Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analisa Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kanker Payudara (Ca Mammae) di RSUD dr Pirngadi Medan Tahun 2020 Sipayung, Ika Damayanti; Lumbanraja, Sarma; Fitria, Aida; Silaen, Mangatas; Sibero, Jitasari Tarigan
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i1.2031

Abstract

Latar belakang: Kanker payudara merupakan ancaman bagi kaum wanita. Walaupun sudah ada pengobatan terbaik, tetapi perjuangan melawan kanker payudara tidak selalu berhasil. Hal itu karena masih kurangnya perhatian kaum wanita dalam memahami kanker payudara guna menghindarkan dari serangan kanker payudara serta cara melakukan deteksi dini. Jenis penelitian ini adalah analitik desain case control untuk mempelajari sejauh mana faktor–faktor yang memengaruhi terjadinya efek. Faktor-faktor dipelajari dengan menggunakan retrospektif. Memilih kasus yaitu wanita yang mengalami kanker payudara dan kontrol, wanita yang tidak mengalami kanker payudara. Populasi terdiri dari populasi kasus dan kontrol sebanyak 94, sampelnya adalah 47 kasus dan 47 kontrol. Data dikumpulkan melalui rekam medik. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-square pada taraf kepercayaan 95% (p=0,05). Hasil penelitian menunjukkan variabel yang berhubungan dengan kanker payudara di RSUD Dr Pirngadi Medan tahun 2020 yaitu usia p=0,002 , paritas p=0,557, riwayat pemberian ASI p=0,001, KB Hormonal p=0,001, riwayat keluarga p=0,002. Kesimpulan penelitian bahwa faktor-faktor yang berhubungan dengan kanker payudara adalah usia, pemberian ASI, KB Hormonal, dan riwayat keluarga. Diharapkan kepada tenaga kesehatan khususnya bidan untuk memberikan KIE (komunikasi, informasi dan edukasi) yang baik tentang faktor yang dapat menimbulkan kanker payudara kepada setiap wanita dan lebih sering melakukan SADARI untuk mencegah terjadinya kanker payudara. Kata Kunci: Faktor- faktor, Wanita, Kanker Payudara  Background: Breast cancer is a threat to women. Although there is already the best treatment, the fight against breast cancer is not always successful. This is because there is still a lack of attention by women in understanding breast cancer in order to avoid breast cancer attacks and how to do early detection. This type of research is case control analytic design to study the extent of the factors that influence the occurrence of effects. The factors were studied retrospectively. Selecting cases are women who have breast cancer and controls, women who do not have breast cancer. The population consisted of a population of 94 cases and controls, the samples were 47 cases and 47 controls. Data were collected through medical records. Data were analyzed by univariate and bivariate using Chi-square test at 95% confidence level (p=0.05). The results showed that the variables related to breast cancer at Dr Pirngadi Hospital Medan in 2020 were age p=0.002, parity p=0.557, history of breastfeeding p=0.001, hormonal family planning p=0.001, family history p=0.002. The conclusion of the study that the factors associated with breast cancer are age, breastfeeding, hormonal family planning, and family history. It ishoped that health workers, especially midwives, can provide good IEC (communication, information and education) about the factors that can cause breast cancer to every woman and do BSE more often to prevent breast cancer. Keywords: Factors, Women, Breast Cancer
Faktor yang Berhubungan dengan Persalinan Sectio Caesarea Periode 1 Januari – Desember 2019 di RSU Bandung Medan Dila, Wiliyana; Nadapda, Thomson P; Sibero, Jitasari Tarigan; Harahap, Fatma Sylvana Dewi; Marsaulina, Ivansri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i1.1988

Abstract

Sectio Caesarea adalah cara melahirkan janin dengan membuat sayatan pada dinding uterus melalui dinding depan perut atau vagina.Hasil data dariWorld Health Organization (WHO) standart rata- rata angka oprasi Sectio caesarea di sebuah negara adalah 10-15% saja, tetapi secara keseluruhan persalinan secara Sectio caesarea dilaporkan terjadi 25-50%, Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (usia, paritas, riwayat persalinan, Partus Tak Maju, Ketuban Pecah Dini) yang berhubungan dengan persalinan Sectio caesarea di Rumah Sakit Umum Bandung Medan Periode 1 Januari – Desember 2019. Penelitian ini menggunakan metode Mix Methods. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin yang mengalami sectio caesarea sebanyak 550 kasus dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini 231 kasus, dilakukan dengan menggunakan analisa data yaitu analisa univariat,analisa bivariat dan multivariat. Dari hasil penelitian ini, dengan uji statistic pearson chi-square pada usia dengan sectio saecarea diperoleh nilai sig p=0,000<0,05. Paritas dengan sectio caesarea diperoleh hasil p=0,002=<0,05. riwayat persalinan dengan sectio saecarea diperoleh hasil p=0,000=<0,005, Partus Tak Maju diperoleh hasil p=0,007=<0,005, Ketuban Pecah Dini diperoleh hasil p=0,001=<0,005 Maka diperoleh ada hubungan usia, paritas, riwayat persalinan, partus tak maju, berat bayi lahir dengan sectio saecarea di RSU Bandung Medan dan faktor paling dominan dengan tingkat sectio caesarea adalah variabel riwayat persalinan dengan nilai signifikan 0,000 (p value < 0,05. Dari hasil kualitatif di dapatkan indikasi Ketuban Pecah Dini 1 orang, usia dan paritas yang beresiko 1 orang, usia dan Partus Tak Maju 1 orang,  Riwayat SC 1 orang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah hubungan faktor usia, paritas, riwayat persalinan, Partus Tak Maju, Ketuban Pecah Dini dengan sectio saecarea di RSU Bandung Medan Periode 1 Januari – Deesember 2019. Diharapkan pada petugas kesehatan agar dapat meningkatkan pelayanan konseling kehamilan terutama kepada ibu yang sedang hamil untuk menurunkan angka persalinan sectio caesarea.Kata Kunci: Usia, Paritas, Riwayat Persalinan, Partus Tak Maju, Ketuban Pecah DiniSectio Caesarea is a method of giving birth to a fetus by making an incision in the uterine wall through the front wall of the abdomen or vagina. The results of data from the World Health Organization (WHO) indicate that the average rate of Sectio Caesarea in a country is 10-15%, but overall deliveries are generally Sectio caesarea is reported to occur in 25-50%. The purpose of this study was to determine (age, parity, history of labor, Inadvertent Parturition, Premature rupture of membranes) associated with delivery of Sectio caesarea at Bandung General Hospital Medan Period 1 January – December 2019. This study uses the Mix Methods method. The population in this study were all maternity mothers who underwent sectio caesarea as many as 550 cases and the sample used in this study was 231 cases, carried out using data analysis, namely univariate analysis, bivariate and multivariate analysis. From the results of this study, with the Pearson chi-square statistical test on age with sectio caesarea, the value of sig p = 0.000 <0.05 was obtained. Parity with sectio caesarea obtained p=0.002=<0.05. history of labor with caesarean section obtained p = 0.000 = <0.005, Incomplete Parturition obtained p = 0.007 = <0.005, Premature rupture of membranes obtained p = 0.001 = <0.005 So there is a relationship between age, parity, history of labor, incomplete parturition advanced, the weight of the baby was born by sectio caesarea at RSU Bandung Medan and the most dominant factor with the rate of sectio caesarea was the birth history variable with a significant value of 0.000 (p value <0.05. From the qualitative results, it was obtained indications of premature rupture of membranes 1 person, age and parity at risk of 1 person, age and 1 person Inadvertent Parturition, History of SC 1 person. The conclusion of this study is the relationship between age, parity, history of childbirth, incomplete labor, premature rupture of membranes with sectio caesarea at RSU Bandung Medan Period 1 January - December 2019. It is hoped that health workers can improve pregnancy counseling services, especially to mothers who are pregnant. pregnant to reduce the rate of caesarean section delivery.Keywords: Age, Parity, History of Childbirth, Inadvertent Parturition, Premature Rupture of Membranes