Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pelaksanaan Terapi Musik Klasik Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Pada Ibu Hamil Primigravida Trimester III di PMB Ronni Siregar Deli Serdang Elisa Silvia Aritonang; Siregar, Ronni Naudur; Kristina Kriday Saruksuk
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 6 No. 1 (2025): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan, terutama pada ibu primigravida trimester III, sering kali menimbulkan kecemasan yang dapat dipengaruhi oleh ketidaksiapan ibu atau faktor lingkungan. Kecemasan ini perlu dikelola dengan baik agar tidak berdampak negatif pada ibu dan janin. Salah satu metode non-farmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi kecemasan adalah terapi musik klasik, yang terbukti memiliki manfaat dalam meningkatkan kondisi emosional dan psikologis individu, termasuk ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan terapi musik klasik terhadap penurunan tingkat kecemasan pada ibu hamil primigravida trimester III di PMB Ronni Siregar, Deli Serdang. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan rancangan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 25 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang kemudian dianalisis secara statistik dengan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pelaksanaan terapi musik klasik terhadap penurunan tingkat kecemasan pada ibu hamil primigravida trimester III. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value = 0,000, yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara terapi musik klasik dan penurunan tingkat kecemasan ibu hamil. Terapi musik klasik terbukti efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan pada ibu hamil primigravida trimester III. Implikasi dari penelitian ini dapat digunakan sebagai alternatif terapi non-farmakologis dalam mendukung kesehatan mental ibu hamil, serta sebagai rekomendasi bagi tenaga kesehatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan antenatal.
The effect of using grain collage media on the development of fine motor skills in children aged 5-6 years Siregar, Ronni Naudur; Simanjuntak, Netti Meilani; Purba, Agnes
International Journal of Health Science and Technology Vol. 6 No. 3 (2025): April
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/ijhst.v6i3.3752

Abstract

According to World Health Organization (WHO) data, 5–25% of preschool-aged children have mild brain dysfunction, such as fine motor impairments, which is a common cause of preschool developmental failure.  According to data from the United Nations Children's Fund (UNICEF), up to 1,375,000 out of every 5 million toddlers had both fine motor and gross motor developmental impairments. The capacity to move smoothly is known as fine motor development, and it has an impact on cognitive development. This study aims to determine the effect of grain collage media stimulation on the fine motor development of children aged 5-6 years at Kharis Kids Tanjung Gusta Kindergarten in 2023. This type of research is a pre-experiment with a one group pretest-posttest design. The population in this study were all students at Kharis Kids Tanjung Gusta Kindergarten aged 5-6 years as many as 20 students in the 2023 Academic Year who will be studied, the sampling technique used was Total Sampling. The research instrument used KPSP (Pre-Screening Development Questionnaire) which was assessed before and after grain collage stimulation on the picture pattern. The results of the study showed that the Wilcoxon statistical test revealed a significant value of 0.001 (p-value <0.05). This study discovered that children's fine motor development was significantly impacted by the use of grain collage.  It is expected that parents of children between the ages of five and six will be able to keep an eye on their development in accordance with their age in order to optimize their health.
EVALUASI DAMPAK PEMICUAN STOP BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN (BABS) DI LINGKUNGAN II DAN IV KELURAHAN HUTA TONGA-TONGA, KECAMATAN SIBOLGA UTARA, KOTA SIBOLGA TAHUN 2019 Munthe, Seri Asnawati; Ginting, Elliwati; Sirait, Asima; Siregar, Ronni Naudur
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 5 No. 4 (2020)
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui evaluasi dampak pemicuan Stop Buang air Besar Sembarangan (BABS).Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif bersifat deskriptif. Penelitian dilakukan di Lingkungan II dan Lingkungan IV Kelurahan Huta Tonga-Tonga Kecamatan Sibolga Utara Kota Sibolga. Populasi penelitian sebanyak 50 orang (KK) dan sampel diperoleh sebanyak 33 orang (KK). Analisis data dilakukan secara deskriptif dan disajikan dalam tabel distribusi frekuensi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak pemicuan Stop BABS di Lingkungan II dan Lingkungan IV Kelurahan sudah baik. Masyarakat merasa jijik dan malu BAB sembarangan, takut terkena penyakit, merasa berdosa, mengingatkan perempuan karena tidak sopan BAB sembarangan, memiliki rasa tanggungjawab. Tetapi masih ada yang tidak mau menganjurkan anggota keluarga dan tetangga agar tidak BABS, tidak menjelaskan kepada keluarga dan tetangga tentang BABS yang memiliki banyak negatif terhadap kesehatan.Evaluasi dampak pemicuan BABS sudah membuat atau memiliki jamban, jamban terbuat dari bahan yang kuat, membangun jamban dengan dana sendiri,membuat jamban di dalam rumah,jarak jamban dan sumur gali lebih dari 10 meter, jamban tidak menimbulkan bau yang menyengat. Tetapi sebagian lagi membuat jamban dari dana dinas PU, memiliki septic tank yang kurang baik (bocor/merembes), air kotoran dari jamban dialirkan ke parit langsung, tidak sabun untuk mencuci tangan setelah buang air besar, masih ada yang tidak tersedia air bersih yang cukup di dalam kamar mandi/jamban.
SOSIALISASI CUCI TANGAN PAKAI SABUN DI PAUD DAN TAMAN KANAK KANAK SEKOLAH SINAR MENTARI DESA PERCUT SEI TUAN KABUPATEN DELI SERDANG SUMATERA UTARA Bangun, Henny Arwina; Sinaga, Lia Rosa Veronika; Manurung, Jasmen; Asnawati, Seri; Siregar, Ronni Naudur
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 1 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap siswa siswi di sekolah berhak memperoleh derajat kesehatan yang setinggi-tingginya dan perlu diikutsertakan dalam usaha-usaha kesehatan pemerintah. Hal ini tercantum di dalam Undang-Undang Kesehatan pasal 1 No.9 tahun 1960. Yang dimaksud dengan kesehatan dalam UU Pokok Kesehatan tersebut adalah pengertian sehat yang sesuai dengan ketentuan yang telah di definisikan oleh WHO yaitu sehat adalah suatu keadaan jasmani, rohani, dan sosial yang sempurna dan bukan hanya bebas dari penyakit, cacat dan kelemahan. CTPS merupakan salah satu indikator output STBM. Setiap rumah tangga dan sarana pelayanan umum dalam suatu komunitas (seperti sekolah, kantor, rumah makan, puskesmas, pasar, terminal) tersedia fasilitas cuci tangan (air, sabun, sarana cuci tangan), sehingga semua orang mencuci tangan dengan benar. Permasalahan pemberian penyuluhan kepada siswa siswi PAUD dan Taman Kanak-Kanak (TK) Sekolah Sinar Mentari Desa Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang, mengenai kesehatan masih kurang. Rendahnya tingkat pendidikan dan ekonomi orangtua siswa siswi di PAUD dan TK Sekolah Sinar Mentari menyebabkan rendahnya perilaku siswa siswi untuk selalu menerapkan pola hidup sehat terutama untuk melakukan cuci tangan dengan memakai sabun. Sebagai contoh mereka sering kali untuk tidak mencuci tangan sebelum makan dan aktivitas lainnya. Padahal cuci tangan memiliki manfaat yang cukup banyak salah satunya dapat mencegah terjangkitnya penyakit diare. Berdasarkan hal tersebut penulis tertantang untuk memberikan sosialisasi CPTS pada siswa siswi di di PAUD dan TK Sekolah Sinar Mentari di Desa Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang dari hasil sosialisasi diperoleh antusiasnya siswa siswa untuk bertanya dan mempraaktekan CPTS ini. Dengan sosialisasi CPTS ini diharapkan siswa siswi melakukan CPTS disetiap kegiatan sehingga diharapkan akan terbebas dari segala penyakit yang berhubungan dengan kuman, bakteri pada makanan salah satunya adalah diare, sehingga derajat kesehatan pada siswa siswi akan meningkat.
Penyuluhan dan Pemeriksaan Status Gizi Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Labuhan Deli Kabupaten Deli Serdang Simanjuntak, Netti Meilani; Siregar, Ronni Naudur; Purba, Agnes
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 3 (2023): Vol. 5 No. 3 Desember 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i3.1148

Abstract

Kurang energi kronis (KEK) dan anemia dalam kehamilan adalah kondisi dimana ibu hamil mengalami kekurangan asupan zat gizi dalam jangka waktu yang lama (kronis) dan kekurangan asupan zat besi. Kurang energi kronis (KEK ) dan anemia akan memberikan dampak terhadap kehamilan, persalinan, dan nifas baik pada ibu maupun janin. Dampak tersebut diantaranya berat badan ibu tidak bertambah sesuai usia kehamilan, keguguran, infeksi kehamilan, pendarahan, bayi lahir mati, stunting, dan risiko operasi sesar. Pemerintah dalam menangani permasalahan KEK dan anemia membuat program pemberian makanan tambahan (PMT) ibu hamil berupa biskuit dan pemberian tablet zat besi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsumsi makanan tambahan (PMT) dan tablet zat besi terhadap kurang energi kronis (KEK) dan anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Labuhan Deli. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Lokasi penelitian ini di wilayah kerja Puskesmas Labuhan Deli dengan sampel ibu hamil trimester II dan III dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling dengan jumlah 72 responden. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner dan diolah secara statistik dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian diperoleh bahwa ada hubungan signifikan antara konsumsi biskuit PMT terhadap KEK pada ibu hamil (p=0,001), ada hubungan signifikan antara konsumsi PMT terhadap anemia pada ibu hamil (p=0,001), ada hubungan signifikan atara konsumsi tablet zat besi terhadap KEK (p=0,003) dan ada hubungan signifikan antara konsumsi tablet zat besi terhadap anemia (p=0,002). Untuk itu diharapkan agar ibu hamil tetap memperhatikan asupan zat gizi dan zat besi selama kehamilan sehingga terhindar dari KEK dan anemia.
PENGARUH BABY SPA TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK PADA BAYI USIA 3-6 BULAN DI PMB FAUZIAH RITA TELUK MENGKUDU KABUPATEN SERDANG BEDAGAI Simanjuntak, Eva Hotmaria; Etty, Christina Roos; Siregar, Ronni Naudur
Jurnal Reproductive Health Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v7i1.3001

Abstract

Almost 5-10% of preschool-aged children experience minor brain dysfunction, including impaired fine motor development. This study uses an experimental research design with descriptive. The design of this study used a one-group pre-test and post-test design without a control group. The population in this study were all infants aged 3-6 months living in the Fauziah Rita PMB service area Teluk Mengkudu, Serdang Bedagai Regency. The sample of this study was 25 people, using purposive sampling technique. The instruments in this study were a check list sheet and a KPSP sheet. Hypothesis testing using a statistical test t-dependent test. The results showed that there was an effect of baby spa on motor development at the age of 3-6 months at the midwife's clinic, Fauziah Rita, Teluk Mengkudu sub-district, Serdang Bedagai district, with a p value of 0.000 0.05. Suggestions for babies and toddlers to get baby spa services to help maintain and improve growth and development, especially at the motor development stage.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI BADUTA (6-24 BULAN) DI PUSKESMAS BUHIT SAMOSIR Purba, Agnes; Siregar, Ronni Naudur
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 1 (2024): Vol.9 No. 1 Juni 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah gizi akan muncul ketika asupan zat gizi dan kebutuhannya tidak sesuai. Kekurangan nutrisi yang terjadi pada bayi dapat menimbulkan berbagai permasalahan gizi yang dapat dinilai dari status gizi. Permasalahan gizi yang mayoritas terjadi di Indonesia yaitu kekurangan gizi dan kelebihan gizi. Paling banyak kasus gizi dan saat ini sedang banyak dilakukan intervensi untuk perbaikannya adalah kurang gizi kronis dengan bentuk anak pendek (stunting) dan anak kurus (wasting). Data di Puskesmas Buhit Kabupaten Samosir jumlah balita bulan Februari tahun 2023 sebanyak 2.455 orang dan yang mengalami stunting sebanyak 98 orang (4%). Data bulan Agustus tahun 2023 jumlah balita 2.404 orang dan yang mengalami stunting 129 orang (5.4%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan status gizi baduta (6-24 bulan) desain penelitian cross sectional. Sampel dalam penlitian ini adalah ibu yang memiliki baduta usia 6-24 bulan di Puskesmas Buhit Kabupaten Samosir. Data diambil melalui wawancara menggunakan kuisioner terhadap 45 orang ibu baduta dan juga melalui pengukuran langsung berat badan dan panjang badan baduta. Kemudian data dianalisis menggunakan chi-square. Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan pengetahuan ibu tentang gizi dengan status gizi baduta dan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pemberian ASI eksklusif dengan status gizi (BB/PB). Oleh sebab itu penting untuk peningkatan konseling tentang pemenuhan gizi seimbang pada ibu baduta dan tentang ASI eksklusif yang dilakukan pada saat pelaksanaan posyandu, saat melakukan ANC dan saat ibu menyusui dan suami/keluarga.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN KUALITAS PELAYANAN KB DENGAN PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG (MKJP) DI KLINIK KESUMA BANGSA KECAMATAN PERBAUNGAN TAHUN 2020 Veronika Sinaga, Lia Rosa; Widati, Sri; Siregar, Ronni Naudur
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 3 No. 1 (2021): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Klinik Kesuma Bangsa Kecamatan Perbaungan sangat kurang. Kurangnyapemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Klinik Kesuma Bangsa Kecamatan Perbaungan terkait dengan pengetahuan dan kualitas pelayanan KB.Penelitian ini bertujuan untuk mengalisis hubungan pengetahuan dan kualitas pelayanan KB dengan pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Jenis penelitian yang digunakan adalah survei yang bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh akseptor yang menggunakan KB di Klinik Kesuma Bangsa Kecamatan Perbaungan pada bulan Januari s/d Desember 2019 berjumlah 132 orang dan sampel sebanyak 57 orang. Pengumpulan data dengan data primer dan sekunder dan dianalisis dengan uji statistikChi Squaredengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan (p=0,000) dan kualitas pelayanan KB (ketersediaan alat kontrasepsi (p=0,000) dan ketersediaan tenaga terlatih (p=0,000) berhubungan pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Klinik Kesuma Bangsa Kecamatan Perbaungan. Disarankan bagi akseptor KB di Klinik Kesuma Bangsa Kecamatan Perbaungan perlu meningkatkan pengetahuan tentang Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) dengan mengikuti penyuluhan yang diadakan petugas kesehatan dan mencari informasi tentang Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), bagi tenaga yang bertugas melayani akseptor KB di Klinik Kesuma Bangsa Kecamatan Perbaungan perlu meningkatkan pemahaman akseptor KB tentang kontrasepsi Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) dan bagi Klinik Kesuma Bangsa Kecamatan Perbaungan agarlebihmeningkatkan ketersediaan alat kontrasepsi dan ketersediaan tenaga terlatih khususnya bidan sebagai tenagayang bertugas untuk melayani akseptor KB.