Claim Missing Document
Check
Articles

TINGKAT KEPUASAN MAHASISWA PSPD KEDOKTERAN ABULYATAMA TERHADAP PROSES BELAJAR METODE DARING Qurratul Ayyuni; Iziddin Fadhil; Syarifah Nora Andriaty
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.17214

Abstract

Pandemi COVID-19 disebabkan oleh virus SARSCoV-2 dan ditetapkan sebagai keadaan darurat kesehatan karena dapat mengancam kesehatan masyarakat. Salah satu upaya pencegahan penyebaran COVID-19 dengan penerapan pembatasan sosial berskala besar yang berdampak pada beberapa sektor, termasuk sektor pendidikan yaitu penerapan pembelajaran daring. Kepuasan mahasiswa menjadi hal yang penting dalam metode pembelajaran daring karena dapat mempengaruhi capaian hasil pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan mahasiswa terhadap pembelajaran tutorial, kuliah pakar, dan skill lab secara daring. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang dilakukan pada bulan Mei s/d Juni 2023 di Universitas Abulyatama dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa PSPD Universitas Abulyatama angkatan 2019 dan 2020 dengan jumlah 160 orang. Pengambilan sampel dengan teknik besaran sampel menggunakan rumus slovin dengan tingkat eror 5% dan didapati sampel sebanyak 114 sampel. Analisis data dilakukan secara univariat menggunakan bantuan aplikasi SPSS. Hasil yang diperoleh adalah tingkat kepuasan terhadap pembelajaran tutorial secara daring dikategorikan sangat puas sebesar 10,5%, puas 72,8%, tidak puas 14,9% dan sangat tidak puas sebesar 1,8%, untuk tingkat kepuasan terhadap kuliah pakar secara daring dikategorikan sangat puas 13,2%, puas 64.9%, tidak puas 20,2% dan sangat tidak puas sebesar 1,8%. Selain itu, tingkat kepuasan terhadap skill lab secara daring dikategorikan sangat puas sebesar 5,3%, puas 33,3%, tidak puas 44,7% dan sangat tidak puas 16,7%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingkat kepuasan mayoritas mahasiswa terhadap pembelajaran tutorial dan kuliah pakar secara daring dikategorikan puas, sedangkan tingkat kepuasan mayoritas mahasiswa terhadap skill lab secara daring dikategorikan tidak puas. 
PENGARUH ADAPTASI PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP PRESTASI AKADEMIK PADA MAHASISWA PENDIDIKAN DOKTER UNIVERSITAS ABULYATAMA Mazaya Sadrina; Syarifah Nora Andriaty; Denni Hermartin
Jurnal Medika Malahayati Vol 7, No 3 (2023): Volume 7 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v7i3.10463

Abstract

Abstrak: Pengaruh Adaptasi Problem Based Learning terhadap Prestasi Akademik pada Mahasiswa Pendidikan Dokter. Kemampuan adaptasi sangat diperlukan oleh mahasiswa karena perbedaan metode pembelajaran saat pendidikan di sekolah menengah atas dengan perguruan tinggi. Pendidikan kedokteran menggunakan metode pembelajaran Problem Based Learning (PBL) yang merupakan pembelajaran berbasis masalah yang berpusat pada mahasiswa dan dituntut untuk mampu memecahkan masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kemampuan adaptasi PBL terhadap prestasi akademik dan pengaruhnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan mengamati data terhadap pengaruh variabel satu dengan variabel yang lainnya dan pendekatan cross sectional. Alat yang digunakan untuk mengukur kemampuan adaptasi mahasiswa terhadap PBL berupa Student Adaptation to College Questionnaire (SACQ) dan Indeks Prestasi Kumulatif. Hasil penelitian menunjukkan mahasiswa tahun pertama didapatkan p-value sebesar 0,318 sehingga tidak terdapat pengaruh adaptasi PBL terhadap IPK. Pada mahasiswa tahun kedua, didapatkan p-value sebesar 0,912 sehingga tidak terdapat pengaruh adaptasi PBL terhadap IPK. Pada mahasiswa tahun ketiga, didapatkan p-value sebesar 0,02 sehingga terdapat pengaruh adaptasi PBL terhadap Indeks Prestasi IPK. Setelah dilakukan analisis pengaruh adaptasi PBL terhadap IPK pada Mahasiswa di tiap angkatan, maka dapat disimpulkan bahwa mahasiswa angkatan 2019 yaitu mahasiswa tahun ketiga yang memiliki pengaruh antara adaptasi PBL terhadap IPK dengan kemampuan adaptasi yang baik dibandingkan mahasiswa pada tahun lainnya.
Identifikasi Parasit Alergen Kulit dan Evaluasi Personal Hygiene pada Anak Pesantren Ahmad Supandi; Isfanda Isfanda; Syarifah Nora
MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 22, No 6 (2023): MKMI
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkmi.22.6.346-351

Abstract

Latar belakang: Alergi merupakan reaksi hipersensitivitas tubuh yang berlebihan terhadap suatu alergen. Alergen yang dapat menyebabkan infeksi pada kulit diantaranya Sarcoptes scabiei var hominis dan tungau debu rumah. Penyakit skabies di pondok pesantren kurang diperhatikan oleh santri. Faktor lingkungan yang kurang baik, personal hygiene yang buruk, pengetahuan yang kurang adalah penyebab terjadinya risiko penularan penyakit skabies. Tujuan dari penelitian adalah identifikasi alergen kulit dan mengetahui hubungan personal hygiene dengan skabies.Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik Cross Sectional Study. Sampel dipilih dengan metode Purposive Sampling yaitu siswa yang mengalami infeksi kulit dan didapatkan 145 siswa.Hasil: Hasil penelitian didapatkan identifikasi Sarcoptes Scabiei Var Hominis dan Dermatophagoides Farinae. Distribusi skabies diketahui sebanyak 20 (13,8%) responden mengalami skabies, sedangkan 125 (86,2%) responden tidak mengalami skabies. Distribusi personal hygiene diketahui 100 (69%) responden memiliki personal hygiene yang baik dan 45 (31%) responden memiliki personal hygiene yang buruk. Hasil analisa bivariat didapatkan responden yang memiliki personal hygiene yang buruk yaitu 45 responden (31%) dengan 13 responden (28,9%) dan 32 responden (71,1%) tidak mengalami skabies. Sementara responden yang memeliki personal hygiene yang baik yaitu 100 responden (69%) dengan 93 responden (93%) tidak mengalami skabies dan 7 responden (7%) mengalami skabies.Simpulan: Kesimpulan penelitian adalah terdapat hubungan personal hygiene dan skabies, siswa diharapkan lebih memperhatikan personal hygiene dan tidak melakukan kontak dengan penderita skabies agar tidak terjadi penularan.Kata kunci: alergen; skabies; personal hygiene; tungau debu rumah Title: Identification of Skin Allergen Parasites and Evaluation of Personal Hygiene in Islamic Boarding School ChildrenBackground: Allergy is an excessive hypersensitivity reaction of the body to an allergen.  Allergens that can cause infections of the skin include Sarcoptes scabiei (var. hominis) and house dust mites. Scabies disease in Islamic boarding schools is not given enough attention by students. Unfavorable environmental factors, poor personal hygiene, and lack of knowledge are the causes of the risk of scabies transmission. The purpose of this research is to help skin allergens and determine the relationship between personal hygiene and scabies.Method: The type of research used is a descriptive analytical cross sectional study. The sample was selected by purposive sampling method, namely students who had skin infections and obtained 145 students. Result: Dermatophagoides Farinae and Sarcoptes Scabiei Var Hominis were identified by the research findings. The distribution of scabies was as follows: 125 respondents (86.2%) did not develop scabies, while 20 (13.8%) did. According to the data on personal hygiene distribution, one hundred (69%) of the respondents maintain adequate personal hygiene, while forty-five (31%) do not. The bivariate analysis revealed that among the respondents, 45 individuals (31%) exhibited inadequate personal hygiene, while 13 individuals (28.9%) and 32 individuals (71.1%) did not report any instances of scabies. In contrast, one hundred respondents (69%) maintained excellent personal hygiene, with seven respondents (7%) developing scabies and 93 respondents (93%) not experiencing them. Conclusion: The study found a link between personal hygiene and scabies. Students should practice better cleanliness and avoid scabies sufferers to prevent transmission.Keywords: allergen; scabies; personal hygiene; house dust mite
IMPLEMENTASI METODE BERNYANYI PADA MUFRADAT BAHASA ARAB UNTUK MENINGKATKAN MAHARAH KALAM SISWA KELAS VIII DI MTs NEGERI 4 SURABAYA Nabilah, Bilqis Aqilatun; Syarifah, Ainun
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v7i3.6227

Abstract

Metode pembelajaran guru sangat berpengaruh pada suasana kelas dan tujuan pembelajaran. Jika metode pembelajaran guru kurang menarik maka siswa akan cepat jenuh dan pasif. Oleh karena itu guru harus memiliki metode pembelajaran yang menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektivitasan dari implementasi metode bernayanyi pada mufaradat Bahasa Arab untuk meningkatkan maharah kalam siswa kelas VIII di MTs Negeri 4 Surabaya. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Peneliti mengambil data dengan observasi, dokumentasi, tes dan wawancara di MTs Negeri 4 Surabaya. Guru di MTs Negeri 4 yang memiliki banyak sekali metode pembelajaran, namun metode bernyanyi dinilai lebih efektif dan bisa mencapai tujuan pembelajaran khususnya dalam meningkatkan kalam siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa senang dan antusias dalam mengucapkan mufradat Bahasa arab dengan metode bernyanyi dengan begitu kemampuan kalam siswa bisa terus bertambah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode bernyanyi pada mufaradat Bahasa Arab mampu meningkatkan maharah kalam siswa kelas VIII di MTs Negeri 4 Surabaya.
Hubungan Nilai Try Out Aipki Terhadap Kelulusan Computer Based Test Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama Fitri, Ajrina; Andriaty, Syarifah Nora; Rahmayanti, Yuni
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 11 (2024): Volume 11 Nomor 11
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i11.16028

Abstract

Uji kompetensi merupakan pengujian dan penilaian yang bersifat nasional bagi mahasiswa profesi dokter yang mengacu pada Standar Kompetensi Dokter Indonesia (SKDI). Try out AIPKI yang baru diadakan pada tahun 2022 di Universitas Abulyatama merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kelulusan mahasiswa dalam uji kompetensi. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara nilai try out AIPKI dengan kelulusan computer based test uji kompetensi mahasiswa program profesi dokter di Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional, dengan mengambil data sekunder berupa nilai try out AIPKI dan hasil CBT UKMPPD mahasiswa first taker pada tahun 2022 dan 2023. Pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik total sampling dan didapatkan 123 sampel. Hasil penelitian yang dilakukan dengan menggunakan uji korelasi pearson didapatkan adanya hubungan yang signifikan antara nilai try out dengan kelulusan CBT UKMPPD.
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN PADA IBU GAMPONG MEUNASAH INTAN KECAMATAN KUTA BARO KABUPATEN ACEH BESAR DALAM PENCEGAHAN STUNTING Anggraini, Yayu; Zahara, Hafni; Lensoni; Kala, Pasyamei Rembune; Raisah, Putri; Murni; Saifuddin; Andriaty, Syarifah Nora
PORTAL RISET DAN INOVASI PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 1 No. 3 (2022): JUNE
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/prima.v1i3.200

Abstract

The prevalence of stunting in Aceh Province is 44.6% on a national scale, while the prevalence in Banda Aceh is 38.8%. Given the cause of the incident, it is vital to emphasize that as well. The objective of this study was to explore the relationship between exclusive breastfeeding, complementary feeding, immunization status, and family characteristics with the incidence of stunting in infants. A total of 96 samples were collected from the areas of Puskesmas Banda Raya, Batoh, and Meuraxa as part of this quantitative study employing a Case-Control Study design. The analysis of data was performed univariately and bivariately using the Chi-square test with a 95% confidence interval, and multivariately (logistic regression). The results showed that the incidence of stunting in infants was caused by low family income (p = 0.026; OR = 3.1), non-exclusive breastfeeding (p = 0.002; OR = 4.2), inadequate complementary feeding (p = 0.007); OR = 3.4), and incomplete immunization (p = 0.040; OR = 3.5). The results of the multivariate analysis revealed that non-exclusive breastfeeding was a significant contributor to infant stunting in the Banda Aceh region, with an odds ratio (OR) of 4.9. Accordingly, stunting in children is linked to a lower family income, breastfeeding that is not exclusive, inadequate complementary nutrition, and insufficient immunization. In contrast, non-exclusive breastfeeding is the major contributing factor for children with stunting.
PENYULUHAN STUNTING UNTUK PENINGKATAN PENGETAHUAN SISWA/SISWI MAN INDRAPURI ACEH BESAR Lensoni; Andriaty, Syarifah Nora; Zahara, Hafni; Kala, Pasyamei Rumbune; Anggriani, Yayu; Raisah, Putri; Karma, Taufik; Yanti, Murni; Ajaratudur; Merisa
PORTAL RISET DAN INOVASI PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 1 (2022): DECEMBER
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/prima.v2i1.359

Abstract

The problem of stunting is one of the nutritional problems faced in the world, especially in poor and developing countries. Stunting is a form of growth failure (growth faltering) due to the accumulation of nutritional inadequacy that lasts for a long time starting from pregnancy until the age of 24 months. The population in this study were teenagers/students of Man Indrapuri. The sampling technique used is total sampling. In the study, the independent variable was the provision of counseling about stunting, while the dependent variable was the knowledge of the students of Man Indrapuri I Aceh Besar. The number of samples taken was 20 students. Based on the results of the study, where after counseling the knowledge of students about stunting increased from before being given counseling. Where the percentage before counseling is as much as 40% to 90% after counseling. If there is an increase in respondents after counseling, it can be said that the provision of education with the extension method is very effective for students' knowledge about stunting so that it can reduce the risk of stunting cases in the community.
PENGARUH SOSIALISASI TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DESA LAMBROE BILEU ACEH BESAR Lensoni; Andriaty, Syarifah Nora; Zahara, Hafni; Kala, Pasyamei Rumbune; Anggriani, Yayu; Raisah, Putri; Karma, Taufik; Khumairah, Rosika; Sari, Muliya; Naira, Alifya Zuriva
PORTAL RISET DAN INOVASI PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 1 (2022): DECEMBER
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/prima.v2i1.360

Abstract

Stunting that has occurred if not balanced with catch-up growth (chasing growth) results in decreased growth, stunting problems are public health problems related to increased pain risk, death and inhibitions to growth both motor and mental. This study used a pre-expriemental design type of one group pretest-posttest design. The population in this study was the people of Lambroe Bileu Village. The sampling technique used is total sampling. In the independent variable research, it is the provision of counseling on stunting, while the dependent variable is the knowledge of the people of Lambroe Bileu Aceh Besar Village. Based on the results of the study, where after counseling, mothers' knowledge about stunting increased from before being given counseling. Where the percentage before counseling is 37.5% to 87.5% after counseling. If there is an increase in respondents after counseling, it can be said that providing education with the counseling method is very effective for maternal knowledge about stunting so as to reduce the risk of stunting cases in the community.
PROBLEMATIKA DAN SOLUSI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB PADA KELAS VIII DI MTSN 3 SIDOARJO Falaah, Muh Miftahul; Syarifah, Ainun
Al-Af'idah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Pengajarannya Vol 8 No 2 (2024): September
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/al-afidah.v8i2.3408

Abstract

Proses pembelajaran bahasa arab, sering kali siswa menghadapi problematika dan kesulitan ketika belajar bahasa Arab karena berbagai penyebab, baik faktor internal maupun faktor eksternal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi lalu mendeskripsikan faktor-faktor yang untuk mengidentifikasi masalah yang dihadapi siswa serta mencari solusi yang tepat agar pembelajaran Bahasa Arab lebih efektif dan menarik. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian ini yakni guru dan siswa, Penentuan subjek penelitian dilakukan dengan teknik purposive sampling yang berjumlah 5 orang informan. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kurangnya minat dan motivasi dari dalam diri siswa untuk mempelajari Bahasa Arab, (2) kesulitan dalam membaca dan memahami arti dari setiap kosa kata Bahasa Arab, (3) kurangnya kesadaran dan perhatian orangtua terhadap siswa tentang pembelajaran ekstrakurikuler, (4) metode penyampaian guru yang terlalu repetitif atau monoton, kurangnya inovasi dalam menggunakan media pembelajaran hanya menggunakan metode ceramah dan penggunaan buku sebagai bahan pembelajaran, sehingga membuat siswa tidak tertarik untuk mempelajari Bahasa Arab lebih mendalam
Gambaran Kesehatan Mental Mahasiswa: Studi Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Bastian, Farid; Fuadi, Fuadi; Atika, Ratih Ayu; Nora, Syarifah; Lidiawati, Meri; Fadhil, Iziddin
Serambi Saintia : Jurnal Sains dan Aplikasi Vol 12, No 2 (2024): Serambi Saintia
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jss.v12i2.8774

Abstract

Kesehatan mental mahasiswa kini telah menjadi isu global yang dapat mempengaruhi kesejahteraan akademik dan sosial mahasisawa. Salah satu faktor utama yang dapat mempengaruhi kesehatan mental mahasiswa adalah stres akademik. Penyakit gangguan mental, yang mencakup gangguan kecemasan, depresi, gangguan bipolar, skizofrenia, dan lainnya, dapat terjadi pada siapa saja tanpa memandang usia, jenis kelamin, atau latar belakang sosial-ekonomi. Peningkatan prevalensi gangguan mental yang terus meningkat di berbagai negara menuntut perhatian serius dari pihak pemerintah, penyedia layanan kesehatan, serta masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pemulihan dan pencegahan gangguan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat gejala depresi mahasiswa pada tahun awal perkuliahan. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan metode cross sectional yang melibatkan 96 mahasiswa semester awal Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Patient Health Questionnaire-9 (PHQ-9) untuk mengukur tingkat gejala depresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 37,5% mahasiswa melaporkan tingkat gejala depresi ringan, namun terdapat 4,17% mahasiswa yang mengalami gejala depresi berat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tingkat depresi mahasiswa tahun pertama di Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama  tergolong dalam tingkat gejala depresi ringan. Hal ini dapat saja terjadi pada mahasiwa tahun pertama diakibatkan karena pola pembelajaran yang sanagt berbeda dnegan pola pembelajaran pada saat SMA. Namun begitu ada 4,17% mahasiswa yang sudah tergolong dalam tingkat gejala depresi berat. Factor stres akademik dapat  berkontribusi besar terhadap gangguan mental di kalangan mahasiswa, dan pentingnya pengembangan program dukungan psikologis di kampus untuk mengurangi dampak negatif akibat stres akademik.Kata Kunci: Kesehatan mental, tingkat gejala depresi, mahasiswa
Co-Authors Abdul Wahab Ade Kiki Riezky Ade Kiki Riezky Ade Kiki Riezky Ade Kiki Riezky Ade Kiki Riezky Aditya Candra Aditya Candra, Aditya Ahmad Supandi Ajaratudur Anaiya Lutfia Andri Andri Andri Anggreini, Yulia Anggriani, Yayu Anis Farika, Anis Arif, Muthahir Atika, Ratih Ayu Bastian, Farid Cut Gibdi Suji Denni Hermartin Dilla Santi, Tahara Elmiyati Elmiyati Elmiyati Erlina, Rina Fadhil, Iziddin Fadhilah, Alfina Nur Faidil Akbar Falaah, Muh Miftahul Farid Bastian Fauziah Fauziah Feriyani Feriyani Firdaus, Apriyanti Faidatul Fitri, Ajrina Fuadi Fuadi Ghafur, Baldhan Hafni Zahara Hafsari, Karina Winda Hermawan, Ade Rizky Ika Waraztuty Indriani Indriani Isfanda Isfanda Iziddin Fadhil Iziddin Fadhil Jannah, Ida Miftakhul Kala, Pasyamei Rumbune Khaira, Dinda Varhanil Khairunnisa Khairunnisa Khumairah, Rosika Kumaidi, Haikal Lidiawati, Meri M Baihaqi Majidatun Ahmala Mardhotillah, Azzah Diana Maulana, Alfan Habib Maulanza, Hady Mazaya Sadrina Meri Lidyawati Merisa Muath Bin Aslim Mulyatina, Mulyatina Murni Mustaqim, M. Hendro Nabilah, Bilqis Aqilatun Naira, Alifya Zuriva Nana Trebna Zulvia Nur Huda, Muchammad Nurfitriani Pasyamei Rembune Kala Pratiwi, Hilda Qurratul Ayyuni Rafli, Muhammad Rahmayanti, Yuni Rahmiati Rahmiati Raisah, Putri Ratih Ayu Atika Riezky, Ade Kiki Rizkidawati, Rizkidawati Safirza, Satria Safriza, Satria Said Aandy Saida Saifuddin Sari Fadila Sari, Muliya Satria Safirza Sholehan, Sholehan Suji, Ike Simampat Taufiq Karma Teuku Aditya Kemal Ulfa Ulfa Ulhaq, Nabila Dhiya Wahyudi , Afif Yanti, Murni Yayu Anggraini, Yayu Yuni Rahmayanti Zuheri