Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Bimbingan Teknis Pembuatan Kontrol Lampu Berbasis Internet of Things (IoT) di SMKS Satria Kendari Arman Faslih; St Nawal Jaya; Try Sugiyarto Soeparyanto; Ainussalbi Al Ikhsan; Jumadil Nangi; Aminur Aminur; Andi Mulk Rahim Akbar; Herdianto Herdianto; Muh. Miftahul Fadli; Muh. Jun Sawal
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpmit.v4i2.28464

Abstract

Internet of Things atau disingkat IoT menjadi perkembangan teknologi yang dapat dilihat keberadaanya saat ini, keberadaanya semakin terasa seiring bermunculannya ide tepat guna yang mulai mencakup beberapa sisi dari kehidupan manusia. Menjadikan penggunaan Internet semakin meluas dan berkembang merupakan tujuan dari konsep IoT. Smartphone adalah teknologi perangkat keras  yang penggunaanya telah mendominasi dunia, Pemanfaatan smartphone dibidang IoT sebagai sistem kendali, dapat dipadukan dengan penggunaan mikrokontroler yang telah diisi program terlebih dahulu telah mempermudah kegiatan sehari – hari.  Salah satu kendala masyarakat terutama masyarakat yang memiliki pekerjaan kantoran terkadang lupa untuk menyalakan atau memadamkan lampu pada saat keluar untuk bekerja. Maupun, ketika pulang kerja biasanya lupa untuk memadamkan lampu kantor, hal seperti ini tentunya  berdampak pada keamanan rumah atau kantor, serta menurunya ketahanan dan keawetan lampu dikarenakan menyala terus – menerus, disamping itu tentunya  dapat menambah biaya penggunaan listrik,. Oleh karena itu berdasarkan permasalahan ini, kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Jurusan Teknik Elektro Universitas Halu Oleo membuat “Perancangan Prototype Kontrol Lampu Berbasis IoT”. Dengan harapan Produk ini dapat menyelesaikan permasalahn tersebut melihat dari kemudahan dalam penggunaan dan pengendaliannya. Pengabdian ini dilakukan bersama siswa – siswi SMK SATRIA sebagai mitra kegiatan, yang bertempat dikelurahan Lahundape Kecamatan Kendari Barat, dengan harapan mitra kegiatan mampu memahami dan membuat bahkan mengembangkan ide.  
Pelatihan Pengelasan Pembuatan Alat Penuang Galon Dalam Meningkatkan Hard Skill Siswa Smk Satria Arman Faslih; St Nawal Jaya; Try Sugiyarto Soeparyanto; Ainussalbi Al Ikhsan; Jumadil Nangi; Aminur Aminur; Suharjito Suharjito; Andi Indarwangi; Arif Munandar; Oscar Ade Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpmit.v5i1.43155

Abstract

Bidang ekonomi kreatif yang dipilih dalam kegiatan KKN Tematik ini adalah bidang pengelasan logam dikarnakan pengelasan sangat berpotensi untuk dijadikan wirausaha kedepan yang sangat menguntungkan.maka dari itu dalam kegiatan KKN Tematik sebagai bentuk pemberdayaan siswa SMK SATRIA untuk meningkatkan keterampilan pengelasan sebagai sarana yang strategis dalam membuat produk kerajinan dari hasil keterampilan logam baerupa pembuatan alat penuang air galon.dalam kehidupan sehari hari manusia membutuhkan air putih sebanyak 8 liter air.maka dari itu banyak masyarakat yang membeli air galon.galon pada umumnya di tempatkan pada dispenser yang tingginya kurang lebih 90-100 cm.pengguna harus mengangkat galon yang beratnya kurang lebih 18 kg.pengangkatan galon seberat 18 kg ini dapat berpotensi menimbulkan cidera pada pinggang.maka dari itu kami merancang alat penuang air galon yang cukup sederhana dan pengguna tidak harus lagi mengangkat galon yang beratnya 18 kg.
Traditional Medicinal Plants as an Element of Thematic Garden Landscapeat SMAN 1 Pondidaha, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara Faslih, Arman; Al Ikhsan, Ainussalbi; M, Agung Yodha; Wahyuni, Wahyuni
Jurnal Vokasi Indonesia Vol. 5, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Knowledge of traditional medicinal plants among teenagers are quite low, that caused by the information is very limited as well as the difficulty of obtaining real-life examples of traditional medicinal plants. Those inspired us to cooperate with SMAN 1 Pondidaha District Konawe (Sulawesi Tenggara) in an effort to provide solutions to these problems. SMAN 1 Pondidaha has vacant land large enough. Through IbM program (Ipteks bagi Masyarakat, science and technology for the People) Ministry or Research and Technology and Higher Education, we made thematic landscape in SMAN 1 Pondidaha locations using traditional medicinal plants as fillers garden or park. The method was conducted on the survey and measurement, search species of plants data that suitable with the design, preparation of location and soil for planting of medicinal plants, labeling and maintenance. The results showed there are 6 types of medicinal plants are required for the design, namely 1) medicinal plants such as jarak (Jatropha curcas), jarak merah (J. gossypifolia), jarak tintir (J. multifida) and bougainvillea (Bougenvillea spectabilis), 2) medicinal plants and aesthetics, for example kembang sepatu (Hisbiscus rosasinensis), kembang nusa endah (Mussaenda philippia), tapak dara (Catharanthus roseus), 3) Barrier crops include gandaruso (Justisia gandarusso), Ashoka (Saraca asoca), teh- tehan (Duranti erecta), kroton (Codiacum variegatum), mangkokan (Notophanax scutellarium), 4) Vertical garden Plants include lavender (Lavendula angustifolia), selasih (Ocium sp.), pancawarna (Hydrongea macrophylla), cabe hias (Solanum pseudo-capsicum), 5) Shade plants, for example pule (Alstonia scholaris), ketapang (Terminalia catappa), kelapa (Cocus nucifera), kamboja (Plumeria sp.), beringin (Ficus benjamina) and 6) Cover crops such as bunga kriminil (Althenantera amoena), rumput gajah (Pennisetum purpureum), rumput jepang (Zoysia japonica). These plants are used by the people as a remedy for various diseases.
Panel Keramik Hidrogel Sebagai Pendingin Pasif di Dalam Ruang Abdi Juryan Ladianto; Wisdha Ahdiyani; Ainussalbi Al Ikhsan; La Ode Amrul Hasan
MEDIA KONSTRUKSI Vol. 9 No. 3 (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/medkons.v9i3.65

Abstract

Kelembaban udara merupakan faktor penting untuk kenyamanan. Pergantian udara dengan memasukkan angin secara terus-menerus dapat menciptakan kesejukan di dalam ruangan. Dampak pemanasan global telah meningkatkan suhu di Indonesia yang beriklim tropis, menyebabkan penurunan kelembaban udara dan kondisi panas kering. Hal ini memicu peningkatan penggunaan energi listrik untuk AC. Hidrokeramik, hasil penelitian IAAC pada 2014, menawarkan solusi pendingin pasif tanpa energi listrik. Penelitian ini bertujuan merancang dan membuat prototipe Panel Keramik Hidrogel sebagai pendingin pasif sekaligus elemen dekoratif modular. Desain menghindari pola berlubang bulat kecil untuk mengakomodasi penderita tripofobia. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan kombinasi pengumpulan data melalui kuesioner, sintesis data menggunakan metode design by research, dan evaluasi desain berdasarkan kesesuaian terhadap tripofobia. Hasil penelitian diharapkan menciptakan panel keramik inovatif yang meningkatkan kelembaban udara, ramah terhadap tripofobia, bebas energi listrik, serta menambah estetika ruang.
IDENTIFIKASI GAMBAR CADAS PADA CERUK MAKAMPILO DI DESA LIANGKABORI KECAMATAN LOHIA KABUPATEN MUNA Nengsi Rahmawati; Abdul Alim; Ainussalbi Al Ikhsan
SANGIA: Jurnal Penelitian Arkeologi Vol 8 No 1: Juni 2024
Publisher : Laboratorium Jurusan Arkeologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/sangia.v8i1.2355

Abstract

The Makampilo Ceruk site is one of the niches that has rock art. The site is in Liangkabori Village, Lohia District, Muna Regency, Southeast Sulawesi Province. This site has never had any research discussing rock art. So the author is interested in taking the title on the site.This research aims to find out and identify image motifs and variations in the form of rock images at the Ceruk Makampilo Site. Then, the method used in this research is data collection, data recording and data processing using ImagJ software to make the images clearer.Based on the results of research conducted, the Ceruk Makampilo Site has 18 panels with the number of images found being 18 images. The found images have different motifs. These motifs include human motifs with a total of 4 variants, ani mal motifs with a total of 7 variants, geometric motifs with a total of 3 variants and abstract motifs with a total of 47 images. Meanwhile, the shape of the image on the Ceruk Makampilo Site.
ANALISIS BENTUK DAN RAGAM HIAS KERAMIK PADA SITUS GUA TENGKORAK LALOWATU DI DESA LAWOLATU KECAMATAN NGAPA KABUPATEN KOLAKA UTARA Syawaluddin Eka Putra; Abdul Alim; Ainussalbi Al Ikhsan
SANGIA: Jurnal Penelitian Arkeologi Vol 8 No 2: Desember 2024
Publisher : Laboratorium Jurusan Arkeologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/sangia.v8i2.2852

Abstract

The Lalowatu Skull Cave site is a burial cave site that has various archaeological remains, which can still be found today, namely ceramic fragments. This research was motivated by the discovery of ceramic fragments found at the Lalowatu Skull Cave site based on their shapes and decorative motifs. So, the problem raised in this research is the shapes and decorative motifs on ceramic fragments found at the Lalowatu Tengkorak Cave site. The aim of this research is to determine the shapes and motifs of the decorative ceramic fragments at the site. This research uses qualitative methods with an inductive reasoning model. The data collection stage was achieved through observation, literature study, interviews and documentation. In analysing the data in this study, morphological analysis (shape) and stylistic analysis (decoration) were used. Based on the research results, the ceramic fragments at the Lalowatu Skull Cave site that have been reconstructed total 19 fragments consisting of 2 types of containers, namely plates and bowls. From the results of the reconstruction of these fragments, they consist of 11 plates and 8 bowls. Meanwhile, there are only 15 ceramic fragments that have decorative motifs, and the other 4 fragments have no motif. Overall, the ceramic fragments have floral and geometric motifs. The decorative motifs on ceramic fragments on average consist of a single decorative motif with a total of 10 fragments and a combined decorative motif with a total of 5 fragments.
IDENTIFIKASI GAMBAR CADAS PADA SITUS CERUK LANTOLALAKI DI DESA LIANGKOBORI KECAMATAN LOGIA KABUPATEN MUNA Yudar Aningsi Saputri; Ainussalbi Al Ikhsan; Syahrun Syahrun
SANGIA: Jurnal Penelitian Arkeologi Vol 8 No 2: Desember 2024
Publisher : Laboratorium Jurusan Arkeologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/sangia.v8i2.2936

Abstract

Ceruk Lantolalaki merupakan ceruk yang memiliki variasi gambar cadas yang beragam yang berada di Desa Liangkobori, Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara. Penelitian ini bertujuana untuk mengidentifikasi motif gambar cadas, tipologi gambar cadas dan teknik pembuatan gambar cadas yang ada di situs Ceruk Lantolalaki. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data primer yaitu data lapangan yang dilakukan dengan metode survei, perekaman gambar, dan mendeskripsi dan data sekunder yang merupakan data yang diolah menggunakan Software ImageJ dengan Plugin D’Stretch untuk memperjelas gambar dan Software CorelDraw X7 untuk mereproduksi gambar. Hasil penelitian yang di lakukan, diketahui bahwa gambar cadas yang terdapat di Ceruk Lantolalaki terdapat 103 gambar yang tersebar di 28 panel yang terdiri dari 4 motif: motif manusia berjumlah 17 gambar, motif hewan berjumlah 3 gambar, motif geometris berjumlah 48 gambar, dan abstrak berjumlah 35 gambar. Motif gambar cadas pada Ceruk Lantolalaki keseluruhan berwarna cokelat dengan teknik pembuatan oles.