Penelitian ini bertujuan menerapkan terapi seni berbasis batik khas Pati sebagai media untuk meningkatkan kreativitas serta koordinasi motorik anak dengan gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas. Menggunakan pendekatan kualitatif partisipatif, kegiatan membatik dilakukan secara bertahap mulai dari pengenalan motif, menggambar pola, menorehkan malam, hingga proses mewarnai dan menjemur karya. Setiap tahap dirancang untuk menstimulasi gerak halus, fokus visual, dan ekspresi kreatif anak. Data dikumpulkan melalui observasi proses, wawancara dengan guru pendamping dan orang tua, serta dokumentasi hasil karya. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk melihat perubahan kemampuan motorik, perilaku, dan perkembangan ide kreatif anak. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan koordinasi tangan, ketelitian, fokus, rasa percaya diri, serta imajinasi dalam mengolah motif dan warna. Kegiatan membatik juga mendorong interaksi sosial yang lebih positif dan suasana belajar yang menyenangkan. Secara keseluruhan, terapi seni berbasis batik Pati berpotensi menjadi alternatif intervensi yang efektif, edukatif, dan bernilai budaya bagi anak dengan kebutuhan khusus