Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENERAPAN LITERASI SAINS PADA MATA PELAJARAN IPAS dI SDIT ULUL ALBAAB KOTA BIMA Masitha, Dewi; Ahmadin, Ahmadin; Rostinah, Rostinah
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 22 No 2 (2024): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v22i2.2862

Abstract

Penelitian ini fokus pada penerapan literasi sains dalam mata pelajaran IPAS di SDIT Ulul Albaab. IPAS merupakan penggabungan materi IPA dan IPS dalam satu tema pembelajaran. Sebagai bagian dari kurikulum yang dikembangkan, pendekatan ini memungkinkan integrasi antara pembelajaran ilmu pengetahuan alam dan ilmu pengetahuan sosial dengan lingkungan dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dua pertanyaan utama: Pertama, apa bentuk-bentuk literasi sains yang diterapkan dalam mata pelajaran IPAS di SDIT Ulul Albaab Kota Bima? Kedua, bagaimana guru menerapkan literasi sains dalam pembelajaran IPAS di sekolah tersebut? Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi sains di SDIT Ulul Albaab Kota Bima dirancang untuk mengajarkan peserta didik keterampilan kritis dan objektif dalam merespons konsep-konsep yang dipelajari, bukan hanya menyajikan pengetahuan secara pasif. Penerapan literasi sains ini dipimpin oleh Ustadz Mustiadin Tulus dalam pembelajaran IPAS di kelas IV, yang merupakan bagian dari kurikulum merdeka di sekolah tersebut.
IMPLEMENTASI KARAKTER TANGGUNG JAWAB MELALUI MATA PELAJARAN PPKN PADA KELAS 2 SDN 51 RITE KOTA BIMA Ramadhoan, Fatu; Masitha, Dewi; Haris, Abdul
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v5i2.5641

Abstract

This study aims to describe the implementation of character education in the teaching of Pancasila and Civic Education (PPKn) at the elementary school level. The data were collected through a literature review relevant to the research variables. The findings indicate that character education has been actively implemented in Civics instruction by integrating character values into a high-quality learning process, which includes the stages of planning, implementation, and evaluation. In this context, character education is carried out through various learning activities, both inside and outside the classroom, designed not only to help students achieve academic competence but also to foster awareness, empathy, and the internalization of character values in their daily lives. The integration of character education in Civics learning follows three main stages: planning, implementation, and evaluation. Given that Civics is a subject rich in character-building content, teachers are expected to continuously enhance their instructional management skills to effectively nurture students' character—a goal that has received increasing attention in recent years.. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pendidikan karakter dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di tingkat sekolah dasar. Pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur yang relevan dengan variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter dalam pembelajaran PPKn di sekolah dasar telah diterapkan secara optimal dengan merancang nilai-nilai karakter melalui proses pembelajaran yang bermutu, yang mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Proses pembelajaran pendidikan karakter ini merupakan rangkaian aktivitas baik di dalam maupun di luar kelas yang bertujuan agar siswa tidak hanya menguasai aspek kognitif (materi pelajaran), tetapi juga mampu mengenal, memahami, peduli, serta menginternalisasi nilai-nilai karakter dalam perilaku sehari-hari. Penerapan pendidikan karakter dalam pembelajaran PPKn mencakup tiga tahapan utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Mengingat PPKn merupakan mata pelajaran yang sarat akan muatan nilai-nilai karakter, guru dituntut untuk terus meningkatkan kemampuan dalam mengelola proses pembelajaran secara efektif guna membentuk karakter siswa secara holistik.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR DAN STRATEGI PENCEGAHAN BULLYING DI MI NURUL ILMI KOTA BIMA Rahmah, Lutfia; Masitha, Dewi; Anhar, Ade S.
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v5i2.5642

Abstract

Children represent the nation's most valuable asset and serve as the next generation entrusted with carrying forward national ideals. As such, every child is entitled to the right to life, growth, and development, the right to participate actively in society, and protection from violence, discrimination, and violations of their civil rights and freedoms.When acts of violence or bullying occur within the school setting, they can lead to deep emotional consequences such as resentment, hatred, fear, and a diminished sense of self-worth. Students may develop fear or animosity toward their teachers, younger students may grow to resent and harbor grudges against their seniors, and unhealthy rivalries and conflicts can emerge among peers.The sociology of law is a field of study that explores the dynamic, reciprocal relationship between legal systems and the society in which they operate. It aims to analyze, interpret, and explain legal issues using an empirical and analytical lens, placing them within the broader context of social phenomena. From this perspective, legal norms established by the state are not the only standards of behavior; in practice, societies often adhere more strongly to unwritten social rules and norms.Sociologically, all forms of violence are viewed as abusive actions. Therefore, proactive and consistent efforts are essential to prevent violence and bullying in schools, in order to stop these behaviors from becoming persistent and normalized within the educational environment. ABSTRAK Anak merupakan aset berharga bagi masa depan bangsa dan generasi penerus cita-cita nasional. Oleh karena itu, setiap anak memiliki hak atas kelangsungan hidup, tumbuh kembang secara optimal, berpartisipasi dalam kehidupan sosial, serta mendapatkan perlindungan dari segala bentuk kekerasan, termasuk perlindungan atas hak-hak sipil dan kebebasan individu.Tindakan kekerasan atau bullying yang terjadi di lingkungan sekolah dapat menimbulkan dampak psikologis yang serius, seperti perasaan dendam, kebencian, ketakutan, serta hilangnya rasa percaya diri. Akibat dari kekerasan tersebut, peserta didik bisa saja mengembangkan rasa takut terhadap guru, adik kelas merasa tertekan oleh kakak kelas, dan terjadi konflik atau persaingan yang tidak sehat antar siswa.Sosiologi hukum merupakan cabang ilmu yang membahas hubungan timbal balik antara sistem hukum dan dinamika masyarakat. Disiplin ini berperan dalam memahami serta menjelaskan berbagai persoalan hukum melalui pendekatan yang bersifat empiris dan analitis, dengan melihatnya sebagai bagian dari fenomena sosial. Perspektif sosiologi hukum menunjukkan bahwa hukum formal negara bukan satu-satunya pedoman perilaku, sebab masyarakat sering kali lebih mematuhi norma-norma sosial yang berlaku secara tidak tertulis.Dalam pandangan sosiologis, segala bentuk kekerasan dipandang sebagai bentuk pelecehan. Oleh karena itu, diperlukan upaya pencegahan yang serius terhadap tindakan kekerasan atau bullying di lingkungan sekolah agar peristiwa serupa tidak terus berulang dan membudaya.
Implementasi Metode Qiro’ati Dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi Membaca Al-Qur’an Pada Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadits Di MIS Sambinae Kota Bima Abdussahid, Abdussahid; masitha, dewi; Yati, Umi; Arifin, Shokhibul
TADARUS Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v11i1.16660

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh Kurangnya minat dan motivasi siswa ini apabila ditelaah lebih lanjut melalui observasi awal ternyata disebabkan oleh beberapa faktor. Umumnya siswa mengatakan bahwa lemahnya kemampuan membaca Al-Qur’an terletak pada bahasa yang digunakan di dalam kitab suci Al-Qur’an adalah memahami makhorijul huruf  dan tajwid. Siswa menganggap materi membaca Al-Qur’an lebih sulit dibandingkan dengan materi yang lain sehingga banyak yang kurang termotivasi untuk membaca Al-Qur’an. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengunpulan data berupa metode observasi, metode interview/wawancara,  metode dokumentasi dan angket (kuesioner). Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui Implementasi dan efektifitas metode Qiro’ati dalam meningkatkan kemampuan literasi membaca Al-Qur’an pada Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadits siswa kelas V MIS Sambinae Kota Bima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Qiro’ati dapat meningkatkan kemampuan literasi membaca Al-Qur’an pada peserta didik. Dalam kegiatan ini tampak peserta didik sudah mampu membaca Al-Qur’an dengan baik  serta memahami kandungan dari Al-Qur’an. Pembelajaran Al-Qur’an Hadits berjalan dengan baik dan meningkatkan kemampuan literasi membaca Al-Qur’an siswa. Pelaksanaan pembelajaran dengan metode Qiro’ati ini pada siklus II lebih baik daripada siklus I. Kekurangan pada siklus I telah diperbaiki pada siklus II, yaitu alokasi siwa dapat mengikakan belajar membaca Al-Qur’an dengan baik. Motode Qiro’ati ini sangat cocok dan efktiv sekali untuk meningkatkan kemampuan literasi membaca Al-Qur’an bagi siswa kelas V di MIS Sambinae kota Bima.
Penerapan Strategi Pembelajaran Crossword Puzzle untuk Meningkatkan Kreativitas dan Berfikir Kritis Siswa pada Pembelajaran Kelas IV di MIS Sambinae Kota Bima Nurwahidah, Nurwahidah; Ruslan, Ruslan; Masitha, Dewi; Nurhidayanti, Nurhidayanti
TADARUS Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v11i2.17950

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan strategi pembelajaran crossword puzzle untuk meningkatkan kreativitas dan berfikir kritis siswa pada pembelajaran IPA kelas IV MIS Sambinae Kota Bima. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus memuat perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Tehnik Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, pre test dan post test, angket dan dokumentasi. Hasil observasi menunjukkan permasalahan rendahnya kreativitas dan berfikir kritis peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran crossword puzzle dapat meningkatkan kreativitas dan berfikir kritis siswa. Pada Prasiklus kemampuan kreativitas memperoleh presentase sebanyak 66,93% berada pada kategori sedang, sedangkan pada siklus I kreativitas memperoleh presentase sebanyak 79,73%  berada pada kategori sedang dan pada siklus II memperoleh presentase sebanyak 86,33% berada pada kategori tinggi. Kemampuan berfikir kritis siswa juga mengalami peningkatan secara signifikan dari beberapa siklus seperti pada prasiklus presentase yang diperoleh yaitu sebanyak 60,08 berada pada kategori rendah, sedangkan pada siklus I berfikir kritis memperoleh presentase sebanyak 77,75% berada pada kategori sedang dan  pada siklus II kemampuan berfikir kritis memperoleh presentase sebanyak 85,66% berada pada kategori tinggi. Hal ini menujukan bahwa penerapan strategi pembelajaran crossword puzzle selain dapat meningkatkan kreativitas dan berfikir kritis siswa, juga dapat meningkatkan hasil belajar/kemampuan kognitif siswa.
Implementasi Program Tahfidz Qur’an dalam Pembentukan Karakter Religius pada Siswa Madrasah Ibtidaiyah Zilfan, Muhammad; Ilham, Ilham; Masitha, Dewi
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 4 No. 4 (2024): August
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v4i4.336

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan program tahfidz Qur’an pada kelas V di MIN Kota Bima, kemudian untuk mengetahui faktor-faktor yang mendukung dan menghambat program tahfidz, serta implikasinya dalam membentuk karakter religius siswa. Penulisan ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini berlokasi di MIN Kota Bima. Informan kunci dalam penelitian ini adalah kepala sekolah guru pembina tahfidz Qur’an dan informan pendukungnya yaitu siswa kelas V yang mengikuti program tahfidz. Untuk mengumpulkan data, penulis melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Setelah data terkumpul, penulis menganalisis data. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa program tahfidz di MIN Kota Bima merupakan kegiatan yang menjadi program unggulan sekolah. Tujuan untuk mempelajari tahfidz Qur’an adalah untuk dapat menumbuhkan rasa kecintaan siswa terhadap Qur’an sesuai dengan visi yang kembangkan oleh madrasah yaitu “Terwujudnya Generasi Qur’ani Yang Santun Berprestasi Dalam Menyiapkan Pemimpin Masa Depan”. Selain itu, tahfidz Qur’an bertujuan sebagai sarana pembentukan karakter religius siswa. Pelaksanaan tahfidz Qur’an di MIN Tolobali menggunakan metode ummi dan talqin. Guru tahfidz berupaya untuk selalu membangkitkan semangat peserta didik dan memotivasi peserta didik dalam menghafal. Dengan memaksimalkan penggunaan metode serta faktor pendukung lainnya, program tahfidz pada kelas V di MIN Kota Bima dapat membentuk karakter siswa yang lebih mencintai dan menjaga Qur’an serta menciptakan generasi-generasi ahlul Qur’an dan mampu mencerminkan karakter siswa seperti kerja keras, disiplin, gemar membaca, dan tanggung jawab.
Implementation of Literacy Culture as a Strategy in Improving the Public Speaking Ability of Elementary School Students Fitrianingsih Fitrianingsih; Dewi Masitha; Abdussahid Abdussahid
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 15 No. 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v15i2.2713

Abstract

The implementation of literacy culture has a strategic role in developing students' public speaking skills, especially at the primary school level. This research was conducted at SDN 14 Sadia, Bima City to address the challenge of students' low courage and skills in public speaking. The literacy culture implemented at the school not only focuses on reading and writing activities, but is also directed at strengthening speaking skills, through activities such as reading aloud, group discussions, presentations and storytelling. The purpose of this study is to find out to what extent the implementation of literacy culture can significantly improve students' public speaking skills. This study used a qualitative approach with a descriptive method. Data was collected through observation, interviews with teachers and students, and documentation of literacy activities conducted at school. The results showed that there was a significant improvement in students' public speaking skills after the consistent implementation of the literacy culture strategy. Students became more confident, able to convey ideas coherently, and use the right intonation and expression when speaking in public. This success was supported by full support from teachers, parental involvement and the integration of literacy culture in various subjects. This study recommends that literacy culture should continue to be developed as an effective strategy in building students' communication competence from an early age as it has a positive impact not only on academic aspects but also on character development and 21st century skills.
Peran Guru dalam Menanamkan Karakter Disiplin Siswa melalui Nilai-nilai Pancasila pada Kelas 1 di SDN 51 Rite Kota Bima Falmuriati; Masitha, Dewi; Wahyuningsih, Sry
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i2.2850

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui peran guru dalam menanamkan karakter disiplin siswa melalui nilai-nilai pancasila pada kelas 1 di SDN 51 Rite Kota Bima, serta mengetahui Faktor apa saja yang mendukung dan menghambat guru dalam menanamkan karakter disiplin siswa melalui nilai-nilai Pancasila di kelas 1 SDN 51 Rite Kota Bima. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa guru memiliki peran kunci dalam membentuk karakter disiplin siswa melalui nilai-nilai Pancasila di kelas 1 SDN 51 Rite Kota Bima. Faktor pendukung dan penghambat dalam proses ini meliputi kerja sama antara guru dan orang tua, lingkungan, serta pendekatan pedagogis. Penelitian ini menekankan pentingnya kerja sama antara sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang positif dan mendukung bagi siswa dalam membentuk karakter disiplin yang baik.
OPTIMALISASI BUDAYA LITERASI (CALISTUNG) DALAM MENUMBUHKAN MINAT BACA SISWA KELAS VI SDIT INSAN KAMIL KOTA BIMA Ine Kris Damayanti; Dewi Masitha; Hermansyah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The reading interest of the community, especially school children in Indonesia, is still very low. Education in Indonesia is still far behind when compared to developed countries. One indicator of successful education is students who have broad insight and knowledge. Students who have broad insight are students who like to read. The success of education is not measured by the number of students who get the highest score in a particular subject, but the number of students who like to read or commonly known as literacy. The success of education is not measured by the number of students who get the highest score in a particular subject, but the number of students who like to read or commonly known as literacy. This study aims to analyze the optimization of literacy culture of reading, writing, and writing and effective strategies in developing literacy culture in fostering reading interest in class VII students of SDIT Insan Kamil, Bima City. This study uses a qualitative research method with an Exploration Case Study approach. This approach has special attention to the phenomena studied, focuses on the activities of the research subjects, reveals problems, presents data, analyzes data, and obtains data through direct observation. The results of this study indicate that some students in grade VII of SDIT Insan Kamil, Bima City, still have a lack of interest in reading even though a reading literacy program has been held once a week. It can be concluded by researchers that when literacy activities are held in schools there are still students who are less interested in reading, what if literacy activities are not held. It is likely that the school will be far from advanced foreign schools and the generation that is born will be less qualified.
Country Of Origin, Brand Experience, Brand Trust Terhadap Purchase Decision Melalui Brand Loyalty Sebagai Variabel Intervening Masitha, Dewi; Rifda Fitrianty, Rachmad Hidayat, Sri Rahayu,
Jurnal Mirai Management Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v10i1.8797

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh country of origin, brand experience, brand trust terhadap purchase decision melalui brand loyalty sebagai variabel intervening pada pengguna iPhone di wilayah Madura. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pengguna iPhone di wilayah Madura, yakni di kabupaten Bangkalan, kabupaten Sampang, kabupaten Pamekasan dan kabupaten Sumenep dengan menggunakan penyebaran kuesioner online berupa penyebaran link google form dan kuesioner offline berupa penyebaran kertas angket. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 100 responden dengan kriteria konsumen yang sudah menggunakan iPhone di wilayah Madura. Penelitian ini menggunakan data primer dalam penyusunannya. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan Structural Equation Model (SEM) dengan Partial Last Square (PLS) untuk pengujian pengaruh variabel dan menggunakan SPSS untuk analisis pada karakteristik responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa country of origin dan brand experience secara langsung tidak berpengaruh signifikan terhadap purchase decision, sedangkan brand trust berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase decision iPhone di wilayah Madura. Copuntry of Origin dan Brand Trust berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand loyalty, sedangkan brand experience tidak berpengaruh signfikan terhadap brand loyalty. Brand loyalty tidak dapat memediasi brand experience dan brand trust terhadap purchase decision, namun brand loyalty dapat memediasi country of origin terhadap purchase decision iPhone di wilayah Madura.