Nurul
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.42947

Abstract

Tujuan kegiatan penegbdian ini yaitu untuk mendeskripsikan tahapan pelaksanaan kegiatan pelatihan dan pendampingan pembuatan Buletin Purbakala Edisi Desember 2023 dan mendeskripsikan Buletin Purbakala Edisi Desember 2023 yang dihasilkan oleh peserta kegiatan. Metode pengabdian ini dilakukan dengan 3 (tiga) tahapan yaitu tutorial, pelatihan dan pendampingan. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukan bahwa tahapan pelaksanaan kegiatan meliputi tutorial tentang konsep jurnalistk, produk jurnalistik, konsep buletin dan tata cara pembuatan buletin serta pembentukan tim redaksi. Tahap selanjutnya adalah pelatihan desain cover bulletin, desain layout, penentuan tema dan topik, tata cara menarasikan isi rubrik dan penyusunan daftar pustaka.  Tahap terakhir adalah pendampingan yang merupakan tindaklanjut pelatihan yang meliputi pendampingan finalisasi desain cover Buletin Purbakala Edisi Desember 2023, desain dan inovasi tampilan gambar, menarasikan gambar dalam rubrik, serta penyusunan daftar pustaka dengan style dan font tertentu. Selanjutnya, buletin yang dihasilkan oleh peserta kegiatan berupa buletin ilmiah dengan tema, “Arkeologi Islam” dan topiknya, “Memahami Jejak Peradaban Islam: Penelusuran Arkeologi Islam di Sulawesi Tenggara”. Buletin yang dihasilkan juga dilengkapi dengan cover, tim redaksi, desain layout, rubrik, narasi rubrik, halaman, dan daftar pustaka. Kegiatan pengabdian ini membawa dampak positif, baik dalam bidang ilmiah, skill maupun psikologis yang berupa dorongan dan antusias untuk berkarya, khususnya pada generasi muda yang merupaka peserta kegiatan.
WOMEN TRAFFICKING DALAM NOVEL AMOI: GADIS YANG MENGGAPAI IMPIAN KARYA MYA YE Sabania, Wa Ode Siti; Qadriani, Nurlailatul; Burhan, Faika
Seshiski: Southeast Journal of Language and Literary Studies Vol 5 No 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 Desember 2025
Publisher : Himpunan Sarjana Kesusastraan Indonesia, Komisariat Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53922/seshiski.v5i2.99

Abstract

This research aims to describe the trafficking of women in the novel Amoi: The Girl Who Reaches Her Dreams by Mya Ye. This type of research is library research using qualitative descriptive methods, analysis of feminist literary criticism, and socialist feminism as supporting theories. The data in this research are words, phrases, sentences or paragraphs related to the trafficking of women in the novel Amoi: The Girl Who Reaches Dreams by Mya Ye. The results of this research show that women's trafficking occurs because of the patriarchal system and the capitalist system which exploits the bodies of Singkawang women so that they are unconsciously trapped in transnational crime (trafficking). Various forms of women trafficking that occur in Singkawang are through marriage, forced prostitution and forced labor. The basic factors that cause Singkawang women to be trapped in trafficking are poverty and low access to education. Poverty occurs because of two systems: (1) the capitalist system, a system that emphasizes profit and efficiency so that female workers are paid low wages to maintain minimum production costs and maximize profits for capital owners; (2) patriarchal system, a system that places women in the traditional role as housewives who depend on men for their economic needs. Low access to education is caused by: (1) traditional roles which are characteristic of the patriarchal system, causing women to be deemed not to need to receive education and emphasizing women's dependence on men; (2) efforts to "impoverish" women in the capitalist system so that women have difficulty developing skills and objectify women by social standards.
Marginalisasi Aktor Sosial dengan Teknik Eksklusi dalam Pemberitaan Penangkapan Pegi Setiawan (Kasus Vina Cirebon) di Media Tribunnews.com Pratiwi M. Daut, Suci; Pratiwi M. Daut, et.al, Suci; Burhan, Faika; Nugraha, Shafwan
Cakrawala Listra: Jurnal Kajian Sastra, Bahasa, dan Budaya Indonesia Vol 8 No 2 (2025): Volume 8, Nomor, 2 Desember 2025
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/qszm8y78

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis teknik eksklusi dalam pemberitaan Tribunnews.com terkait penangkapan Pegi Setiawan serta dampaknya terhadap marginalisasi aktor sosial. Data didapatkan dari artikel berita bertopik penangkapan Pegi Setiawan di media Tribunnews.com. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat, sementara teknik analisis data menggunakan analisis wacana kritis model Theo van Leeuwen yang melibatkan teknik eksklusi aktor sosial dalam wacana berita. Hasil penelitian menunjukkan adanya marginalisasi terhadap Pegi Setiawan sebagai aktor sosial yang dikonstruksi secara dominan sebagai terduga pelaku tanpa sorotan memadai terhadap kemungkinan kesalahan penangkapan atau hak-haknya dalam proses hukum. Sementara itu, pihak kepolisian dieksklusi dari wacana melalui strategi pasivasi, nominalisasi, dan penggantian anak kalimat guna menjaga citra institusional dan menghindari kritik terhadap prosedur yang dijalankan. Teknik eksklusi ini tidak hanya mempertahankan kredibilitas kepolisian, tetapi juga membentuk opini publik yang memperkuat anggapan bersalah terhadap Pegi Setiawan, bahkan sebelum adanya keputusan hukum yang sah. Dengan demikian, teknik eksklusi dalam pemberitaan ini tidak hanya berfungsi untuk mempertahankan kredibilitas kepolisian, tetapi juga berkontribusi dalam membentuk opini publik yang cenderung mengesampingkan kemungkinan lain dalam kasus ini, termasuk aspek keadilan bagi Pegi Setiawan.