Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengaruh Motivasi Kerja Kepuasan Terhadap Kinerja Karyawan Risa; Risa, Risa
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 3 No 10 (2024): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v3i10.1384

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji bagaimana kepuasan kerja dan motivasi kerja mempengaruhi kinerja karyawan. Dua faktor penting yang mempengaruhi produktivitas dan efektivitas karyawan dalam suatu perusahaan adalah kepuasan kerja dan motivasi kerja. Penelitian ini dilakukan secara kuantitatif dan kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil dianalisis menggunakan regresi linier untuk menguji bagaimana variabel-variabel tersebut berhubungan satu sama lain. Penelitian menunjukkan bahwa karyawan yang lebih termotivasi dan puas dengan pekerjaannya cenderung berkinerja lebih baik. Oleh karena itu, penting bagi manajer bisnis untuk menciptakan lingkungan kerja yang meningkatkan motivasi dan kepuasan karyawan guna meningkatkan kinerja organisasi secara keseluruhan.
Analisis Faktor Pendukung dan Penghambat Inovasi Pakan Ternak Dari Minyak Jelantah Pada UMKM Pasta 30 Adzka, Muhammad Rivaldi; Oktarina, Selly; Rismandona, Rismandona; Risa, Risa
AGRINUS : Jurnal Agro Marin Nusantara Vol. 2 No. 2 (2025): AGRINUS: JURNAL AGRO MARIN NUSANTARA
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/eayw7973

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di UMKM Pasta 30 Talang Betutu. Penelitian bertujuan menganalisis faktor pendukung dan penghambat penerapan inovasi pakan ternak berbahan minyak jelantah pada UMKM Pasta 30. Metode penelitian meliputi observasi lapangan, wawancara mendalam, dan studi literatur untuk memperoleh data primer yang relevan. Instrumen penelitian menggunakan skala Likert 1–5 yang kemudian dikonversi ke skala 0–100 guna memudahkan interpretasi hasil. Berdasarkan penilaian 10 responden, kinerja pekerja dinilai efektif dalam mendukung proses inovasi, meskipun pekerja masih menghadapi kelemahan pada aspek manajerial usaha dan keterbatasan akses permodalan. Hasil analisis menunjukkan inovasi pakan ternak berbahan minyak jelantah tergolong sangat mendukung dengan skor 83,27. Hal ini disebabkan inovasi tersebut dinilai menguntungkan secara ekonomi, mudah diterapkan dalam operasional UMKM, serta sesuai dengan strategi pengembangan usaha berkelanjutan. Namun demikian, kendala utama yang dihadapi adalah belum terpenuhinya perizinan BPOM sehingga berpotensi menghambat proses komersialisasi dan perluasan usaha di tingkat lokal dan regional secara berkelanjutan dan terukur.
Sago Festival Development Strategy through a Community-Based Tourism Approach in Sebangun Village, Sambas Trisnawati, Hikmah; Fatihah, Nur Astri; Pahima, Pahima; Risa, Risa
Borneo : Journal of Islamic Studies Vol. 6 No. 1 (2025): BORNEO: Journal of Islamic Studies
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/borneo.v6i1.4520

Abstract

Since its establishment in 2021, the Sago Festival in Sebangun Village, Sambas Regency, has evolved into an annual cultural event that simultaneously celebrates local heritage and promotes community-based economic empowerment. This study aims to formulate strategic directions for enhancing the festival’s development within the framework of Community-Based Tourism (CBT), ensuring its sustainability and optimizing socio-economic outcomes. A qualitative descriptive approach was employed, integrating field observations, in-depth interviews, and literature analysis. The collected data were systematically examined using the SWOT analytical framework. The findings indicate that the festival’s primary strengths include active community participation, well-established local branding, and the abundance of sago resources. Conversely, internal weaknesses consist of venue instability, declining sago tree availability, and limited promotional efforts. External opportunities—such as collaboration with governmental and academic institutions and the expansion of digital media—further enhance the festival’s development prospects. Drawing from these insights, five strategic directions are proposed: (1) establishing a permanent festival venue; (2) implementing sustainable sago cultivation programs; (3) strengthening digital marketing and destination branding; (4) fostering inter-village and stakeholder collaboration; and (5) enhancing youth engagement through cultural education and capacity-building initiatives. Collectively, these strategies emphasize the significance of participatory management and sustainable resource utilization in advancing cultural tourism. Accordingly, the Sago Festival represents a promising model for community-based cultural tourism development in Sambas.
Trauma dan Penerimaan Diri Tokoh Utama dalam Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Berdasarkan Rogers dan Herman risa, Risa; Anas, Anas Ahmadi
Kande : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 2 (2025): Vol.6 No. 2 (2025) Kande: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jk.v6i2.25374

Abstract

This study examines the forms of trauma and the process of self-acceptance experienced by Ale, the main character in Brian Khrisna's novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati (2025), by integrating Carl Rogers' humanistic psychology and Judith Herman's trauma theory. Using a literary psychology approach and descriptive qualitative methods, this study analyzes narrative expressions, dialogues, and monologues that reveal Ale's psychological wounds and his gradual recovery process. The research findings indicate that Ale experienced multidimensional trauma rooted in childhood rejection, verbal abuse, emotional neglect, bullying, and social betrayal. These experiences created a self-discrepancy as described by Rogers, and a loss of security as proposed by Herman. Both conditions significantly affected Ale's self-concept, self-esteem, and sense of meaning in life. His healing process emerged through emotional security, empathetic encounters, and supportive relationships with supporting characters. The analysis demonstrates the relevance of Herman's three stages of recovery security, remembering and mourning, and reconnection, which align with Rogers's ideas of self-awareness, unconditional acceptance, and self-actualization. This research confirms the novel as a representation of psychological trauma as well as a literary medium that depicts the human capacity to recover through acceptance and empathetic interpersonal relationships, and contributes to literary psychology through an integrative theoretical perspective. Keywords: Trauma, Self-Acceptance, Carl Rogers, Judith Herman, Novel A Portion of Chicken Noodles Before Dying.
Nurturing Tradition, Embedding Local Islam: The Existence of the Besaprah Tradition in Sambas Malay Society Jaelani, Jaelani; Risa, Risa; Trisnawati, Hikmah
NALAR Vol 9 No 2 (2025): Islam in Social Sphere
Publisher : Faculty of Ushuluddin, Adab, and Da'wah, State Islamic University of Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/njppi.v9i2.11053

Abstract

Globalization presents significant challenges to the existence of local wisdom, including the Besaprah tradition in Sambas Malay society. Therefore, this article aims to examine Besaprah as a dynamic and adaptive cultural practice that lies at the intersection of Sambas’ Malay cultural identity, local Islam, and efforts to maintain its existence amid social change and modernity. This study uses qualitative methods, including an oral history approach, and draws on document and literature reviews, as well as in-depth interviews with religious, traditional, and community leaders. Data were collected between April and May 2021, and sources were verified and analyzed using cultural history theories and concepts. The results show that Besaprah is an expression of the cultural identity of the Sambas Malay and a symbol of Islamic teachings, egalitarian values, social solidarity, and modesty. Support from religious and traditional leaders, state recognition through registration as Intangible Cultural Heritage (WBTb), and cultural festivals are methods used to preserve this tradition. In conclusion, Besaprah is an adaptive and dynamic cultural practice that helps the Sambas Malay community preserve its cultural identity, embody Islamic principles, and enhance social cohesion.
Peran Penyuluh Pertanian Dalam Latihan Kunjungan Lapangan Pembuatan Media Tanam Cabai Pada Binaan Dasa Wisma Di Kelurahan Talang Jambe, Kota Palembang Angelia Putri, Rachel; Oktarina, Selly; Rismandona, Rismandona; Risa, Risa
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 2 (2026): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/5k8ahd31

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran penyuluh pertanian dalam meningkatkan keterampilan ibu rumah tangga melalui kegiatan latihan kunjungan lapangan pembuatan media tanam cabai pada kelompok binaan Dasa Wisma di Kelurahan Talang Jambe, Kota Palembang. Metode yang digunakan adalah observasi, wawancara, partisipasi aktif, serta penyebaran kuesioner kepada peserta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuluhan pertanian memperoleh skor rata-rata 89,2% yang termasuk dalam kategori sangat tinggi. Hal ini menandakan peran penyuluh sangat efektif dalam memberikan pendampingan, informasi, dan motivasi kepada peserta. Selain itu, kegiatan ini juga mampu meningkatkan minat ibu rumah tangga dalam memanfaatkan pekarangan rumah untuk budidaya cabai secara mandiri. Bagi mahasiswa, kegiatan ini memberikan pengalaman langsung mengenai fungsi penyuluh sebagai fasilitator, edukator, dan motivator dalam pemberdayaan masyarakat.