Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Questionnaire Instrument to Measure Elementary Education Teachers' Bullying Awareness Sa’idah, Nusrotus; Putri, Linda Indiyarti; Rohman, Fathur; Ghoni, Aris Abdul; Farida, Yushinta Eka; Ndayizeye, Oscar
Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : Yayasan Keluarga Guru Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46843/jiecr.v6i4.2310

Abstract

The increasing prevalence of bullying in elementary schools has raised serious concerns regarding the safety and well-being of students. This study aims to develop and validate a theoretically grounded instrument to assess elementary school teachers' awareness of bullying behavior. A total of 121 teachers from Central Java participated as respondents. The instrument was developed based on the Olweus Bullying Questionnaire (OBQ) and the Bullying and Cyberbullying Scale (BCS), covering four key dimensions: bullying detection, behavioral changes, causes of bullying, and preventive actions. Content validity was assessed using Aiken's V analysis, while construct validity was examined through Confirmatory Factor Analysis (CFA), demonstrating a satisfactory model fit (CFI 0.90, RMSEA 0.08). Reliability analysis indicated excellent internal consistency, with Cronbach's ? and McDonald's ? values exceeding 0.90. The findings confirm that the developed instrument is both valid and reliable in measuring teachers' awareness of bullying. This research contributes to the development of assessment tools in education, providing a practical framework for improving teachers' roles in bullying prevention and intervention in elementary schools.
Peran Orang Tua Dalam Menjadi Madrasah Pertama Bagi Anak di Pabrik PWI: Peran orang tua sebagai madrasah pertama bagi anak Fatmah, Rohmah; Wahidah, Saifatillahil; Maulana, Nindya; Farida, Yushinta Eka
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3: Februari 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v3i3.2775

Abstract

Orang tua sebaiknya selaku panutan atau bentuk yang senantiasa ditiru dan dicontoh buah hatinya. Pada masa perkembangan, anak tidak bisa membentuk dirinya sendiri namun sangat membutuhkan orang tua dalam mendidik dan mengarahkan, bahkan anak membutuhkan teladan-teladan. Pada zaman yang serba canggih ini, peran orang tua sebagai madrasah pertama bagi anak sangat dibutuhkan, lalu bagaimana peran orang tua yang bekerja di pabrik, anaknya di tinggal bekerja sejak masih kecil, pagi berangkat sore pulang, malamnya istirahat, dan itu berulang terus setiap hari. Seakan-akan orang tua tersebut tidak mempunyai waktu bersama dengan anaknya.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran orang tua sebagi madrasah pertama bagi anak di pabrik. Pendekatan ini menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu dengan menggunakan metode wawancara yang menjadi narasumber adalah pegawai yang bekerja di pabrik PWI. Studi ini menemukan bahwa Peran orang tua yang bekerja di pabrik terhadap pendidikan anaknya tergolong masih rendah atau kurang.
Workshop Manajemen Organisasi dan Penyusunan Modul Dolanan Anak Bagi Forum Taman Baca Masyarakat (FTBM) di Kabupaten Jepara Sadiyah, Khalimatus; Farida, Yushinta Eka; Saefudin, Ahmad; Hana, May Maulidia; Mahfud, Adam
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 5 No. 1 (2024): February
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v5i1.6008

Abstract

This community service aims to enhance knowledge and expertise in organizational management and children's play module preparation for the Forum Taman Baca Masyarakat (FTBM) in Jepara Regency. The service used the Participatory Action Research (PAR) method, with the participants being representatives of TBM managers who are members of FTBM. A questionnaire was used as the instrument for evaluating the activity, and the results of which were analyzed descriptively. The service results indicate a significant increase in workshop participants' understanding. A total of 9 participants (30%) who were initially in the low understanding category succeeded in increasing to the high category, including 18 participants (60%). The workshop activity on preparing children's play modules also made a positive contribution to the participants, particularly in terms of module preparation. There was a significant increase in understanding, where 10 participants (33.33%) who were initially in the low understanding category succeeded in increasing to the high category, involving 20 participants (66.67%). This activity was successful in achieving positive results and supporting the development of participants’ skills and understanding of organizational management and module preparation.
Implementasi Art Therapy Berbasis Batik Pati untuk Meningkatkan Kreativitas dan Koordinasi Motorik Anak ADHD Afrianingsih, Anita; Susila, Dwi Agus; Rufi’ati, Alfina; Mufid, Mufid; Farida, Yushinta Eka; Wasi’ah, Rahma
SULUH: Jurnal Seni Desain Budaya Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jsuluh.v8i2.9019

Abstract

Penelitian ini bertujuan menerapkan terapi seni berbasis batik khas Pati sebagai media untuk meningkatkan kreativitas serta koordinasi motorik anak dengan gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas. Menggunakan pendekatan kualitatif partisipatif, kegiatan membatik dilakukan secara bertahap mulai dari pengenalan motif, menggambar pola, menorehkan malam, hingga proses mewarnai dan menjemur karya. Setiap tahap dirancang untuk menstimulasi gerak halus, fokus visual, dan ekspresi kreatif anak. Data dikumpulkan melalui observasi proses, wawancara dengan guru pendamping dan orang tua, serta dokumentasi hasil karya. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk melihat perubahan kemampuan motorik, perilaku, dan perkembangan ide kreatif anak. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan koordinasi tangan, ketelitian, fokus, rasa percaya diri, serta imajinasi dalam mengolah motif dan warna. Kegiatan membatik juga mendorong interaksi sosial yang lebih positif dan suasana belajar yang menyenangkan. Secara keseluruhan, terapi seni berbasis batik Pati berpotensi menjadi alternatif intervensi yang efektif, edukatif, dan bernilai budaya bagi anak dengan kebutuhan khusus