Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Government Strategies On Co-Operatives During The Covid-19 Pandemic In Supporting Economic Resilience Dalimunthe, Anantha Andhikatama; Suwito; Tumanggor, Muliahadi; Asmoro, Novky
Journal of Management Vol. 2 No. 2 (2023): July - December
Publisher : Yayasan Pendidikan Belajar Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemic disease outbreaks are one of the non-physical non-military threats with a public safety dimension, when the covid-19 pandemic that occurred in early 2020 affected the world economy as well as in Indonesia, one of the affected sectors was the Cooperative, especially regarding finance. This study uses Lykke's strategy theory which includes 3 (three) aspects of Ends (Purpose) explaining "what" is to be achieved, Ways (Ways) strategic concepts / actions and Means (Means) explaining what specific resources will be used in applying concepts to achieve goals that must be balanced there will be no risk with descriptive qualitative methods this paper discusses how the strategies implemented by the government in helping Cooperatives during the Covid-19 Pandemic in supporting Indonesia's economic resilience, the results obtained between the three policies issued by the government have been implemented by the institutions concerned have been balanced and the risks have been minimal and the strategy has been running in helping Cooperatives during the covid-19 pandemic
Pengaruh Sikap (Berdiri, Duduk, dan Tiarap) Terhadap Akurasi Penembakan Senjata Ringan SS1 V1 Mu 5.56 mm Jarak 100m Arif, Syamsul; -, Marsono; Asmoro, Novky
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7353

Abstract

Menembak adalah suatu keahlihan yang harus dimiliki setiap prajurit TNI untuk itu melakukan latihan menembak secara rutin agar keahlihan tetap terjaga, dalam latihan menembak terdapat 3 sikap yaitu berdiri, duduk dan tiarap perlu kita ketahui bahwa variasi sikap menembak mempunyai akurasi yang berbeda-beda maka diperlukan metode uji eksperiman untuk mengetahui akurasi terbaik menggunakan senjata SS1 V1 Pindad munisi 5.56mm dengan jarak tembakan 100m. Dari hasil uji eksperimen yang dilaksanakan diperoleh bahwa nilai dari sikap berdiri mecapai rata-rata nilai 70%, sikap duduk mencapai rata-rata nilai 82% sedangkan sikap tiarap mencapai rata-rata nilai 91%. dari hasil tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa sikap tiap mempunyai akurasi yang lebih baik dibandingkan dengan sikap berdiri dan duduk nilai tembakan mencapai 91%.
Gerilya Masa Kini: Integrasi Taktik Asimetris, Teknologi Otonom, dan Perang Hibrida Dalam Konflik Modern Hakim, Haekal; Asmoro, Novky
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7483

Abstract

Perang gerilya tidak lagi sekadar aktivitas militer berbasis fisik, melainkan telah berevolusi menjadi model operasi multi-domain yang memadukan teknologi, informasi, dan legitimasi populasi. Artikel ini mengkaji transformasi perang gerilya tradisional menuju perang hibrida modern yang memanfaatkan teknologi otonom seperti unmanned aerial systems (UAS), sistem robotik, dan kecerdasan buatan (AI). Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui kajian literatur sistematis dan analisis komparatif terhadap publikasi bereputasi (Scopus Q1 dan SINTA 2-4) periode 2016-2021. Hasil kajian menunjukkan tiga temuan utama: (1) prinsip-prinsip klasik gerilya yaitu mobilitas, dukungan rakyat, dan desentralisasi komando tetap relevan, (2) teknologi otonom dan operasi informasi meningkatkan efektivitas asimetri taktis, dan (3) perang siber serta dominasi narasi menjadi dimensi strategis dalam memenangkan legitimasi politik. Studi ini merekomendasikan penguatan unit kecil multi-domain, pembentukan SOP etis untuk penggunaan teknologi otonom, serta kebijakan nasional yang menyeimbangkan inovasi militer dan regulasi hukum internasional.