Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : J-CEKI

Konsep Manajemen Dakwah Berwirausaha dalam Perspektif Al-Qur’an Muhammad Farid Abi A; Hamidullah Mahmud
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 1: Desember 2023
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i1.2443

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Persepsi tentang Konsep bagaimana kita me- Manage wirahusaha dalam perspektif Al-Quran. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan pada studi pustaka yang membahas wirausaha Enterpreneurship secara perspektif AL-Quran. Manajemen Dakwah yakni bidang ilmu pengetahuan yang dapat dipahami bahwa dalam konsep berdakwah bukan hanya kita menjadi seorang Da’I saja, dalam hal lain seseorang dapat memperluas ajaran agama Islam dari banyak hal. Sebab islam yang dapat difahami adalah Agama yang Universal, di dalam nya siapa orang yang memeluk agama islam dengan baik dengan seluruh aspek kehidupan yang telah diatur oleh Allah Swt, yang mana dalam aturannya itulah tidak membawa manusia dalam suatu kerusakan dan ke dhaliman. Sebab Allah tidak ada sedikitpun kepentingan dalam umat manusia apa yang telah di putuskan nya dalam menjalankan kehidupan di dunia, namun dalam aturan Firman-firman Allah Swt tidak lain memberikan manfaat yang banyak bagi manusia yang menjalankan nya. Misalnya seperti perdagangan; jika kita sebagai umat mukmin berdagang sesuai dengan aturan Allah Swt, maka tidak akan ada kerugian bagi siapa dia yang menjalankannya maupun bagi konsumen, produsen maupun masyarakat secara umum. Dan dalam produsen Allah melarang umat nya mencampurkan barang dagangan nya dengan barang haram (yang mana dapat membahayakan bagi tubuh) dalam suatu produksi, lalu dalam suatu pembuangan limbah yang umumnya dapat di perhatikan sebab pentingnya kesehatan bagi masyarakat lain. Maka dalam konsep berwirausaha bagi seorang mukmin baiknya harus menghadirkan Allah Swt dengan berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah guna tercapainya keuntungan Dunia dan Akhirat. Sebab secara konvensional keuntungan dalam berusaha bukan hanya secara materi, perlunya keberkahan dalam berniaga. Demikian juga dapat munculnya karakter Muslim dalam diri. Seluruhnya berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah.
Pengorganisasian Perspektif Al-Qur’an Irfan Syuhudi; Hamidullah Mahmud
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 1: Desember 2023
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i1.2459

Abstract

Manusia diciptakan oleh Allah ﷻ dengan karakter sebagai makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendirian dan akan selalu butuh manusia lainnya di semua bidang yang bersinggungan dengan kehidupan di dunia baik disadari maupun tidak. Kondisi inilah yang mengharuskan manusia itu mengelola kehidupannya dengan terorganisir, terstruktur dan tertata rapih dengan konsep serta perencanaan yang tersusun dalam menajalankan dan memanfaatkan fungsi manajemen yang baik agar tidak menyusahkan atau membebani manusia lainnya. Fungsi manajemen Organizing atau pengorganisasian ini hakikatnya merupakan fitrah atau naluri bawaan manusia itu sendiri dan juga sebagai sunnatullah yaitu suatu kegiatan yang menjadi takdir manusia yang diciptakan oleh Allah ﷻ yang juga dilakukan oleh Sang Pencipta saat mengatur dan mengorganisir seluruh makhluk di alam semesta setelah tercipta dengan sempurna. Adapun manusia bisa mengetahui bagaimana cara melaksanakan pengorganisasian ini dengan jalur syariat Islam adalah melalui penghayatan dan penelitian Al-Qur’an kemudian diimplementasikan di kehidupan sehari-hari dan dalam seluruh kegiatan dakwah Islam agar menghasilkan yang terbaik untuk ummat dan bangsa. Barometer inilah yang bisa difahami tentang perilaku pengorganisasian melalui perspektif Al-Qur’an dengan mengungkap ayat-ayat Qur’an bersamaan dengan perkataan ulama tafsir di kitab-kitab tafsir. Ini menjadi bukti kongkrit yang sangat jelas bahwa tidak dipungkiri betapa agama Islam yang dipedomankan dengan kitab suci Al-Quran ini berfungsi sebagai way of life yakni pedoman hidup manusia yang didalam isi kandungannya tidak hanya membahas ibadah, kisah dan hukum-hukum akan tetapi seluruh kehidupan manusia dari hal terkecil sampai terbesar termasuk membahas salah satu fungsi manajemen yang penting ini yaitu Organizing atau Pengorganisasian.
Kewirausahaan dalam Perspektif Al-Qur’an Muhammad Rezky Pratama Marsudi; Hamidullah Mahmud
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13923

Abstract

Islam adalah agama yang tidak hanya memberikan pedoman dalam hal spiritual, tetapi juga hal duniawi, termasuk menjalankan bisnis. Kontribusi utama penelitian ini adalah menjelaskan peran agama dalam mengelola perusahaan dibandingkan dengan karakteristik seorang wirausahawan dan pemimpin yang mengamalkan ajaran Islam dalam menjalankan bisnis. Prinsip-prinsip ini ditujukan bagi para pemimpin dan wirausahawan yang ingin menerapkan kepemimpinan dan kewirausahaan sesuai dengan tuntunan Islam. Karakteristik muslimpreneur mengarahkan pelaku usaha muslim untuk menjalankan kegiatan usahanya berlandaskan al-Quran dan al-Hadits. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode studi kepustakaan atau literatur review yakni ikhtisar komprehensif tentang penelitian yang sudah dilakukan mengenai topik yang spesifik untuk menunjukkan kepada pembaca apa yang sudah diketahui tentang topik tersebut dan apa yang belum diketahui, untuk mencari rasional dari penelitian yang sudah dilakukan atau untuk ide penelitian. Studi ini memiliki tujuan untuk mengkaji pandangan Islam mengenai dunia usaha dan bagaimana prinsip-prinsip yang ada dapat membantu pengusaha menjadi penggerak perubahan ekonomi yang berkelanjutan.