Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Kisah Nuh Dan Terjadinya Air Bah Di Bumi: Tindakan Kasih Karunia Allah Berdasarkan Kejadian 6-9 Pane, Erikson; Sagala, Rudolf Weindra; Pane, Exson; Sinaga, Janes
Manna Rafflesia Vol. 9 No. 1 (2022): Oktober
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Arastamar Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.33 KB) | DOI: 10.38091/man_raf.v9i1.269

Abstract

The purpose of the study is for everyone to understand the meaning of why God sent down the flood in the days of Noah's life, so that everyone can live righteously in this day and age. The story of Noah and the occurrence of the flood is to tell how God saved life on earth when the people who lived in it grew evil from time to time. God told Noah to build the Ark according to the details that God gave as a means of salvation when the flood destroyed life on earth. The flood was God's way of reconstructing the earth and life on it without re-creating, by saving Noah and his family as pious people at that time. This research was conducted with a qualitative method by collecting data from various bibliography such as Bibles, books and journal manuscripts. Through this research, it is hoped that everyone will understand God's love and plan for His people, even in the event of a disaster.
Tradisi Sapatu Linongkawit di Desa Tandengan Analisis Teologis Berdasarkan 1 Korintus 9:19-22 Rondonuwu, Lerry Donald; Hendriks, Alvin C; Sagala, Rudolf Weindra
Jurnal Christian Humaniora Vol 6, No 2 (2022): November 2022
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46965/jch.v6i2.1611

Abstract

AbstrakTujuan Penelitian ini adalah untuk mengangkat nilai perdamaian dalam masyarakat Minahasa yang memiliki disparitas opini antara budayawan dan agamawan di Minahasa khususnya di desa Tandengan yaitu dalam meletakkan posisi sepatu di dalam peti jenazah dari seorang yang telah meninggal. Untuk mencapai tujuan itu, penelitian ini mengunakan metode kualitatif analisis deskriptif fenomenologi terhadap tradisi sapatu linongkawit melalui pendekatan etnografi dan melalui pendekatan historical-kontekstual terhadap pengkhotbah 9:5b untuk memahami dasar pemikiran yang berbeda dari dua kelompok ini sekaligus untuk mencari titik temu antara keduanya sebagai upaya mewujudkan perdamaian antara budaya dan agama/dokmatika dalam masyarakat Minahasa. Titik temu yang diperoleh merupakan kebaruan dalam artikel ini yatiu bahwa rasa kemanusiaan dalam membangun hubungan sosial di antara sesama manusia menempati prioritas pertama dalam hati setiap orang dan perlu bersikap sosial yang positif dalam berinteraksi dengan sesama, selain itu tradisi ini menarik juga karena mengandung nilai kekeluargaan yang berbanding lurus dengan ajaran agama juga memiliki nilai budaya wisata yang bisa menambah income desa. 
Konflik dan Resolusi Konflik Pembangunan Gedung Ibadah Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Lasiana Kota Kupang Ludji, Joy Ferdinand; Sagala, Rudolf Weindra; Nainggolan, Bartolomeus Diaz
Immanuel: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Vol 4, No 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46305/im.v4i1.167

Abstract

Conflict in church life provides opportunities for the emergence of evil forces that can bring the church to defeat. However, conflicts can actually be handled effectively if effective conflict handling patterns are applied. This study analyzes conflicts and conflict resolusions in the construction of the Seventh Day Adventist Church (GMAHK) worship building in Lasiana Kupang City. In this study researchers used qualitative methods using descriptive approaches from anthropology, ethnography and law. The impact of the conflict that occurs will result in the loss of harmonization in social life and the fading of social relations between communities. With the deliberation and negotiation of establishing a cooperative relationship, the community no longer objects to the establishment of the GMAHK Lasiana worship building, because the community believes that tolerance is important, brotherly love needs to be maintained as a binder for cross-denominational Christian congregations. AbstrakKonflik dalam kehidupan bergereja memberikan peluang munculnya kuasa kejahatan yang dapat membawa gereja ke dalam suatu kekalahan. Akan tetapi, konflik itu sesungguhnya dapat ditangani secara efektif bila diterapkan pola penanganan konflik yang efektif pula. Penelitian ini menganalisis konflik dan resolusi konflik pembangunan Gedung ibadah Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Lasiana Kota Kupang. Dalam studi ini peneliti menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif dari antropologi, etnografi dan hukum. Dampak dari konflik yang terjadi akan mengakibatkan hilangnya harmonisasi dalam berkehidupan bermasyarakat dan lunturnya hubungan sosial antar masyarakat. Dengan adanya musyawarah dan negosiasi menjalin hubungan kerjasama, maka masyarakat tidak lagi merasa keberatan dengan adanya pendirian gedung ibadah GMAHK Lasiana, karena masyarakat percaya bahwa toleransi itu penting, kasih persaudaraan perlu dijaga sebagai pengikat jemaat Kristen lintas denominasi.