Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGEMBANGAN LKS PENGAMATAN DAN MEDIA PREPARAT BAKTERI UNTUK SISWA KELAS X SMA PADA MATERI EUBACTERIA RUWAIDA, ULYA
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu materi biologi yang dapat disampaikan dengan baik melalui kegiatan pengamatan adalah materi Eubacteria. Kegiatan pengamatan spesimen bakteri pada LKS dapat ditunjang dengan adanya media preparat bakteri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan LKS pengamatan dan media preparat bakteri, mendeskripsikan validitas LKS dan media berdasarkan hasil validasi ahli, mendeskripsikan efektifitas LKS dan media berdasarkan ketuntasan indikator dan respons siswa, serta mendeskripsikan kepraktisan LKS dan media berdasarkan aktivitas siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada model Research & Development. Bakteri yang digunakan dalam penelitian ini adalah bakteri asam laktat dari dua larutan fermentasi yang berbeda serta bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Uji coba terbatas dilaksanakan di SMAN 1 Gedangan Sidoarjo pada bulan Agustus 2016. Hasil validasi LKS dan media memperoleh kelayakan sebesar 94,78% dan 95,24% dengan interpretasi sangat layak. LKS dan media preparat bakteri dinyatakan sangat efektif ditinjau dari ketuntasan hasil belajar sebesar 93,33%, respons siswa sebesar 98,34% dan 98,96%. LKS pengamatan dan media preparat dinyatakan sangat praktis ditinjau dari aktivitas siswa sebesar 98,54%. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa LKS materi Eubacteria dan media preparat bakteri layak dari segi validitas, keefektifan, dan kepraktisan. Kata Kunci: Lembar Kegiatan Siswa, Media Preparat Bakteri, Validitas, Kepraktisan, dan Keefektifan
Implementasi Pembelajaran Problem Based Learning Berorientasi Socio-Scientific Issues untuk Meningkatkan Keterampilan Pemecahan Masalah Oktaviana, Rina; Aurora, Zevira Fransisca; Prasetyo, Opik; Ruwaida, Ulya; Fajeriadi, Hery; Aulia, Nurul
Biocaster : Jurnal Kajian Biologi Vol. 5 No. 4 (2025): October
Publisher : Lembaga Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kamandanu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/biocaster.v5i4.663

Abstract

Problem-solving skills are an essential aspect that learners must have to deal with complex problems in real life. However, various studies show that students in Indonesia still have a low level of ability in this aspect. This study aims to measure the improvement of problem-solving skills through the application of Problem-Based Learning (PBL) based on Socio-Scientific Issues (SSI) on the topic of environmental change. This study uses a pre-experimental method with a one-group pretest-posttest design involving 34 students of class XI MIPA 1 at SMAN 1 Banjarmasin for the 2025/2026 school year. Sample selection was carried out by total sampling technique. The post-test results showed that the students' problem-solving skills were in the good category, with an average of 83.15%. MANOVA's analysis produced a significance value of 0.000 (< 0.05) which confirms that SSI-based PBL has a significant influence on improving problem-solving skills while fostering students' awareness of environmental conservation efforts. The findings of this research are expected to be a practical guide for educators in designing learning that is able to foster problem-solving skills as one of the competencies of the 21st century.
Pelatihan Hidroponik sebagai Pendukung Optimalisasi Kemandirian Pangan Keluarga di Lingkungan Lahan Basah Ruwaida, Ulya; Fransisca Aurora, Zevira; Putra, Aminuddin Prahatama; Ajizah, Aulia; Arsyad, M.; Rezeki, Amalia; Amintarti, Sri; Mahrudin, Mahrudin; Riefani, Maulana Khalid; Utami, Nurul Hidayati; Aulia, Nurul
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20014

Abstract

Background: Lingkungan lahan basah memiliki tingkat kemasaman rendah yang menyebabkan sayuran sulit tumbuh. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan wawasan kepada mahasiswa tentang budidaya hidroponik sehingga menciptakan efek keberlanjutan yang bermanfaat baik bagi individu maupun keluarga. Tujuan pelatihan ini yaitu optimalisasi kemandirian pangan keluarga, serta mendukung keberlanjutan ekonomi peserta melalui hidroponik. Metode: Kegiatan pelatihan dilakukan melalui metode pendidikan masyarakat dengan pendekatan partisipatif dan edukatif pada mahasiswa Pendidikan Biologi. Selain itu, pelatihan ini diharapkan mampu menjadi salah satu solusi pangan mandiri. Hasil: Produksi berbagai bahan pangan, khususnya sayur dan buah secara mandiri serta pemilihan jenis tanaman yang sesuai dengan kebutuhan gizi keluarga sangat diperlukan guna mencegah penyakit. Kegiatan pelatihan hidroponik skala rumah tangga untuk lingkungan lahan basah di Kalimantan Selatan terbukti terlaksana dengan baik. Kesimpulan: Pelatihan terbukti efektif meningkatkan kesadaran, kepedulian, dan keterampilan mahasiswa terhadap alternatif kemandirian pangan skala rumah tangga.
From Culture to Science: Exploring Scientific Knowledge in the Making of Wadi, a Traditional Dish of the Dayak and Banjar Silvita; Prasetyo, Opik; Ruwaida, Ulya; Aurora, Zevira Fransisca; Oktaviana, Rina
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 12 (2025): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i12.12413

Abstract

Traditional food processing practices often contain implicit scientific knowledge that can be systematically analyzed and explained using modern science. This study examines the scientific knowledge embedded in the traditional preparation of Wadi, a fermented fish product of the Dayak and Banjar communities. The research aims to identify and describe forms of scientific knowledge represented in each stage of the Wadi-making process. This study employed a qualitative descriptive method using documentation analysis. Data were collected from selected written and visual sources that clearly describe the stages of Wadi production. The data were analyzed by mapping traditional practices to scientific concepts in food science. The results indicate that the preparation of Wadi embodies multiple forms of scientific knowledge, including osmosis in the salting process, salt-based preservation through microbial inhibition, lactic acid fermentation, moisture control, and biochemical transformations such as protein hydrolysis. These findings demonstrate that traditional culinary practices are not merely cultural activities but also reflect systematic scientific knowledge consistent with principles of microbiology, biochemistry, and food preservation. In conclusion, the scientific knowledge identified in the making of Wadi has strong potential to support contextual and culturally relevant science learning by connecting everyday practices with formal scientific concepts.