Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Midwifery

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IMPLEMENTASI INISIASI MENYUSU DINI (IMD) PADA PERSALINAN LIYA LUGITA SARI
Journal Of Midwifery Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inisiasi Menyusu Dini (IMB) merupakan salah satu upaya untuk menurunkan angka kematian neonatus. Semakin terlambat Inisiasi Menyusu Dini, semakin tinggi risiko kematian neonatus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui beberapa faktor yang dapat mempengaruhi pelaksanaan Inisiasi Menyusui Dini (IMD). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif-analitik dengan menggunakan pendekatan distribusi frekuensi dan tabulasi silang (cross sectional), dengan jumlah sampel bidan sebanyak 18 orang.Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner.Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariate dengan uji chi-square. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar responden dengan pengetahuan cukup sebanyak 13 Bidan (72,2%), sebagian besar responden yang mendukung pelaksanaan IMD sebanyak 13 Bidan (72,2%), sebagian besar responden pernah mengikuti pelatihan terkait IMD yaitu sebanyak 13 Bidan (72,2%), sebagian besar responden melakukan IMD sebanyak 14 Bidan (77,8%).Ada pengaruh yang signifikan antara pengetahuan bidan (2.345), dukungan bidan (2.345) dan pelatihan bidan (2.345) terhadap pelaksanaan IMD di Wilayah Puskesmas Seginim Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan bidan, dukungan bidan dan pelatihan bidan terhadap implementasi IMB.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PERSONAL HYGINE SAAT MENSTRUASI MENGGUNAKAN REBUSAN DAUN SIRIH PADA REMAJA PUTRI DI MA AL-QURANIYAH KABUPATEN BENGKULU SELATAN YESI PUTRI; TAUFIANIE ROSSITA; LIYA LUGITA SARI
Journal Of Midwifery Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan manusia didasari oleh rasa ingin tahu, usaha dalam mencari tahu, dan dari pengalaman yang dimilik. Masa remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju ke dewasa, bukan hanya dalam arti psikologis tetapi juga dalam arti fisik. Kebersihan organ reproduksi pada wanita harus dijaga khususnya remaja, karena merupakan salah satu upaya pencegahan terhadap keputihan. Pengetahuan dan perawatan yang baik dalam menjaga kebersihan organ reproduksi dapat memelihara kesehatan reproduksi. Organ reproduksi wanita merupakan daerah tertutup dan berlipat, sehingga apabila tidak menjaga kebersihannya maka akan lebih mudah untuk berkeringat, lembab dan kotor. Tujuan Penelitian : Hubungan pengetahuan dengan perilaku personal hygine saat menstruasi menggunakan rebusan daun sirih pada remaja putri di MA Al-Quraniyah Kabupaten Bengkulu Selatan. Desain Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik yang digunakan adalah pendekatan Cross Sectional. Hasil Penelitian: Hasil Penelitian berdasarkan diperoleh p=0.001. Kesimpulan : Terdapat Hubungan pengetahuan dengan perilaku personal hygine saat menstruasi menggunakan rebusan daun sirih pada remaja putri di MA Al-Quraniyah Kabupaten Bengkulu Selatan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DI SMK 3 KOTA BENGKULU ROSSITA, TAUFIANIE; SARI, LIYA LUGITA; PUTRI, YESI
Journal Of Midwifery Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Menurut SDKI 2021 persentase wanita usia 15-19 tahun melahirkan dan mengandung anak pertama sebesar 9,5 %. Pertumbuhan sosial dan pola kehidupan masyarakat akan sangat mempengaruhi pola tingkah laku dan jenis penyakit golongan usia remaja seperti kehamilan yang tidak diinginkan, penyakit akibat hubungan seksual dan penyalahgunaan alkohol yang semuanya akan menentukan kehidupan pribadi serta dapat menjadi masalah bagi keluarga, bangsa dan negara di masa yang akan datang. Metode: Penelitian ini bersifat analitik korelatif dengan desain cross sectional.Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2024 dengan populasi yaitu siswi SMK N 3 Kota Bengkulu Metode pengambilan sampel dengan stratifiet rondom sampling berjumlah 76 siswa. Data adalah data primer dengan menggunakan instrumentyaitu kuesioner. Analisis data menggunakan Chi-Square Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden yang berpengetahuan baik 57 (75%) dan cukup 19 (25%). Sebagian besar responden mempunyai sikap mendukung sebanyak 44 (57,9%) responden. Responden yang memiliki pengetahuan baik dan menyatakan sikap mendukung sebanyak 38 responden (66,7%). Responden yang mempunyai pengetahuan cukup dan menyatakan sikap tidak mendukung sebesar 13 responden (68,4%). Berdasarkan uji chi-square diketahui ᵡ2 hitung sebesar 7,197 dengan nilai p=0,007 (p<0,05) yang berarti menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dan sikap remaja tentang kesehatan reproduksi.. Kesimpulan: Ada hubungan pengetahuan dan sikap remaja tentang kesehatan reproduksi di SMKN 3 Kota Bengkulu.