Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PELATIHAN MEMBUAT SABLON KAOS DAN GELAS UNTUK MENINGKATKAN KETRAMPILAN DAN EKONOMI MASYARAKAT KAMPUNG KADU TANGERANG Jainuri, Jainuri; Maesaroh, Siti; Winanti, Winanti; Wiyono, Nuri; Lestari, Sri; Fayzhall, Miyv; Riyanto, Riyanto; Chyrinne, Ervana; Hutagalung, Dhaniel; Sukriyah, Sukriyah; Sihotang, Hotua; Ridwan, Muhammad; Riyanto, Gilang Fadhil; Maharani, Herlina; Goestjahjanti, Francisca; Gozali, Edy
Jurnal Abdimas Universitas Insan Pembangunan Indonesia Vol. 4 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : LPPM Universitas Insan Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58217/jabdimasunipem.v4i1.162

Abstract

Kebutuhan akan ketrampilan praktis dengan nilai ekonomi tinggi untuk remaja di Kampung Kadu saat era digital sangat penting. Kegiatan pelatihan membuat sablon kaos dan gelas menjadi salah satu kegiatan pemberdayaan remaja yang sangat dibutuhkan akibat permintaan sablon kaos dan gelas terus meningkat. Kegiatan bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar mengenai teknik sablon, mulai dari proses perancangan desain, persiapan alat dan bahan, hingga tahapan produksi pada media kaos dan gelas. Metode pelatihan dilakukan melalui metode ceramah, pendekatan praktik langsung (hands-on training), demonstrasi instruktur, dan pendampingan dalam pembuatan produk sablon. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta sebanyak 47 orang mampu memahami proses kerja sablon secara keseluruhan dan menghasilkan produk yang layak jual. Selain peningkatan keterampilan teknis, pelatihan ini juga mendorong tumbuhnya minat berwirausaha di kalangan remaja. Secara keseluruhan, kegiatan ini terbukti efektif dalam menumbuhkan kreativitas, kemandirian, serta potensi ekonomi melalui pemanfaatan industri kreatif
PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DEPARTEMEN PRODUKSI PADA PT BONCHA SUKSES MAKMUR PLANT CIKUPA TANGERANG Fitriana, Meli; NAPITUPULU, BONAR BJ; Hutagalung, Dhaniel
Jurnal Bisnis Manajemen dan Akuntansi Vol. 6 No. 2 (2024): JUBISMA
Publisher : LPPM UNIVERSITAS INSAN PEMBANGUNAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58217/jubisma.v6i2.167

Abstract

Penelitian ini bertujuan unttuk menganalisis pengaruh motivasi kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan di Departemen Produksi PT Boncha Sukses Makmur. Kinerja karyawan merupakan faktor penting dalam keberhasilan suatu perusahaan, dan dipengaruhi oleh berbagai aspek, termasuk motivasi kerja dan lingkungan kerja. Penelitian ini bersifat asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dan sampel yaitu seluruh karyawan departemen produksi PT Boncha Sukses Makmur Plant Cikupa Tangerang,dengan teknik sampling jenuh,data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh dari hasil kuesioner. Berdasarkan hasil data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif motivasi kerja terhadap kinerja karyawan sebesar 0,59 serta pengaruh positif lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan sebesar 0,36 dan terdapat korelasi yang kuat antara motivasi kerja terhadap kinerja karyawan sebesar 77,2% dan 60,2% antara lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan.
PENGARUH PERSEPSI HARGA DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SEPATU BRAND LOKAL PRAYERKIDS Nurulita, Sifa; Gazali, Gazali; Hutagalung, Dhaniel
Jurnal Bisnis Manajemen dan Akuntansi Vol. 7 No. 2 (2025): JUBISMA
Publisher : LPPM UNIVERSITAS INSAN PEMBANGUNAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58217/jubisma.v7i2.223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh persepsi harga terhadap keputusan pembelian, (2) pengaruh kualitas produk terhadap keputusan pembelian, dan (3) pengaruh persepsi harga dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian sepatu brand lokal Prayerkids. Subjek penelitian ini adalah konsumen dengan jumlah responden sebanyak 97 orang. Metode pengumpulan data dilakukan melalui survei dengan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara kuantitatif dengan bantuan aplikasi SPSS versi 27. Teknik analisis data meliputi analisis deskriptif, inferensial, skala Likert, serta sampling technique. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) persepsi harga (X1) berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai sig 0,000 < 0,05 dan thitung 17,953 > ttabel 1,985, (2) kualitas produk (X2) berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai sig 0,001 < 0,05 dan thitung 17,676 > ttabel 1,985, (3) hasil uji simultan F diperoleh nilai sig 0,000 < 0,05 dan Fhitung 214,317 > Ftabel 3,09. Dengan demikian, persepsi harga (X1) dan kualitas produk (X2) secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sepatu Prayerkids
PELATIHAN MANAJEMEN KEUANGAN BAGI PELAKU USAHA KAOS SABLON DI DESA KADU KECAMATAN CURUG TANGERANG Jainuri, Jainuri; Maesaroh, Siti; winanti, winanti; Basuki, Sucipto; Sukriyah, Sukriyah; Riyanto, Riyanto; Wiyono, Nuri; Hutagalung, Dhaniel; Silitonga, Nelson; Pasaribu, Ryan Lucky Bahara; Simorangkir, Alexandro Pardamean; Sakhroji, Sakhroji; Parulian, Evan; Tumimbang, Wilmar; Chyrine, Ervana; Lestari, sri; Fayzhall, Miyv; Maharani, Herlina; Ananta, Rezky; Sihotang, Hottua; Desya, Nabilah
Jurnal Abdimas Universitas Insan Pembangunan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2026): Agustus-2026
Publisher : LPPM Universitas Insan Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58217/jabdimasunipem.v4i2.177

Abstract

Sampai saat ini masih banyak pelaku usaha di Desa Kadu Kecamatan Curug mencampur antara uang pribadi dan uang usaha yang berdampak keberlanjutan usaha. Mayoritas pelaku usaha kaos sablon belum menerapkan manajemen keuangan secara optimal sehingga mengalami kesulitan dalam mengelola arus kas, menentukan keuntungan, dan mengembangkan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya manajemen keuangan bagi pelaku usaha dalam meningkatkan kinerja dan keberlangsungan bisnis. Metode yang digunakan dengan metode ceramah dan diskusi melalui tanya jawab secara langsung. Selain itu peserta praktek secara langsung membuat pencatatan keuangan secara sederhana. Kegiatan diikuti oleh 22 orang pelaku usaha dan 15 orang dosen dan 4 orang mahasiswa. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) dapat memberikan pengetahuan dan pengalaman dalam penerapan manajemen keuangan yang baik dapat membantu pelaku usaha dalam pengambilan keputusan, pengendalian biaya, peningkatan profitabilitas, serta menjaga stabilitas keuangan perusahaan. Oleh karena itu, pelaku usaha perlu memahami dan menerapkan prinsip-prinsip manajemen keuangan guna mencapai tujuan usaha secara berkelanjutan