Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Dinamika Perubahan Regulasi Perseroan Terbatas Menurut Undang-Undang Cipta Kerja Dan Problematika Dalam Penerapannya Bagi Notaris Ardania, Vidya Devia; Gupita, Febria; Damayanti, Suci; Savira, Karina Amanda
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.14702

Abstract

Notaris merupakan kepanjangan tangan negara yang berwenang untuk membuat produk hukum berupa akta otentik. Hal ini diatur dalam Pasal 15 ayat (1) Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 Tentang Jabatan Notaris. Salah satu akta Notaris adalah akta pendirian perseroan terbatas yang mengacu pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas karena saat ini terdapat aturan baru mengenai pengaturan perseroan terbatas perorangan maka Notaris harus mendasarkan pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja (disebut juga UUCK). Karena kehidupan masyarakat yang sangat dinamis maka Notaris juga harus selalu mempelajari dan menyesuaikan diri terhadap aturan-aturan baru yang menjadi dasar Notaris agar selalu mengikuti perkembangan zaman. Karena pada dasarnya terdapat adagium hukum “het recht hinkt achter de feiten aan” yang artinya: hukum akan selalu tertinggal di belakang perkembangan zaman, akan tetapi hukum itu bersifat memfasilitasi atau menjembatani perkembangan zaman saat ini dan peradaban di masa depan bukan malah berjalan statis (stagnan). Oleh karena itu, DPR dan Presiden mengesahkan Undang-Undang Cipta Kerja untuk memudahkan masyarakat untuk mendapatkan fasilitas membuka peluang usaha dan investasi. Disamping ada kelemahan pasti ada kekurangannya yang menjadi problematika karena saat ini pendirian perusahaan perseorangan bisa dilakukan tanpa akta notaris, padahal akta notaris dapat memberikan kepastian hukum bagi para pendirinya. Adanya pembaharuan regulasi mengenai perseroan perorangan mengubah ketentuan Undang-Undang Perseroan Terbatas mengenai pendirian badan hukum dapat dilakukan oleh satu pihak dan tanpa ada minimal modal di setor (diserahkan kepada pendiri atau berdasarkan kesepakatan para pendiri) mengubah ketentuan Undang-Undang Perseroan Terbatas dan Undang-Undang Jabatan Notaris mengenai akta pendirian badan hukum dengan kriteria tertentu dapat dilakukan oleh Pemerintah melalui registrasi elektronik tanpa melalui akta notaris.
Pengalaman Mahasiswa Ubsi Dalam Berbelanja Di Online Shop: Studi Fenomenologi Pada Perilaku Konsumtif Di Era Digital Aprita, Yessica Mega; Nuraeni, Yuni Siti; Damayanti, Suci; Irawati, Dwi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.14703

Abstract

Fenomena e-commerce yang pesat dalam beberapa tahun terakhir telah mempengaruhi cara mahasiswa berbelanja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk mengkaji pengalaman mahasiswa Program Studi Manajemen UBSI dalam berbelanja di online shop. Fokus utama penelitian adalah untuk memahami bagaimana kemudahan dan promosi yang ditawarkan oleh platform e-commerce mempengaruhi perilaku konsumtif mahasiswa. Melalui wawancara mendalam dengan mahasiswa yang aktif berbelanja online, temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun belanja online memberikan kemudahan akses dan peluang hemat biaya, ia juga mendorong perilaku konsumtif impulsif. Faktor-faktor seperti domisili, frekuensi pemberian uang saku, serta pengaruh iklan berperan signifikan dalam pola konsumsi mahasiswa. Penelitian ini memberikan wawasan yang berharga bagi mahasiswa, pengelola online shop, dan lembaga pendidikan untuk mengembangkan strategi yang lebih efektif dalam mengelola perilaku konsumtif di era digital
Tax Clearance as an Administrative Instrument in the Dissolution of Cooperatives: Tax clearance sebagai Instrumen Administrasi dalam Upaya Pembubaran Koperasi Damayanti, Suci; Devia Ardania, Vidya; Amanda Savira, Karina; Handoko, Sigit
Mendapo: Journal of Administrative Law Vol. 7 No. 1 (2026): (2026)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/mendapo.v7i1.52903

Abstract

This study aims to provide a juridical analysis of the dissolution of cooperatives as legal entities in relation to the fulfillment of tax obligations, particularly concerning cooperatives that do not possess a Tax Identification Number and have failed to perform tax obligations since their establishment. The focus of this research lies in examining the normative tension between the cooperative law regime, which does not explicitly require tax compliance as a formal prerequisite for dissolution, and administrative practices that nevertheless require the settlement of outstanding tax obligations through a tax clearance mechanism. This research adopts a normative legal method employing a statutory approach and a case approach, with specific reference to the case of Cooperative “X” in Bantul Regency, Special Region of Yogyakarta. The findings demonstrate that the absence of an Tax Identification Number does not legally prevent the dissolution of a cooperative, yet it does not eliminate the cooperative’s status as a taxable legal subject, thereby causing all existing tax obligations to remain legally binding and subject to settlement, including potential administrative sanctions. This study affirms that tax clearance should not be regarded merely as an additional administrative requirement, but rather as an essential instrument of administrative law that ensures tax compliance, safeguards the state’s fiscal interests, and provides legal certainty in the process of dissolving cooperatives as legal entities.
Determinasi Harga Saham Berdasarkan Economic Value Added, Market Value Added, dan Total Asset Turnover Damayanti, Suci; Irawan, Irawan; Makhsun, Arif
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK) Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jakk.v9i1.27230

Abstract

Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh Economic Value Added (EVA), Market Value Added (MVA), dan Total Asset Turnover (TATO) terhadap harga saham perusahaan sektor teknologi yang terdaftar di BEI periode 2020-2023.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sumber data sekunder diperoleh dari laporan keuangan perusahaan sektor teknologi di BEI periode 2020-2023. Sampel dipilih menggunakan pusposive sampling, sehingga terdapat 18 perusahaan yang menjadi sampel penelitian.Originalitas/Novelty: Kebaruan dari penelitian ini terletak pada penggabungan model penilaian nilai tambah (Value Added) melalui EVA dan MVA yang dikombinasikan dengan efisiensi operasional (TATO) secara simultan. Berbeda dengan penelitian sebelumnya di bidang teknologi yang biasanya hanya fokus pada model yang konvensional, studi ini mengisi kekosongan (gap) dalam literatur dengan menganalisis pergerakan harga saham selama masa volatilitas yang tinggi (2020-2023), di mana elemen nilai tambah menjadi sangat penting akan tetapi masih sedikit diteliti secara mendalam.Hasil Penelitian: Hasil penelitian membuktikan secara parsial, variabel Economic Value Added (EVA) dan Total Asset Turnover terbukti memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap harga saham, sedangkan Market Value Added (MVA) tidak berpengaruh secara signifikan. Meskipun terdapat perbedaan hasil uji parsial pada MVA, pengujian secara simultan mengonfirmasi bahwa ketiga variabel tersebut secara bersama-sama memberikan kontribusi signifikan terhadap harga saham.Implikasi: Temuan dalam penelitian memberikan acuan bagi investor dalam menilai prospek perusahaan sektor teknologi dan membantu meningkatkan kinerja nilai pasar, efisiensi aset guna mendongkrak harga saham. Research Objectives: This study aims to analyze the influence of Economic Value Added (EVA), Market Value Added (MVA), and Total Asset Turnover (TATO) on the stock prices of technology sector companies listed on the IDX for the 2020-2023 period.Research Method: This study uses a quantitative approach with secondary data sources obtained from the financial reports of technology sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2020-2023 period. The sample was selected using purposive sampling, resulting in 18 companies.Originality/Novelty: The novelty of this research lies in the simultaneous integration of value-added assessment models through EVA and MVA with operational efficiency (TATO). Unlike previous research in the technology sector, which typically focuses solely on conventional models, this study fills a gap in the literature by analyzing stock price movements during a period of high volatility (2020-2023), where value-added elements are crucial but have received little in-depth research.Research Results: The research results partially demonstrate that Economic Value Added (EVA) and Total Asset Turnover have a significant positive effect on stock prices, while Market Value Added (MVA) has no significant effect. Despite differences in partial test results for MVA, simultaneous testing confirms that all three variables contribute significantly to stock prices.Implications: The findings of the study provide a reference for investors in assessing the prospects of technology sector companies and help improve market value performance, asset efficiency to boost share prices