Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pendampingan Pengembangan Perangkat Pembelajaran Sosiologi Berbasis Deep Learning berbantuan AI dengan Konteks Kearifan Lokal Safitri, Erna Retna; Raharjo, Makmum; Yulasteriyani, Yulasteriyani; Masyitoh, Maulida; Andriani, Dian Sri
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21281

Abstract

Background: Pendekatan Deep Learning dengan integrasi teknologi Artificial Intelegence (AI) perlu mempertimbangkan konteks kearifan lokal sehingga menjadi kekuatan dalam menanamkan nilai karakter dan relevansi pembelajaran. Akan tetapi guru belum sepenuhnya memiliki literasi digital yang memadai untuk mengintegrasikan unsur teknologi dalam pembelajaran. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru Sosiologi dalam mengembangkan perangkat pembelajaran sosiologi berbasis Deep Learning berbantuan AI dengan konteks kearifan lokal. Metode: Metode kegiatan berupa pelatihan dan pendampingan, dengan teknik ceramah, diskusi, serta penugasan. Pengumpulan data dilakukan terhadap 23 peserta pelatihan dengan teknik tes dan non tes. Teknik non tes berupa observasi dan angket dilakukan untuk mengumpulkan data persepsi dan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan. Sedangkan teknik tes dilakukan dengan memberikan pretest dan posttest. Data yang terkumpul dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil: Hasil analisis menunjukan bahwa pelatihan dan pendampingan ini dapat secara efektif memberikan pemahaman kepada peserta tentang bagaimana merancang dan mengembangkan perangkat pembelajaran sosiologi berbasis Deep Learning berbantuan AI dengan konteks kearifan lokal. Efektifitas pelatihan secara kuantitatif terlihat dari peningkatan skor rata-rata pretest dan posttest dengan N-gain sebesar 0.74 yang terkategori tinggi. Kesimpulan: Hasil evaluasi juga menunjukan bahwa peserta memberikan respon positif terhadap kegiatan pelatihan sebesar 84.33 % dan tidak mengalami  kesulitan  selama mengikuti kegiatan sehingga dapat mengembangkan perangkat pembelajaran yang memenuhi standar kecukupan yang memadai dengan kategori baik sampai sangat baik pada setiap aspeknya.
Ketegangan Peran Pada Ibu Yang Bekerja (Studi Kasus Pada Miss Cimory Di Center Cimory Kenten Kota Palembang) Agustin, Nur Shafira; Yulasteriyani, Yulasteriyani
Jurnal Empirika Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Empirika
Publisher : Master Program in Sociology, Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Sriwijay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47753/je.v11i1.206

Abstract

Penelitian ini berjudul “Ketegangan Peran pada Ibu yang Bekerja (Studi Kasus pada Miss Cimory di Center Cimory Kenten, Kota Palembang)” yang bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab ketegangan peran yang dialami oleh ibu yang bekerja sebagai Miss Cimory di Center Cimory Kenten, Kota Palembang serta strategi yang dilakukan untuk mengurangi ketegangan peran yang dirasakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan strategi penelitian studi kasus. Teori yang digunakan adalah teori role strain dari William J. Goode. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap 10 informan yang merupakan ibu rumah tangga sekaligus ibu yang bekerja sebagai Miss Cimory serta informan pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketegangan peran yang dirasakan oleh ibu yang bekerja sebagai Miss Cimory disebabkan oleh tiga faktor utama, yaitu faktor keterbatasan waktu ketika mengantar barang dan mengurus rumah, faktor kelelahan baik fisik maupun psikologis, serta faktor konflik dalam rumah tangga. Strategi yang digunakan untuk mengurangi ketegangan meliputi manajemen waktu yang dilakukan dengan membuat jadwal harian yang jelas antara urusan rumah tangga dan urusan bekerja, dukungan sosial baik itu dalam bentuk dukungan instrumental maupun emosional, serta prioritas dalam menjalankan peran dengan mengurutkan prioritas urusan yang paling mendesak. Dari hasil penelitian, teori ketegangan peran dari William J. Goode masih relevan untuk dibahas pada penelitian ini. Secara praktis, penelitian ini memberikan implikasi bagi perusahaan untuk mengembangkan kebijakan kerja yang lebih fleksibel dan responsif terhadap kondisi pekerja perempuan, serta bagi pembuat kebijakan untuk memperkuat dukungan terhadap perempuan pekerja sektor informal.