Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Pengetahuan dan Sikap Orang tua dengan Penggunaan Baby Walker Pada Bayi Usia 8-12 Bulan di Klinik Khadijah Suliasni, Natasya Putri; Hulu, Nente Sugianti; Sitepu, Nika Ayu Adelia Br; Siregar, Debi Novita
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 8 (2024): Volume 4 Nomor 8 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i8.15179

Abstract

ABSTRACT Every family wants to give birth to healthy, intelligent children who will become the next generation who will be useful for their parents, nation and state. One effort to achieve this is by providing children with proper care which will help children achieve their optimal abilities, so parents must provide appropriate stimulation for their children so that the development of language, motor skills, socialization and independence of toddlers is appropriate to their age. Baby walkers are known as tools to help toddlers walk which are designed to be safe and independent. The knowledge and attitudes of working parents also influence children’s development, both having a positive and negative impact on the use of baby walkers for babies aged 8-12 months. Todetermine the relationship between parental knowledge and attitudes and the use of Baby Walkers in babies aged 8-12 months at the Khadijah Clinic in 2023. This research uses analytical observational research using correlation study research methods which aims to determine the relationship between people'sknowledge and attitudes. old age on walking ability in children aged 8-12 months.In this design a cross sectional approach is used. Data collection used questionnaires and interviews. The results of the chi-square test obtained ap value = 0.000 < 0.05, this shows that there is a relationship between parental knowledge and attitudes and the use of Baby Walkers in babies aged 8-12 months at the Khadijah Clinic in 2023.  Keywords: Knowledge, Attitude, Parent, Baby Walker, Baby   ABSTRAK Setiap keluarga pasti ingin melahirkan anak yang sehat, cerdas dan menjadi generasi penerus yang berguna bagi orang tua, bangsa dan negara. Salah satu upaya untuk mencapai hal tersebut adalah dengan memberikan pengasuhan yang tepat pada anak yang akan membantu anak mencapai kemampuan optimalnya, sehingga orang tua harus memberikan stimulasi yang tepat bagi anaknya agar perkembangan bahasa, motorik, sosialisasi dan kemandirian balita sesuai dengan usianya. Baby walker dikenal sebagai alat untuk membantu balita berjalan yang didesain agar aman dan mandiri. Pengetahuan dan sikap orang tua yang bekerja juga berpengaruh terhadap perkembangan anak, baik yang berdampak positif maupun negatif terhadap penggunaan baby walker pada balita usia 8-12 bulan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap orang tua dengan penggunaan baby walker pada bayi usia 8-12 bulan di Klinik Khadijah pada tahun 2023. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian observasional analitik dengan menggunakan metode penelitian studi korelasi yang bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap orang tua terhadap kemampuan berjalan pada anak usia 8-12 bulan. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara. Hasil uji chi-square diperoleh nilai p = 0,000 < 0,05, hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dan sikap orang tua dengan penggunaan Baby Walker pada bayi usia 8-12 bulan di Klinik Khadijah tahun 2023. Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Orang Tua, Baby Walker, Bayi
Efektifitas Perawatan Metode Kanguru dengan Simple Support Binder Terhadap Kepercayaan Diri Ibu dalam Merawat BBLR Siregar, Debi Novita; Rahayu, Sri; Janiati, Sri; Mauliza, Sri; Ningsih, Sri; Sarumaha, Sri Hayati
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 2 (2024): Volume 4 Nomor 2 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i2.13287

Abstract

ABSTRACT One of the causes of newborn deaths is low birth weight (LBW) babies. One intervention that can be done to prevent complications due to LBW is baby massage and the kangoro mother care method. The aim of this research was to determine the effectiveness of the Kangaroo method of treatment with a simple support binder on mothers' self-confidence in caring for LBW. This type of research uses a quasi-experiment research design with a pre-test and post-test design, namely providing treatment or intervention to the experimental group and then the effects of the treatment are measured and analyzed. The population in this study were all LBW who were treated at the Riau University Hospital (UNRI), 40 people each in the intervention group and the control group using a total sampling technique. Analysis of research data is univariate and bivariate analysis. The results of the study explained that the self-confidence of mothers in the control group before the treatment was carried out, namely providing Kangaroo method care (PMK) with a simple support binder, the majority of mothers' self-confidence was lacking at 12 people (60%) and the minority that the mother's confidence was good was 8 people (40%) . After the intervention, the majority of mothers had good self-confidence, 17 people, and the minority had poor self-confidence, 3 people. Based on the Wilcoxon test, it was found that there was effectiveness of the kangaroo method of care with a simple support binder on mothers' self-confidence in caring for LBW with a P value of 0.003. It is hoped that this research suggestion will provide information on the effectiveness of the Kangaroo method of care with a simple support binder on mothers' confidence in caring for LBW so that mothers' confidence in caring for LBW increases. Keywords: Kangaroo Method of Care, Simple Support Binder, LBW  ABSTRAK Salah satu penyebab kematian bayi baru lahir adalah Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR). Salah satu intervensi yang dapat dilakukan dalam mencegah komplikasi akibat BBLR adalah dengan pijat bayi dan metode kangoro mother care. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas perawatan metode Kanguru dengan simple support binder terhadap kepercayaan diri ibu dalam merawat BBLR. Jenis penelitian ini menggunaan desain penelitian quasy experiment dengan pre-test and post-test design yaitu memberikan perlakuan atau intervensi pada kelompok eksperimen dan kemudian efek dari perlakuan tersebut diukur dan dianalisa. Populasi dalam penelitian ini adalah semua BBLR yang dirawat di Rumah Sakit Universitas Riau (UNRI) sebanyak 40 orang yang masing-masing 20 orang kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan teknik pengambilan total sampling. Analisa data penelitian adalah analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian menjelaskan bahwa kepercayaan diri ibu pada kelompok kontrol sebelum dilakukannya perlakuan yaitu pemberian  perawatan metode Kanguru (PMK) dengan simple support binder mayoritas  kepercayaan diri ibu kurang sebanyak 12 orang (60%)  dan minoritas bahwa kepercayaan ibu baik  sebanyak 8 orang (40%). Kepercayaan diri ibu setelah intervensi diperoleh mayoritas kepercayaan diri ibu baik sebanyak 17 orang dan minoritas berada pada kepercayaan diri ibu kurang sebanyak 3 orang. Berdasarkan uji Wilcoxon  dan didapatkan bahwa terdapat Efektifitas perawatan metode kanguru dengan simple support binder terhadap kepercayaan diri ibu dalam merawat BBLR dengan nilai Pvalue 0,003. Saran penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi efektifitas perawatan metode Kanguru dengan simple support binder terhadap kepercayaan diri ibu dalam merawat BBLR sehingga kepercayaan ibu dalam merawat BBLR meningkat. Kata Kunci: Perawatan Metode Kanguru, Simple Support Binder, BBLR
Pengaruh Penerapan Feeding Rules Terhadap Status Gizi Bayi Usia 6-12 Bulan di Klinik Pratama Hadijah Meiliana, Meiliana; Siregar, Debi Novita; Wati, Mimi Midya; Hidayat, Maharani; Simanjuntak, Lusi Tania; Sinulingga, Esteria Latersia Br
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 3 (2024): Volume 4 Nomor 3 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i3.14020

Abstract

ABSTRACTGrowth and development problems in toddlers are often underestimated bysociety, because it is considered normal if the child's weight is sufficient or inaccordance with standards (K.Suarayasa, dkk, 2022). Basic feeding rules areindirect factors that affect nutritional status. Therefore, feeding patterns havea close relationship with the nutritional status of children, with good foodconsumption and feeding patterns by parents and foods that contain importantelements for the child's body such as energy sources, builders and regulatorsthat help improve the condition and nutritional status of children better The purpose of this study was to determine the effect of the Application of Feeding Rules on the Nutritional Status of Infants aged 6-12 months. In making this study using quantitative research using pre-test and posttest one group design with a Quasi-Experimentaldesign without a control group that compares the results of evaluation beforeand after treatment of respondents. Data collection used Feeding Patternquestionnaire sheet and KMS Sheet to measure Nutritional Status in infants. Thestatistical test used is the Wilcoxon Signed Rank Test. The measurement resultsshowed that after the application of feeding rules there was a decrease inNutritional Status of Infants (P vallue = <0.002), namely as many as 25 infants(83.3%) with good nutritional status, 5 infants (16.6%) with less nutritionalstatus, 3 infants (10%) with more nutritional status and 2 infants (6.6%) withobese nutritional status. Based on the research that has been carried out, it isconcluded that there are differences from the nutritional status category beforethe application of feeding rules and after the application of feeding rules,namely an increase in the nutritional status of infants who are in the categoryof good nutrition.Keywords: Application of Feeding Rules, Nutritional Status of InfantsABSTRAKMasalah tumbuh kembang pada balita seringkali dianggap remeh olehmasyarakat, karena dianggap normal apabila berat badan anak mencukupi atausesuai dengan standar (K.Suarayasa, dkk, 2022). Praktik pola pemberian makanatau Basic Feeding rules merupakan faktor secara tidak langsung yangmempengaruhi status gizi. Oleh karena itu, pola pemberian makan memiliki hubungan erat dengan status gizi anak, dengan konsumsi makanan dan poa pemberian makan yang baik oleh orang tua serta makanan yang mengandung unsur- unsur penting bagi tubuh anak seperti sumber zat tenaga, pembangun dan pengatur iniah yang membantu memperbaiki kondisi dan status gizi anak lebih baik (Nobianti, 2018). Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Penerapan Feeding Rules terhadap Status Gizi Bayi usia 6-12 bulan. Dalam membuat penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif yang menggunakan rancangan pre test dan posttest one group design, dengan rancangan Quasi Eksperimental tanpa kelompok kontrol yang membandingkan hasil evaluasi sebelum dan sesudah dilakukan perlakuan terhadap responden. Pengumpulan data menggunakan lembar kuisioner Pola Pemberian Makan dan Lembar KMS untuk mengukur Status Gizi pada bayi. Uji statistik yang digunakan adalah Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa setelah dilakukan penerapan feeding rules terdapat kenaikan status gizi bayi (P value = <0.002) yaitu sebanyak 25 bayi (83,3%) dengan status gizi baik, 5 bayi (16,6%) dengan status gizi kurang, 3 bayi (10%) dengan status gizi lebih dan 2 bayi (6,6%) dengan status gizi obesitas. Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan maka didapatkan kesimpulan bahwa terdapat perbedaan dari kategori status gizi sebelum penerapan feeding rules dan sesudah penerapan feeding rules yaitu terjadi peningkatan status gizi bayi yang berada di kategori gizi baik.Kata Kunci: Penerapan Feeding Rules, Status Gizi Bayi
Indeks Massa Tubuh Ibu Menyusui Dengan Status Gizi Bayi Usia 0-1 Tahun Siregar, Debi Novita; Hayati, Hayati; Mayasari, Hartini; Sitinjak, Hasnah; Hasniati, Hasniati; Hasriati, Hasriati
Haga Journal of Public Health (HJPH) Vol. 1 No. 2 (2024): Maret 2024
Publisher : YAYASAN VICTORY HAGA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62290/hjph.v1i2.15

Abstract

Latar belakang: Masalah Indeks Massa Tubuh (IMT) dan status gizi bayi usia 0-1 tahun adalah merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di seluruh dunia. Gizi ibu yang buruk dapat berpengaruh pada IMT ibu dan status gizi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan IMT dengan status gizi bayi usia 0-1 tahun Metode: Desain penelitian yang digunakan berupa cross-sectional. Subjek penelitian ini adalah seluruh ibu bayi usial 0-1 tahun yang berasal di wilayah kerja Puskesmas Blang Rakal pada bulan Juni 2023, yang di ambil dari aplikasi elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis masyarakat (e-PPGBM) yang berjumlalh 114 Bayi. Studi ini melibatkan 89 orang bayi usia 0-1 tahun yang direkrut dengan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data penelitian menggunakan uji Chi Square. Hasil: Sebanyak 19,1% ibu menyusui memiliki IMT dengan kategori kurus dan sebanyak 28,1% dengan kategori gemuk, 1,1% kategori obesitas. Sebanyak 22,5% bayi mengalami status gizi kurang, dan 5,6% yang berisiko gizi lebih. IMT ibu berhubungan secara signifikan terhadap status gizi bayi usia 0-1 tahun (p = <0,001). Kesimpulan: IMT ibu berhubungan secara signifikan terhadap status gizi bayi usia 0-1 tahun.
Pengaruh Promosi Kesehatan dengan Media Poster Terhadap Pengetahuan Ibu tentang Kanker Payudara Debi Novita Siregar; Indri Elfi Yunita
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 1 No. 2 (2022): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.742 KB)

Abstract

Kurangnya pengetahuan mengenai kanker payudara ditambah dengan gejala permulaan kanker payudara yang sering tidak disadari atau dirasakan dengan jelas oleh penderita, mengakibatkan sekitar 70% kasus kanker di Indonesia datang dan menjalani pemeriksaan stadium lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengetahuan ibu tentang Pengaruh Promosi Kesehatan Dengan Metode Poster Terhadap Pengetahuan Ibu Tentang Kanker Payudara di Lingkungan II Kelurahan Tanjung Gusta Medan tahun 2022. Penelitian ini penelitian ini bersifat quasy experimental dengan pre test dan post test group desain. Penelitian ini dilaksanakan di Lingkungan II Kelurahan Tanjung Gusta Medan yang dilaksanakan pada tanggal 24 Mei 2022—29 Mei 2022 dengan sebanyak 322 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling, yaitu membagi jumlah atau anggota populasi dengan perkiraan jumlah atau anggota populasi dengan jumlah sampel yang diinginkan. Metode pegumpulan data dalam penelitian ini menggunakan data primer. Yaitu data diambil langsung dari responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari pre test terdapat ibu-ibu yang berpengetahuan baik sebanyak 4 orang (17.4%), dan post test sebanyak 15 orang (65.2%), yang berpengetahuan cukup pada saat pre test sebanyak 18 orang (78.3%), dan post test sebanyak 6 orang (26.1%), dan yang berpengetahuan kurang pada saat pre test sebanyak 1 orang (4.3%), post test sebanyak 2 orang (8.7%).
Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dengan Pertumbuhan Bayi Usia 5-6 Bulan di Desa Tanjung Gusta Fredlina Agustin Zaluchu; Erny Susanty Dakhi; Erwida Zai; Esmi Astasya Br Siagian; Debi Novita Siregar; Emma Oktaviani
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.43298

Abstract

ASI memberikan banyak manfaat yang banyak proses tumbuh kembang bayi yang optimal dan terjaga kesehatannya. Ini kaya akan mineral penting dan berbagai zat bioaktif termasuk antibodi, hormon, sel hidup, oligosakarida, siklotin, dan komponen pemacu pertumbuhan lainnya. Tujuan penelitian ini meneliti Hubungan pemberian ASI eksklusif dengan Pertumbuhan Bayi Usia 5-6 Di Desa Tanjung Gusta. Metode penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan menerapkan pendekatan cross-sectional, dengan menggunakan data sampel sebanyak 40 bayi yang diambil dengan memakai metode total sampling instrumen pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan wawancara, sehingga dilakukan analisis mengaplikasikan uji chi-square. Hasil analisis bivariat menggunakan uji chi square menunjukkan adanya keterikatan antara pemberian ASI Eksklusif dengan pertumbuhan tinggi badan bayi 5-6 bulan, p value = 0,001 dimana p< 0,05 dan ditemukan bahwa terdapat hubungan antara Pemberian ASI Eksklusif dengan berat badan bayi 5-6 bulan p-value = 0,002 p < 0,05. Pemberian ASI eksklusif mempunyai efek positif nyata terhadap pertumbuhan fisik bayi.
SOSIALISASI KESEHATAN TENTANG PAHAMI IMS DAN CEGAH RESIKONYA Debi Novita Siregar; Elv. Feedia Mona Saragih; Aminah; Harauly Lady Lusiana Manalu; Primawaty Dwi Rijsubo
Jurnal Mitra Prima Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL MITRA PRIMA
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi Menular Seksual (IMS) merupakan salah satu penyakit yang diakibatkan oleh virus, bakteri, protozoa, parasit ataupun jamur. Penularannya dapat terjadi melalui hubungan seksualitas, alat-alat yang terkontaminasi ataupun dapat menular melalui ibu hamil kejanin yang dikandungnya ataupun pada saat proses persalinan berlangsung. Pengetahuan tentang IMS sangatlah penting untuk mengetahui apa saja jenis dari IMS serta tanda dan gejalanya. Peningakatan pengetahuan dapat dilakukan dengan cara menyebar informasi yakni dengan cara melakukan sosialisasi dan diskusi kepada masyarakat khusunya pada ibu-ibu rumah tangga. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode sosialisasi dan metode diskusi. Proses sosialisasi diberikan secara langsung. Kegiatan Pengabdian ini diharapkan meningkatkan pengetahuan para Ibu rumah tangga yang dapat secara langsung mengedukasi keluarganya baik suami serta anaknya, sehingga dapat mengurangi resiko kejadian IMS di dalam keluarga yang dapat mengurangi angka kejadian IMS di masyarakat
Effectiveness of the "Hybrid-Midwifery" Model Based on WhatsApp Group and Home Visit on Early Detection of Pregnancy Danger Signs and Anxiety in Primigravida Mothers Debora Paninsari; Debi Novita Siregar
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan (Health Information Management) Vol. 11 No. 1 (2026): Health Information and Management
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jmik.v11i1.999

Abstract

Background: Delayed recognition of pregnancy danger signs contributes to maternal and neonatal morbidity and mortality. Conventional antenatal education is often limited by time constraints, resulting in inadequate knowledge retention and persistent anxiety, particularly among primigravida mothers. Hybrid models integrating digital education and personalized support may enhance both cognitive and psychological outcomes during pregnancy. Method: A quasi-experimental pretest–posttest control group study was conducted among 70 third-trimester primigravida mothers in Deli Serdang Regency, North Sumatra, Indonesia. Participants were recruited through purposive sampling and allocated into an intervention group (n=35) and a control group (n=35). The intervention group received a 4-week Hybrid-Midwifery program consisting of WhatsApp-based education and individualized home visits, while the control group received standard antenatal care. Knowledge of pregnancy danger signs was assessed using a validated questionnaire (Cronbach’s α=0.813), and anxiety was measured using the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Data were analyzed using paired and independent t-tests. Result: The intervention group demonstrated significantly higher post-test knowledge scores than the control group (84.50 ± 5.20 vs. 62.10 ± 6.35; mean difference=22.40, 95% CI: 19.10–25.70; p<0.001; Cohen’s d=3.87). Anxiety levels were significantly lower in the intervention group than in the control group at post-test (11.20 ± 2.15 vs. 20.40 ± 3.10; mean difference=9.20, 95% CI: 7.85–10.55; p<0.001; Cohen’s d=3.48). Conclusion: The Hybrid-Midwifery model was associated with substantial improvements in knowledge of pregnancy danger signs and significant reductions in anxiety among primigravida mothers. This integrated digital-humanistic approach may serve as a feasible complementary strategy for strengthening antenatal care services in primary healthcare settings
The Relationship of Providing Education on Appropriate Complementary Feeding with the Nutritional Status of Infants 6-12 Months of Age Rugun Patricia Sinaga; Sabna Rahmi; Yeni Hesnika Gulo; Ruth Pinkkan Nick Br Siregar; Debi Novita Siregar
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 3 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i3.5850

Abstract

Infants aged 6–12 months are in a critical stage of growth and development, where proper complementary feeding alongside exclusive breastfeeding plays a key role in supporting normal weight gain. Educating mothers on the correct patterns and selection of complementary foods can improve their knowledge and behavior in meeting their babies' nutritional needs. Objective: To determine whether there is a relationship between providing education and maternal knowledge about patterns and selection of complementary foods with nutritional status in infants aged 6-12 months. Methods: This study used quantitative research with a quasi-experimental design involving a pre-test group and a post-test group without a control group. The population includes all mothers who have babies aged 6-12 months totaling 70 respondents. The sampling method uses Non Probability Sampling with Purposive Sampling type. Data collection applied in this study included pretest and postest stages, namely measuring anthropometry in infants (Height and Weight) and providing education to mothers in the form of counseling using leaflets. Data were analyzed using univariate and bivariate. Results: Based on the Wilcoxon test, the obtained p-value is 0.001, which is less than 0.005. This indicates that the null hypothesis (H0) is rejected. Therefore, it can be concluded that providing education on appropriate complementary feeding has a significant effect on infants aged 6-12 months.
Hubungan Pola Asuh Ibu Dengan Perkembangan Motorik Kasar Pada Balita Usia 1-3 Tahun Juli Hartati Siregar; Debi Novita Siregar; Wahyuni Saputri; Lucvi Mega Utami; Nurfarlina Nurfarlina; Nuriana Nuriana
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1262

Abstract

Di Indonesia, 2 dari 1.000 bayi menunjukkan hambatan kemampuan motorik, 3 hingga 6 dari 1.000 bayi menderita kerusakan daya dengar, serta 1 dari 100 anak mengalami keterlambatan intelektual dan komunikasi . Proses kognitif dan motorik anak yang optimal dipengaruhi oleh lingkungan pembinaan, yang mencakup pemberian rangsangan dan keterkaitan antara ibu dan anak sebagai faktor utama. Ibu berperan besar dalam mendukung tahap kematangan anak, karena orang tua berperan dalam memberikan rangsangan pada aspek motorik, sensorik, kognitif, dan sosial, serta mampu mendeteksi adanya gangguan perkembangan sejak dini. Kajian ini menggunakan teknik kuantitatif melalui desain cross-sectional, di mana pengukuran dilakukan sekaligus pada satu waktu untuk mendeteksi adanya keterkaitan antara variabel pemicu dan variabel terkait melalui kuesioner. Berdasarkan survei awal yang dilakukan di PMB Dewi Sandra, Desa Ujong Drien, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, tampak bahwa masih banyak ibu yang belum memahami apakah pematangan dan peningkatan buah hatinya, khususnya pada kategori motorik kasar, telah berlangsung dengan baik. Uji chi-square menunjukkan nilai p sebesar 0,035 dengan tingkat signifikansi 0,05. Sebab p lebih rendah dari batas ketentuan (0,035 < 0,05), analisis ini mengindikasikan adanya keterkaitan antara pola asuh orang tua dan perkembangan motorik kasar pada anak usia 1 – 3 tahun di PMB Dewi Sandra, Desa Ujong Drien, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, pada tahun 2026.
Co-Authors Amelia Az Zahra AMINAH Ananda Purba*, Lisa Tri Angelina, Clarita Anggreani, Vita Asma, Siti Atikah Uzri Aulya Pretty Aryanda Ayu Lestari Tarigan Ayu Selpi Manalu Azza Ardani Barus, Helpinta Butet Oxtaviana Purba Debora Paninsari Dewi Sartika DEWI SARTIKA Diana Teresia Dina Riani Saragih Dindia Lenggana Donna, Grace All Elis Anggeria Ellis Endang Purwasih Elsa Nurcahya Elv. Feedia Mona Saragih Emma Oktaviani Endang Nurul Aini Erny Susanty Dakhi Erwida Zai Esmi Astasya Br Siagian Ester Juniati Halawa Eva Latifah Nurhayati Eva Natalin Pasaribu Evi Nurlija Silaban Fadmawati Ndururu Fahni, Fahni Feby Maidea Indah Astari Feniria Zega Fitri Handayani Fredlina Agustin Zaluchu Gea, Jernihati Gracetika Jeny Chlaudya Simanjuntak Gultom, Mona Vebiyanti Hanisah Sopiah Hasibuan Harauly Lady Lusiana Manalu Harauly Lady Lusiana Manalu Harlina Harlina Hasibuan, Eri Hartati Hasibuan, Rabiatul Adawiyah Hasniati, Hasniati Hasriati Hasriati, Hasriati Hayati Hayati Herawati Herlinawati Manao Hia, Regina Midar Hati Hidayat, Maharani Hulu, Nente Sugianti Hutabarat, Ermita Lando Ika Erniati Ika Lestari Siregar Ikli Marisyah Hutagaol Imtihani In Glori Gulo, Julia Indri Elfi Yunita Indri Elfi Yunita Indriyani, Suci Insyirah Br Harahap Intan Maghfirah Syafitri Intan Mandira Intan Sari Ira Yani Estuti Irawati Manurung Irawati Pasaribu Irfani, Putri Irma Yunita Siregar Isnin Mariana Janiati, Sri Jesica Claudia BR Sihombing Jevi Wahyuni Johana Saida Tiurma Tinambunan Juli Hartati Siregar Julia Julia In Glori Gulo Julida Sari Juria, Ainun Khairani Sari Khoiri Amni Siregar Kiki Purnama Sanjani Sitanggang Kristina Natalia br Naibaho Kusniati Nova Nainggolan Lailatul Ikmah Marpaung Laoli, Nofika Kristiani Lase, Erni Yanti Lase, Hidawati Lase, Yuniwasti Ledyta Roulina Sihombing Leli Mitra Niat Laia Lelli Kristia Wahyuningsih Lensawati Mendrofa Lia Mauliar Sapitri Liana Lidia Siregar Lisa Tri Ananda Purba* Loi, Helismawati Lucvi Mega Utami Lyna Simanjuntak Marniwati Lafau Martauli Pane Martha Samosir Mauliza, Sri Mayasari, Hartini Meiliana Meiliana Morina Sinaga Munthe, Nency Sunarti Nasution, Siti Aminah Natasya, Ami Nova Friska Tamba Nurfarlina Nurfarlina Nuriana Nuriana Nurlinda Giawa Nurlita, Ira Nurzanna Simamora Octavia Rezki Putri R Oktavia Magdalena Pane, Martauli Pasaribu, Debora Afriyani br. Pasaribu, Ena Mardiana Pasaribu, Renti Magdalena Br Patimah Sari Siregar Pintaken Sembiring Pandia Pohan, Chairun Nisa Primawaty Dwi Rijsubo rahayu, evi lina Rina Yanti Siagian Rizqa Faricha Rugun Patricia Sinaga Ruth Pinkkan Nick Br Siregar Ruth Sarah Junita Saragih Sabna Rahmi Santalia Simatupang Saragih, Elv. Feedia Mona Sarah Junita Saragih, Ruth Sari Irawanti Lubis, Yukita Sari Siagian, Yusnita Sari, Youlanda Andrya Sarumaha, Sri Hayati Sasmartih, Rati Silangit, Nikita Novelia Simanjuntak, Lusi Tania Simatupang, Helmalia Alnesa Simatupang, Santalia Sinaga, Onike Lavionika Sinulingga, Esteria Latersia Br Sinurat, Silvia Yosefa Sitepu, Nika Ayu Adelia Br Siti Nurhayati Sitinjak , Regina Sitinjak, Hasnah Sri Ningsih SRI RAHAYU Sri Wahyuni Sri Wulandari Subang Aini Nasution Suharningsih Suharningsih Suliasni, Natasya Putri Sunarti Swari, Suci Indah Titin Sundari Nazara Wahyudi, Putri Salsabilla Wahyuni Saputri Wati, Mimi Midya Winda Sri Wahyuni Windi Fadila Windri Mutiara Matondang Wira Putri Ros Hatuti Batee Wulandari Ayu Ningsih Wulandari, Sindi Yanti Yanti Yeni Hesnika Gulo Yukita Sari Irawanti Lubis Yuliza Yuliza Yuliza Yuliza Yuniwasti Lase Yuslinda Yuslinda Yuslinda, Yuslinda Yusnita Sari Siagian