Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

The Relationship of Emotion Regulation with Intimate Friendship in adolescent Women using Second Account Instagram in Makassar Auliyah, Fadya; Hamid, Harlina; Firdaus, Faradillah
卷 6 编号 2 (2023): Journal of Correctional Issues (JCI)
Publisher : Polteknik Ilmu Pemasyarakatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52472/jci.v6i2.228

Abstract

Intimate friendship adalah salah satu permasalahan yang dialami remaja Wanita pengguna second account instagram Intimate friendship memiliki dampak yang signifikan terhadap perkembangan dan kesejahteraan remaja. Namun, berdasarkan data awal yang ditemukan peneliti dinyatakan bahwa masih terdapat remaja yang tidak dapat membangun intimate friendship dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan intimate friendship terhadap regulasi emosi pada remaja Wanita pengguna second account instagram di Makassar. Responden dalam penelitian ini sebanyak 295 remaja wanita pengguna second account instagram di Makassar. Data dianalisis menggunakan teknik analisis korelasi spearman’s rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara regulasi emosi terhadap intimate friendship pada remaja Wanita pengguna second account instagram di Makassar (r= 0,42; p 0,000; p< 0,05). Penelitian ini menggambarkan bahwa semakin tinggi regulasi emosi maka semakin tinggi intimate friendship. Hasil penelitian ini diharapkan mampu membangun hubungan intimate friendship yang baik yang tentunya akan berdampak pada kebahagiaan dan kesejahteraan remaja. Remaja dapat memulai dengan meregulasi emosi saat menghadapi situasi di lingkungan sosial agar dapat membangun hubungan intimate friendship yang baik.
The Influence of the Dark Triad Personality on Bullying Behavior in Adolescents Adrianty, Nurul Adha; Firdaus, Faradillah; Ismail, Ismalandari
卷 6 编号 2 (2023): Journal of Correctional Issues (JCI)
Publisher : Polteknik Ilmu Pemasyarakatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52472/jci.v6i2.264

Abstract

Bullying behavior is a behavior that is not prosocial so that it can have a negative effect on both the perpetrator and the victim. This bullying behavior is influenced by certain negative factors. The purpose of this study was to determine the effect of the dark triad personality on bullying behavior in adolescents. Respondents to this study amounted to 100 adolescents with an age range of 13-18 years and had experienced verbal, physical or psychological bullying. The sampling technique in this study used accidental sampling. The measuring tool used is the Olweus Bully/Victim Questionnaire (OBVQ) to measure the bullying variable and the Short Dark Triad (SD3) to measure the dark triad personality variable. This study uses multiple linear regression analysis techniques. The results showed that the dimensions of Machiavellianism and psychopathy had a significant effect on bullying behavior, while the dimensions of narcissism did not have a significant effect. The conclusion of this study is that there is an influence of dark triad personality for aspects of machiavellianism and narcissism on bullying behavior in adolescents.
Pelatihan Self-Compassion dalam Menurunkan Tingkat Stres Mahasiswa Tingkat Akhir Agung Pradana, Muhammad Refin; Lukman, Lukman; Firdaus, Faradillah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres merupakan permasalahan utama yang sering dialami oleh mahasiswa saat menempuh masa perkuliahan. Salah satu yang dapat dilakukan untuk menurunkan tingkat stres yang dimiliki yaitu dengan membiasakan berwelas asih pada diri sendiri atau biasa disebut dengan  self-compassion. Self-compassion merupakan upaya dalam berbelas kasih pada diri dalam meregulasi penderitaan yang dirasakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelatihan self-compassion untuk menurunkan tingkat stres mahasiswa akhir. Partisipan pelatihan berjumlah 29 mahasiswa yang disatukan dalam satu kelompok eksperimen. Rancangan eksperimen dalam penelitian ini adalah pretest-postest one group design. Hipotesis dalam penelitian ini diterima, yaitu pelatihan self-compassion efektif untuk menurunkan tingkat stres mahasiswa. Dari hasil analasis tambahan yang dilakukan tidak ada perbedaan yang signifikan pada laki-laki dan perempuan saat diberi pelatihan self-compassion dalam menurunkan tingkat stres. Implikasi penelitian ini merujuk pada pihak kampus untuk menjadikan pelatihan self-compassion sebagai salah satu solusi dalam menurunkan tingkat stres yang terjadi di kampus.
Focus Group Discussion (FGD) kepada Anak Berhadapan Dengan Hukum (ABH) yang memiliki kasus kekerasan di Balai Rehabilitasi Sosial Anak Memerlukan Perlindungan Khusus (BRSAMPK) Toddopuli Makassar Firdaus, Faradillah; Nurdin, Muhammad Nur Hidayat; Zainuddin, Kurniati; Piara, Muh Rajan; Yusnaeni, Yusnaeni
Ruang Cendekia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2022): Ruang Cendekia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/ruangcendekia.v1i4.259

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan rasa kepercayaan diri dan lebih menghargai diri dan lingkungan pada anak brhadapan hukum (ABH) yang memiliki kasus kekerasan di balai rehabilitasi sosial anak memerlukan perlindungan khusus (BRSAMPK) Toddopuli Makassar. Kegiatan ini Menggunakan metode observasi untuk melihat perkembangan Focus Group Discussion subjek dari hari pertama hingga selesai. kemudian metode pendekatan untuk memberikan informasi terkait pengetahuan secara umum kepada subjek. sBerdasarkan hasil observasi dari hari pertama hingga selesai dapat disimpulkan bahwa subjek dapat meningkatkan rasa kepercaan dirinya dengan mulai dapat bergaul dan berkomunikasi aktif kepada teman sebayanya dan lingkungan sekitarnya.
Memahami Diri dalam Mencapai Konsep Diri Positif pada Remaja di Rumah Zakat Sulsel Fakhri, Nurfitriany; Firdaus, Faradillah; Irdianti, Irdianti; Kusuma, Perdana; Buchori, Sahril
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 4
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Periode remaja merupakan fase krusial dalam pembentukan konsep diri, terutama bagi remaja dari keluarga kurang mampu yang menghadapi berbagai faktor risiko psikososial. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman diri dan kepercayaan diri remaja binaan Rumah Zakat Sulawesi Selatan melalui Workshop Pengenalan Diri dengan pendekatan experiential learning dan social-emotional learning. Workshop dilaksanakan pada Juli 2025 dan diikuti oleh remaja binaan berusia remaja awal hingga remaja akhir dengan komposisi seimbang antara laki-laki dan perempuan. Kegiatan terdiri dari empat aktivitas inti yang dirancang secara terstruktur: Pemetaan Identitas Diri, Identifikasi Kekuatan Karakter, Refleksi Pencapaian Diri, serta Integrasi dan Rencana Tindak Lanjut. Evaluasi pelaksanaan menggunakan kuesioner menunjukkan hasil sangat positif dengan tingkat kepuasan yang tinggi dari seluruh peserta, melampaui target minimal yang telah ditetapkan. Aspek kualitas materi memperoleh penilaian tertinggi, diikuti oleh aspek manfaat kegiatan, kecukupan sarana prasarana, kemudahan memahami materi, dan pelayanan komunikasi tim. Mayoritas responden memberikan penilaian sangat baik pada seluruh aspek evaluasi. Umpan balik kualitatif mengungkapkan apresiasi tinggi terhadap kegiatan, permintaan kontinuitas program, saran peningkatan penyampaian materi, dan apresiasi terhadap metode kerja kelompok yang interaktif. Workshop ini berhasil memfasilitasi eksplorasi identitas dan penguatan konsep diri positif pada remaja binaan, dengan rekomendasi untuk pelaksanaan berkelanjutan guna memastikan dampak jangka panjang terhadap kesejahteraan psikososial remaja.Kata kunci: konsep diri, remaja, experiential learning, workshop, Rumah Zakat
Membangun Daya Tangguh Remaja pada Rumah Zakat Sulawesi Selatan Firdaus, Faradillah; Fakhri, Nurfitriany
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 2
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Masa remaja merupakan periode krusial yang memerlukan pengembangan daya tangguh untuk menghadapi berbagai tantangan psikososial. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan membangun daya tangguh remaja binaan Rumah Zakat Sulawesi Selatan melalui pendekatan komprehensif yang mengintegrasikan psikologi positif dan nilai-nilai keislaman. Permasalahan utama yang dihadapi meliputi rendahnya tingkat daya tangguh (65% remaja memiliki skor di bawah rata-rata), tingginya tekanan psikososial, keterbatasan keterampilan regulasi emosi, minimnya sistem dukungan, dan kurangnya integrasi nilai spiritual dalam pengembangan daya tangguh. Metode pelaksanaan mencakup Program Pelatihan resilient youth dengan  pembentukan kelompok dukungan sebaya, program pendampingan kapasitas pendamping, pengembangan modul terintegrasi nilai spiritual, program pelibatan keluarga, dan pengembangan platform digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan regulasi emosi, penguatan jaringan dukungan sosial, dan internalisasi nilai-nilai spiritual sebagai sumber daya tangguh.Kata kunci: Daya tangguh, remaja, psikologi positif, , pemberdayaan
Hubungan Antara Kontrol Diri Dengan Kepatuhan Siswa Di SMA Negeri 2 Sidrap Hijriani, Regina; Firdaus, Faradillah; Sulastri, Tri
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.13156

Abstract

Kepatuhan siswa merujuk pada perilaku siswa dalam mematuhi peraturan dan norma yang telah ditetapkan di lingkungan sekolah. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kepatuhan siswa adalah kontrol diri. Kontrol diri mencakup kemampuan siswa untuk mengendalikan emosi, dorongan serta tindakan dalam mempengaruhi kepatuhan terhadap aturan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kontrol diri dengan kepatuhan siswa di SMA Negeri 2 Sidrap. Subjek dalam penelitian ini merupakan siswa kelas 10, 11, dan 12 di SMA Negeri 2 Sidrap sebanyak 345 orang. Teknik pengambi;an sampel dalam penelitian ini menggunakan probability sampling dengan teknik cluster random sampling. Penelitian ini menggunakan skala kepatuhan dan kontrol diri. Hasil uji hipotesis menggunakan analisis non-parametrik spearman’s rho menunjukkan bahwa terhadap hubungan positif dan signifikan antara kontrol diri dengan kepatuhan siswa dengan nilai signifikansi o (0,000) dengan r (0,608). implikasi dari penelitian ini adalah memberikan gambaran tentang pentingnya pengembangan kontrol diri dalam upaya meningkatkan kepatuhan siswa dan mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih tertib dan produktif.
Dendam : Api yang Membakar dari dalam Studi Deskriptif Pada Dewasa Muda Firdaus, Faradillah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kecenderungan balas dendam pada individu dewasa muda. Dendam merupakan emosi kompleks yang dapat mempengaruhi kesejahteraan psikologis dan perilaku seseorang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 350 responden berusia 18-25 tahun. Data dikumpulkan menggunakan skala kecenderungan balas dendam yang terdiri dari 11 item dengan rentang skor 11-55. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata kecenderungan balas dendam adalah 37.21 (SD = 9.95) yang berada pada kategori sedang. Mayoritas responden (46.86%) memiliki kecenderungan balas dendam tinggi, 37.14% pada kategori sedang, dan 16% pada kategori rendah. Temuan ini mengindikasikan bahwa sebagian besar individu dewasa muda memiliki potensi untuk melakukan perilaku balas dendam.
Identitas Sosial Remaja Rentan dalam Konteks Kemiskinan Perkotaan di Makassar Firdaus, Faradillah
HUMAN: South Asian Journal of Social Studies Vol 5, No 2 (2025): HUMAN: South Asian Journal of Social Studies
Publisher : HUMAN: South Asian Journal of Social Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/human.v5i2.81028

Abstract

Abstract. This study aims to explore the construction of social identity among vulnerable youth in the context of urban poverty in Makassar through in-depth qualitative analysis. Using a phenomenological approach with 12 participants aged 16-24 years living in poor urban areas, data were collected through in-depth interviews and participant observation. Data analysis used interpretative phenomenological analysis to understand lived experiences and meaning-making processes. Results revealed three major themes: identity negotiation through resistance strategies, collective identity as a protective mechanism, and cultural resources as identity capital. Participants actively constructed positive social identities despite structural constraints through reframing poverty narratives, emphasizing community solidarity, and drawing on local cultural values. The findings challenge deficit-based perspectives of poor youth and highlight their agency in identity construction. This study contributes to understanding how vulnerable youth navigate social stigma while maintaining positive self-regard through creative identity work and cultural resilience.Keywords: social identity; vulnerable youth; urban poverty; qualitative research; cultural resilience
Pengaruh Konsep Diri terhadap Kecenderungan Perilaku Non-Suicidal Self-Injury Pada Remaja Broken Home Adhitama, Brilian Putra; Firdaus, Faradillah; Irdianti, Irdianti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya prevalensi perilaku non-suicidal self-injury (NSSI) di kalangan remaja, khususnya yang berasal dari keluarga broken home, yang diduga dipengaruhi oleh konsep diri negatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsep diri terhadap kecenderungan perilaku NSSI pada remaja broken home. Subjek dalam penelitian ini adalah 205 remaja berusia 10–22 tahun yang mengalami broken home. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif kausalitas dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Instrumen yang digunakan yaitu Tennessee Self Concept Scale 2nd (TSCS) short form untuk mengukur konsep diri, dan Inventory of Statements about Self-Injury (ISAS) untuk mengukur NSSI. Hasil uji analisis regresi linear sederhana menunjukkan terdapat pengaruh konsep diri terhadap seluruh fungsi NSSI (p = 0,000), yang berarti semakin tinggi konsep diri, semakin rendah kecenderungan remaja broken home menggunakan fungsi NSSI. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya intervensi yang berfokus pada penguatan konsep diri guna mencegah perilaku NSSI, terutama bagi praktisi pendidikan dan kesehatan mental.