Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA KEDOKTERAN Khaira, Dinda Varhanil; Andriaty, Syarifah Nora; Mustaqim, M. Hendro
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 8 (2023): Volume 10 Nomor 8
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i8.10473

Abstract

Abstrak: Pengaruh Model Pembelajaran Problem-Based Learning (PBL)terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa Kedokteran. Pembelajarandalam pendidikan kedokteran bertujuan untuk memberikan pengetahuan danmempersiapkan mahasiswa terhadap berbagai masalah medis yang umum dijumpaisetelah lulus. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruhPBL terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa kedokteran. Penelitian inimenggunakan desain cross-sectional analitik dengan sampel sebanyak 220mahasiswa pendidikan dokter angkatan 2020, 2021, dan 2022 di UniversitasAbulyatama yang dipilih menggunakan teknik sampel secara total sampling.Penelitian dilakukan selama dua bulan pada Desember 2022 - Januari 2023. Datadikumpulkan menggunakan kuesioner data demografi dan Critical ThinkingDisposition Self-Rating Form yang disusun dan disebar menggunakan situs webGoogle Form. Hasil analisis dengan uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungansignifikan antara model pembelajaran PBL terhadap kemampuan berpikir kritismahasiswa (ρ-value = 0,022). Institusi disarankan untuk mengembangkan modelpembelajaran PBL lebih lanjut demi mengoptimalkan kemampuan berpikir kritispada mahasiswa kedokteran.
Hubungan Penggunaan Gadget dengan Kejadian Miopia dan Astigmatisme pada Remaja di Poli Mata Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati Banda Aceh Ulhaq, Nabila Dhiya; Andriaty, Syarifah Nora; Zuheri
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 4 No. 1 (2026): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v4i1.809

Abstract

Penggunaan gadget yang meningkat di kalangan remaja menimbulkan kekhawatiran terhadap kesehatan mata, terutama risiko terjadinya miopia dan astigmatisme. Faktor seperti durasi, jarak, dan posisi penggunaan gadget diduga berpengaruh terhadap gangguan refraksi ini. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara durasi, jarak, dan posisi penggunaan gadget dengan kejadian miopia dan astigmatisme pada remaja di Poli Mata Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati Banda Aceh. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 96 responden remaja yang menderita miopia atau astigmatisme. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pemeriksaan visus, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-square. Sebagian besar responden berusia 17–21 tahun (64,6%) dan berjenis kelamin perempuan (77,1%). Mayoritas menggunakan gadget >3 jam/hari (58,3%), dengan jarak pandang <30 cm (65,6%), dan posisi berbaring (52,1%). Namun, hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara durasi, jarak, maupun posisi penggunaan gadget dengan kejadian miopia dan astigmatisme (p>0,05).