Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Implementasi Kebijakan Pemerintah Dalam Digitalisasi Dokumen Kependudukan (Studi Layanan Identitas Kependudukan Digital Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya) Alexander; Sahay, Marvy Ferdian Agusta; Rhama, Bhayu
Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 11 No. 1 (2025): (JAP) Jurnal Administrasi Publik
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jap.v11i1.19050

Abstract

Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan dan mengenalisis implementasi kebijakan penerapan Identitas Kependudukan Digital pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan kebijakan tersebut. Penelitian ini menggunakan teori implementasi model George C. Edward III dengan indikator yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi. Adapun penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif, dengan informan sebanyak 10 orang yang meliputi pegawai Disdukcapil, ASN, Mahasiswa Pelajar dan masyarakat umum. Kesimpulan dari hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi kebijakan Identitas Kependudukan Digital pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya masih dilakukan secara bertahap dalam penyelenggaraan penerbitan, sehingga sosialisasi masih terus digencarkan. Hal ini dilihat dari sosialisasi dan aktivasi yang dilaksanakan baik langsung dan tidak langsung, sumber daya pelaksanaan, sarana dan prasaran yang sesuai standar, sikap pelaksanaan pelayanan yang diterima oleh masyarakat dan struktur birokrasi SOP penyelenggaraan. Adapun faktor pendukung yaitu adanya kewenangan penyelenggaraan pelayanan administrasi kependudukan dibuktikan dengan surat edaran pemberlakukan, peralatan, sumber daya, sarana dan prasarana yang memadai serta sikap terbuka dari instansi/lembaga menerima sosialisasi. Sementara faktor penghambat kurangnya pengetahuan dan kesadaran terhadap pemanfaatan teknologi, masyarakat tidak punya smartphone yang memadai, ganguan jaringan serta masih belum diterima sepenuhnya oleh lembaga-lembaga tertentu dalam pemberian pelayanan.
PELATIHAN SOFT SKILL KEWIRAUSAHAAN PADA PUJA BHAKTI REMAJA CETIYA VIJJA GANA DI KOTA TANGERANG Hartayo, Shandi; Ginny, Puti Lenggo; Farunik, Canggih Gumanky; Silaswara, Diana; Alexander; Priyowidodo, Agustinus; Trinurfa Yuliadi, Erizka; Puspa Rini, Yanti
Abdi Dharma Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Abdi Dharma (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : LP3kM Universitas Buddhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31253/ad.v3i1.2086

Abstract

Tujuan dari kegiatan PKM (Pengembangan Kreativitas Mahasiswa) ini adalah memberikan bekal pengetahuan pendidikan non-formal di bidang kewirausahaan kepada pemuda Cettiya Vijja Gana. Kegiatan PKM ini dilaksanakan bekerja sama antara Fakultas Buddhi Dharma dan Yayasan Vijja Gana Adhikara yang diselenggarakan di Cettiya Vijja Gana, Kotabumi, Kabupaten Tangerang. Kegiatan berlangsung selama tiga bulan. Pelatihan dilakukan dalam bentuk presentasi materi, diskusi, tanya jawab, dan pembinaan bagi peserta pelatihan. Materi yang disampaikan oleh pembicara disesuaikan dengan kebutuhan pemuda Cettiya Vijja Gana. Target output dari kegiatan PKM ini adalah peningkatan soft skill dalam bidang kewirausahaan untuk pemuda Cettiya Vijja Gana.
Assessing the Possibilities of PCA as a Legal Avenue to Seek Compensation in the Aftermath of the Montara Oil Spill Alexander
Business and Human Rights Law & Policy Vol. 1 No. 1 (2025): Business and Human Rights Law & Policy - February
Publisher : Center for Law and Responsible Business Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The 2009 Montara Oil Spill, caused by the caused by the blowout of an offshore oil well operated by PTT Exploration and Production Public Company (PTTEP) Australasia (Ashmore Cartier) Proprietary Limited, had severe environmental and economic consequences for Indonesia. This article assesses the possible legal proceedings available to Indonesia for seeking compensation against Australia and PTTE AA in international tribunals, specifically the Permanent Court of Arbitration (PCA). That is to take account of liability with respect to relevant international law principles, including those pertaining to state responsibility and liability for transboundary harm as well as infringement of Indonesia's sovereign rights over its exclusive economic zone. The discussion will analyze the legal merits, jurisdictional aspects, and potential challenges associated with pursuing these legal proceedings in PCA.
Pengaruh Streamer Attractiveness, Content Marketing, dan Hedonic Shopping Motive terhadap Impulsive Buying dengan Utilitarian Value sebagai Pemoderasi Lunardi, Lidya; Alexander; Tambun, Sihar
RUBINSTEIN Vol. 4 No. 1 (2025): RUBINSTEIN (juRnal mUltidisiplin BIsNis Sains TEknologI & humaNiora)
Publisher : LP3kM Buddhi Dharma University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31253/rubin.v4i1.4040

Abstract

This study investigates the impact of streamer attractiveness (SA), content marketing (CM), hedonic shopping motive (HSM), and utilitarian value (UV) on impulsive buying (IB) in the context of Indonesian e-commerce live streaming. It also examines how UV moderates the relationships between these factors and IB. A quantitative approach was adopted, using purposive sampling of 209 respondents who had previously participated in live shopping broadcasts. Data analysis was performed with Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The findings show that SA, CM, HSM, and UV all have a significant positive effect on IB, with HSM identified as the most dominant factor influencing impulsivity. Furthermore, UV moderates the relationship between SA and IB, but does not significantly enhance the effect of CM or HSM on IB. These results suggest that emotional drivers such as enjoyment and attractiveness are key catalysts for impulsive purchasing behavior. However, functional product value still plays a strategic role in driving purchase decisions. The study emphasizes the need for a balanced approach in content strategy, combining both emotional appeal and functional information to maximize consumer engagement and conversion. Marketers are encouraged to integrate hedonic (emotional) and utilitarian (practical) elements in their offerings to foster impulsive buying behavior. Additionally, future research should explore longitudinal and qualitative methods to capture the evolving nature of impulsive buying behavior, as well as the deeper psychological mechanisms driving consumer decisions in live commerce environments. Such research will help further uncover the dynamics of consumer decision-making in online shopping and improve understanding of the broader implications for e-commerce strategies.