Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN APLIKASI MOBILE JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (JKN) PADA PASIEN BPJS KESEHATAN DI UPTD PUSKESMAS AMPAH KECAMATAN DUSUN TENGAH KABUPATEN BARITO TIMUR Elisa, Siti Nur; Sugianor, Sugianor; Husaini, M.
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 2 (2026): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.2.1733

Abstract

Efektivitas Penggunaan Aplikasi Mobile Jaminan Kesehatan Nasional JKN pada Pasien BPJS Kesehatan di UPTD Puskesmas Ampah Kecamatan Dusun Tengah Kabupaten Barito Timur dilatarbelakangi oleh adanya fenomena masalah rendahnya tingkat penggunaan aplikasi Mobile JKN, karena masih banyak peserta JKN datang langsung ke puskesmas untuk mengurus administrasi, penggunaan aplikasi Mobile JKN belum sepenuhnya terintegrasi dalam sistem pelayanan, sosialisasi belum dilakukan secara intensif dan berkelanjutan, serta tidak semua petugas UPTD Puskesmas Ampah memahami penggunaan aplikasi tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektif penggunaan aplikasi mobile JKN dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif dan menggunakan jenis pendekatan deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data termasuk observasi, dokumentasi, dan wawancara. Informan ditentukan menggunakan teknik purposive sampling berjumlah 11 orang. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, pengumpulan data, dan penyajian data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penggunaan Aplikasi Mobile JKN di UPTD Puskesmas Ampah tergolong kurang efektif. Indikator yang sudah efektif adalah sarana dan prasarana, sedangkan indikator prosedur dinilai cukup efektif. Indikator yang dinilai kurang efektif meliputi kurun waktu, pencapaian sasaran, proses sosialisasi, dan peningkatan kemampuan. Faktor pendukung meliputi ketersediaan jaringan internet yang stabil serta kelengkapan fitur aplikasi. Faktor penghambat meliputi keterbatasan media informasi, kurangnya pemahaman masyarakat, dan keterbatasan kemampuan petugas loket pendaftaran dalam penggunaan aplikasi Mobile JKN.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI DESA PANTAI HAMBAWANG TIMUR KECAMATAN LABUAN AMAS SELATAN KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH Rahmaniah, Siti; Sugianor, Sugianor; Husaini, M.
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 2 (2026): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.2.1752

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang terus meningkat menyebabkan volume sampah rumah tangga di wilayah perdesaan turut bertambah, sementara tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah masih relatif rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bentuk, tingkat, serta faktor-faktor yang memengaruhi partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah di Desa Pantai Hambawang Timur, Kecamatan Labuan Amas Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah masih bersifat pasif dan terbatas pada aktivitas pembuangan sampah, dengan perilaku membakar, menimbun, serta tidak melakukan pemilahan sampah. Faktor-faktor yang memengaruhi partisipasi masyarakat meliputi tingkat pengetahuan, kesadaran lingkungan, kebiasaan masyarakat, serta dukungan dan keterlibatan pemerintah desa. Penelitian ini menekankan pentingnya penerapan pendekatan berbasis partisipasi masyarakat yang mengintegrasikan penyediaan sarana dan prasarana, edukasi lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat guna mewujudkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Independent investigation and inquiry body as a solution for the protection of citizens’ human rights Prastopo, Prastopo; Hadi, Agustinus Purnomo; Rita, Jelli; Jaeni, Ahmad; Sugianor, Sugianor
Lentera Negeri Vol. 7 No. 1 (2026): Lentera Negeri
Publisher : Indonesian Institute For Counseling, Education and Therapy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/991770

Abstract

The protection of human rights in criminal procedure requires not only formal legal guarantees but also an institutional design capable of ensuring independent and impartial investigations. In Indonesia, the concentration of investigative authority within the Indonesian National Police (POLRI) raises concerns regarding the effectiveness of such independence. This study aims to examine whether the current institutional framework under Law No. 20 of 2025 on the Criminal Procedure Code is capable of guaranteeing objective and accountable investigative processes. This research employs a doctrinal legal approach, using statutory and conceptual analyses based on legal materials collected through systematic library research. The analysis applies textual, systematic, and teleological interpretation, supported by deductive reasoning to evaluate the institutional design of investigative authority. The findings indicate that limitations of investigative independence stem from structural factors, including concentration of authority, budgetary dependence, hierarchical organizational culture, and weak oversight mechanisms. These conditions constrain objective law enforcement and weaken human rights protection. This study proposes an Integrated Oversight Framework that combines internal reform, judicial control, and public accountability as a layered model of oversight. However, the framework remains normative and requires further empirical validation and institutional feasibility analysis.