Setiawan, Irza
Unknown Affiliation

Published : 22 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

KUALITAS PELAYANAN PUBLIK PADA UPT PUSKESMAS SUNGAI MALANG KECAMATAN AMUNTAI TENGAH KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Masratu, Masratu; Setiawan, Irza; Urahmah, Nida
Al Iidara Balad Vol. 6 No. 2 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.6.2.921

Abstract

Memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat merupakan salah satu tanggung jawab negara. Oleh karena itu, negara menyediakan klinik kesehatan masyarakat dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya di setiap kota. Tujuan Kualitas Pelayanan Publik adalah masyarakat dapat memberikan pendapat dalam mengukur bagaimana pelayanan yang diberikan pegawai kesehatan UPT Puskesmas Sungai Malang kepada masyarakat, apakah pelayanan nya sudah cukup baik, sangat baik, baik dan kurang baik. Terdapat beberapa permasalahan dalam Kualitas Pelayanan Publik yang sudah berjalan cukup lama, antara lain sebagai berikut : Pada jam kerja pelayanan sudah dimulai, adanya beberapa pegawai yang terlambat datang, sehingga menangani pasien hanya pegawai yang ada di dalam ruangan; kurangnya perhatian petugas pelayanan terhadap arahan informasi yang di dapatkan pasien masih kurang, sehingga membuat mereka kebingungan (seperti menuju alur ruangan, penyerahan resep); obat-obatan yang masih kurang lengkap, sehingga pasien disarankan untuk membeli di apotik luar. Mengkaji bagaimana Kualitas Pelayanan Publik Pada UPT Puskesmas Sungai Malang Kecamatan Amuntai Tengah dan fakor-faktor mempengaruhinya yang menjadi tujuan utama penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian deskriptif-kualitatif. Selain itu, pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, wawancara, dan observasi. Untuk memberikan data, sepuluh informan dipilih melalui penggunaan porposive sampling. Kondensasi data dan menampilkan data, serta membuat kesimpulan dan memverifikasinya, merupakan bagian dari analisis data. Perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan, triangulasi, analisis kasus negatif, diskusi dengan teman sejawat, mengadakan membercheck adalah bagian dari uji kredibiitas. Kualitas Pelayanan Publik Pada Upt Puskesmas Sungai Malang Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara, sudah berkualitas. Hal ini dapat dilihat dari indikator yang sudah berkualitas yaitu : Pertama, sikap pegawai. Kedua, pelayanan dengan cepat tanggap. Ketiga, pelayanan dengan tepat. Keempat, kredibilitas pegawai. Kelima, Keamanan / kepercaayaan pasien / masyarakat. Keenam, memahami pasien / masyarakat. Ketujuh, pegawai tidak diskriminatif kepada pasien / masyarakat. Adapun indikator yang cukup berkualitas yaitu : Pertama, fasilitas fisik seperi sarana dan parasarana, obat-obatan. Kedua, komunikasi pegawai. Selanjutnya indikator yang kurang berkualitas. Pertama, penampilan pegawai. Kedua, ketepatan waktu dalam melayani pemeriksaan pasien. Ketiga, kepastian biaya. Disamping itu ada faktor-fakor yang mempengaruhi Kualitas Pelayanan Publik Pada UPT Puskesmas Sungai Malang Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara, terbagi menjadi dua, yaitu : faktor pendorong dan faktor penghambat. Faktor pendorong ialah adanya kredibilitas pegawai yang bagus, pegawai memiliki keahlian/keterampilan sesuai dengan bidang nya masing-masing, dan mereka adalah orang-orang yang terpilih dan terpercaya dalam melakukan suatu pekerjaan. Sedangkan fakor penghambat ialah penampilan pegawai yang kurang disiplin dan tidak lengkap, tidak adanya ketepatan waktu dalam melayani pemeriksaan terhadap pasien dan kepastian biaya / daftar rincian biaya pemeriksaan yang tidak ada terlihat di area puskesmas, ketiga hal ini dapat berdampak buruk terhadap kualitas pelayanan di puskesmas tersebut, karena dapat menimbulkan beberapa masalah.
KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DI UPT PUSKESMAS SUNGAI KARIAS KECAMATAN AMUNTAI TENGAH KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Nadami, M. Ihsa; Setiawan, Irza; Urahmah, Nida
Al Iidara Balad Vol. 6 No. 2 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.6.2.924

Abstract

Sebagai bagian dari inisiatif kesehatan masyarakat, pemerintah mendirikan Pusat Kesehatan Masyarakat di setiap kecamatan sebagai pusat akses masyarakat setempat terhadap layanan kesehatan. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi elemen-elemen yang berpengaruh terhadap standar layanan kesehatan yang diberikan oleh UPT Puskesmas Sungai Karias di Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten HSU. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa UPT Puskesmas Sungai Karias di Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, memberikan layanan kesehatan yang berkualitas tinggi. Pertama, Reability meliputi indikator pelayanan akurat sudah baik karena selama proses pelayanan tidak terjadi kesalahan dalam memasukan data. Dan indikator ketepatan waktu kurang baik karena masih banyak petugas yang terlambat karena lebih dahulu pasien datang dari petugas. Kedua Tangible meliputi indikator penampilan pegawai sudah baik petugas berpenampilan rapi sesuai aturan. Dan indikator sarana dan prasarana belum baik, karena beberapa yang kurang seperti lahan parkir kurang luas sehingga parkir pasien sampai dipinggir jalan raya,kursi tunggu kurang serta fasilitas pelayanan seperti laptop yang masih menggunakan fasilitas pribadi. Ketiga Responsiveness meliputi indikator kecepatan pelayanan belum baik karena masih ada masyarakat yang merasa pelayanan yang kurang cepat dikarenakan jaringan untuk mengakses aplikasi pelayanan untuk pendaftaran sering terjadi gangguan. Keempat Assurance, meliputi indikator keamanan sudah baik, petugas mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan memberikan rasa aman selama pelayanan. Indikator kemampuan pegawai cukup baik, karena pegawai mampu memberikan pelayanan administrasi dengan baik. Kelima Emphaty meliputi indikator keinginan masyarakat sudah baik karena masyarakat menginginkan pelayanan yang cepat dan hal tersebut sudah terwujud dan indikator kebutuhan masyarakat sudah baik karena masyarakat menginginkan pelayanan yang cepat.
ANALISIS KINERJA GURU PADA SMP NEGERI 2 AMUNTAI SELATAN Rusdi, Ahmad; Setiawan, Irza; Urahmah, Nida
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1312

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang Kinerja Guru di SMP Negeri 2 Amuntai Selatan. Yang menjadi fokus penelitian ini adalah Bagaimana Kinerja Guru. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Bagaimana Kinerja Guru dan Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi Kinerja Guru pada SMP Negeri 2 Amuntai Selatan, kendala yang dihadapi, serta upaya yang dilakukan dalam meningkatkan kinerja guru pada SMP Negeri 2 Amuntai Selatan. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan berfokus pada kinerja guru. Proses pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, teknik wawancara dan teknik dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini yaitu Kepala Sekolah, Pendidik, dan Peserta Didik, serta arsip di lokasi penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masih ada kendala yang dihadapi oleh sekolah sepertinya adanya tugas tambahan selain tugas pokok sebagai pendidik, kedisiplinan terhadap waktu, keaktifan dalam melaksanakan pelajaran, masih adanya sebagian kecil yang memanfaatkan fasilitas sekolah untuk keperluan pribadi serta masih kurangnya kesadaran pada arti sebuah keetiaan kepada Negara. Sehingga dibutuhkan kreatifitas dan keikhlasan seorang guru dalam melaksanakan tugasnya sebagai upaya untuk mencerdaskan anak bangsa dan mewujudkan tujuan pendidikan yang sebenarnya. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpukan bahwa Kinerja Guru Pada SMP Negeri 2 Amuntai Selatan sudah cukup baik, namun amasih ada kendala yang dihadapi yang disebabkan oleh beberap faktor yang mempengaruhi seperti kecakapan yang dimilki, dasar pendidikan, pengetahuan, serta kemampuan dalam melaksanakan tugasnya sebagai guru. Untuk itu disarankan agar pimpinan dalam hal ini Kepala Sekolah untuk mendisiplinkan guru dan pemberian solusi dari setiap penyelesaian masalah pekerjaan hendaknya lebih ditingkatkan agar seluruh kegiatan pembelajaran berjalan dengan lebih optimal dan sesuai dengan apa yang diharapkan sehingga guru bisa meningkatkan kinerjanya supaya menjadi lebih baik. Memfasilitasi guru untuk meningkatkan kualitas kerjanya dengan memberikan pelatihan-pelatihan yang berkaitan dengan tugasnya atau dengan memberikan kesempatan kepada setiap guru untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi guna menunjang kinerjanya sehingga bisa meningkatkan kariernya.
EFEKTIVITAS PROGRAM STOP BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN (BABS) DI KECAMATAN PARINGIN SELATAN KABUPATEN BALANGAN (Studi Kasus Desa Paringin Selatan Dan Desa Muara Pitap) Effendi, Adie Rahman; Setiawan, Irza; Dharma, Agus Surya
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1315

Abstract

Kepemimpinan camat dalam meningkatkan kinerja pegawai pada kantor Kecamatan Juai, Kabupaten Balangan masih mengalami beberapa permasalahan. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kepemimpinan camat dalam meningkatkan kinerja pegawai pada Kantor Kecamatan Juai serta faktor-faktor apa yang mempengaruhinya. Peneliti ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif kualitatif.Hasil dari penelitian menunjukan kurang baik. Hal ini terlihat dari beberapa indikator pertama, pengendalian emosi Camat cukup baik,. Kedua, stabilisasi emosi Camat umumnya stabil, namun perlu ditingkatkan dalam menyelesaikan masalah berat. Ketiga, hubungan kerja yang dibina oleh Camat menciptakan suasana kondusif, tetapi komunikasi masih dapat lebih efektif. Keempat, proses pemimpin dalam memulai hubungan dengan pegawai cukup terbuka dan profesional. Kelima, motivasi yang diberikan belum maksimal dan cenderung bersifat umum. Keenam, keteladanan yang ditunjukkan pemimpin bersifat positif, namun perlu lebih terbuka terhadap masukan. Ketujuh, koordinasi berjalan cukup baik. Kedelapan, kerjasama efektif ditunjukkan melalui keterbukaan yang baik, tetapi keterlibatan seluruh pegawai masih perlu ditingkatkan.Disamping itu faktor penghambat mencakup kurangnya komunikasi terbuka, keterbatasan dalam memberikan motivasi yang efektif, keteladanan pemimpin yang belum optimal, keterlibatan pegawai yang tidak merata, serta perhatian terhadap alur koordinasi yang kurang.
EFEKTIVITAS PROGRAM SURVEI KEPUASAN MASYARAKAT PELAYANAN SEKRETARIAT DAERAH (SUKA MAS YAN SETDA) PADA BAGIAN ORGANISASI SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN TAPIN Rahmi, Amelia Nor; Setiawan, Irza; Raudah, Siti
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1316

Abstract

Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Tapin berusaha untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui Survei Kepuasan Masyarakat Pelayanan Sekretariat Daerah, permasalahannya adalah banyak pegawai yang mengalihkan link barcode untuk tidak mengisinya, data survei yang diperoleh masih ada yang belum fokus dalam memahami dan menjawab pertanyaan dengan benar dan lengkap, kurangnya pengawasan serta kurangnya sarana pendukung program SUKA MAS YAN SETDA.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Efektivitas Program Survei Kepuasan Masyarakat Pelayanan Sekretariat Daerah (SUKA MAS YAN SETDA) pada Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Tapin dan faktor-faktor yang mempengaruhi.Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif-kualitatif, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentas, sumber data diambil melalui penarikan secara purposive sampling berjumlah 11 orang. Setelah data terkumpul kemudian dianalisis dengan teknik meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi penarikan kesimpulan. Uji kredibilitas data meliputi perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, menggunakan bahan referensi dan membercheck. Efektivitas Program Survei Kepuasan Masyarakat Pelayanan Sekretariat Daerah (SUKA MAS YAN SETDA) pada Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Tapin cukup efektif : Pertama, penyampaian informasi belum efektif, sosialisasi pentingnya mamfaat berpartisipasi belum dilakukan secara berkala dan berkelanjutan. Kedua, mudah dipahami cukup efektif, karena masih ada human error dalam mengisi kuesioner. Ketiga, pihak yang terlibat dalam cukup efektif, karena semua bcukup berperan untuk mendukung dan membantu pelaksanaan survei. Keempat, pelaksanaan program sudah efektif, karena sudah berjalan sesuai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Kelima, target sasaran belum efektif karena masih rendahnya partisipasi dari penerima layanan. Keenam, sesuai dengan kebutuhan sudah efektif karena program sesuai dengan harapan dan kebutuhan pegawai. Ketujuh, tepat waktu belum efektif, karena belum sesuai waktu yang telah ditentukan dalamSOP. Kedelapan, tujuan program sudah efektif karena meningkatkan kinerja dan memudahkan pembuatan laporan. Kesembilan, keberlanjutan program cukup efektif karena adanya pendampingan dari instansi yang membidangi riset dan inovasi. Kesepuluh, dampak/efek sudah efektif karena memberikan dampak yang positif bagi pemerintah dalam meningkatkan layanan. Kesebelas, perubahan keadaan sudah efektif karena terdapat perubahan yang nyata bagi peningkatan kualitas layanan. Faktor penghambat adalah konsistensi dan inisiatif petugas dan penerima layanan untuk menerapkan program masih kurang, keterbatasan jumlah petugas, sarana dan prasarana serta anggaran yang tersedia, dan masih kurangnya komunikasi dengan pihakpihak yang terlibat dalam pelaksanaan program.
KINERJA BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH (BPBD) DALAM MENANGGULANGI BENCANA KEBAKARAN DI DESA PEMATANG KECAMATAN AWAYAN KABUPATEN BALANGAN Hatriyah, Hatriyah; Affrian, Reno; Setiawan, Irza
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1321

Abstract

Salah satu masalah yang sering muncul di negara berkembang adalah terjadinya kebakaran di pemukiman penduduk. Sebagai contoh negara berkembang, Indonesia secara rutin menghadapi tantangan ini. Setiap tahun, banyak kebakaran terjadi dalam kehidupan masyarakat di beberapa daerah yang berbeda. Risiko bencana kebakaran juga meningkat dengan banyaknya proyek konstruksi baru. Kawasan permukiman yang disebutkan di atas akan berdampak negatif pada masyarakat umum, baik dalam hal materi maupun nyawa kehilangan. Secara umum, arus pendek listrik dan meledaknya kompor merupakan penyebab kebakaran di permukiman padat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, observasi, dan wawancara. Sumber informasi diperoleh dari ringkasan yang disengaja dari 13 orang dalam sampel. Setelah pengumpulan data dan analisis menggunakan teknik perluasan pengamatan, menggunakan bahan referensi, analisis kasus negatif dan member check. Hasil Penelitian menunjukan bahwa Kinerja Petugas Penanggulangan Bencana Daerah Kinerja Badan (BPBD) cukup baik. dalam hal koordinasi dengan relawan setempat. Hal ini berkaitan dengan pertama kualitas, dari indikator kinerja petugas dan prestasi kerja sudah cukup baik. kedua kuantitas dari indikator pengukuran kinerja dan motivasi juga sudah cukup baik. Ketiga pelaksanaan tugas masih belum cukup baik, dapat dilihat dari indikator uraian tugas, keempat tangggung jawab juga masih kurang baik dalam menanamkan sifat tanggung jawab hal ini dapat dilihat dari indikator pengawasan. Sebagai contoh, Upaya dilakukan untuk mengatasi faktor-faktor yang mempengaruhi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam rangka mengurangi jumlah kebakaran di Desa Pematang, Kecamatan Awayan, Kabupaten Balangan. yaitu dengan Strategi Penanggulanagan Bencana dengan Menyelanggarakan Pendidikan / pelatihan / sosialisasi Pencegahan bencana sejak dini, Menyelanggarakan pelatihan teknis TRC dalam ke tanggapan pemberian pertolongan korban bencana, Menerapkan anggaran responsif genser ( ARG ).
IMPLEMENTASI SISTEM E-KINERJA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA (BKN) DALAM MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Saprul , Muhammad; Setiawan, Irza; Raudah, Siti
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1322

Abstract

E- Kinerja BKN merupakan flatform digital yang dirancang untuk mengelola kinerja Pegawai Negeri Sipil secara lebih efektif dan efisien dan Pegawai Negeri Sipil diharuskan bisa menguasai dan menggunakan Aplikasi tersebut. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Implementasi Sistem E-Kinerja BKN dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Hulu Sungai Utara dan faktor yang mempengaruhi Sistem E-Kinerja BKN. Metode penelitian yang dipergunakan adalah deskriptif kualitatif dengan jumlah informan sebanyak 12 orang, Hasil dari penelitian menunjukan bahwa Implementasi Sistem E-Kinerja BKN dalam meningkatkan kinerja pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Hulu Sungai Utara cukup baik, dilihat dari: Pertama Komunikasi: Transmisi informasi terkait E-Kinerja berjalan baik melalui sosialisasi oleh BKPSDM. Kedua Sumber Daya: Informasi tentang sistem E-Kinerja tersedia melalui surat tertulis, penyampaian langsung oleh BKPSDM, dan helpdesk BKN. Wewenang untuk menilai kinerja bawahan diberikan kepada atasan sesuai peraturan. Ketersediaan fasilitas seperti ruangan, komputer, dan jaringan juga cukup baik. Ketiga Disposisi: Insentif terkait E-Kinerja cukup baik karena nilai evaluasi kinerja dari aplikasi ini sudah digunakan sebagai salah satu parameter dalam pembayaran TPP. Disarankan kepada Kepala Dinas agar Meningkatkan sosialisasi dan pelatihan terkait E-Kinerja kepada semua ASN, meningkatkan kualitas jaringan internet serta melakukan evaluasi dan penataan kembali Pembagian beban kerja agar lebih merata. Kepada Pegawai Negeri Sipil agar dapat meningkatkan kompetensi terutama dalam menggunakan komputer dan teknologi informasi serta lebih disiplin dan memperhatikan lagi terkait komitmen kinerja
EFEKTIVITAS KEARSIPAN PADA KANTOR BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN, PENDAPATAN DAN ASET DAERAH KABUPATEN BALANGAN Norlamsyah, M.; Setiawan, Irza; Dharma, Agus Surya
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1326

Abstract

Arsip sebagai salah satu sumber informasi membutuhkan suatu sistem pengelolaan yang tepat sehingga dapat menciptakan efektivitas bagi organisasi. Penelitian ini berdasarkan fenomena permasalahan yaitu: Sumber Daya Manusia (SDM) masih minim baik dari segi latar pendidikan maupun pelatihan mengenai kearsipan. Belum dilakukan Penyusutan dan pemusnahan arsip. Penelitian ini bertujuan untuk Efektivitas Kearsipan Pada Kantor Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan Dan Aset Daerah Kabupaten Balangan serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif-kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data diambil melalui penarikan sample secara purposive sampling berjumlah 10 orang. Hasil penelitian menunjukkan Efektivitas Kearsipan pada Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah Kabupaten Balangan cukup baik. Hal ini dapat dilihat dari: Pertama, Sumber daya manusia/petugas kearsipan indikator ketelitian cukup baik. Tingkat kerapian yang cukup baik, serta pemahaman yang cukup baik. Kedua, Sarana dan Prasarana dengan indikator kelengkapan sarana dan prasarana sudah baik. Kondisi sarana dan prasarana cukup baik karena masih bagus dan layak pakai, untuk penggunaan sarana dan prasarana sudah digunakan dengan cukup baik. Ketiga, Sumber daya lainnya (pendanaan) dengan pengadaan tindakan perbaikan belum baik karena belum adanya arsiparis dan belum mendapatkan perhatian dari segi pengetahuan pegawai dalam kearsipan serta penetapan standar operasional prosedur belum baik karena belum adanya penyusutan arsip dan pemusnahan arsip. Faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas Kearsipan pada Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah Kabupaten Balangan. Pertama, faktor penghambat : Belum ada Pegawai Khusus Kearsipan dan belum adanya penyusutan dan pemusnahan arsip. Kedua, faktor pendukung yaitu: ketelitian pegawai, kerapian dalam menyusun arsip serta Kelengkapan Sarana dan Prasarana Kearsipan di Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah Kabupaten Balangan.
EFEKTIVITAS PROGRAM PELATIHAN KERJA PADA UPT BALAI LATIHAN KERJA KABUPATEN BALANGAN Mukhlis, Abdul; Setiawan, Irza; Munawarah, Munawarah
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1334

Abstract

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Balangan, yang berada di bawah naungan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Tenaga Kerja (DKUKMTK) setiap tahunnya membuka program pelatihan berbasis kompetensi, permasalahannya kurangnya sarana dan prasarana yang ada pada setiap kejuruan, Kurangnya sumber daya manusia atau instruktur dan masih banyak peserta yang kurang serius dalam mengikuti pelatihan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Efektivitas Program Pelatihan Kerja Pada UPT. Balai Latihan Kerja Kabupaten Balangan serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian menggunakan metode deskriftif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data diambil melalui penarikan secara Snowball sampling berjumlah 12 orang. Setelah data terkumpul kemudian dianalisis dengan teknik meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data atau penarikan kesimpulan. Uji kredibilitas data antara lain perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, triangulasi, analisis kasus negatif, dan mengadakan membercheck. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Efektivitas Program Pelatihan Kerja Pada UPT. Balai Latihan Kerja Kabupaten Balangan kurang efektif, terlihat dari indikator kurang efektif yaitu: Pertama, instruktur pelatihan kerja tidak efektif, Kedua, adaptasi pelatihan kerja kurang efektif. Ketiga, pelatihan kerja belum efektif. Keempat, proses pembelajaran kurang efektif. Dan Kelima, keterampilan pelatihan kerja kurang efektif. Sedangkan indikator sudah efektif yaitu Pertama, jumlah pelatihan sudah efektif. Kedua, hasil dari pelatihan kerja sudah efektif. Ketiga, tujuan pelatihan kerja sudah efektif. Keempat, keberhasilan pelatihan kerja sudah efektif. Kelima, persaingan pelatihan kerja sudah efektif. Faktor penghambat yang mempengaruhi Efektivitas Program Pelatihan Kerja Pada UPT. Balai Latihan Kerja Kabupaten Balangan adalah kurangnya instruktur kejuruan, kurangnya keseriusan siswa pelatihan kerja dan kurangnya anggaran. Sedangkan faktor pendukung yang mendukung berjalannya program pelatihan kerja pada UPT. Balai Latihan Kerja (BLK) Balangan adalah terpenuhinya siswa pada setiap jurusan, pelatihan dapat mengembangkan keterampilan baru dan pelatihan kerja yang bertujuan meningkatkan individu. Untuk meningkatkan efektivitas program pelatihan kerja Disarankan Kepada Kepala UPT. Balai Latihan Kerja Kabupaten Balangan agar menambah instruktur kejuruan agar meningkatkan kualitas pelatihan dan memastikan bahwa peserta mendapatkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan serta menambahkan anggaran untuk kedepannya agar dalam sarana dan prasrana terpenuhi dan instruktur pelatihan kerja agar kualitas pelatihan dapat ditingkatkan secara signifikan. Instruktor yang ahli dalam bidangnya mampu memberikan penjelasan yang lebih mendalam, berbagi pengalaman praktis, serta memberikan keterampilan yang lebih spesifik dan relevan dengan kebutuhan industri
PENGELOLAAN ARSIP PADA DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN TABALONG Budiyarti, Indiah; Affrian, Reno; Setiawan, Irza
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1340

Abstract

Permasalahan yang ditemukan dalam kaitan pengeloaan arsip pada dinas perpustakaan dan kearsipan Tabalong yaitu kurangnya kelengkapan sarana dan pra sarana penyimpan data, langkah-langkah pengarsipan yang masih belum efektif, waktu yang lama dalam menemukan arsip kembali, masih kurangnya pemahaman pemahaman pegawai perihal kearsipan serta masih kurangnya pemeliharaan, keluar masuk arsip. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana pengelolaan arsip pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tabalong dan mengetahui faktor apa saja yang dapat memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan Metode deskriptif kualitatif digunakan pada penelitian ini. Penentuan informan secara purposive (bertujuan) berjumlah 10 Orang. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan digunakan untuk menganalisa data. Uji kredibilitas data meliputi perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, tringulasi, analisis kasus negatif, menggunakan bahan reverensi dan mengadakan memberchek. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa Pengelolaan arsip pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tabalong sudah cukup baik akan tetapi ada beberapa indikator yang belum mendapatkan hasil nilai optimal. Nilai tersebut dapat dilihat dari: pertama, perencanaan (planning) dengan indikator menetapkan tujuan, dapat disimpulkan sudah baik. Indikator sumber daya manusia, dapat disimpulkan belum baik, terbatasnya jumlah SDM yang memiliki kompetensi khusus, rotasi tugas yang sering terjadi, dan kurangnya insentif bagi pegawai yang berprestasi di bidang kearsipan. Kedua, pengorganisasian (organizing) indikator struktur organisasi dapat disimpulkan kurang baik, belum tersedianya pengelola arsip pada bidang layanan, bidang pengembangan dan sekretariat pada peta jabatan. Indikator program kerja dapat disimpulkan bahwa program kerja sudah baik. Ketiga, pengarahan (directing) indikator koordinasi dapat disimpulkan bahwa koordinasi sudah baik. Indikator motivasi dapat disimpulkan bahwa sudah baik, indikator komunikasi disimpulkan berjalan cukup baik, perbedaan persepsi terhadap informasi dan kendala dalam komunikasi informasi sensitif. Keempat,(controlling), indikator aturan dan prosedur sudah baik. Indikator wewenang dan tanggung jawab dapat dikatakan cukup baik, akan tetapi masih terdapat beberapa kekurangan seperti kurangnya pemahaman mendalam pada beberapa aspek, perlu adanya sosialisasi yang lebih intensif, serta evaluasi yang lebih komprehensif. Indikator standar sudah baik. Standar ini bertindak sebagai pedoman yang jelas, memastikan kualitas, efisiensi, dan akuntabilitas dalam setiap proses pengelolaan arsip. Faktor yang mempengaruhi pengelolaan arsip pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tabalong yaitu, sumber daya manusia, struktur organisasi, komunikasi, wewenang dan tanggung jawab.