Yuviska, Ike Ate
Unknown Affiliation

Published : 22 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pemberian Aromaterapi Lavender Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri & Kecemasan Pada Persalinan Kala I Dyrahani, Indah; Ermasari, Anissa; Rachmawati, Fijri; Yuviska, Ike Ate
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 9 (2024): Volume 6 Nomor 9 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i9.14295

Abstract

ABSTRACT Childbirth is sometimes filled with fear and anxiety about pain during labor. Studies conducted in Jordan reported that 92% of parturition experienced bad experiences with their labor including 66% fear and 78% normal labor pain. High pain and anxiety for pregnant women can have a negative impact on the mother and fetus. In addition, pain and anxiety also lead to obstacles in labor and pregnancy complications. Lavender aromatherapy is a non-pharmacological method that is useful for reducing pain, relaxing the mind, reducing tension and anxiety and giving peace to mothers in labor. This study aims to determine the effect of giving lavender aromatherapy to reducing pain intensity and anxiety in the first stage of labor at PMB Wirahayu, S.Tr.Keb Bandar Lampung. This type of quantitative research uses a pre-experimental design method with a one group pretest-post test research design. The population in this study were all mothers giving birth in the first stage at PMB Wirahayu, S.Tr.Keb Bandar Lampung with an average number of births per month, namely 85 mothers giving birth. The number of samples in this study were 30 respondents, the sampling technique was Accidental Sampling where the sample was found by coincidence according to the criteria determined by the researcher. The research instrument used the Numeric Rating Scale (NRS) questionnaire and the Likert Anxiety Scale for Childbirth. Conducted in July 2023. Data analysis was univariate and bivariate (Wilcoxon test). The average level of labor pain before being given lavender aromatherapy was 6.33. The average level of labor pain after being given lavender aromatherapy was 4.30. The average level of anxiety before being given lavender aromatherapy was 29.33. The average level of anxiety after being given lavender aromatherapy is 21.63. The results of the Wilcoxon test for labor pain obtained p = 0.000 (p <0.05). And the results of the Wilcoxon test for labor anxiety obtained p = 0.000 (p <0.05).  The conclusion from this study is that there is an effect of giving lavender aromatherapy to reducing the intensity of pain and anxiety in the first stage of labor in the PMB Wirahayu area, S.Tr.Keb Bandar Lampung. This lavender aromatherapy is a good alternative to reduce pain and anxiety in the first stage of labor so that it is hoped that it can be applied to PMB Wirahayu, S.Tr.Keb Bandar Lampung. Keywords: First Stage, Anxiety, Labor Pain, Lavender AromatherapyABSTRAK Persalinan kadang diliputi oleh rasa takut dan cemas terhadap rasa nyeri saat persalinan. Studi yang dilakukan di Yordania melaporkan bahwa 92% partus mengalami pengalaman buruk terhadap persalinannya di antaranya rasa takut 66% dan nyeri persalinan normal 78%. Nyeri dan kecemasan ibu hamil yang tinggi bisa mengakibatkan dampak yang buruk pada ibu dan janinnya. Selain itu nyeri dan kecemasan juga mengakibatkan hambatan pada persalinan dan komplikasi kehamilan. Aromaterapi lavender merupakan salah satu metode non-farmakologi yang bermanfaat untuk mengurangi rasa nyeri, merilekskan pikiran, menurunkan ketegangan dan kecemasan serta memberi ketenangan pada ibu bersalin.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap penurunan intensitas nyeri dan kecemasan pada persalinan kala I di PMB Wirahayu, S.Tr.Keb Bandar Lampung. Jenis penelitian kuantitatif menggunakan metode pre-eksperimental design dengan desain penelitian one group pretest-post test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin kala I di PMB Wirahayu, S.Tr.Keb Bandar Lampung dengan jumlah rata-rata persalinan perbulan yaitu sebanyak 85 ibu bersalin. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 responden, teknik sampling dengan Accidental Sampling dimana sampel berdasarkan kebetulan ditemui cocok dengan kriteria yang telah ditentukan oleh peneliti. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Numeric Rating Scale (NRS) dan Skala Likert Kecemasan Persalinan. Dilakukan pada bulan Juli 2023. Analisis data secara univariat dan bivariat (uji Wilcoxon). Rata-rata tingkat nyeri persalinan sebelum diberi aromaterapi lavender sebesar 6,33. Rata-rata tingkat nyeri persalinan setelah diberi aromaterapi lavender sebesar 4,30. Rata-rata tingkat kecemasan sebelum diberi aromaterapi lavender sebesar 29,33. Rata-rata tingkat kecemasan setelah diberi aromaterapi lavender sebesar 21,63. Hasil uji Wilcoxon nyeri persalinan diperoleh p= 0,000 (p<0,05). Dan Hasil uji Wilcoxon kecemasan persalinan diperoleh p= 0,000 (p<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini ada pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap penurunan intensitas nyeri dan kecemasan pada persalinan kala I di wilayah PMB Wirahayu, S.Tr.Keb Bandar Lampung. Aromaterapi lavender ini sebagai suatu alternatif yang baik untuk mengurangi nyeri dan kecemasan pada persalinan kala I sehingga diharapkan dapat diterapkan bagi PMB Wirahayu, S.Tr.Keb Bandar Lampung. Kata Kunci: Kala I, Kecemasan, Nyeri Persalinan, Aromaterapi Lavender
Manfaat Nugget Ikan Kembung Untuk Tumbuh Kembang Anak Yuviska, Ike Ate; Yuliasari, Dewi; Suharman, Suharman; Oktaviyani, Dwi
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 November 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpmpkm.v7i2.23457

Abstract

Pendahuluan: Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Kabupaten Tanggamus, dengan prevalensi 17,1% pada tahun 2023. Intervensi berbasis pangan lokal diperlukan untuk mencegah stunting.Tujuan: Program kerja GENTA (Gemar Nugget Ikan Kembung untuk Tumbuh Kembang Anak) bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat dan pemanfaatan ikan kembung sebagai pangan bergizi.Metode: Kegiatan dilaksanakan pada 22 Agustus 2025 di Balai Pekon Bandar Kejadian, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus. Peserta berjumlah 25 orang yang terdiri dari kader posyandu, ibu PKK, perangkat pekon, dan masyarakat. Metode kegiatan meliputi sosialisasi stunting, demonstrasi pembuatan nugget ikan kembung, pretest–posttest, serta penyerahan buku GENTA. Analisis data menggunakan uji paired sample t-test.Hasil: Nilai rata-rata pengetahuan meningkat dari 43,16 (pretest) menjadi 46,04 (posttest) dengan selisih 2,88 poin (p < 0,05). Hasil ini menunjukkan kegiatan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan peserta. Produk nugget ikan kembung mendapat respon positif, terutama karena lebih disukai anak-anak dibanding ikan segar.Kesimpulan: Program kerja GENTA efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang stunting dan pemanfaatan pangan lokal.Saran: Disarankan pengembangan diversifikasi olahan ikan kembung, pendampingan pemasaran, dan penelitian lebih lanjut terkait dampak konsumsi nugget ikan terhadap status gizi anak.