Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pendampingan Penetatapan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Guru-guru Penjas se Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar Zulrafli, Zulrafli; Kamarudin, Kamarudin; Mildawati, Roza; Elfina. S, Yetti; Gianti, Lisma; Mustakin, M.
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 1 (2026): Abdira, Januari
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i1.1584

Abstract

Community Service Activities aim to improve teachers' ability in determining Minimum Completion which is a must for teachers before the school year begins for Physical Education Teachers in Siak Hulu District, Kampar Regency, for mentoring activities to determine Minimum Completion Criteria for Subjects, before the activity a Pretest and posttest were held after the mentoring activity. From the results of the mentoring activities, there was a positive impact, there was an increase in knowledge and understanding of Physical Education teachers in Siak Hulu District, and enthusiasm to participate in mentoring activities and were able to determine Minimum Completion Criteria which is an obligation for teachers to determine KKM at the beginning of the school year.
Pengaruh Latihan Circuit Training terhadap Daya Tahan Atlit Taekwondo SMA 31 Pekanbaru Nurfauziah, Nurfauziah; Zulrafli, Zulrafli
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 2 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i2.4258

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah daya tahan Atlit Taekwondo SRMA 31 Pekanbaru masih kurang optimal, hal itu terlihat ketika melakukan pertandingan antar dojo, atlet terlihat cepat lelah setelah melakukan serangan terhadap lawan dan setelah mendapat serangan balik dari lawan, sehingga mengakibatkan serangan berikutnya menjadi kurang bertenaga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan circuit training terhadap daya tahan Atlit Taekwondo SRMA 31 Pekanbaru. Adapun yang dijadikan populasi dalam penelitian ini adalah Atlit Taekwondo SRMA 31 Pekanbaru yang berjumlah 6 orang. Dalam penelitian teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling, sehingga sampel pada penelitian ini adalah 6 orang Atlit Taekwondo SRMA 31 Pekanbaru. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu pre test dan post test daya tahan dengan menggunakan tes lari 12 menit. Teknik analisa data yang digunakan adalah uji t. Hasil rata-rata pretest daya tahan atlit Taekwondo SRMA 31 Pekanbaru dengan lari 12 menit yaitu 1966.67meter dan hasil rata-rata posttest daya tahan atlit Taekwondo SRMA 31 Pekanbaru dengan lari 12 menit yaitu 2425.00meter sehingga memberikan perubahan sebesar -458,333. Berdasarkan analisis data yang digunakan menggunakan uji t, diketahui bahwa hasil uji t hitung = 254,296 yang lebih besar dari t tabel = 407,124. Sehingga dapat disimpulkan bahwa latihan circuit training yang telah diberikan memberikan dampak positif terhadap daya tahan. Berdasarkan hasil analisis tersebut maka disimpulkan bahwa terdapat pengaruh latihan circuit training terhadap daya tahan atlit Taekwondo SRMA 31 Pekanbaru.
SOSIALISASI STRATEGI PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR PENCAK SILAT UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PENGAJARAN PJOK PADA KELOMPOK KERJA GURU KECAMATAN SIAK HULU, KABUPATEN KAMPAR Kamarudin, Kamarudin; Arianto, Joko; Zulrafli, Zulrafli; Sasmarianto, Sasmarianto; Auliyasari, Riska
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Inpress Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.57013

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) pada materi teknik dasar pencak silat melalui sosialisasi dan pelatihan strategi pembelajaran kepada Kelompok Kerja Guru (KKG) PJOK Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar. Latar belakang kegiatan ini adalah masih terbatasnya kompetensi profesional guru PJOK dalam mengajar pencak silat, minimnya fasilitas pendukung, serta kurangnya bahan ajar yang sistematis sehingga pembelajaran pencak silat cenderung bersifat teoritis dan belum optimal. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, sosialisasi, dan pelatihan teori, praktik teknik dasar pencak silat (kuda-kuda, sikap pasang, pola langkah, belaan, serangan, dan tangkapan), pendampingan, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap konsep pencak silat, strategi pembelajaran yang efektif serta kemampuan merancang tahapan pembelajaran dan penilaian pencak silat di sekolah. Secara kuantitatif, terjadi peningkatan skor rata-rata pengetahuan dan persepsi pedagogis guru yang mendekati target 85% peningkatan kualitas pengajar PJOK pada materi pencak silat. Secara kualitatif, guru melaporkan meningkatnya kepercayaan diri dalam mengajar pencak silat, kemampuan memodifikasi pembelajaran sesuai konteks sekolah,  dan kesadaran terhadap pentingnya pelestarian pencak silat sebagai warisan budaya bangsa. Kegiatan ini direkomendasikan untuk di replikasi pada KKG PJOK di wilayah lain dengan penguatan aspek keberlanjutan dan kolaborasi dengan organisasi pencak silat.