Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENGEMBANGAN MP-ASI LOKAL UNTUK MEMPERSIAPKAN GENERASI EMAS 2045 DAN PEMBERDAYAAN PROGRAM STBM SERTA MENCAPAI DESA ODF DI DESA CABANG EMPAT KECAMATAN ABUNG SELATAN, KABUPATEN LAMPUNG UTARA sumardilah, dewi; Indriyani, Reni; Muliani, Usdeka; Prianto, Nawan; Sutarto, Sutarto
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v9i1.525

Abstract

Pengabdian masyarakat dengan skema Program Pengembangan Desa Mitra ini, berjudul Pengembangan MP-ASI Lokal untuk mempersiapkan Generasi Emas 2045 dan Pemberdayaan Program STBM serta mencapai Desa ODF di Desa Cabang Empat Kecamatan Abung Selatan Kabupaten Lampung Utara. Tujuan umum kegiatan adalah meningkatkan ketrampilan kader dalam menyiapkan MP-ASI dan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam melaksanakan Sanitasi Total berbasis Masyarakat menuju Desa ODF. Tujuan khusus: 1) praktik membuat MP-ASI dengan memanfaatkan bahan makanan lokal 2) pendampingan pembuatan dan pemasangan jamban, 3) pencapaian predikat desa ODF. Berdasarkan Survei status Gizi Balita Indonesia (SSGI) 2019 didapatkan prevalensi balita Stunting menurut Provinsi, jumlah stunting di Provinsi Lampung tahun 2013 sebesar 42,6%, pada tahun 2018 sebesar 27,3%, dan pada tahun 2019 sebesar 26,3%.  Dari hasil tersebut, Provinsi Lampung mengalami penurunan jumlah persentase balita Stunting. Berdasarkan SSGBI 2019 prevalensi stunting di Kabupaten Lampung Utara tahun 2013 sebesar 32,44% dan di tahun 2019 sebesar 38,56%. Dari hasil tersebut dapat dikatakan Kabupaten Lampung Utara megalami peningkatan. Stunting merupakan masalah kesehatan yang terjadi karena asupan gizi yang tidak mencukupi selama periode seribu hari pertama kehidupan (HPK). Salah satu penyebab stunting di Propinsi Lampung adalah tidak optimalnya intake gizi seimbang dan rendahnya cakupan Stimulasi Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang pada Balita. Desa Cabang Empat Kecamatan Abung Selatan Kabupaten Lampung Utara merupakan Desa locus stunting di Kabupaten Lampung utara dengan jumlah balita stunting sebanyak 15 orang (Hasil Penimbangan, Agt-2023).  Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pemberdayaan masyarakat terutama Kader Posyandu. Untuk mencapai Generasi Emas di tahun 2045 banyak faktor yang harus dibenahi terutama faktor lingkungan dan perilaku masyarakat.
Analysis Of Service Facilities On The Distribution Pattern Of Stunting Toddlers Sutarto, Sutarto; Sari, Ratna Dewi Puspita; Trijayanthi, Winda; Indriyani, Reni
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 10, No 1 (2025): March
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jika.v10i1.2966

Abstract

Stunting is a serious health issue in Indonesia, particularly affecting toddlers and their physical and cognitive growth. Nutritional, health, environmental, and socio-economic factors and health service facilities play significant roles. This study analyzes service determinants and their influence on stunting distribution patterns. The findings are expected to offer recommendations for reducing stunting prevalence through improved health service quality, optimal agricultural land use, and better food facilities. The research conducted in Pesawaran Regency, Lampung Province, uses a qualitative approach to analyze stunting distribution with health services via the QGis application. Subjects were stunted toddlers, with coordinate data collected by a survey team and additional information from parent interviews. The analysis shows stunting is evenly distributed, with high concentrations in central, northern, and southern coastal areas. Despite widespread health center access, no clear relationship exists between proximity to health centers and reduced stunting. Geographical factors, clean water availability, and food facilities impact stunting distribution. Expanding agricultural land and evenly distributing health workers are necessary to mitigate stunting
Analisis Penggunaan Digital Payment: Modifikasi Teori Technology Acceptance Model Indriyani, Reni; Widyastuti, Umi; Yusuf, Muhammad
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 9 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v9i3.22988

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh antara variabel perceived ease of use, variabel perceived of risk, dan trust sebagai variabel mediasi terhadap digital payment usage khususnya aplikasi QRIS pada pelaku UMKM yang berlokasi di wilayah Jabodetabek dengan menggunakan modifikasi teori Technology Acceptance Model (TAM). Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan sumber data primer melalui penyebaran kuesioner yang dilakukan secara daring menggunakan Google Form. Sampel penelitian dipilih dengan menggunakan teknik convenience sampling. Kriteria sampel penelitian adalah UMKM yang menjadi merchant QRIS dan menggunakan QRIS sebagai alat pembayaran serta berlokasi di Jabodetabek. Jumlah sampel penelitian yang dikumpulkan sebanyak 224 sampel. Penelitian dilakukan dengan mengolah data menggunakan software SPSS 25 dan AMOS 26 dengan menggunakan model penelitian SEM-AMOS. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga hipotesis yang diterima antara lain perceived ease of use berpengaruh positif terhadap trust, trust berpengaruh positif terhadap digital payment usage, dan perceived ease of use berpengaruh positif terhadap digital payment usage serta dua hipotesis yang ditolak yaitu, perceived of risk tidak berpengaruh terhadap trust dan perceived of risk tidak berpengaruh terhadap digital payment usage.
Kader Prolanis dan Skrining Hipertensi - Diabetes Militus di Desa Marga Agung Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan Sutarto, Sutarto; Wardani, Dyah Wulan Sumekar Rengganis; Indriyani, Reni; Utama, Winda Trijayanthi
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 4 No. 1 (2019): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v4i1.2541

Abstract

Beberapa masalah gangguan penyakit dan menurunnya kekebalan tubuh, menimbulkan berbagai penyakit, antara lain Hipertensi - Diabetes Melitus (DM). Tim pengabdian Fakultas Kedokteran Unila bekerja sama dengan desa Marga Agung, melakukan kegiatan terintegrasi, untuk pembentukan kader pengelolaan penyakit kronis (prolanis) dan skrining hipertensi dan DM. Kegiatan ini mengutamakan pada kemandirian warga. Rumusan pada pengabdian ini bagaimana cara membentuk masyarakat desa Marga Agung yang tersangka Hipertensi dan DM secara mandiri dalam melakukan pengelolaan penyakit hipertensi dan diabetes melitus. Metode pengabdian dilakukan melalui pelatihan kader prolanis desa dan skrining warga ,Kegiatan berupa merencanakan kegiatan pembentukan kader prolanis, dan skrining hipertensi dan diabetes militus.Kegiatan pelatihan kader prolanis dengan hasil tren peningkatan nilai pengetahuan kader prolanis yang dilatih naik sangat tinggi dari minus 67% menjadi 64%. Hal ini terjelaskan bahwa nilai pengetahun pada rentang 0-40 dari 10 orang kader menjadi hanya 2 orang dan sebaliknya rentang nilai 61-100 dari 2 orang kader menjadi 9 orang kader. Kemudian dilakukan skrining didapatkan warga dengan gangguan Hipertensi dan Diabetes Melitus 29 orang.Kata Kunci : hipertensi, diabete militus, prolanis
Pemberdayaan Kemitraan Dukun Beranak pada Pelayanan Kesehatan Ibu -Anak dalam rangka Upaya Pencegahan Stunting di Desa Cipadang Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran (Desa Binaan Fakultas Kedokteran – Universitas Lampung) Sutarto, Sutarto; Sari, Ratna Dewi Puspita; Utama, Winda Trijayanthi; Graharti, Risti; Indriyani, Reni
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 6 No. 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v6i1.2973

Abstract

Stunting merupakan salah satu kondisi kekurangan gizi kronis disertai dengan komplikasi sakit. Stunting disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain perilaku ibu saat hamil dan pola asuh balita yang kurang baik. Penyakit infeksi secara langsung atau tidak langsung berkaitan dengan pelayanan kesehatan ibu dan anak. Dengan pertimbangan tersebut bahwa pelayanan kesehatan ibu dan anak sangat berpengaruh terhadap kejadian stunting. Kegiatan ini untuk membantu pelayanan kesehatan ibu dan anak oleh puskesmas, dengan melakukan pemberdayaan dukun beranak/bayi dalam rangka pencegahan stunting di desa Cipadang. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dukun beranak dan kader kesehatan dalam forum kemitraan dukun beranak/bayi dan bidan (puskesmas) dan terjalinnya hubungan kemitraan. Pelaksanaan pengabdian dengan metode penyuluhan ceramah kelompok dan lanjutkan diskusi. Pada hari yang berbeda dilakukan wawancara mendalam dan penyerahan bahan pokok kebutuhan keluarga sehari-hari. Untuk memndapatkan analisa ilmiah pada peningkatan hasil pengukuran tingkat pengetahuan peserta selanjutnya dilakukan analisa data statisitk uji beda berpasangan. Melalui penyuluhan dan diskusi terdapat peningkatan pengetahuan dukun beranak dan kader kesehatan dalam forum kemitraan dukun beranak/bayi dan bidan (puskesmas) di desa Cipadang dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak untuk mencegah kejadian stunting. Kata kunci: dukun beranak, pelayanan kesehatan, stunting
Pemanfaatan MPASI Susu Kefir Untuk Pencegahan Stunting di Desa Cipadang Sutarto, Sutarto; Sari, Ratna Dewi Puspita; Utama, Winda Trijayanthi; Indriyani, Reni
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 7 No. 2 (2022): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v7i2.3042

Abstract

Stunting merupakan salah satu kondisi kekurangan gizi kronis disertai dengan komplikasi sakit. Desa Cipadang merupakan salah satu desa yang mempunyai masalah stunting terbanyak di wilayah kerja Puskesmas Gedongtataan. Berbagai Upaya telah dilakukan oleh pemerintahan desa Cipadang untuk mengatasinya melalui kegiatan perbaikan gizi balita dan ibu hamil. Dengan mengembangkan pemberdayaan ibu balita dan kader Kesehatan dapat dilakukan melalui peningkatan pengetahuan dan praktikpembuatan aneka minuman susu kefir sebagai bentuk Makanan  Pendamping ASI (MP-ASI) lokal, untuk meningkatkan gizi anak balita khususnya anak usia di bawah 2 tahun, wanita hamil dan wanita menyusui. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah peningkatan pengetahuan tentang gizi anak, wanita hamil, wanita menyusui dan peningkatan ketrampilan ibu balita dan kader Kesehatan pada pembuatan berbagai aneka susu kefir untuk MP-ASI balita dan MP-ASI produk posyandu dalam rangka pencegahan stunting. Sasaran kegatan ini adalah ibu balita dan kader kesehatan, wanita hamil, wanita menyusui dan kaderposyandu di Desa Cipadang Kecmatan Gedong Tataan, Kabupaten  Pesawaran (desa Binan FK UNILA). Hasil kegiatan ini peningkatan pengetahuan dan ketrampilan kader posyandu dan ibu balita serta produk MP-ASI untuk  menambah variasi MP-ASI kegiatan saat kegiatan posyandu. Kata kunci : stunting, kefir, MP-ASI, gizi balita.
UPAYA PENINGKATAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI DUSUN BANJAREJO, DESA MERAK BATIN, KECAMATAN NATAR, KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Sutarto, Sutarto; Wardani, Nanda Fitri; Puspita Sari, Ratna Dewi; Utama, Winda Trijayanthi; Indriyani, Reni
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i2.3343

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) eksklusif merupakan kebutuhan vital bagi bayi selama enam bulan pertama kehidupan, namun cakupan pemberiannya di Indonesia masih rendah, khususnya di daerah dengan keterbatasan akses informasi kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman ibu hamil dan menyusui tentang pentingnya ASI eksklusif di Dusun Banjarejo, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Metode yang digunakan dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat (PKM) ini terdiri dari tiga tahap: persiapan dengan kajian literatur dan survei awal, pelaksanaan penyuluhan melalui ceramah, tanya jawab, dan demonstrasi praktik, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta secara signifikan, dengan rata-rata skor pre-test sebesar 3,33 yang meningkat menjadi 6,73 pada post-test, menghasilkan total peningkatan sebesar 102%. Peningkatan paling signifikan terlihat pada pertanyaan tentang cara mengatasi pembengkakan payudara dan durasi pemberian ASI eksklusif. Hasil ini mengindikasikan keberhasilan metode penyuluhan dalam meningkatkan pemahaman peserta mengenai ASI eksklusif dan praktik menyusui yang benar. Kesimpulannya, kegiatan PKM ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu mengenai ASI eksklusif, dan untuk keberlanjutan program, disarankan dilakukan penyuluhan rutin serta penguatan akses terhadap informasi dan fasilitas yang mendukung, agar target kesehatan nasional dapat tercapai dengan baik.