Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PARTISIPASI IBU BAYI DALAM PROGRAM IMUNISASI DI POSKESDES LAU DENDANG KECAMATAN PERCUT SEI TUAN KABUPATEN DELI SERDANG TAHUN 2019 Ronni Naudur Siregar; Netti Meilani Simanjununtak; Suci Nanda; Siti Fatima
Jurnal Reproductive Health Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v5i2.1660

Abstract

Pemeliharaan kesehatan anak bayi dapat dilakukan dengan cara upaya pencegahan dan peningatan kesehatan melalui imunisasi dasar.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan partisipasi ibu bayi dalam program imunisasi, Penelitian ini merupakan metode studi korelasi dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi di desa lau dendang sebanyak 150 responden. Teknik pengambilan sample dilakukan dengan random sampling kepada 52 responden. Instrumen yang di gunakan berupa kuesioner yang akan diberikan kepada ibu bayi yang ikut serta dalam program imunisasi. Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan uji chi square. Dari hasil penelitian di dapatkan bahwa variabel yang berhubungan dengan partisipasi ibu bayi dalam program imunisasi adalah status pekerjaan dengan hasil yang di dapatkan (p-value=0,025) dan dukungan keluarga dengan hasil yang di dapatkan (p-value=0,000). Sedangkan variabel yang tidak berhubungan dengan partisipasi ibu bayi adalah pengetahuan dengan hasil yang di dapatkan (p-value=0,254). Penelitian ini menunjukan bahwa status pekerjaan dan dukungan keluarga merupakan faktor yang berhubungan dengan partisipasi ibu bayi dalam program imunisasi. Sedangkan faktor yang tidak berhubungan adalah pengetahuan. Berdasarkan hasil penelitan, saran yang di ajukan kepada ibu bayi Diharapkan terus ikut serta berpartisipasi dalam program imunisasi yang di lakukan di Pos kesehatan desa Lau Dendang sesuai dengan jadwal program imunisasi yang di tetapkan oleh petugas Pos kesehatan desa, Sehingga tidak ada lagi anak yang tidak mendapatkan imunisasi ataupun tidak mendapatkan imunisasi secara Lengkap serta di harapkan dapat terus memberikan dukungan yang lebih bagi ibu, baik dukungan secara informasional, dukungan penilaian, dukungan instrumental dan dukungan emosional.
Pengaruh Permen Jahe dalam Mengatasi Keluhan Mual dan Muntah pada Ibu Hamil Agnes Erna Taulina Purba; Sharfina Haslin; Ronni Naudur Siregar
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 10 No. 1 (2023): OKSITOSIN : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/oksitosin.v10i1.2187

Abstract

Pregnancy is a natural process that causes physical and psychological changes due to hormonal changes. Often pregnancy enters a critical period if it is not passed comfortably by pregnant women. Pregnant women must be able to adapt psychologically and physiologically to pregnancy hormones. The effect of hormonal changes is nausea and vomiting in early pregnancy, especially in the morning. Nausea and vomiting can be reduced by using herbal ingredients. The method used in this study was a literature study on the benefits of ginger, then ginger was processed into ginger candies with added sugar and water. The ginger candy was then given to women who were pregnant for 4 days in the first trimester of pregnant women. Nausea and vomiting were measured before and after being given the ginger candy using the Pregnancy Unique Quantification of Emesis and Nausea (PUQE) instrument. The data were processed statistically to determine the effect of extra ginger candy on nausea and vomiting of pregnant women. After measuring the pretest and posttest giving ginger candy, it was concluded that there was an effect of ginger candy on reducing nausea and vomiting.
PENYULUHAN TENTANG GIZI KEHAMILAN DALAM MENCEGAH KEK DI KLINIK PRATAMA TANJUNG TAHUN 2023 Ronni Naudur Siregar; Netti Meilani Simanjuntak; Agnes Purba
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.14908

Abstract

Proses kehamilan sangat memerlukan nutrisi yang penting sebab kesejahteraan janin dimulai pada 1000 hari kehidupan. Kecukupan nutrisi pada bayi ditentukan oleh kecukupan nutrisi ibu selama proses kehamilannya.status gizi yang baik akan mampu mencegah terjadinya komplikasi baik pada ibu itu sendiri maupun pada bayi yang akan dilahirkan. Ibu hamil yang mengalami kekurangan energy kronis memberikan gambaran tanda dan gejala yang dapat dilihat dan di ukur. Tanda dan gejala yang ditunjukkan berupa lingkar lengan atas kurang dari 23 cm. kekurangan energi kronis yang dialami oleh ibu hamil akan menimbulkan komplikasi seperti anemia,perdarhan setelah persalinan, persalinan macet, infeksi dan resiko lainnya seperti persalinan abdominal. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah desain deskriptif kuantitatif. Dimana metode pengampibaln sampel nya adalah dengan cara melihat kunjungan ibuhamil dari buku kunjungan yang terdapat di rekam medis. Hasil pengabdian yang didapatkan adalah peningkatan pemahaman ibu hamil tentang nutrisi selama kehamilan dan keikutsertaan peserta dari awal pelaksanaan hingga selesainya pelaksanaan penyuluhan yang berjalan dengan kondusif dan antusias.
The Effectiveness Of Giving Lemon Aromatherapy To Reduce Nausea And Vomiting In Trimester I Pregnant Women In Mariana Clinic Ronni Naudur Siregar; Agnes Purba; Sharfina Haslin
TOUR HEALTH JOURNAL Vol. 1 No. 3 (2022): TOUR HEALTH JOURNAL
Publisher : Akupun Tour Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Pregnancy for women is a meaningful experience. During pregnancy, women experience physical, hormonal and physiological changes. These changes include body shape, daily habits, cravings or pica, fatigue, nausea, vomiting, and discomfort that arise due to pregnancy, Purpose: This study aims to determine the effectiveness of lemon oil aromatherapy in reducing nausea and vomiting of pregnant women in the first trimester. This type of research is an analytical study with a quasi-experimental design. This research was conducted at Mariana Clinic, Bah Jambi Village, Simalungun Regency. The study population was all pregnant women in the first trimester with a gestational age of 4-16 weeks, with a total sample of 26 people. Method: Data collection was carried out by giving the PUQE instrument before and after being given lemon oil aromatherapy to pregnant women. Then proceed with the data analysis stage using the Wilcoxon test. Results: The study showed that the degree of nausea and vomiting in pregnant women in the first trimester before being given lemon oil aromatherapy was mostly heavy as many as 14 people (53.8%), and after being given lemon oil aromatherapy the majority was mild as many as 17 people (65.4%). There was a difference in the degree of nausea and vomiting before and after being given lemon oil aromatherapy with a p value = 0.000. Discussion and Conclusion: Thus, pregnant women should do lemon oil aromatherapy, because giving lemon oil aromatherapy can reduce the intensity of nausea and vomiting in first trimester pregnant women so they don't become dehydrated
Relationship Between Hypertension During Pregnancy And Early Ruptured Membranes With Neonatory Asphicia At Home Full Bethesda General Illness Indra Riris Delima; Eva Hotmaria; Ronni Naudur Siregar; Agnes; Mutiara Hutasoit
TOUR HEALTH JOURNAL Vol. 1 No. 3 (2022): TOUR HEALTH JOURNAL
Publisher : Akupun Tour Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Purpose: This study aims to analyze hypertension during pregnancy and premature rupture of membranes (PROM) with the incidence of neonatorium asphyxia at R. Method: This type of research is analytic observational research using a case-control research design. The population in this study were all mothers who had just given birth to a baby at RSU Full Betesda  for the period January-December 2021, totaling 284 people with a sample consisting of 37 samples for the case group and 37 samples for the control group. Collecting data with secondary data and analyzed with the chi Square statistical test with a confidence level of 95%. Results: The results showed that there was a relationship between hypertension during pregnancy and the incidence of neonatorium asphyxia at RSU Full Betesda  and there was a relationship between premature rupture of membranes and neonatal asphyxia at RSU Full Betesda. Discussion and Conclusion:  It is suggested to RSU Full Betesda  to improve human resources by providing training on the management of hypertension during pregnancy and premature rupture of membranes, so that service providers, especially midwives, can handle emergencies properly, thereby reducing complications from their actions and for midwives in order to provide more health services. based on professional standards in providing comprehensive midwifery care services and can improve abilities, skills so that the handling of newborns with asphyxia is adequate.
ANALISIS KEJADIAN ANEMIA DAN KEKURANGAN ENERGI KRONIK PADA IBU HAMIL TERHADAP BERAT BADAN LAHIR RENDAH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUALA SIMPANG Siregar, Ronni Naudur; Simanjuntak, Netti Meilani; Purba, Agnes
Jurnal Reproductive Health Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v8i1.4222

Abstract

Prevalensi KEK di Indonesia mencapai 17,3% dan ibu hamil KEK pada kelompok usia 15-19 tahun sebesar 33,5% dan usia 20-24 tahun 23,3%. Selain KEK anemia juga menjadi masalah pada ibu hamil dengan angka kejadian yang meningkat dari 37,1% pada tahun 2013 menjadi 48,9% pada tahun 2018. Komplikasi KEK dan anemia yaitu terjadinya BBLR. Survei awal di Puskesmas Kuala Simpang tahun 2021 terdapat 52 orang ibu yang bersalin dan sebanyak 18 orang ibu (35%) melahirkan bayi BBLR. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh anemia dan KEK pada ibu hamil terhadap kejadian BBLR di Wilayah Puskesmas Kuala Simpang. Desain penelitian yang digunakan studi analitik dengan pendekatan cross sectional. Ibu hamil usia kehamilan 37-40 minggu sebanyak 60 orang dijadikan sebagai sampel. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner Hb Sahli, pita sentimeter dan timbangan. Penelitian ini telah lolos uji etik dari komisi Etik Universitas Sari Mutiara Indonesia dengan nomor sertifikat 1789/F/KEP/USM/XI/2022. Data yang terkumpul diolah secara komputerisasi dengan hasil penelitian yaitu kejadian BBLR pada Wilayah Kerja Puskesmas Kuala Simpang sebanyak 7 (tujuh) kasus secara signifikan disebabkan oleh anemia dan KEK pada ibu hamil. Untuk itu perlu bagi instansi terkait dan tenaga kesehatan melakukan intervensi gizi pada seluruh ibu hamil sebagai upaya preventif kejadian BBLR.
PENGARUH PIJAT PUNGGUNG MENGGUNAKAN ESENSIAL OIL LAVENDER TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS DI DESA AEK BATU KECAMATAN TORGAMBA Siregar, Eliya; Br Surbakti, Ayu Agita; Siregar, Ronni Naudur
Jurnal Reproductive Health Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v8i1.5274

Abstract

Salah satu upaya untuk mempengaruhi produksi ASI yang akan dilakukan oleh peneliti yaitu Pijat Punggung. Pijat Punggung adalah pemijatan sepanjang tulang belakang (vertebra) sampai tulang costae kelima-keenam dan merupakan usaha untuk merangsang hormon proklatin dan oksitosin setelah melahirkanbertujuan untuk mengetahui hubungan pijat punggung menggunakan lavender oil untuk peningkatan produksi ASI pada ibu nifas. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah quasi experiment (eskperimen semu) dengan menggunakan desain penelitian non equivalent control group pretest dan posttest, penelitian ini menggunakan dua kelompok. Kelompok pertama diberikan pijat punggung menggunakan essensial oil Lavender (kelompok intervensi), sedangkan kelompok kedua tidak diberikan pijat punggung (kelompok kontrol). Uji statistik yang digunakan yaitu uji Mann-Whitney, dilakukan untuk mengetahui adanya pengaruh terhadap peroduksi ASI ibu post partum dengan membandingkan rata skor produksi ASI ibu yag diberikan pijat punggung dengan esensial oil Lavender (intervesi) dengan yag tidak diberikan pijat (kontrol) adalah bermakna atau tidak bermakna. Dilakukan penelitian terhadap 40 responden, pembahasan mengenai pengaruh pijat punggung menggunakan essensial oil Lavender terhadap peningkatan peroduksi ASI pada ibu nifas di desa aek batu kecamatan torgamba. Intensitas Produksi ASI sebelum dan sesudah pemberian pijat punggung menggunkan esensial oil Lavender pada kelompok intervensi P-0,000. Perbedaan perubahan peningkatan produksi ASI sebelum intervensi pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol P-0,000. Perubahan peningkatan produksi ASI sesudah intervensi pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol P-0,000. Ibu pasca bedah sesarea cenderung mengalami permasalahan produksi ASI yang sedikit pada hari-hari pertama post partum. Perasaan nyeri yang dirasakan diarea sekitar operasi, kelemahan, dan hambatan mobilisasi pada priode pasca sesar. Penggunaan minyak esensial Lavender diharapkan dapat membantu ibu pasca bedah sesar untuk meningkatkan relaksasi kenayamanan sehingga diharapkan produksi ASI dapat meningkat.
EFFECTIVENESS OF PEER COUNSELING EDUCATION USING THE HEALTH BELIEF MODEL APPROACH TO THE SUCCESS OF EXCLUSIVE BREASTFEEDING Siregar, Ronni Naudur; Br. Brahmana, Nettietalia; Aritonang, Juneris
Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Mutiara Ners
Publisher : Program Studi Ners UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jmn.v7i1.4792

Abstract

Exclusive breastfeeding for babies aged 0-6 months is very beneficial both for the baby as immunity and for the mother to prevent breast cancer and other diseases. Existing data shows that there is still a low number of mothers who provide exclusive breastfeeding, around 48% of babies aged < 6 months do not receive exclusive breastfeeding. Urgency of Research, low coverage of the success of exclusive breastfeeding both at the national level, 65%, provincial and at the research location; the majority of mothers lack knowledge in efforts to successfully provide exclusive breastfeeding; It is still felt that the methods and media used in exclusive breastfeeding education are very monotonous and require holistic and continuous education. Peer education takes the form of in-depth sharing with peers as informants so that mothers absorb information well. Peer education can increase BSE and mother's motivation in breastfeeding. This type of research is quasi-experimental with a pre-post non-control group approach. The aim of this research is to analyze the effectiveness of peer education using the health belief model approach on the success of exclusive breastfeeding. The location of this research is Cinta Damai Village, Percut Sei Tuan District, Deli Serdang Regency. The population of this study were all mothers who breastfed babies aged <6 months, using a total sampling technique. Hypothesis testing in this research uses a different test (Independent Sample T-Test). The research results found that peer counseling using the health belief model approach was effective in increasing maternal knowledge, attitudes about the success of exclusive breastfeeding (p-value 0.00) and the achievement of exclusive breastfeeding.
SOSIALISASI PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN DALAM PEMERIKSAAN KEHAMILAN MASA PANDEMI DI KLINIK MARIANA Siregar, Ronni Naudur; Sembiring, Rinawati
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit yang ditularkan oleh virus corona dinamai covid-19. Nama covid-19 diumumkan oleh World Health Organizatiom (WHO), yang merupakan kependekan dari beberapa suku kata, yaitu co untuk corona, vi untuk virus, dan d untuk disease (penyakit). Hingga akhir April 2020, jumlah korban virus corona di dunia tercatat di angka 217.094 meninggal dunia. Tidak hanya merenggut jutaan jiwa, virus corona juga memporakporandakan ekonomi dunia. Oleh karena kebijakan social distancing dan physical distancing yang ditempuh seluruh negara di dunia guna menekan penyebaran virus corona, banyak bidang usaha baik usaha kecil maupun perusahaan raksasa yang menghentikan kegiatan produksinya, sehingga menimbulkan kerugian besar, bahkan tidak sedikit pula yang mengalami kebangkrutan. Kondisi ini akhirnya memaksa para pelaku usaha memberhentikan para karyawan, sehingga jumlah pengangguran di dunia pun meningkat. Demikian kompleksnya dampak yang ditimbulkan virus corona ini, sehingga sejak 11 Maret 2020 covid-19 dideklarasikan sebagai pandemi oleh WHO. Di Indonesia virus corona diprediksi masuk pada awal Januari 2020, dengan temuan kasus yang semakin meningkat setiap harinya. Per bulan April 2020 tercatat sebanyak 9.511 orang kasus positif virus corona, dengan total angka meninggal dunia sebanyak 773 pasien.
PENYULUHAN KESEHATAN KEPADA IBU TENTANG KEBERHASILAN PEMBERIAN ASI EKSLUSIF PADA BAYI Efrina Sinurat, Lasma Rina; Siregar, Ronni Naudur; Parapat, Friska Margareth; Resti Eltamala Sarumaha; Ribkah Sani Buulolo
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ASI eksklusif sangat penting bagi kelangsungan hidup bayi. ASI mengandung growth factor dan zat antibodi. Growth factor dalam ASI berperan dalam membantu proses pematangan organ dan hormon, sedangkan zat antibodi berfungsi membantu proses pematangan sistem imun pada bayi. Beberapa faktor diduga menyebabkan bayi tidak mendapatkan ASI dengan baik. Faktor tersebut adalah faktor karakteristik ibu, faktor bayi, lingkungan, pengetahuan ibu, dukungan keluarga, pendidikan kesehatan, sosial ekonomi dan budaya. Faktor-faktor yang mempengaruhi pemberian ASI eksklusif yang pertama adalah karena kurangnya pengetahuan ibu tentang ASI eksklusif (32%) yaitu ibu-ibu menghentikan pemberian ASI karena produksi ASI kurang. Selain itu berdasarkan beberapa laporan studi tentang permasalahan pemberian ASI Eksklusif menemukan faktor-faktor tidak diberikannya ASI eksklusif pada bayi adalah karena ibu sibuk bekerja, gencarnya periklanan tentang penggunaan susu formula, kurangnya sekresi ASI, persepsi tentang bayi tanpa diberi makanan tambahan akan menjadi lapar. Keberhasilan pemberian ASI eksklusif sangatlah menunjukkan hasil yang cenderung baik dengan diadakannya penyuluhan kesehatan. Hal ini menunjukkan masih diperlukan usaha untuk meningkatkan pengetahuan yang lebih mendalam lagi kepada ibu terkait manfaat pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan tanpa menambahkan dan menggantinya dengan makanan ataupun minuman lainnya selain ASI kecuali vitamin dan obat yang tujuannya adalah agar bayi dapat mempunyai daya tahan tubuh yang baik dan menurunkan angka kesakitan dan kematian bayi, memenuhi energi dan nutrisi kebutuhan bayi, mendukung perkembangan otak yang sehat, serta bayi mendapatkan makanan yang alami, praktis dan higinis.