Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENGARUH TEKNIK RELAKSASI GENGGAM JARI TANGAN TERHADAP SKALA NYERI DISMINOREA PADA MAHASISWI SEMESTER 2 STIKES WIDYA DHARMA HUSADA TANGERANG Ayamah, Ayamah; Hakim, Amelia Nurul; Balqis, Rania Ratu
NURSING ANALYSIS: Journal of Nursing Research Vol 4, No 1 (2024): NURSING ANALYSIS: JOURNAL OF NURSING RESEARCH
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

                                                       ABSTRACTDisminorea atau nyeri haid merupakan suatu perasaan yang tidak mengenakkan akibat ketidakseimbangan hormon progesterone dalam darah sehingga mengakibatkan timbulnya rasa nyeri pada bagian perut bawah yang terjadi sebelum dan selama menstruasi. Sebagian besar wanita mendapatkan menstruasi tanpa keluhan dan disertai dengan keluhan nyeri kram pada abdomen bagian bawah yang terjadi selama haid. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi genggam jari tangan terhadap skala nyeri disminorea pada mahasiswi semester 2 STIKes Widya Dharma Husada Tangerang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif-Pre-Experimental Design menggunakan One Group Pretest Posttes Design. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 responden, menggunakan teknik non probability sampling dengan menggunakan metode purposive sampling. Penelitian ini menggunakan data demografi dan lembar observasi skala nyeri Wong Baker Faces Pain Rating Scole. Hasil penelitian diperoleh adanya penurunan bahwa terdapat pengaruh teknik relaksasi genggam jari tangan terhadap skala nyeri disminorea, rata-rata penurunan mean sebelum dan sesudah dilakukan teknik relaksasi genggam jari tangan mendapatkan nilai yaitu 4,06. Berdasarkan analisis data dengan menggunakan uji statistic wilcoxon signed rank test. Hasil penelitian eksperimen ini menunjukkan bahwa mempunyai p-value yang lebih kecil dari 0,05 yaitu 0,000 sehingga hipotesis diterima (Ha). Maka dapat disimpulkan ada pengaruh teknik relaksasi genggam jari tangan terhadap penurunan skala nyeri disminorea pada mahasiswi semester 2 STIKes Widya Dharma Husada Tangerang. Disarankan hasil penelitian ini diharapkan bisa dijadikan referensi bagi perawat dalam melakukan teknik relaksasi genggam jari untuk sebagai media tindakan secara mandiri dalam mengatasi nyeri disminorea.Kata Kunci  : Teknik Relaksasi Genggam Jari Tangan, Nyeri Disminorea, Mahasiswi Semester 2                                                           ABSTRAKDysmenorrhea or menstrual pain is an uncomfortable feeling due to an imbalance of the hormone progesterone in the blood, causing pain in the lower abdomen that occurs before and during menstruation. Most women get menstruation without complaints and are accompanied by complaints of cramping pain in the lower abdomen that occurs during menstruation. The purpose, of this study was to determine the effect of hand-held relaxation techniques on the dysmenorrhea pain scale in semester 2 female students at STIKes Widya Dharma Husada Tangerang. The research method, used in this study is a quantitative method-Pre-Experimental Design using the One Group Pretest Posttest Design. The number of samples in this study were 30 respondents, using a non-probability sampling technique using purposive sampling method. This study used demographic data and observation sheets on the Wong Baker Faces Pain Rating Scole pain scale. The results, showed that there was a decrease in the effect of hand-held relaxation techniques on the dysmenorrhea pain scale, the average decrease in the mean before and after the hand-held relaxation technique was carried out to get a value of 4.06. Based on data analysis using the Wilcoxon signed rank test statistic. The results of this experimental research show that it has a p-value smaller than 0.05, namely 0.000 so that the hypothesis is accepted (Ha). It can be concluded, that there is an effect of hand-held relaxation techniques on reducing the dysmenorrhea pain scale in semester 2 female students at STIKes Widya Dharma Husada Tangerang. It is suggested that, the results of this study can be used as a reference for nurses in carrying out hand-held finger relaxation techniques as a medium for independent action in overcoming dysmenorrhea pain.Keywords: Finger Holding Relaxation Technique, Dysmenorrhea Pain, 2nd Semester Student
PENGARUH PEMBERIAN JUS BUAH NAGA MERAH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI RT 1-3 RW 11 VILLA PAMULANG KELURAHAN PONDOK PETIR Hakim, Amelia Nurul; Ayamah, Ayamah; Meifani, Syahrani Widya
NURSING ANALYSIS: Journal of Nursing Research Vol 3, No 2 (2023): NURSING ANALYSIS: JOURNAL OF NURSING RESEARCH
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

                                                          ABSTRAKHipertensi atau tekanan darah tinggi memiliki tingkat prevalensi yang cukup tinggi di dunia. WHO menunjukkan nilai sekitar 1 milyar orang dan 2/3 di antaranya berada di negara berkembang dan diprediksi akan terjadi peningkatan pada tahun 2025. Cara mengendalikan hipertensi dengan terapi nonfarmakologi salah satunya adalah pemberian jus buah naga merah. Pemberian jus buah naga ini dilakukan untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh pemberian jus buah naga merah terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di RT 1-3 RW 11 Villa Pamulang Kelurahan Pondok Petir. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif pre-eksperimen dengan One Group Pre-test Post-test Design. Responden pada penelitian ini adalah responden yang mengalami hipertensi dengan menggunakan teknik total sampling yaitu sebanyak 30 orang yang menderita hipertensi, teknik sampel yang digunakan adalah non probability sampling. Alat mengumpulkan data adalah lembar observasi. Sedangkan analisis data menggunakan Uji Wilcoxon. Dari hasil penelitian diperoleh tekanan darah sistolik normal 22 responden (73,3 %) sedangkan diastolik normal 14 responden (46,7%). Berdasarkan analisis data dengan uji Wilcoxon dengan derajat kemaknaan ≤ 0,05 (5%), didapatkan nilai mean 3,47 dan probabilitas (p) sebesar 0,001 maka dapat disimpulkan ada pengaruh pemberian jus buah naga merah terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di RT 1-3 RW 11 Villa Pamulang Kelurahan Pondok Petir. Disarankan untuk hasil penelitian ini dapat dijadikann sebagai referensi dan implementasi dalam mengatasi tekanan darah dengan menggunakan jenis terapi non-farmakologi yaitu pemberian jus buah naga merah.                                                           ABSTRACTHypertension or high blood pressure has a high prevalence rate in the world. WHO shows a value of about 1 billion people and 2/3 of them are in developing countries and is predicted to increase by 2025. One way to control hypertension with nonpharmacological therapi is the administration of red dragon fruit juice. Giving dragon fruit juice is done to reduce blood preassure in people with hypertension. The purpose of this study was to determine the effect of giving red dragon fruit juice on lowering blood preassure in hypertensive patient in RT 1-3 RW 11 Villa Pamulang, Pondok Petir Village. This Reseacrh method uses quantitative design pre-experiment with One Group Pre-test Post-test Design. Respondents in this study where respondnets who experienced hypertension using a total sampling technique of 30 people suffering from hypertension, the sample technique used was non-probability sampling. The data collection tool is an observation sheet. While data analysis uses the Wilcoxon Test. From the result of the study obtained normal systolic blood pressure 22 respondents (73,3%) while normal diastolic 14 respondents (46,7%). Based on data analysis with the Wilcoxon test with a degree of significance ≤ 0,05 (5%), the mean value is 3,47 and the probability (p) is 0,001. It can be concluded that there is an effect of giving red dragon fruit juice on lowering blood pressure in hypertensive patient in RT 1-3 RW 11 Villa Pamulang, Pondok Petir Village. It is suggested that the results of this study can be used as a reference and implementation in overcoming blood pressure by using a type of non-pharmacological therapy, namely the administration of red dragon fruit juice.
HUBUNGAN LINGKUNGAN DAN PERILAKU TERHADAP KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (ISPA) PADA DEWASA DI KLINIK MAKMUR JAYA 2 TANGERANG Setiawan, Heri; Hasanah, Uswatun; Rahmi, Junida; Hakim, Amelia Nurul; Rofiqoh, Rofiqoh
NURSING ANALYSIS: Journal of Nursing Research Vol 4, No 1 (2024): NURSING ANALYSIS: JOURNAL OF NURSING RESEARCH
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

                                                    ABSTRACTAcute Respiratory Infection is an infectious disease of the upper or lower respiratory tract that can cause a wide spectrum of pathogenic diseases that enter and infect the respiratory tract and cause inflammation ARI is included in the class of Air Borne Disease which transmits the disease through the air. ARI is the third leading cause of death in the world The prevalence of ARI in Indonesia is 9.3% including 9.0% of men and 9.7% of women. The purpose relationship between environment and behavior on the incidence of ARI in adults at the Makmur Jaya 2 Clinic. The research methodology  quantitative approach using purposive sampling technique with a population of 116 respondents and a sample of 54 respondents. The results showed that the environment was more than half of the 33 respondents (61.1%) who behaved uncleanly, almost half had poor behavior totaling 23 respondents (42.6%) and most of the 46 respondents (85.2%) had an ARI incidence rate. From the results of the Chi square statistical test, the results obtained (p-value 0.00), there is a significant relationship between the environment and the incidence of URI, the results obtained are (p-value 0.03), there is a significant relationship between behavior and the incidence of URI in adults. The conclusion relationship between the environment and behavior towards the incidence of ARI in adults at the Makmur Jaya 2 Clinic. The suggestion be useful, especially for respondents, the importance of keeping the environment clean and behaving well so that they are not susceptible to disease.Keywords: Environment, Behavior, Incidence of acute respiratory infection                                                                                                                                    ABSTRAKInfeksi Saluran Pernafasan Akut merupakan penyakit menular dari saluran pernafasan atas atau bawah yang dapat menimbulkan berbagai spektrum penyakit patogen yang masuk dan menginfeksi saluran pernafasan dan menyebabkan inflamasi ISPA teremasuk golongan Air Borne Disease yang penularan penyakitnya melalui udara. ISPA penyebab utama kematian terbesar ketiga di dunia Prevalensi ISPA di Indonesia sebesar 9,3% diantaranya 9,0% laki- laki dan 9,7% perempuan. Tujuan penelitian mengetahui adanya hubungan lingkungan dan perilaku terhadap kejadian ISPA pada dewasa di Klinik Makmur Jaya 2. Metodologi penelitian metode cross sectional dengan pendekatan kuantitatif menggunakan teknik purposive sampling dengan populasi 116 responden dan sampel 54 responden. Hasil penelitian lingkungan lebih dari setengahnya 33 responden (61,1%) yang berperilaku tidak bersih, hampir setengahnya memiliki perilaku kurang berjumlah 23 responden (42,6%) dan sebagian besar 46 responden (85,2%) memiliki angka kejadian ISPA. Dari hasil uji statistik Chi square didapatkan hasil (p-value 0,00) maka ada hubungan yang bermakna antara lingkungan terhadap kejadian ISPA, didapatkan hasil yaitu (p-value 0,03) maka ada hubungan yang bermakna antara perilaku terhadap kejadian ISPA pada dewasa. Kesimpuulan  ada hubungan antara lingkungan dan perilaku terhadap kejadian ISPA pada dewasa di Klinik Makmur Jaya 2. Saran pentingnya menjaga agar lingkungan tetap bersih dan berperilaku baik sehingga tidak mudah terkena penyakit. Kata Kunci : Lingkungan, Perilaku, Kejadian Infeksi saluran pernafasan akut
PENGARUH TEKNIK RELAKSASI GENGGAM JARI TANGAN TERHADAP SKALA NYERI DISMINOREA PADA MAHASISWI SEMESTER 2 STIKES WIDYA DHARMA HUSADA TANGERANG Ayamah, Ayamah; Hakim, Amelia Nurul; Balqis, Rania Ratu
NURSING ANALYSIS: Journal of Nursing Research Vol 3, No 2 (2023): NURSING ANALYSIS: JOURNAL OF NURSING RESEARCH
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

                                                            ABSTRAKDisminorea atau nyeri haid merupakan suatu perasaan yang tidak mengenakkan akibat ketidakseimbangan hormon progesterone dalam darah sehingga mengakibatkan timbulnya rasa nyeri pada bagian perut bawah yang terjadi sebelum dan selama menstruasi. Sebagian besar wanita mendapatkan menstruasi tanpa keluhan dan disertai dengan keluhan nyeri kram pada abdomen bagian bawah yang terjadi selama haid. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi genggam jari tangan terhadap skala nyeri disminorea pada mahasiswi semester 2 STIKes Widya Dharma Husada Tangerang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif-Pre-Experimental Design menggunakan One Group Pretest Posttes Design. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 responden, menggunakan teknik non probability sampling dengan menggunakan metode purposive sampling. Penelitian ini menggunakan data demografi dan lembar observasi skala nyeri Wong Baker Faces Pain Rating Scole. Hasil penelitian diperoleh adanya penurunan bahwa terdapat pengaruh teknik relaksasi genggam jari tangan terhadap skala nyeri disminorea, rata-rata penurunan mean sebelum dan sesudah dilakukan teknik relaksasi genggam jari tangan mendapatkan nilai yaitu 4,06. Berdasarkan analisis data dengan menggunakan uji statistic wilcoxon signed rank test. Hasil penelitian eksperimen ini menunjukkan bahwa mempunyai p-value yang lebih kecil dari 0,05 yaitu 0,000 sehingga hipotesis diterima (Ha). Maka dapat disimpulkan ada pengaruh teknik relaksasi genggam jari tangan terhadap penurunan skala nyeri disminorea pada mahasiswi semester 2 STIKes Widya Dharma Husada Tangerang. Disarankan hasil penelitian ini diharapkan bisa dijadikan referensi bagi perawat dalam melakukan teknik relaksasi genggam jari untuk sebagai media tindakan secara mandiri dalam mengatasi nyeri disminorea.                                                          ABSTRACTDysmenorrhea or menstrual pain is an uncomfortable feeling due to an imbalance of the hormone progesterone in the blood, causing pain in the lower abdomen that occurs before and during menstruation. Most women get menstruation without complaints and are accompanied by complaints of cramping pain in the lower abdomen that occurs during menstruation. The purpose, of this study was to determine the effect of hand-held relaxation techniques on the dysmenorrhea pain scale in semester 2 female students at STIKes Widya Dharma Husada Tangerang. The research method, used in this study is a quantitative method-Pre-Experimental Design using the One Group Pretest Posttest Design. The number of samples in this study were 30 respondents, using a non-probability sampling technique using purposive sampling method. This study used demographic data and observation sheets on the Wong Baker Faces Pain Rating Scole pain scale. The results, showed that there was a decrease in the effect of hand-held relaxation techniques on the dysmenorrhea pain scale, the average decrease in the mean before and after the hand-held relaxation technique was carried out to get a value of 4.06. Based on data analysis using the Wilcoxon signed rank test statistic. The results of this experimental research show that it has a p-value smaller than 0.05, namely 0.000 so that the hypothesis is accepted (Ha). It can be concluded, that there is an effect of hand-held relaxation techniques on reducing the dysmenorrhea pain scale in semester 2 female students at STIKes Widya Dharma Husada Tangerang. It is suggested that, the results of this study can be used as a reference for nurses in carrying out hand-held finger relaxation techniques as a medium for independent action in overcoming dysmenorrhea pain.
HUBUNGAN LINGKUNGAN DAN PERILAKU TERHADAP KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (ISPA) PADA DEWASA DI KLINIK MAKMUR JAYA 2 TANGERANG Setiawan, Heri; Hasanah, Uswatun; Rahmi, Junaida; Hakim, Amelia Nurul; Rofiqoh, Rofiqoh
NURSING ANALYSIS: Journal of Nursing Research Vol 3, No 2 (2023): NURSING ANALYSIS: JOURNAL OF NURSING RESEARCH
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

                                                                   ABSTRAKInfeksi Saluran Pernafasan Akut merupakan penyakit menular dari saluran pernafasan atas atau bawah yang dapat menimbulkan berbagai spektrum penyakit patogen yang masuk dan menginfeksi saluran pernafasan dan menyebabkan inflamasi ISPA teremasuk golongan Air Borne Disease yang penularan penyakitnya melalui udara. ISPA penyebab utama kematian terbesar ketiga di dunia Prevalensi ISPA di Indonesia sebesar 9,3% diantaranya 9,0% laki- laki dan 9,7% perempuan. Tujuan penelitian mengetahui adanya hubungan lingkungan dan perilaku terhadap kejadian ISPA pada dewasa di Klinik Makmur Jaya 2. Metodologi penelitian metode cross sectional dengan pendekatan kuantitatif menggunakan teknik purposive sampling dengan populasi 116 responden dan sampel 54 responden. Hasil penelitian lingkungan lebih dari setengahnya 33 responden (61,1%) yang berperilaku tidak bersih, hampir setengahnya memiliki perilaku kurang berjumlah 23 responden (42,6%) dan sebagian besar 46 responden (85,2%) memiliki angka kejadian ISPA. Dari hasil uji statistik Chi square didapatkan hasil (p-value 0,00) maka ada hubungan yang bermakna antara lingkungan terhadap kejadian ISPA, didapatkan hasil yaitu (p-value 0,03) maka ada hubungan yang bermakna antara perilaku terhadap kejadian ISPA pada dewasa. Kesimpuulan ada hubungan antara lingkungan dan perilaku terhadap kejadian ISPA pada dewasa di Klinik Makmur Jaya 2. Saran pentingnya menjaga agar lingkungan tetap bersih dan berperilaku baik sehingga tidak mudah terkena penyakit.                                                                   ABSTRACTAcute Respiratory Infection is an infectious disease of the upper or lower respiratory tract that can cause a wide spectrum of pathogenic diseases that enter and infect the respiratory tract and cause inflammation ARI is included in the class of Air Borne Disease which transmits the disease through the air. ARI is the third leading cause of death in the world The prevalence of ARI in Indonesia is 9.3% including 9.0% of men and 9.7% of women. The purpose relationship between environment and behavior on the incidence of ARI in adults at the Makmur Jaya 2 Clinic. The research methodology quantitative approach using purposive sampling technique with a population of 116 respondents and a sample of 54 respondents. The results showed that the environment was more than half of the 33 respondents (61.1%) who behaved uncleanly, almost half had poor behavior totaling 23 respondents (42.6%) and most of the 46 respondents (85.2%) had an ARI incidence rate. From the results of the Chi square statistical test, the results obtained (p-value 0.00), there is a significant relationship between the environment and the incidence of URI, the results obtained are (p-value 0.03), there is a significant relationship between behavior and the incidence of URI in adults. The conclusion relationship between the environment and behavior towards the incidence of ARI in adults at the Makmur Jaya 2 Clinic. The suggestion be useful, especially for respondents, the importance of keeping the environment clean and behaving well so that they are not susceptible to disease.
COVID-19 and Diabetes Mellitus at RSU South Tangerang-Indonesia: Clinical Profile and Treatment Strategies: COVID-19 dan Diabetes Mellitus di RSU Tangerang Selatan-Indonesia: Profil Klinis dan strategi pengobatan Hasanah, Nur; Ismaya, Nurwulan Adi; Tulandi, Silvester Maximus; Permatasari, Putri Indah; Wafa, Wafa; Hakim, Amelia Nurul
Jurnal Farmasi Galenika (Galenika Journal of Pharmacy) (e-Journal) Vol. 9 No. 2 (2023): (October 2023)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/j24428744.2023.v9.i2.15989

Abstract

Background: Diabetes Mellitus is one of the risk factors for COVID-19. This causes the morbidity and severity of COVID-19 patients to be higher in patients with diabetes. Objectivity: This study aimed to determine the effectiveness of treatment therapy for COVID-19 patients with comorbid diabetes at the South Tangerang City General Hospital. Material and methods: This study used a descriptive design with a quantitative approach and retrospective data collection. Sampling was done by Total Sampling with a total sample of 127 patients from 234 patients. Result: The characteristics of COVID-19 patients with comorbid diabetes were dominated by the male gender (55.1%), with an age range of 46-55 years (38.6%), high school education (43.3%), and have a private employee type of work (55.1%). The symptoms of COVID-19 patients with comorbid diabetes were cough (89.8%), with a length of stay for patients 7–14 days (72.4%).Treatment for COVID-19 with comorbid diabetes was antibiotics azithromycin (26.0%), antiviral remdesivir (62.2%), methylprednisolone (73.2%), acetylcysteine (85.0%), vitamin C (89.8%), and the antidiabetic group that is often used is insulin novorapid (41.7%). Conclusion: The results of laboratory examinations showed that COVID-19 treatment therapy is effective in reducing the amount of virus in the blood, which is indicated by an increase in the PCR value (p-value <0.001), lowering blood sugar levels (which is characterized by a decrease in blood sugar levels when (p-value <0.001) ), and reduce hypercoagulation which is characterized by a reduction in the value of D-dimer (p-value < 0.005).
Pengaruh Pemberian Edukasi Kesehatan Sadari Berbasis Demonstrasi terhadap Deteksi Dini Ca Mammae pada Wanita Usia Subur (WUS) Lestari, R. Tri Rahyuning; Rizky Handayani; Putri Handayani; Amelia Nurul Hakim; Gilang Rahmatulloh
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 1 (2025): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i1.92

Abstract

Edukasi dengan teknik demonstrasi telah digunakan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman WUS tentang SADARI. Namun, bukti ilmiah mengenai efektivitas jangka panjang metode ini dalam meningkatkan kepatuhan WUS melakukan SADARI secara rutin masih terbatas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi SADARI berbasis demonstrasi terhadap deteksi dini Ca Mammae pada Wanita Usia Subur (WUS) di RW 04 Desa Situ Gadung Kabupaten Tangerang. Desain penelitian ini menggunakan pre- experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design yang dilakukan di RW 04 Desa Situ Gadung Kabupaten Tangerang dari bulan Januari-Juni 2024 dengan Jumlah responden 102 responden dengan teknik purposive sampling. Alat pengumpulan data berupa kuesioner dan SOP. Uji Wilcoxon Signed Test dengan standar signifikan 95%. Hasil analisis diperoleh tingkat pengetahuan berkorelasi dengan tindakan melakukan SADARI dengan p value<0.05. Adanya pengaruh demonstrasi terhadap deteksi dini Ca Mammae. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pemberian edukasi SADARI meningkatkan pengetahuan dan tindakan WUS terkait dengan deteksi dini Ca Mammae yang dilihat dari hasil perbandingan nilai pretest dan posttest.
PDKK PENGARUH PEMBERIAN TEH KETUMBAR DAN MADU TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI DESA CEMPAKA PUTIH: ERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI Hasanah, Nur; Satria, Beny Maulana; Ismaya, Nurwulan Adi; Puji, Lela Kania Rahsa; Hakim, Amelia Nurul; lestari, R. Tri Rahyuning; Betty; Handayani, Putri Handayani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 1 (2025): Vol. 7 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i1.1942

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak dialami masyarakat di Desa Cempaka Putih. Penyakit ini sering disebut sebagai the silent killer karena terjadi tanpa gejala yang jelas dan baru diketahui setelah muncul komplikasi serius. Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang upaya pengendalian hipertensi secara alami menjadi perhatian dalam kegiatan pengabdian ini.Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan memberikan alternatif pengobatan nonfarmakologis melalui pemanfaatan ramuan teh ketumbar dan madu murni Nusantara dalam menurunkan tekanan darah masyarakat di Desa Cempaka Putih. Kegiatan dilakukan dengan pendekatan edukasi kesehatan, demonstrasi pembuatan ramuan teh ketumbar madu, serta pemeriksaan tekanan darah sebelum dan sesudah konsumsi ramuan. Sebanyak 32 warga berpartisipasi, terdiri dari 16 orang kelompok intervensi dan 16 orang kelompok kontrol. Kelompok intervensi mengonsumsi teh ketumbar madu setiap pagi selama 14 hari. Sebelum intervensi, rata-rata tekanan darah kelompok intervensi sebesar 158/95 mmHg dan kelompok kontrol 151/89 mmHg. Setelah 14 hari, tekanan darah kelompok intervensi menurun menjadi 139/85 mmHg, sedangkan kelompok kontrol menjadi 141/86 mmHg. Hasil uji paired t-test menunjukkan nilai p-value:0,00 (p < 0,05), menandakan adanya penurunan signifikan pada kelompok intervensi. Kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat dan menunjukkan bahwa konsumsi teh ketumbar dan madu dapat menjadi alternatif upaya pengendalian hipertensi secara alami di Desa Cempaka Putih
THE RELATIONSHIP OF PHYSICAL ACTIVITY AND SUPPORT SOCIAL WITH THE QUALITY OF LIFE OF THE PATIENT HYPERTENSION IN THE PRATAMA CLINIC AREA MARLINA CIPUTAT Kusumawati, Susi Dewiasih; Hakim, Amelia Nurul; Pranata, Agus Dwi
NURSING ANALYSIS: Journal of Nursing Research Vol 5, No 1 (2025): NURSING ANALYSIS: JOURNAL OF NURSING RESEARCH
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

                                                                   ABSTRAK Hipertensi dapat mengganggu kehidupan penderita hipertensi seperti aktivitas fisik dimana penderita akan mengalami kesulitan dalam melakukan hal tersebut. Penderita hipertensi juga membutuhkan dukungan sosial agar kualitas hidupnyan meningkat. Kasus hipertensi setiap tahunya terus meningkat. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dan dukungan sosial dengan kualitas hidup penderita hipertensi di wilayah klink pratama marlina ciputat. Metode penelitian yang digunakan merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross-Sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan sample 96 responden Analitik dengan pendekatan cross sectional. Analisis data yang dilakukan menggunakan uji statistik Chi-Square untuk melihat Hubungan Aktivitas Fisik Dan Dukungan Sosial Dengan Kualitas Hidup Penderita Hipertensi Di Wilayah Klink Pratama Marlina Ciputat. Hasil penelitian menunjukan uji statitik didapatkan aktivitas fisik dengan kualitas hidup nilai p-valeu 0,020 dan dukungan sosial dengan kualitas hidup nilai p-valeu 0,049 maka Kesimpulan bahwa terdapat hubungan aktivitas fisik dan dukungan sosial dengan kualitas hidup penederita hiperetensi di wilayah klinik pratama marlina ciputat. Saran dapat melalukan edukasi terhadap warga sekitar mengenai pentingan aktivitas fisik untuk mencegah terjadinya penyakit hipertensi serta dapat mengembangkan program kesehatan yang berfokus pada aktivitas fisik bagi penderita hiertensi seperti senam hipertensi dan kelas olahraga yang sesuai.Kata Kunci : Aktivitas Fisik,Dukungan Sosial,Kualitas Hidup,hipertensi                                                                    ABSTRACTHypertension can disrupt the lives of hypertension sufferers, such as physical activity where sufferers will experience difficulty in doing this. Hypertension sufferers also need social support so that their quality of life improves. Hypertension cases continue to increase every year. The aim of this research is to determine the relationship between physical activity and social support and the quality of life of hypertension sufferers in the Klink Pratama Marlina Ciputat area. The research method used is quantitative research with a cross-sectional approach. Data was collected through a questionnaire with a sample of 96 analytical respondents using a cross sectional approach. Data analysis was carried out using the Chi-Square statistical test to see the relationship between physical activity and social support and the quality of life of hypertension sufferers in the Klink Pratama Marlina Ciputat area. Research results show that statistical tests show that physical activity has a quality of life p-value of 0.020 and social support has a quality of life p-value of 0.049, so Conclusion is that there is a relationship between physical activity and social support and the quality of life of hypertension sufferers in the Pratama Marlina Ciputat clinic area. Suggestions include educating local residents about the importance of physical activity to prevent hypertension and developing health programs that focus on physical activity for hypertension sufferers, such as hypertension exercise and appropriate exercise classes.Keywords: Physical Activity, Social Support, Quality of Life
THE EFFECT OF BENSON RELAXATION AND LAVENDER AROMATHERAPY COMBINATION ON BLOOD PRESSURE CONTROL IN HYPERTENSION PATIENTS IN THE WORK AREA OF PAMULANG COMMUNITY HEALTH CENTER Hakim, Amelia Nurul; Iskandar, Arik; Suryadi, Suryadi
NURSING ANALYSIS: Journal of Nursing Research Vol 5, No 1 (2025): NURSING ANALYSIS: JOURNAL OF NURSING RESEARCH
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

                                                         ABSTRACTHypertension is a condition of increased blood pressure that shows systolic pressure ≥ 140 mmHg or and diastolic pressure ≥ 90 mmHg. The prevalence in Banten Province which has hypertension is 8.61% and Tangerang City hypertension is in the first place at 28.74% (Ministry of Health 2021). One of the non-pharmacological therapies to control blood pressure is Benson relaxation and lavender aromatherapy. This study aims to determine the effect of a combination of Benson relaxation and lavender aromatherapy on blood pressure control in hypertensive patients in the Pamulang Health Center Work Area. This study is a true experiment study using a pretest posttest group design approach. Sampling using simple random with 42 respondents. The research instrument used Benson relaxation SOP, lavender aromatherapy SOP, blood pressure measurement SOP, manual model tensiometer and blood pressure measurement result sheet. The analysis used was Non Parametric test with Wilcoxon and Mann Whitney test. There was a decrease in systolic blood pressure before therapy showed an average of 158.57 mmHg to 125.95 mmHg and diastolic blood pressure before intervention showed an average of 90.95 mmHg to 77.62 mmHg. The results of the Wilcoxon test obtained a p-value of 0.000 0.05, meaning that there was a significant difference in blood pressure before and after the intervention. Based on the test results, it can be concluded that there is an effect of combination therapy of Benson relaxation and lavender aromatherapy on blood pressure in hypertensive patients. The combination of Benson relaxation and lavender aromatherapy is effective in controlling blood pressure in hypertensive patients. It is recommended to apply a combination of Benson relaxation and lavender aromatherapy once a day to control blood pressure in hypertensive patients.                                                        ABSTRAKHipertensi merupаkаn kondisi peningkаtаn tekаnаn dаrаh yаng menunjukkаn tekаnаn sistolik ≥ 140 mmHg аtаu dаn tekаnаn diаstolik ≥ 90 mmHg. Prevalensi di Provinsi Banten yang memiliki penyakit hipertensi sebanyak 8,61% dan Kota Tangerang penyakit hipertensi masuk dalam urutan awal sebesar 28,74% (Kemenkes 2021). Sаlаh sаtu terаpi non fаrmаkologi untuk mengendаlikаn tekаnаn dаrаh yаitu relаksаsi benson dаn аromаterаpi lаvender. Penelitiаn ini bertujuаn untuk mengetаhui pengаruh kombinаsi relаksаsi benson dаn аromаterаpi lаvender terhаdаp pengendаliаn tekаnаn dаrаh pаsien hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Pamulang. Penelitiаn ini merupаkаn penelitiаn true experiment dengаn menggunаkаn pendekаtаn pretest posttest group design. Pengаmbilаn sаmpel menggunаkаn simple rаndom dengan 42 responden. Instrumen penelitiаn menggunаkаn SOP relаksаsi benson, SOP аromаterаpi lаvender, SOP pengukurаn tekаnаn dаrаh, tensimeter model mаnuаl dаn lembаr hаsil pengukurаn tekаnаn dаrаh. Аnаlisis yаng digunаkаn аdаlаh uji Non Pаrаmetrik dengаn uji Wilcoxon dаn Mаnn Whitney. Terdаpаt penurunаn tekanan darah sistolik sebelum diberikan terapi menunjukkan rata-rata 158,57 mmHg menjadi 125,95 mmHg dan tekanan darah diastolik sebelum dilakukan intervensi menunjukkan rata-rata 90,95 mmHg menjadi 77,62 mmHg. Hаsil uji Wilcoxon diperoleh nilai p-value 0,0000,05, artinya ada perbedaan yang signifikan pada tekanan darah sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Berdasarkan hasil pengujian dapat disimpulkan ada pengaruh terapi kombinasi relaksasi benson dan aromaterapi lavender terhadap tekanan darah pasien hipertensi. Kombinаsi relаksаsi benson dаn аromаterаpi lаvender efektif dаlаm mengendаlikаn tekаnаn dаrаh pаsien hipertensi. Direkomendаsikаn penerаpаn kombinаsi relаksаsi benson dаn аromаterаpi lаvender 1 kаli sehаri untuk mengendаlikаn tekаnаn dаrаh pаsien hipertensi.Kаtа Kunci : Aromaterapi Lavender, Hipertensi, Relаksаsi Benson, Tekаnаn Dаrаh.