Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Balanced Nutrition Training for Adolescent Girls as Peer Educators on Improving Behavior among Senior High School Students for Stunting Prevention Nurlaela, Euis; Rasmaniar, Rasmaniar
Jurnal Kesehatan Manarang Vol 9 No 2 (2023): August 2023
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Mamuju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33490/jkm.v9i2.803

Abstract

Remaja Indonesia banyak yang tidak menyadari bahwa mereka memiliki tinggi badan yang pendek atau disebut stunting. Data Riskesdas tahun 2017, diketahui persentase remaja putri dengan kondisi pendek dan sangat pendek meningkat dari tahun sebelumnya, yaitu 7,9% sangat pendek dan 27,6% pendek. Salah satu pendekatan pendidikan kesehatan yang efektif pada remaja untuk mencegah stunting yaitu dengan metode Peer Education (pendidikan sebaya) tentang gizi seimbang. Tujuan penelitian ini adalah pengaruh Pelatihan Gizi Seimbang Bagi Remaja Putri Sebagai Peer Education Terhadap Peningkatkan Perilaku Pada Pencegahan Stunting Di Sekolah Menengah Atas Kec. SoropiaJenis penelitian ini survey analitik dengan rancangan kuasi eksperimen dengan model pre test post test control group desain yaitu kelompok perlakuan metode peer education sebanyak 40 siswi dan kelompok kontrol metode penyuluhan sebanyak 32 siswi diukur tingkat pengetahuan, sikap dan praktik tentang gizi seimbang melalui pre test dan post test. Untuk mengetahui ada perbedaan dilakukan uji Mann Whitney dengan taraf signifikan 0,05. Hasil uji statistik ada perbedaan bermakna antara tingkat pengetahuan, sikap dan praktik remaja putri kelompok perlakuan metode peer education dan kelompok kontrol metode penyuluhan yaitu p= 0,046 (p<0,05), p= 0,034 (p<0,05) dan p= 0,000 (p<0,05).
PEMBERDAYAAN KADER REMAJA DALAM UPAYA PENINGKATAN PERILAKU GIZI SEIMBANG BAGI REMAJA: Pemberdayaan Kader Remaja di SMAN 01 Motui Kab. Konawe Utara Rasmaniar, Rasmaniar; Fathurrahman, Teguh; Ahmad; Nurlaela, Euis; I Made Rai , Sudarsono
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/jippm.v5i2.1751

Abstract

Nutritional problems in adolescents include stunting, wasting, chronic energy deficiency, micronutrient deficiencies, anaemia and eating disorders. These problems can have an impact on reducing adolescent productivity and the risk of non-communicable diseases. This community service activity aims to empower adolescent posyandu cadres in improving balanced nutrition behaviour for adolescents with nutrition counselling methods for adolescent posyandu cadres. The results showed that the knowledge of adolescents before counselling was mostly in the poor category, namely 72.4% (n = 21), after counselling knowledge increased, more adolescents had knowledge in the good category, namely 48.3% (n = 14). There is an effect of empowering adolescent cadres with counselling methods to increase the knowledge of adolescent cadres about balanced nutrition.