Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengaruh Sikap (Berdiri, Duduk, dan Tiarap) Terhadap Akurasi Penembakan Senjata Ringan SS1 V1 Mu 5.56 mm Jarak 100m Arif, Syamsul; -, Marsono; Asmoro, Novky
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7353

Abstract

Menembak adalah suatu keahlihan yang harus dimiliki setiap prajurit TNI untuk itu melakukan latihan menembak secara rutin agar keahlihan tetap terjaga, dalam latihan menembak terdapat 3 sikap yaitu berdiri, duduk dan tiarap perlu kita ketahui bahwa variasi sikap menembak mempunyai akurasi yang berbeda-beda maka diperlukan metode uji eksperiman untuk mengetahui akurasi terbaik menggunakan senjata SS1 V1 Pindad munisi 5.56mm dengan jarak tembakan 100m. Dari hasil uji eksperimen yang dilaksanakan diperoleh bahwa nilai dari sikap berdiri mecapai rata-rata nilai 70%, sikap duduk mencapai rata-rata nilai 82% sedangkan sikap tiarap mencapai rata-rata nilai 91%. dari hasil tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa sikap tiap mempunyai akurasi yang lebih baik dibandingkan dengan sikap berdiri dan duduk nilai tembakan mencapai 91%.
Gerilya Masa Kini: Integrasi Taktik Asimetris, Teknologi Otonom, dan Perang Hibrida Dalam Konflik Modern Hakim, Haekal; Asmoro, Novky
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7483

Abstract

Perang gerilya tidak lagi sekadar aktivitas militer berbasis fisik, melainkan telah berevolusi menjadi model operasi multi-domain yang memadukan teknologi, informasi, dan legitimasi populasi. Artikel ini mengkaji transformasi perang gerilya tradisional menuju perang hibrida modern yang memanfaatkan teknologi otonom seperti unmanned aerial systems (UAS), sistem robotik, dan kecerdasan buatan (AI). Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui kajian literatur sistematis dan analisis komparatif terhadap publikasi bereputasi (Scopus Q1 dan SINTA 2-4) periode 2016-2021. Hasil kajian menunjukkan tiga temuan utama: (1) prinsip-prinsip klasik gerilya yaitu mobilitas, dukungan rakyat, dan desentralisasi komando tetap relevan, (2) teknologi otonom dan operasi informasi meningkatkan efektivitas asimetri taktis, dan (3) perang siber serta dominasi narasi menjadi dimensi strategis dalam memenangkan legitimasi politik. Studi ini merekomendasikan penguatan unit kecil multi-domain, pembentukan SOP etis untuk penggunaan teknologi otonom, serta kebijakan nasional yang menyeimbangkan inovasi militer dan regulasi hukum internasional.
Strategy of Bekangdam Jaya in Logistic Distribution for Flood Disaster Mitigation in Jakarta Region 2020-2025 Zakaria, Zakaria; Hipdizah, Hipdizah; Asmoro, Novky
International Journal of Law Social Sciences and Management Vol. 3 No. 1 (2026): International Journal of Law Social Sciences and Management
Publisher : Yayasan Meira Visi Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69726/ijlssm.v3i1.246

Abstract

Flood disaster management in DKI Jakarta demands a rapid, precise, and coordinated logistics distribution strategy. As the center of government and economy, paralysis due to flooding in Jakarta has a systemic impact. Bekangdam Jaya, as a support unit of Kodam Jaya, plays a strategic role in supporting the Regional Government through the provision of infrastructure, personnel mobilization, and aid distribution during emergency response, in accordance with the mandate of Law Number 34 of 2004 concerning the TNI. The problem in this research is how Bekangdam Jaya's strategy in distributing logistics for flood disaster management in the Jakarta area. This study aims to analyze the capability of facilities and infrastructure (Means), the effectiveness of operational distribution (Ways), and to formulate a strategy for optimizing logistics distribution (Ends) using the Arthur F. Lykke Jr. strategy framework. The research method used is qualitative with a case study design. Data was collected through in-depth interviews with informants from Bekangdam Jaya and BPBD DKI Jakarta, field observations, and analysis of related documents. The results show that Bekangdam Jaya has strong logistics capabilities, including a transport fleet, rubber boats, field kitchens, and trained personnel. However, the effectiveness of distribution is still hampered by inter-agency coordination constraints, the accuracy of dynamic logistics needs data, and accessibility challenges in flooded areas. The discussion emphasizes the gap between potential capabilities and their realization in the field due to coordination friction and information systems. Optimization of the logistics distribution strategy requires strengthening civil-military interoperability through the refinement of joint Standard Operating Procedures (SOPs), the implementation of an integrated data system for real-time information management, and the decentralization of logistics by pre-positioning in flood-prone areas. With a strategy that is aligned between Ends, Ways, and Means, the effectiveness of the disaster logistics response can be increased, thereby supporting the acceleration of handling flood victims in Jakarta
Pemanfaatan Energi Surya Pada Alat Desalinasi Air Laut Berbasis IoT Dalam Ketahanan Energi Nasional: Utilisation of Solar Energy in IoT Based Seawater Desalination Equipment for National Energy Security Firdaus, M Raafi Aqil; Asmoro, Novky; Murtiana, Sri
Citizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/jimi.v6i1.1165

Abstract

Kekurangan pasokan air bersih telah menjadi masalah serius di banyak wilayah yang terletak di pesisir. Dalam upaya untuk mengatasi permasalahan ini, desalinasi air laut menjadi salah satu solusi yang bisa dilakukan. Sehubungan dengan permasalahan tersebut, penulisan karya ilmiah ini bertujuan untuk mengusulkan sebuah pendekatan inovatif yang menggabungkan desalinasi air laut dengan teknologi energi surya dan IoT untuk menyediakan air bersih secara efisien dan berkelanjutan. Dalam sistem ini, energi surya digunakan sebagai sumber daya utama untuk menggerakkan proses desalinasi. Sensor yang terhubung ke jaringan IoT digunakan untuk mengukur parameter penting seperti suhu dan EC air yang memungkinkan pemantauan secara real-time. Namun hasil dari proses desalinasi masih meninggalkan senyawa limbah yang berbahaya seperti timbal dan besi, sehingga perlu dilakukan filtrasi kembali dengan adsorben alami zeolit dan karbon aktif. Berdasarkan hasil pengukuran dan perhitungan dibutuhkan kapasitas PLTS sebesar 40,821 Wp dan kapasitas baterai dibutuhkan sebesar 790,815 Ah.