Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : SAINSTEK

Pengaruh Pemanfaatan Limbah Karbit Sebagai Filler Terhadap Nilai Karakteristik Marshall Pada Campuran AC-BC Mildawati, Roza; Dewi, Sri Hartati; Asri, Riski Al
SAINSTEK Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v12i2.266

Abstract

Dalam campuran aspal digunakan bahan pengisi filler, Filler digunakan sebagai bahan pengisi antar partikel agregat yang lebih kasar, filler juga berfungsi meningkatkan energi ikat (kohesi) pada aspal beton. Penelitian ini menggunakan limbah karbit sebagai alternatif pengganti filler pada campuran aspal AC-BC. Limbah karbit adalah hasil sisa pembakaran karbit yang tidak terpakai, diperoleh dari bengkel las karbit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pengujian marshall test yaitu VMA, VFA, VIM, stabilitas, dan Flow. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Eksperimen. Komposisi Variasi Substitusi limbah karbit yang digunakan sebesar 0%, 1%, 2%, 3%, dan 4% dari berat filler. Hasil penelitian didapatkan campuran limbah karbit variasi 0% nilai VMA sebesar 15,585 %, VFA 83,166 %, VIM 3,142 %, Stabilitas 1290,081 Kg, dan flow 3,51 mm. variasi 1% nilai VMA sebesar 15,727 %, VFA 84,066 %, VIM 3,305 %, Stabilitas 1317,676 Kg, dan flow 3,60 mm. variasi 2% nilai VMA sebesar 15,802 %, VFA 83,167 %, VIM 3,391 %, Stabilitas 1359,069 Kg, dan flow 3,78 mm. variasi 3% nilai VMA sebesar 15,376 %, VFA 82,700 %, VIM 3,391 %, Stabilitas 1400,462 Kg dan flow 3,89 mm. variasi 4% nilai VMA sebesar 15,043 %, VFA 87,419 %, VIM 2,779 %, Stabilitas 1407,361 Kg, dan flow 3,90 mm. Berdasarkan dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan limbah karbit pada variasi 3% adalah campuran yang paling efektif sesuai spesifikasi bina marga 2018, Revisi 2.
Pengaruh Abu Fiber Kelapa Sawit Pada Campuran Paving Block Sebagai Pengganti Sebagian Semen Terhadap Kuat Tekan dan Daya Serap Air Mildawati, Roza; Dewi, Sri Hartati; Alqudrisyam, Fadel Ibnu Muliya
SAINSTEK Vol. 11 No. 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v11i2.217

Abstract

Paving block merupakan bahan bangunan yang digunakan sebagai lapisan atas struktur jalan selain aspal atau beton. Pemasangan paving block yang menyisakan celah antara paving block satu dan yang lainnya sehingga mampu meloloskan air sebanyak 30%-50%, dan dapat membuat ketersediaan air tanah tetap terjaga. Berdasarkan penelitian yang dilakukan UPT. Laboratorium Universitas Diponegoro kandungan silika (SiO2) dari Abu fiber kelapa sawit sebesar 38,1957% yang memungkinkannya dapat menjadi bahan subtitusi sebagian semen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan abu fiber sawit sebagai bahan arltermatif pengganti sebagian semen terhadap kuat tekan dan daya serap air paving block. Penelitian ini dilakukan dengan metode uji kuat tekan dan daya serap air berdasarkan SNI 03-0691-1996. Benda uji berbentuk persegi dengan dimensi 5 cm x 5 cm x 5 cm. Pengujian kuat tekan dan daya serap air dilakukan pada umur 28 hari. Penelitian ini menggunakan komposisi campuran semen dan pasir 1:4. Hasil kuat tekan rata-rata paving block pada variasi 0%, 2,5%, 5%, 7,5%, 10%, 12,5%, dan 15% secara berturut-turut adalah 141,40 kg/cm2, 148,20 kg/cm2, 152,28 kg/cm2, 125,08 kg/cm2, 118,29 kg/cm2, 100,61 kg/cm2, dan 80,22 kg/cm2. Sedangkan hasil daya serap air rata-rata paving block pada variasi 0%, 2,5%, 5%, 7,5%, 10%, 12,5%, dan 15% secara berturut-turut adalah 7,7%, 7,86%, 8,01%, 8,67%, 9,48%, 10,68% dan 11,11%. Kesimpulannya ialah hasil pengujian kuat tekan menunjukkan bahwa penggantian semen dengan abu fiber sawit di atas 5% dari volume semen mengalami penurunan. Sedangkan hasil daya serap air menunjukkan bahwa semakin besar variasi penggunaan abu fiber sawit maka semakin besar penyerapan pada paving block.