Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Analisis Kesesuaian Ekspektasi dan Kenyataan Pengguna Bumble Dalam Membangun Hubungan Shofiyah, Nada; Hendrayani, Yani; Ayuningtyas, Fitria
Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Vol 8, No 2 (2025): Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), November
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34007/jehss.v8i2.2858

Abstract

The Bumble app, with its key feature of giving women control over initiating conversations, has become popular among teenagers and adults as a new way to find partners. This study aims to analyze the alignment of expectations and experiences of users of the Bumble dating app, based on the social penetration theory framework. This research method uses descriptive qualitative methods through interviews and observations, examining factors influencing user motivation, such as effectiveness, efficiency, accessibility, and ease of use, as well as challenges faced. The results indicate a gap between user expectations and the reality of Bumble usage. While issues such as identity theft, ghosting, security threats, and shallow communication contribute to a less-than-desirable user experience, enhanced features that provide more options for women have been shown to increase feelings of safety, comfort, and happiness. For online dating apps to better serve their users' needs
Model Kemitraan CSR untuk Pengembangan UMKM yang Berkelanjutan: Studi Kasus Program Kemitraan pada PT Jasa Marga (Persero) Tbk Hendrayani, Yani; Maryam, Siti; Uljanatunnisa, Uljanatunnisa
Society Vol 8 No 1 (2020): Society
Publisher : Laboratorium Rekayasa Sosial, Jurusan Sosiologi, FISIP Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/society.v8i1.134

Abstract

This research aims to examine Corporate Social Responsibility (CSR) Partnership Program to find an optimal and sustainable partnership model between State-owned Enterprises (SOEs) and Micro Small and Medium Enterprises (MSMEs) to advance the people's economic sector. This research was qualitative research with a case study approach. Data collection techniques used in this research were in-depth interviews, observation, and literature studies. In-depth interviews were conducted with 3 informants chosen as representatives of PT Jasa Marga (Persero) Tbk and 6 informants were taken as participants in Focus Group Discussions representing MSMEs fostered partners in the Jagorawi - Cikampek Toll network area. Informants were selected using a purposive sampling technique. The results showed that the CSR partnership model between SOEs and MSMEs is based on mutual respect, transparency, good communication and trust, mutual benefit to those involved, and has a consistent commitment from both parties.
CSR di Era Pandemi Berbasis Nilai-Nilai Bela Negara: Analisis Konten pada Situs Website Resmi Lima Badan Usaha Milik Negara Hendrayani, Yani; Uljanatunnisa, Uljanatunnisa
Society Vol 9 No 1 (2021): Society
Publisher : Laboratorium Rekayasa Sosial, Jurusan Sosiologi, FISIP Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/society.v9i1.260

Abstract

The urgency of the COVID-19 pandemic in Indonesia continues to increase. Companies in Indonesia are now focusing on CSR programs to assist the government in accelerating the handling of COVID-19. This study aims to examine the form of social support by implementing CSR on the official website pages of 5 State-Owned Enterprises. The type of research used in this research is qualitative using a qualitative content analysis approach. Sampling used non-probability sampling method. The technique used was purposive sampling by taking samples of news content and various CSR activities on the website pages of 5 State-Owned Enterprises. The data analysis technique uses data coding using a deductive approach. The value analysis of CSR activities is implemented and implementing CSR based on the value state of defense. Otherwise, three CSR pillars, namely People, Profit, and Planet, are implemented in various CSR activities covering education, health, environment, infrastructure, community empowerment, disaster management, and special assistance to affected communities. The Result of the seven categories, the three most frequently encountered are community economic empowerment support through Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) and health support and educational support.
KOMPONEN KEPARIWISATAAN DAN PENGEMBANGAN COMMUNITY BASED TOURISM DI WISATA SITUBOLANG DESA JATISURA Hendrayani, Yani; Uljanatunnisa, Uljanatunnisa; Kusuma, Alfia; Putri Gumilang, Natassja
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i2.542-553

Abstract

Pariwisata menjadi salah satu sektor utama penunjang dalam pembangunan nasional. Desa Jatisura menjadi salah satu desa berpotensi wisata di Kabupaten Indramayu. Pengelolaan wisata di Jatisura menerapkan pendekatan berbasis masyarakat (community based tourism) untuk mengembangkan destinasi yang ada di sana. Berdasarkan kondisi ini, penelitian dilakukan untuk mengkaji bagaimana komponen kepariwisataan dan konsep community based tourism (CBT) diterapkan di Desa Jatisura. Tujuan PKM ini adalah untuk mengidentifikasi komponen kepariwisataan dan melihat penerapan konsep CBT di Desa Jatisura. Selanjutnya pengabdian masyarakat ini digunakan untuk mendeskripsikan kondisi ekonomi desa, partisipasi masyarakat yang memungkinkan adanya kolaborasi dan penciptaan modal sosial untuk menilai tingkat partisipasi masyarakat terkait pariwisata, dan mewujudkan tindakan lebih lanjut yang diperlukan untuk pengembangan Community Base Tourism pada destinasi Desa wisata Situ Bolang, Jatisura Indramayu. Metode yang digunakan adalah    kegiatan  Fokus Grup Diskusi (FGD) bersama kelompok masyarakat, kelompok pemuda dan  representasi pemerintah desa, yang dilakukan bersama tim survey untuk mengungkap  hal-hal yang menarik untuk dikembangkan. Selanjutnya Workshop dengan menghadirkan praktisi pengelola desa dari Desa Nglanggeran Yogjakarta. Hasil PKM  menunjukkan bahwa atraksi utama adalah Agro Eduwisata Situ Bolang, dengan simbolis taman bunga, kolam renang anak, dan berbagai jenis tumbuhan. Akses menuju desa wisata ini cukup baik meski belum tersedia transportasi umum. Berbagai fasilitas pendukung juga disediakan untuk kenyamanan wisatawan. Dalam pengelolaan pariwisata, masyarakat lokal menjadi aktor utama, dengan peran yang terwadahi dalam forum musyawarah desa Jatisura dan tugas yang disesuaikan dengan keahlian masing-masing. Saat ini, terdapat tiga kelompok masyarakat yang dikoordinasikan oleh Pokdarwis Desa Jatisura sebagai penggerak utama kegiatan wisata di desa tersebut.
PENGUATAN KOMPETENSI AGEN SOSIALISASI BANK SAMPAH SOLUSI HIJAU MELALUI SENI PUBLIC SPEAKING Hendrayani, Yani; Irawati, Aniek; Mulyantini, Sri
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i3.717-726

Abstract

Pengelolaan Bank sampah kini tidak saja untuk menciptakan kebersihan lingkungan, namun  bertransformasi dapat diandalkan dalam kegiatan ketahanan ekonomi bagi ibu ibu rmah tangga terutama di  masa pandemic Convid 19 ini. Perwujudan kesadaran sosial terhadap kebersihan lingkungan merupakan upaya yang dapat dicapai dengan  sebuah penyuluhan yang efektif agar mendapatkan pemahaman masyarakat yang optimal. Peranan Agen sosialisasi Bank Sampah sangat menentukan keberhasilannya jika didukung kemampuan berbicara atau public speaking sehingga berhasil secara persuasif memotivasi kesadaran diri atau Self Awareness. Pelaksanaan PKM ini dilakukan oleh tim dengan memberikan pembekalan  bagaimana membangun kepercayaan diri dan kemampuan berbicara yang efektif dalam keterampilan Public Speaking  dalam menyampakan kesadaraan pengelolaan Bank Sampah. Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah menumbuhkan kepecayaan diri dan kemampuan seni berbicara yang persuasif bagi pengelola Bank Sampah sebagai Agen Sosialisasi.  Metode pelaksanaan pada program kemitraan masyarakat ini,  terdiri dari 3 fase yaitu  Fase Penyadaran, Fase Pengkapasitasan dan Fase Pendampingan. Adapun langkah-langkah kegiatan Pengabdian meliputi tiga rangkai kegiatan yaitu persiapan, pelaksanaan hingga evaluasi. Berdasarkan hasi evaluasi disimpulkan bahwa pelaksanaan kegiatan ini cukup efektif dikarenakan  terdapat peningkatan kompetensi seni public speaking setelah mengikuti pembekalan.
SOSIALISASI LITERASI INFORMASI RAMAH ANAK DI PONDOK PESANTREN ALKAMILAH, KABUPATEN SUKABUMI Maryam, Siti; Samodro, Dewanto; Kusumajanti, Kusumajanti; Hendrayani, Yani
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media sosial telah menjadi sumber informasi bagi masyarakat, termasuk anak-anak. Namun, tidak semua informasi di media sosial ramah untuk anak karena banyak informasi yang menampilkan kekerasan, pornografi, perundungan, hoaks, dan lain-lain. Karena itu, perlu ada sosialiasasi literasi informasi ramah anak kepada anak-anak maupun orang dewasa yang selama ini mendampingi anak-anak. Artikel ini merupakan hasil pengabdian kepada masyarakat tentang sosialisasi literasi informasi ramah anak yang dilakukan di Pondok Pesantren Al-Kamilah, Kabupaten Sukabumi. Kegiatan dilakukan dengan format diskusi dengan audiens ibu-ibu sekitar pondok pesantren. Melalui kegiatan diskusi diketahui bahwa banyak orang tua yang mendampingi anak atau cucunya dalam menggunakan ponsel cerdas
SOSIALISASI PENCEGAHAN COVID-19 DI PAUD SRIKANDI JAKARTA TIMUR MELALUI METODE CERITA BERGAMBAR Uljanatunnisa, Uljanatunnisa; Hendrayani, Yani; Sutowo, Irpan Ripa'i
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i1.48-55

Abstract

Early in 2020 the community was shocked by the Corona Virus Pandemic (Covid 19), it is estimated that more than 215 countries are struggling to stop the transmission of this virus, including Indonesia. This virus can attack anyone, including children, based on the results of case detection that children who have contracted Covid-19 also continue to increase. The Srikandi Early Childhood Education Institute, East Jakarta, has not provided Covid-19 education to its students. Through PKM activities, the Abdimas team of the Universitas Pembangunan Nasional Veteran jakarta carried out socialization activities for the prevention of Covid-19 including introduction to how to prevent Covid-19 through the pictorial story method. The series of activities consist of preparation, implementation and evaluation. Based on the results of the evaluation, it is concluded that the implementation of this activity is quite effective because the cognitive abilities of children have increased.
TRANSFORMASI PEMASARAN PARIWISATA MELALUI IMPLEMENTASI INOVASI TOURMO: PELATIHAN DIGITAL MEDIA SELULER UNTUK PENGELOLA DESA WISATA Hendrayani, Yani; Rosmawarni, Neni; Intyaswati, Drina; Sadjijo, Priyono; Sinaga, Saidun
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34786

Abstract

Abstrak: Desa wisata memiliki potensi besar dalam mengembangkan pariwisata berbasis alam dan budaya.Namun masih banyak pengelola desa wisata menghadapi tantangan dalam pemasaran digital, terutama terkait keterampilan mengelola media sosial, membuat konten kreatif, dan memanfaatkan teknologi mobile. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kapasitas pengelola desa wisata melalui pelatihan TourMo (Trend of Utility Resources-based Mobile System), sebuah inovasi berbasis media digital seluler yang dirancang untuk memperkuat strategi komunikasi dan promosi pariwisata. Fokus pada pengembangan hard skill dalam produksi konten digital dan penggunaan aplikasi berbasis seluler serta komunikasi kreatif (soft skill). Evaluasi dilakukan melalui 15 pertanyaan pre-test dan post-test. Metode kegiatan mencakup pelatihan interaktif, pendampingan pembuatan konten digital, serta simulasi penggunaan TourMo dalam praktik pemasaran. Pelatihan diikuti oleh 10 peserta yang terdiri dari tim inti pengelola media sosial desa dan pelaku UMKM lokal. Evaluasi kegiatan dilakukan untuk menilai peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil rata-rata skor Pre-Test adalah 49, sedangkan rata-rata skor Post-Test meningkat menjadi 85. Hal ini mengindikasikan bahwa intervensi atau pelatihan yang diberikan berdampak positif terhadap peningkatan pengetahuan dan kemampuan peserta. Implementasi TourMO diharapkan memperluas jangkauan promosi, memperkuat citra destinasi, dan mendorong peningkatan kunjungan wisatawan.Abstract: Tourism villages have great potential in developing nature- and culture-based tourism. However, many tourism village managers still face challenges in digital marketing, particularly in terms of social media management skills, creative content creation, and mobile technology utilization. The objective of this activity is to improve the capacity of tourism village managers through TourMo (Trend of Utility Resources-based Mobile System) training, a mobile digital media-based innovation designed to strengthen tourism communication and promotion strategies. The focus is on developing in digital content production and the use of mobile-based applications (hard skills) as well as creative communication (soft skills). The evaluation was conducted through 15 pre-test and post-test questions. The activity methods include interactive training, assistance in creating digital content, and simulations of using TourMo in marketing practices. The training was attended by 10 participants consisting of the core team of village social media managers and local MSME actors. The activity was evaluated to assess the improvement in participants' understanding and skills before and after the training. The average pre-test score was 49, while the average post-test score increased to 85. This indicates that the intervention or training provided had a positive impact on improving participants' knowledge and abilities. The implementation of TourMO is expected to expand the reach of promotion, strengthen the image of the destination, and encourage an increase in tourist visits.