Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pelatihan Penyusunan Proposal Sponsorship untuk Meningkatkan Kompetensi Organisasi Siswa Intra Sekolah SMAN 1 Blitar Nunuk Latifah; Rani Arifah Normawati; Anna Widayani
Journal of Community Research & Engagement Vol. 1 No. 2 (2025): January 2025
Publisher : LPPM STIE Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60023/mvafwr29

Abstract

Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) merupakan organisasi resmi yang dibentuk di sekolah menengah, baik di tingkat SMP maupun SMA. OSIS berfungsi sebagai wadah bagi siswa untuk menyalurkan kreativitas dan berperan sebagai sarana pembelajaran yang mendukung pengembangan potensi siswa. Dalam pelaksanaannya, OSIS idealnya menyusun dan melaksanakan program kegiatan yang direncanakan secara matang, yang salah satu bentuknya adalah melalui penyusunan proposal sponsorship. Keberhasilan sebuah kegiatan sering kali bergantung pada kemampuan penyelenggara untuk menarik dukungan sponsor melalui proposal yang efektif, perlu dirancang dengan baik. Namun, permasalahannya adalah pengurus OSIS SMAN 1 Blitar menghadapi berbagai kendala dalam penyusunan proposal sponsorship. Berdasarkan wawancara awal dengan pihak sekolah, diketahui bahwa pengurus mengalami kesulitan dalam memenuhi standar kelengkapan unsur proposal, kelayakan isi, dan penggunaan bahasa. Sehingga perlu adanya pelatihan sebagai solusi penting untuk meningkatkan keterampilan pengurus OSIS dalam menyusun proposal sponsorship. Tujuan dari kegiatan ini diharapkan pengurus OSIS dan siswa dapat memahami pola bahasa tertulis yang tepat, sistematika penyusunan yang benar, serta cara menyampaikan gagasan atau pesan secara logis dan persuasif dalam merancang proposal sponsorship. yang menarik, baik dari sisi kelengkapan unsur maupun tata bahasa. Sasaran kegiatan ini adalah 50 orang yang terdiri dari pengurus OSIS dan anggota kegiatan sekolah lainnya.  Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 8 Maret 2024. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menyusun proposal sponsorship yang efektif dan profesional. Melalui kombinasi metode ceramah, diskusi interaktif, dan praktik langsung, peserta memperoleh wawasan mendalam mengenai pentingnya sponsorship serta keterampilan praktis dalam merancang proposal sponsorship yang menarik
Training on the Implementation of ISO 31000 Risk Management for Blitar City Food Business Association Utama, Adiguna; Latifah, Nunuk; Kurniawan, Hindra; Normawati, Rani Arifah; Wardani, Shanti Ike; Widayani, Anna; Rachmawati, Ika
Outline Journal of Community Development Vol. 3 No. 1: July 2025
Publisher : Outline Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61730/f202bq61

Abstract

The food micro, small, and medium enterprises in Blitar face significant challenges in managing various business risks, including financial, operational, and strategic risks, which often hinder business continuity and growth. This study aims to enhance the risk management capabilities of food business actors in Blitar through a structured training program based on the international ISO 31000 standard. The training was delivered using lectures, discussions, and case studies, and its effectiveness was evaluated using the Kirkpatrick Level 2 method by comparing participants’ understanding before and after the training. Data were collected through pre-test and post-test questionnaires covering key aspects of risk management knowledge and practical application. The results demonstrate a substantial improvement in participants’ comprehension, with the average score increasing from 1.85 before the training to 3.65 after the training. The most significant gains were observed in the practical use of risk matrices and the identification of major risk categories, while the smallest improvement was found in the area of financial record separation, which already had a high baseline understanding. These findings indicate that the training was effective in increasing both conceptual and practical understanding of risk management among food business actors in Blitar. It is concluded that systematic risk management training based on international standards can significantly strengthen the resilience and sustainability of micro, small, and medium enterprises in the local food sector.