Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Baby Spa (Solus Per Aqua) terhadap Perkembangan Motorik pada Bayi Usia 3-6 Bulan di BPM NAIMAH, AMD.KEB Kota Langsa Debi Novita Siregar; Octavia Rezki Putri R
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 6 (2023): Volume 5 Nomor 6 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i6.8669

Abstract

ABSTRACT According to the World Health Organization (WHO), globally around 20-40% of infants aged 0-2 years experience delays in the development process. Babies need early stimulation to monitor growth and development disorders. In an effort to stimulate child development, baby spa can help children get the appropriate stimulation. Baby spa is body care for babies which can be done in two ways, namely bathing or swimming and baby massage. The purpose of this study was to determine the effect of baby Spa (solus per aqua) on motor development in infants aged 3-6 months at BPM Naimah, AMd.Keb, Langsa City. The research method used was a one group pretest-posttest design. The population in this study were all infants aged 3-6 months at BMP Naimah, AMd.Keb, Langsa City. The sampling technique was carried out by means of purposive sampling of 15 people. The data analysis used was univariate and bivariate analysis. The results showed that the characteristics of the baby respondents based on gender were mostly female as many as 9 babies (60%) and based on the age of the majority aged 3-4 months as many as 8 babies (53.3%). The average score of infant motor development 3-6 months before the intervention was 7 with a standard deviation of 0.756 and a confidence interval (6-8) while the average score of motor development after the intervention was 8 with a standard deviation of 1.069 and a confidence interval (6-9) . The results of the Wilcoxon test obtained a p-value of 0.001 (p <0.05) so it can be concluded that there is an effect of baby spa (solus per aqua) on motor development in infants aged 3-6 months at BPM Midwife Naimah, AMd.Keb, Langsa City . Keywords: Baby Spa, Infant, Motor Development  ABSTRAK Menurut World Health Organitation (WHO), secara global sekitar 20-40% bayi usia 0-2 tahun mengalami masalah keterlambatan dalam proses perkembangan. Bayi memerlukan stimulasi dini untuk melakukan pemantauan terhadap gangguan pertumbuhan dan perkembangan. Upaya menstimulasi perkembangan anak, baby spa dapat membantu agar anak memperoleh rangsangan yang sesuai. Baby spa merupakan perawatan tubuh pada bayi yang dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu mandi berendam atau berenang dan pijat bayi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh baby Spa (solus per aqua) terhadap perkembangan motorik pada bayi Usia 3-6 Bulan di BPM Naimah, AMd.Keb Kota Langsa. Metode penelitian yang digunakan adalah desain one group pretest-postest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bayi usia 3-6 bulan di BMP Naimah, AMd.Keb Kota Langsa. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling sebanyak 15 orang. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik responden bayi berdasarkan jenis kelamin sebagian besar perempuan sebanyak 9 bayi (60%) dan berdasarkan usia sebagian besar berusia 3-4 bulan sebanyak 8 bayi (53,3%). Rata-rata  skor perkembangan motorik bayi 3-6 bulan sebelum intervensi adalah 7 dengan standar deviasi 0,756 dan confidence interval (6-8) sedangkan rata-rata  skor perkembangan motorik sesudah intervensi adalah 8 dengan standar deviasi 1,069 dan confidence interval (6-9). Hasil uji wilcoxon test didapatkan nilai p-value 0,001 (p<0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh baby spa (solus per aqua) terhadap perkembangan motorik pada bayi usia 3-6 Bulan di BPM Bidan Naimah, AMd.Keb Kota Langsa. Kata Kunci: Baby Spa, Bayi, Perkembangan Motorik 
Hubungan Antara Obesitas dengan Kejadian Anemia pada Balita Usia 3-5 Tahun di Desa Payabedi Kec. Rantau, Kab. Aceh Tamiang Leli Mitra Niat Laia; Khoiri Amni Siregar; Kiki Purnama Sanjani Sitanggang; Lailatul Ikmah Marpaung; Debi Novita Siregar
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 6 (2023): Volume 5 Nomor 6 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i6.8492

Abstract

ABSTRACT One of the main problems of the Government of Indonesia for children under five is overweight or obesity, which has a risk of anemia in children under five. Obesity is the biggest global public health challenge as the top three causes of chronic health disorders. The incidence of obesity in toddlers has an impact on children's growth and development and is related to the occurrence of systemic inflammation that causes iron deficiency resulting in anemia. Anemia is a decrease in red blood cells (hemoglobin) and if not treated for a long time in toddlers it can cause growth and development problems, and disrupt the immune system so that they are susceptible to infectious diseases. Thexpurpose ofxthis studyxwas toxdetermine the relationship between obesityxand thexincidence ofxanemia in children aged 3-5 years in Payabedi Village, Rantau District, Aceh Tamiang Regency in 2022. The typexof researchxused was anxobservationalxstudyxwith a correlational design. The results of the chi-square test obtained a p-value of 0.652 (p>α (0.05), so Ho is accepted. The conclusion based on statistical analysis proves that therexis noxrelationshipxbetween obesityxand thexincidence of anemia in toddlers aged 3-5 years in PayabedixVillage, Kec. Rantau, Aceh Tamiang District in 2022. The results of this study are expected to be used by the Payabedi Village Leaders and Staff, Rantau District, Aceh Tamiang District to plan a program to improve the population's nutrition, especially for children. Keywords : Obesity, Anemia, Toddler.  ABSTRAK Salah satu masalah utama Pemerintah Indonesia untuk anak balita adalah kegemukan atau obesitas, yang yang memiliki risiko anemia pada balita. Obesitas suatu tantangan terbesar kesehatan masyarakat global sebagai peringkat tiga besar penyebab gangguan kesehatan kronis. Kejadian obesitas pada balita berdampak terhadap tumbuh kembang anak dan berhubungan dengan terjadinya inflamasi sistemik yang menyebabkan defisiensi zat besi berakibat terjadinya anemia. Anemia ialah berkurangnya sel darah merah (hemoglobin) dan apabila tidak ditangani dalam waktu lama pada balita dapat menimbulkan masalah pertumbuhan dan perkembangan, sertaxmengganggu sistemximun sehinggaxmudah terserangxpenyakit infeksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara obesitas dengan kejadian anemia pada balita usia 3-5 tahun di Desa Payabedi Kec. Rantau, Kab. Aceh Tamiang tahun 2022. Jenisxpenelitian yang digunakanxialah penelitian observasional dengan desain korelasional. Hasil uji chi-square diperoleh nilai p-value 0,652 (p>α (0,05), sehingga Ho diterima. Kesimpulannya berdasarkan analisis statistik membuktikan tidak terdapat hubungan antara obesitas dengan kejadian anemia pada balita usia 3-5 Tahun di Desa Payabedi Kec. Rantau, Kab. Aceh Tamiang Tahun 2022. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dimanfaatkan Pimpinan dan Staf Desa Payabedi Kec. Rantau, Kab. Aceh Tamiang untuk merencanakan program perbaikan gizi penduduk terlebih pada anak-anak. Kata Kunci: Obesitas, Anemia, Balita.
Hubungan Pengetahuan Ibu Usia Remaja Dengan Sikap Ibu Dalam Pemberian Asi Eksklusif Dan Perawatan Pada Bayi Usia 0-6 Bulan Di Desa Binjai Baru Kecamatan Datuk Tanah Datar Tahun 2023 Lisa Tri Ananda Purba*; Debi Novita Siregar; Julia In Glori Gulo; Santalia Simatupang
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 3 (2023): Juni, socio-economics, community law, cultural history and social issues
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i3.25043

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana hubungan pengetahuan ibu usia remaja dengan sikap ibu dalam pemberian ASI eksklusif dan perawatan pada bayi usia 0-6 bulan di Desa Binjai Baru Kecamatan Datuk Tanah Datar Tahun 2023. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 40 orang yang memiliki bayi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan crosssectional. Teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan teknik total Sampling. Hasil penelitian Nilai Pearson Chi-Square antara variabel sikap ibu tentang ASI eksklusif diperoleh nilai p value 0,039(0,05) dan hasil Chi-Square antara variabel pengetahuan ibu usia remaja dalam perawatan pada bayi usia 0-6 bulan dengan sikap ibu dalam perawatan bayi diperoleh nilai p value 0,029(0,05). Kesimpulan bahwa ada hubungan pengetahuan ibu usia remaja dengan sikap ibu dalam pemberian ASI eksklusif dan perawatan pada bayi usia 0-6 bulan di Desa Binjai Baru Kecamatan Datuk Tanah Datar. Saran diharapkan bagi responden perlu meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pemberian ASI eksklusif dan perawatan bagi bayi baru lahir dan bagi petugas kesehatan hendaknya aktif dalam sosialisasi tentang pentingnya pemberian ASI eksklusif dan perawatan bagi bayi baru lahir..
Efektivitas stimulasi oral terhadap peningkatan reflek hisap lemah pada bayi prematur di RSU Royal Prima Medan Jesica Claudia BR Sihombing; Isnin Mariana; Jevi Wahyuni; Johana Saida Tiurma Tinambunan; Debi Novita Siregar
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 18 No. 2 (2024): Volume 18 Nomor 2
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v18i2.133

Abstract

Background: Premature babies are babies born at preterm gestational age, namely less than 37 weeks. Breastfeeding problems are often found due to inefficient and effective sucking abilities in premature babies. One of the interventions carried out by nurses to develop sucking and swallowing reflexes is oral stimulation with massage touches on the muscle tissue around the mouth. The hope is that this stimulation can improve the sucking reflex in premature babies, so that the length of stay is shorter, the baby's recovery is faster, the baby can catch up quickly and of course it can reduce medical costs. Purpose: To determine the effectiveness of giving oral stimulation to improve weak sucking reflexes in premature babies. Method: Quasi experimental with one group pre-post test design. The population used in this study was 30 premature babies who had weak sucking reflexes at RSU Royal Prima. The sampling technique uses total sampling. Results: Before oral stimulation, all participants (30 babies) had weak sucking reflexes and after being given oral stimulation, 4 babies had adequate sucking reflexes and 24 participants had good sucking reflexes. Conclusion: There is effectiveness of giving oral stimulation to improve weak sucking reflexes in premature babies..    Keywords: Oral Stimulation; Premature Baby; Weak Suction Reflex.    Pendahuluan: Bayi prematur adalah bayi yang dilahirkan saat usia kehamilan kurang bulan yaitu kurang dari 37 minggu. Masalah menyusui sering ditemukan karena kemampuan menghisap yang belum efisien dan efektif pada bayi prematur. Salah satu intervensi yang dilakukan perawat untuk perkembangan refleks menghisap dan menelan adalah stimulasi oral dengan sentuhan pijatan pada jaringan otot di sekitar mulut. Harapannya dengan dilakukan stimulasi ini dapat meningkatkan reflek hisap pada bayi prematur, sehingga lama rawatan menjadi lebih singkat, pemulihan bayi lebih cepat, dapat mengejar ketertinggalan bayi dengan cepat dan tentunya dapat menekan biaya pengobatan. Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas pemberian stimulasi oral terhadap peningkatan reflek hisap lemah pada bayi prematur. Metode: Quasi eksperiment dengan one group pre-post test design. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah bayi lahir prematur sebanyak 30 bayi yang memiliki reflek hisap lemah di RSU Royal Prima. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan total sampling. Hasil: Sebelum dilakukan stimulasi oral seluruh partisipan (30 bayi) memiliki reflek hisap lemah dan setelah diberikan stimulasi oral terdapat sebanyak 4 bayi memiliki reflek hisap cukup dan sebanyak 24 partisipan memiliki reflek hisap Baik. Simpulan: Adanya efektivitas pemberian stimulasi oral terhadap peningkatan reflek hisap lemah pada bayi prematur.   Kata Kunci: Bayi Prematur; Reflek Hisap Lemah; Stimulasi Oral.
PENGETAHUAN SISWI KELAS XI TENTANG DAMPAK ANEMIA TERHADAP KESEHATAN REPRODUKSI Angelina, Clarita; Siregar, Debi Novita; Siregar, Patimah Sari; Anggeria, Elis
Jurnal Keperawatan Priority Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jukep.v3i1.856

Abstract

Anemia is a clinical condition of reducing the quality of red blood cells. In circulation that is marked by low hemoglobin levels in the blood. The impact of anemia on iron nutrition results in a pale, weak, tired, dizzy, and decreased concentration of learning. Other causes: the level of knowledge of adolescent girls and the length of menstruation. The purpose of this study was to determine the description of class XI knowledge about the effects of anemia on reproductive health in SMA 6 Medan 2019. This research is descriptive using primary and secondary data. The populations in this study were 30 teenage girls in SMA 6 Medan as many as in-class XI IPA I. The sampling technique of this study was using purposive sampling technique. The sample of this study was 30 students. The results of this study indicate that the majority of people who lack knowledge are 16 people (54%) and the minority of people who have good knowledge is 4 people (13%). The study conclusion is that the majority of female student’s knowledge about the effects of anemia on reproductive health is lacking. For the school and adolescents, it is hoped that they will increase their knowledge by came and working with health workers to promote health about the effect of anemia on reproductive health.
SOSIALISASI KESEHATAN TENTANG PAHAMI IMS DAN CEGAH RESIKONYA Siregar, Debi Novita; Saragih, Elv. Feedia Mona; Aminah; Manalu, Harauly Lady Lusiana; Primawaty Dwi Rijsubo
Jurnal Mitra Prima Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL MITRA PRIMA
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/mitraprima.v6i2.5613

Abstract

Infeksi Menular Seksual (IMS) merupakan salah satu penyakit yang diakibatkan oleh virus, bakteri, protozoa, parasit ataupun jamur. Penularannya dapat terjadi melalui hubungan seksualitas, alat-alat yang terkontaminasi ataupun dapat menular melalui ibu hamil kejanin yang dikandungnya ataupun pada saat proses persalinan berlangsung. Pengetahuan tentang IMS sangatlah penting untuk mengetahui apa saja jenis dari IMS serta tanda dan gejalanya. Peningakatan pengetahuan dapat dilakukan dengan cara menyebar informasi yakni dengan cara melakukan sosialisasi dan diskusi kepada masyarakat khusunya pada ibu-ibu rumah tangga. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode sosialisasi dan metode diskusi. Proses sosialisasi diberikan secara langsung. Kegiatan Pengabdian ini diharapkan meningkatkan pengetahuan para Ibu rumah tangga yang dapat secara langsung mengedukasi keluarganya baik suami serta anaknya, sehingga dapat mengurangi resiko kejadian IMS di dalam keluarga yang dapat mengurangi angka kejadian IMS di masyarakat
Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dengan Pertumbuhan Bayi Usia 5-6 Bulan di Desa Tanjung Gusta Zaluchu, Fredlina Agustin; Dakhi, Erny Susanty; Zai, Erwida; Siagian, Esmi Astasya Br; Siregar, Debi Novita; Oktaviani, Emma
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.43298

Abstract

ASI memberikan banyak manfaat yang banyak proses tumbuh kembang bayi yang optimal dan terjaga kesehatannya. Ini kaya akan mineral penting dan berbagai zat bioaktif termasuk antibodi, hormon, sel hidup, oligosakarida, siklotin, dan komponen pemacu pertumbuhan lainnya. Tujuan penelitian ini meneliti Hubungan pemberian ASI eksklusif dengan Pertumbuhan Bayi Usia 5-6 Di Desa Tanjung Gusta. Metode penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan menerapkan pendekatan cross-sectional, dengan menggunakan data sampel sebanyak 40 bayi yang diambil dengan memakai metode total sampling instrumen pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan wawancara, sehingga dilakukan analisis mengaplikasikan uji chi-square. Hasil analisis bivariat menggunakan uji chi square menunjukkan adanya keterikatan antara pemberian ASI Eksklusif dengan pertumbuhan tinggi badan bayi 5-6 bulan, p value = 0,001 dimana p< 0,05 dan ditemukan bahwa terdapat hubungan antara Pemberian ASI Eksklusif dengan berat badan bayi 5-6 bulan p-value = 0,002 p < 0,05. Pemberian ASI eksklusif mempunyai efek positif nyata terhadap pertumbuhan fisik bayi.
Kelancaran produksi ASI eksklusif pada ibu primipara melalui konsumsi kacang hijau Hasibuan, Eri Hartati; Hutabarat, Ermita Lando; Fahni, Fahni; Handayani, Fitri; Donna, Grace All; Siregar, Debi Novita
Haga Journal of Public Health (HJPH) Vol. 2 No. 2 (2025): Maret 2025
Publisher : YAYASAN VICTORY HAGA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62290/hjph.v2i2.53

Abstract

Latar belakang: Kecukupan produksi Air Susu Ibu (ASI) menjadi faktor penentu keberhasilan pemberian ASI eksklusif, terutama bagi ibu primipara yang lebih berisiko menghadapi kendala dalam proses menyusui. Asupan kacang hijau diketahui dapat mendukung peningkatan produksi ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi kacang hijau terhadap kelancaran produksi ASI eksklusif pada ibu primipara. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan Pre-eksperimental dengan desain one group pretest-posttest yang dilaksanakan di Klinik Sunggal Medan pada Desember 2024. Sebanyak 25 ibu primipara yang melahirkan di klinik tersebut menjadi subjek penelitian melalui teknik total sampling. Intervensi diberikan berupa konsumsi kacang hijau 30-50 gram per hari dengan frekuensi dua kali sehari selama 14 hari. Analisis data menggunakan uji McNemar. Hasil: Dari 25 responden dengan tingkat kelancaran ASI eksklusif sebelum mengkonsumsi kacang hijau sebanyak 18 responden (72%) dalam kategori produksi ASI eksklusif tidak lancar dan dalam kategori lancar sebanyak 7 (28%), seteleh mengkonsumsi kacang hijau terdapat peningkatan produksi ASI eksklusif sebanyak 23 responden (92%) dalam kategori lancar, dan 2 responden (8%) dalam kategori tidak lancar. Terdapat perbedaan kelancaran produksi ASI eksklusif sebelum dan sesudah ibu primipara konsumsi kacang hijau (p = <0,001). Kesimpulan: Konsumsi kacang hijau dapat meningkatkan kelancaran produksi ASI eksklusif pada ibu primipara.
The Relationship of Primipara Mother's Knowledge and Mother's Attitudes in Preventing Wasting Incidents in the Clinic Pratama Bunda Anzef District Pancur Batu Deli Serdang Elsa Nurcahya; Debi Novita Siregar; Butet Oxtaviana Purba; Dina Riani Saragih; Ellis Endang Purwasih; Diana Teresia
JURNAL KEBIDANAN KESTRA (JKK) Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Kebidanan Kestra (JKK)
Publisher : Fakultas Kebidanan Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/jkk.v7i2.2393

Abstract

Wasting is a nutritional problem characterized by a mismatch between a child's weight and height or their z-score, resulting in significant weight loss or being far below the normal range. The aim of this study is to examine the relationship between the knowledge of primiparous mothers and their attitudes toward preventing wasting at the Bunda Anzef Primary Clinic, Pancur Batu District, Deli Serdang. This study is a quantitative observational research using a cross-sectional approach. The sample consisted of 52 respondents, selected through purposive sampling. Data analysis was conducted univariately and bivariately using the chi-square test. The results showed that the majority of respondents had insufficient knowledge about wasting, with 26 respondents (50%) having limited understanding. Furthermore, most respondents exhibited negative attitudes toward preventing wasting, with 31 respondents (59.6%) showing this tendency. A significant relationship was found between the knowledge of primiparous mothers and their attitudes toward preventing wasting, with a p-value of 0.001 (p<0.05). The conclusion of this study is that there is a relationship between the knowledge of primiparous mothers and their attitudes toward preventing wasting at the Bunda Anzef Primary Clinic, Pancur Batu District, Deli Serdang.
The Relationship Of Mother's Knowledge And Attitude In Giving Stimulation Of Infant Growth And Development Marniwati Lafau; Debi Novita Siregar; Lelli Kristia Wahyuningsih; Liana; Lidia Siregar; Kusniati Nova Nainggolan
JURNAL KEBIDANAN KESTRA (JKK) Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Kebidanan Kestra (JKK)
Publisher : Fakultas Kebidanan Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/jkk.v7i2.2451

Abstract

Child growth and development is the result of the interaction process of hereditary factors, hereditary constitution and environmental factors at the prenatal stage or at the postnatal stage. Growth and development occur simultaneously. This research aims to determine the relationship between knowledge and attitudes of mothers in providing stimulation for baby growth and development in the Viktory Clinic Work Area, South Nias in 2024. The type of research used is quantitative with a cross sectional approach. The sample in this study was all mothers who had babies aged 0-12 months in the Viktory Clinic Working Area, South Nias, totaling 40 people. with total sampling technique. Data analysis was carried out univariate and bivariate using the chi square test.  The research results showed that of the 40 respondents, the majority did not stimulate baby growth and development, 28 respondents (70%). Most mothers' knowledge about stimulating baby growth and development was sufficient, 18 respondents (45%) and a good minority, 8 respondents (20%). The majority of mothers' attitudes regarding stimulating baby's growth and development were negative, as many as 29 respondents (72.5%). There is a relationship between maternal knowledge and stimulation of baby growth and development with a p-value of 0.000 (p<0.05). There is a relationship between maternal knowledge and stimulation of baby growth and development with a p-value of 0.001 (p<0.05). The conclusion of this research is that there is a relationship between knowledge and attitudes of mothers in providing stimulation for baby growth and development.
Co-Authors AMINAH Angelina, Clarita Anggreani, Vita Asma, Siti Atikah Uzri Aulya Pretty Aryanda Ayu Lestari Tarigan Ayu Selpi Manalu Azza Ardani Barus, Helpinta Butet Oxtaviana Purba Dakhi, Erny Susanty Dewi Sartika DEWI SARTIKA Diana Teresia Dina Riani Saragih Donna, Grace All Elis Anggeria Ellis Endang Purwasih Elsa Nurcahya Endang Nurul Aini Ester Juniati Halawa Eva Latifah Nurhayati Eva Natalin Pasaribu Evi Nurlija Silaban Fadmawati Ndururu Fahni, Fahni Feby Maidea Indah Astari Feniria Zega Fitri Handayani Gea, Jernihati Gracetika Jeny Chlaudya Simanjuntak Gulo, Yeni Hesnika Gultom, Mona Vebiyanti Hanisah Sopiah Hasibuan Harauly Lady Lusiana Manalu Harlina Harlina Hasibuan, Eri Hartati Hasniati, Hasniati Hasriati Hasriati, Hasriati Hayati Hayati Herawati Herlinawati Manao Hia, Regina Midar Hati Hidayat, Maharani Hulu, Nente Sugianti Hutabarat, Ermita Lando Ika Erniati Ika Lestari Siregar Imtihani Indri Elfi Yunita Indri Elfi Yunita Indriyani, Suci Insyirah Br Harahap Intan Mandira Ira Yani Estuti Irawati Manurung Irawati Pasaribu Irma Yunita Siregar Isnin Mariana Janiati, Sri Jesica Claudia BR Sihombing Jevi Wahyuni Johana Saida Tiurma Tinambunan Julia Julia In Glori Gulo Julida Sari Juria, Ainun Khairani Sari Khoiri Amni Siregar Kiki Purnama Sanjani Sitanggang Kusniati Nova Nainggolan Lailatul Ikmah Marpaung Laoli, Nofika Kristiani Lase, Erni Yanti Lase, Hidawati Leli Mitra Niat Laia Lelli Kristia Wahyuningsih Lensawati Mendrofa Lia Mauliar Sapitri Liana Lidia Siregar Lisa Tri Ananda Purba* Loi, Helismawati Marniwati Lafau Martauli Pane Mauliza, Sri Mayasari, Hartini Meiliana Meiliana Morina Sinaga Munthe, Nency Sunarti Nasution, Siti Aminah Natasya, Ami Nova Friska Tamba Nurlita, Ira Octavia Rezki Putri R Oktaviani, Emma Pane, Martauli Pasaribu, Debora Afriyani br. Pasaribu, Ena Mardiana Pasaribu, Renti Magdalena Br Patimah Sari Siregar Pintaken Sembiring Pandia Pohan, Chairun Nisa Primawaty Dwi Rijsubo rahayu, evi lina Rahmi, Sabna Rina Yanti Siagian Ruth Sarah Junita Saragih Santalia Simatupang Saputri , Rara Meilani Saragih, Elv. Feedia Mona Sari, Youlanda Andrya Sarumaha, Sri Hayati Sasmartih, Rati Siagian, Esmi Astasya Br Silangit, Nikita Novelia Simanjuntak, Lusi Tania Simatupang, Helmalia Alnesa Sinaga, Rugun Patricia Sinulingga, Esteria Latersia Br Sinurat, Silvia Yosefa Siregar, Ruth Pinkkan Nick Br Sitepu, Nika Ayu Adelia Br Siti Nurhayati Sitinjak , Regina Sitinjak, Hasnah Sri Ningsih SRI RAHAYU Sri Wahyuni Sri Wulandari Subang Aini Nasution Suharningsih Suharningsih Suliasni, Natasya Putri Sunarti Swari, Suci Indah Tambunan, Rahel Titin Sundari Nazara Wati, Mimi Midya Winda Sri Wahyuni Windi Fadila Windri Mutiara Matondang Wira Putri Ros Hatuti Batee Wulandari Ayu Ningsih Wulandari, Sindi Yanti Yanti Yukita Sari Irawanti Lubis Yuliza Yuliza Yuniwasti Lase Yuslinda Yuslinda Yusnita Sari Siagian Zahra, Raudha Zai, Erwida Zaluchu, Fredlina Agustin Zendrato, Riska Liberta