Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Phinisi Integration Review

PENERAPAN PEMBELAJARAN MULTIMEDIA INTERAKTIF POWTOON UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA SEKOLAH DASAR Amalia, Nur Afriani; Kaddas, Badruddin; Irviana, Ira
Phinisi Integration Review Volume 7 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v7i2.59505

Abstract

This research aims to determine (1) the application of video-based interactive multimedia learning media assisted by the Powtoon application in science subjects (2) improving student learning outcomes through video-based interactive multimedia learning media assisted by the Powtoon application in science subjects for elementary school students. This research uses Classroom Action Research. The research objects are Class V elementary school students. Data sources in this research are interviews, observations, tests and documentation. The data in this research were analyzed using descriptive quantitative statistical analysis. Based on the research that has been carried out, the results obtained (1) through the application of Powtoon media can help teachers create interesting, unique and interactive learning media in the classroom learning process (2) Based on the results of the first cycle and second cycle tests, namely, from 25 students declared to meet the KKM. This research has implications that through the application of video-based interactive multimedia learning media, learning in the classroom takes place actively and interactively, students appear more enthusiastic and motivated to pay attention to what is displayed and explained directly by the teacher. This can certainly improve student learning outcomes, especially in Natural Sciences (Science) subjects.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) penerapan media pembelajaran multimedia interaktif berbasis video berbantuan aplikasi powtoon pada mata pelajaran IPA (2) peningkatan hasil belajar siswa melalui media pembelajaran multimedia interaktif berbasis video berbantuan aplikasi powtoon pada mata pelajaran IPA Siswa Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas. Adapun objek penelitiannya adalah siswa Kelas V Sekolah Dasar. Sumber data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, tes dan dokumentasi. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan analisis statistic secara kuantitatif deskriptif.  Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan memperoleh hasil (1) melalui penerapan media powtoon dapat membantu guru dalam membuat media pembelajaran yang menarik, unik dan interaktif di dalam proses pembelajaran di kelas (2) Berdasarkan hasil tes siklus I dan siklus II yaitu, dari 25 orang siswa dinyatakan memenuhi KKM. Penelitian ini berimplikasi pada melalui penerapan media pembelajaran multimedia interaktif berbasis video, pembelajaran di dalam keilas beirlangsung seicara aktif dan inteiraktif siswa teirlihat leibih antusias dan teirmoitivasi untuk meimpeirhatikan apa yang ditampilkan dan dijeilaskan seicara langsung oileih guru. Hal ini tentunya dapat meningkatkan hasil belajar siswa khususnya pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PROGRAM KAMPUS MENGAJAR MELALUI VIDEO ASSITED LEARNING Ningsari, Wa Ode; Kaddas, Badruddin; Irviana, Ira; Setiawan, Ince Prabu
Phinisi Integration Review Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v7i1.57511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi penguatan pendidikan karakter melalui video assited learning siswa kelas V selama program kampus mengajar di UPT SPF SD Inpres Pa’baeng-baeng Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian studi kasus dengan desain kualitatif. Instrumen yang digunakan adalah berupa wawancara, observasi, dokumentasi. Teknik analisis data yang dugunakan teknik kualitatif. Berdasakan hasil penelitian menjelaskan bahwa implementasi penguatan pendidikan karakter melalui video assited learning siswa kelas V belum optimal. Dalam penelitian ini terdapat 3 indikator pendidikan karakter yaitu religious, disiplin, dan tanggung jawab. Ketiga indicator pendidikan karakter ini belum seutuhnya ditanamkan pada kepribadian siswa kelas v, seperti  1) Religius: etika berdoa sebelum dan sesudah belajar masih ada yang bermain-main dan ada pula yang belum hafal doa belajar. 2) Disiplin: masih ada siswa ynag terlambat masuk kelas, tidak menyimak video pembelajaran yang ditampilkan dan membuang sampah sembarangan. 3) tanggung jawab: tidak menjaga kebersihan, tidak mengerjakan tugas, dan tidak melaksanakan tugas piket kelas yang telah ditentukan.  Guru harus menjadi tokoh yang menanamkan nilai-nilai terpuji bagi siswa, memperbaiki perilaku yang buruk menjadi benar dan menjelaskan apa yang harus dan tidak harus dilakukan dengan cara mengimplementasi 3 indikator religious, disiplin, serta tanggung jawab dalam mengatasi karakter-karakter siswa.This research aims to determine the implementation of strengthening character education through video assisted learning for class V students during the campus teaching program at UPT SPF SD Inpres Pa'baeng-baeng, Makassar City. This type of research is case study research with a qualitative design. The instruments used are interviews, observation, documentation. The data analysis technique used is qualitative techniques. Based on the research results, it is clear that the implementation of strengthening character education through video assisted learning for class V students is not optimal. In this research there are 3 indicators of character education, namely religion, discipline and responsibility. These three indicators of character education have not been fully embedded in the personalities of class V students, such as 1) Religious: the ethics of praying before and after studying, there are still those who play around and there are also those who have not memorized the study prayer. 2) Discipline: there are still students who are late for class, don't pay attention to the learning videos shown and throw rubbish carelessly. 3) responsibility: not maintaining cleanliness, not doing assignments, and not carrying out predetermined class picket duties. Teachers must be figures who instill commendable values in students, correct bad behavior into correct ones and explain what should and should not be done by implementing the 3 indicators of religion, discipline and responsibility in dealing with student characters.