Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Penggunaan Media Audiovisual dan Flipchart terhadap Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak Sekolah Dasar Widyastuti, Nugraheni; Tri Safitri, Mutiara; Nur Aida, Wanda; Sainuddin; Adlinah Fatman, Siti
Media Kesehatan Gigi : Politeknik Kesehatan Makassar Vol 24 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mkg.v24i2.1848

Abstract

requiring promotional efforts through effective educational media. To improve children's understanding, effective, engaging learning media are needed, and they are appropriate to their cognitive characteristics. One such medium is audiovisual materials and flipcharts.This study aims to determine the effectiveness of audio-visual media and flipcharts in improving oral and dental health knowledge in elementary school students. The type of research used is quantitative with a Two Group Pretest-Posttest Design experiment on 88 respondents of fifth-grade students of Perumnas Elementary School, Makassar City, who were divided into two treatment groups of 44 students each. The research instrument was a questionnaire on oral and dental health knowledge given before and after counseling. The results showed a significant increase in knowledge in both groups with the Wilcoxon test (p = 0.000 <0.05). The average knowledge of students who were given counseling through audio-visual media increased from 56.93 to 81.02 with a difference of 29.09, while the flipchart group increased from 47.61 to 76.25 with a difference of 28.67. The conclusion of this study is that both media are proven to be effective in increasing knowledge of dental and oral health of elementary school students, but audio-visual media is more effective than flipcharts because it is able to attract students' attention through a combination of sound and moving images that make it easier to understand the information.  Keywords: Audiovisual; flipchart; knowledge; dental health; elementary school children
PELATIHAN DETEKSI DINI RISIKO PENYAKIT TIDAK MENULAR SECARA MANDIRI PADA KADER DESA: EARLY DETECTION TRAINING OF NON-COMMUNICABLE DISEASE RISKS INDEPENDENTLY FOR VILLAGE CADRES Hidayat, Hidayat; Haderiah, Haderiah; Widyastuti, Nugraheni
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i1.2800

Abstract

Latar belakang : Penyakit Tidak Menular (PTM) atau biasa disebut sebagai penyakit degenerative merupakan jenis penyakit yang tidak bisa ditularkan oleh penderita ke orang lain. Jenis penyakit ini berkembang secara perlahan dan terjadi dalam jangka waktu yang panjang. Penyakit tidak menular dapat dicegah dengan menghindari faktor resiko antara lain perilaku merokok, pola makan yang tidak seimbang, konsumsi makanan yang mengandung zat adiktif, kurang berolahraga serta kondisi lingkungan yang buruk terhadap kesehatan atau melakukan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Deteksi dini merupakan upaya terbaik dalam pencegahan penyakit tidak menular. Tujuan : meningkatkan pengetahuan kader Kelurahan Banta-Bantaeng tentang pentingnya deteksi dini dan cara mendeteksi dini penyakit tidak menular. Metode : quasy experiment pretest dan posttest design sebanyak 20 kader dengan persiapan, sosialisasi, penyuluhan, pelatihan , dan evaluasi. Lokasi kegiatan di Kelurahan Banta-Bantaeng Kota Makassar dengan sasaran/target adalah kader. Hasil : tingkat pengetahuan masyarakat sebelum dilakukan penyuluhan paling banyak ditemukan kategori sedang sebanyak 13 orang 65% dan setelah pelatihan menjadi kategori baik sebanyak 18 orang 90%. Kesimpulan : ada peningkatan signifikan sebelum dan setelah dilakukan pelatihan. Luaran pengabdian masyarakat ini adalah HKI dan jurnal.