Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal ABDIKU

PELATIHAN MENULIS PUISI PADA FESTIVAL KAMPUNG LITERASI WONUA MBAE Untung; Kiptiyah, Mariyatul
JA (Jurnal Abdiku) : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Abdiku
Publisher : Penerbit LPPM- STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31597/ja.v6i2.1052

Abstract

Pada Pelatihan ini terdapat beberapa hal yang ingin disampaikan dan dibagi kepada para peserta PKM. Tujuan utama dalam penyelenggaraan kegiatan ini adalah memberikan motivasi kepada para peserta untuk aktif dalam memberikan atau menulis karya puisi. Dengan demikian, diharapkan setiap peserta dapat menciptakan karya puisi yang bersifat original, berasal dari ide dan pemikirannya sendiri. Motivasi ini bertujuan untuk mengembangkan potensi kreatif peserta, mendorong mereka untuk mengeksplorasi berbagai gagasan dan perasaan yang mungkin terpendam. Melalui karya puisi, diharapkan peserta dapat mengungkapkan ekspresi diri secara autentik dan membangun identitas sastra pribadi. Workshop yang fokus pada pelatihan menulis puisi dirancang secara khusus untuk mengembangkan kemampuan peserta dalam merangkai kata-kata menjadi karya puisi yang bermakna dan berkualitas. Para peserta akan diajak untuk bereksperimen dengan berbagai gaya puisi dan tema-tema yang menarik. Melalui sesi diskusi, latihan menulis, dan umpan balik konstruktif, peserta diharapkan dapat meningkatkan keahlian menulis puisi mereka. Workshop ini juga menciptakan ruang untuk berbagi inspirasi, memotivasi, dan merangsang kreativitas, sehingga setiap peserta dapat menghasilkan karya puisi yang autentik dan memuaskan.
GENERASI KONAWE BANGKIT DAN BERKARAKTER MELALUI PELATIHAN MENULIS PUISI Untung; Susanto, Teguh Adhyatma; Safrul , Siti Rahmayanti
JA (Jurnal Abdiku) : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Abdiku
Publisher : Penerbit LPPM- STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Generasi muda Konawe, dengan potensi yang luar biasa, dapat menjadi motor penggerak kebangkitan daerah. Melalui pelatihan menulis puisi, mereka diasah untuk menjadi individu yang lebih peka terhadap lingkungan sekitar. Dengan mengamati, meresapi, dan menuangkan pengalaman serta emosi ke dalam bait-bait puisi, mereka tak hanya mengasah kreativitas, tetapi juga menumbuhkan empati yang mendalam. Puisi menjadi cerminan jiwa, merefleksikan kondisi sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat Konawe. Dengan menulis puisi, generasi muda diajak untuk menggali lebih dalam isu-isu yang dihadapi masyarakat mereka. Mereka didorong untuk mencari solusi kreatif dan inovatif melalui karya-karya puitis. Misalnya, mereka dapat menyuarakan keprihatinan terhadap kerusakan lingkungan, ketidakadilan sosial, atau pelestarian budaya. Melalui puisi, suara mereka didengar, dan kesadaran kolektif masyarakat pun terbangun. Proses kreatif menulis puisi juga merangsang generasi muda untuk berpikir kritis dan analitis. Mereka diajak untuk melihat dunia dari berbagai perspektif dan menemukan makna di balik peristiwa sehari-hari. Ini adalah bekal penting bagi mereka untuk menghadapi tantangan zaman dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.
PELATIHAN LITERASI PUISI UNTUK MENUMBUHKAN JIWA NASIONALISME GENERASI KONAWE Untung; Saasa
JA (Jurnal Abdiku) : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Abdiku
Publisher : Penerbit LPPM- STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Puisi dapat menjadi sarana ekspresi yang menggugah perasaan dan menyampaikan pesan kebangsaan secara mendalam dengan cara merangkai kata-kata penuh makna. Dalam setiap baitnya, puisi mampu menyentuh hati dan menginspirasi banyak orang untuk lebih mencintai tanah air. Oleh karena itu, penting bagi generasi muda untuk memahami dan mengembangkan kemampuan dalam menciptakan puisi yang sarat akan nilai-nilai kebangsaan. Melalui pelatihan ini, generasi muda di Konawe diberikan kesempatan untuk menyalurkan ide, gagasan, dan perasaan mereka dalam bentuk karya sastra yang tidak hanya indah, tetapi juga bermakna. Dengan bimbingan para ahli, mereka belajar menyusun kata-kata yang mampu menggambarkan semangat patriotisme dan kecintaan terhadap bangsa. Harapannya, kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan, serta menanamkan rasa bangga terhadap budaya dan identitas nasional melalui puisi yang mereka ciptakan.