Setiawan, Irza
Unknown Affiliation

Published : 27 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PENGARUH PEMBINAAN PEGAWAI TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS PEKERJAAN UMUM, PENATAAN RUANG, PERUMAHAN RAKYAT DAN KAWASAN PERMUKIMAN KABUPATEN BALANGAN Rahim, Muhdi; Setiawan, Irza; Munawarah, Munawarah
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1342

Abstract

Kinerja pegawai merupakan faktor kunci dalam keberhasilan suatu organisasi, termasuk instansi pemerintahan. Pembinaan pegawai yang efektif diharapkan dapat meningkatkan kompetensi, motivasi, dan disiplin kerja, sehingga berdampak pada peningkatan kinerja pegawai. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh pembinaan pegawai terhadap kinerja pegawai pada Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman Kabupaten Balangan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai dinas yang menjadi responden penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana untuk mengetahui pengaruh pembinaan pegawai terhadap kinerja pegawai. Jumlah populasi berjumlah 51 orang dan sampel 34 orang pegawai berstatus ASN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan pegawai memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik pembinaan yang diberikan, semakin tinggi pula kinerja pegawai. Faktor-faktor seperti pelatihan, bimbingan, serta motivasi dari pimpinan berkontribusi dalam meningkatkan kinerja pegawai. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa pembinaan yang berfokus pada pengembangan keterampilan teknis dan peningkatan kedisiplinan memiliki dampak yang lebih besar terhadap peningkatan produktivitas dibandingkan dengan pembinaan yang bersifat administratif. Lebih lanjut, hasil analisis juga mengindikasikan bahwa pegawai yang mendapatkan pembinaan secara berkelanjutan cenderung menunjukkan tingkat kepuasan kerja yang lebih tinggi, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap loyalitas dan komitmen pegawai terhadap organisasi. Untuk meningkatkan kinerja pegawai hendaknya instansi selalu melakukan pembinaan kerja kepada pegawai melalui langkah pembinaan dalam kepangkatan guna memantapkan aktivitas kerja, misalnya menyangkut gaji berkala, kenaikan jabatan, cuti, peninjauan masa kerja dan lain-lain. Dalam pembinaan kepangkatan, bagi pegawai yang telah memenuhi syarat perlu naik pangkat. Pembinaan dalam jabatan adalah menempatkan pegawai yang tepat pada jabatan yang tepat pula.Pembinaan disiplin berupa berkewajiban atau keharusan untuk mentaati peraturan perundang-undangan, kedinasan dan perintah atasan yang berwenang. Pembinaan dalam korp suatu usaha untuk lebih meningkatkan keutuhan dan kekompakan antar pegawai dalam menjamin kesetiaan dan ketaatan penuh. Pembinaan pendidikan dan latihan yaitu bentuk pembinaan untuk mengembangkan kemampuan berpikir para pegawai melalui diklat.
The Influence of The Family Hope Program (PKH) Implementation on Community Welfare in Ujung Murung Village, Amuntai Selatan Subdistrict, North Hulu Sungai District Arsyad, Muhamad; Setiawan, Irza; Noorrahman, Mohammad Fajar
International Journal on Economics, Finance and Sustainable Development Vol. 7 No. 4 (2025): International Journal on Economics, Finance and Sustainable Development (IJEFSD
Publisher : Research Parks Publishers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31149/ijefsd.v7i4.5582

Abstract

The Family Hope Program (PKH) is a cash transfer program for Very Poor Households (RTSM) based on predetermined terms and conditions by carrying out their obligations. The problems that occur are related to the influence of the implementation of the Family Hope Program (PKH) on the welfare of the people in Ujung Murung village. Lack of precise targeting in providing PKH assistance, lack of awareness from beneficiary families in the use of PKH funds that are not in accordance with the program that has been determined, PKH assistance has not yet provided for school children's upbringing, this study aims to determine the effect of implementing the Family Hope Program. PKH) on Community Welfare in Ujung Murung Village, South Amuntai District, Hulu Sungai Utara District. This research method uses a quantitative approach, data collection techniques used are Questionnaire, Observation and Documentation. The data source was taken through total sampling of 57 people. Then the researcher conducted a Validity and Reliability Test, used the SPSS 20 application statistical method. The data analysis technique used was Simple Linear Regression Analysis, t test, Coefficient of Determination The results of the research and discussion regarding the Effect of the Implementation of the Family Hope Program (PKH) on Community Welfare in Ujung Murung Village, South Amuntai District, Hulu Sungai Utara Regency. Shows the magnitude of the correlation or relationship (R) value of 0.770 from the output obtained a coefficient of determination (R Square) of 0.593 or 59.3%, with a significant level of 0.000<0.05 that there is an influence between the Implementation of the Family Hope Program (X) towards Community Welfare (Y). For the organizers to further improve in terms of data collection so that other people who are more in need get assistance programs from the government, because there are some people who have not been recorded, namely disadvantaged people who do not get this assistance and it is hoped that the organizers will socialize again so that the community can use the assistance more
KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI KANTOR KECAMATAN HALONG KABUPATEN BALANGAN Yapi , Ahmad; Setiawan, Irza; Barkatullah, Barkatullah
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 2 (2026): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.2.1711

Abstract

Pelayanan Publik di tingkat Kecamatan memegang peran penting karena langsung berhubungan dengan kebutuhan administrasi masyarakat. Fenomena masalah yang nampak yaitu kendala jaringan saat perekaman KTP, banyak masyarakat merasa kecewa karena kendala jaringan, membuat proses terhambat. Keluhan ligalisasi surat dan sarana dan prasarana pelayanan yang kurang memadai, minimnya fasilitas penunjang seperti pendingin ruangan AC atau kipas angin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaiaman Kualitas Pelayanan Publik dan faktor-faktor yang mempengaruhi Kualitas Pelayanan Publik pada Kantor Kecamatan Halong Kabupaten Balangan. Hasil dari penelitian menunjukkan Kualitas Pelayanan Publik di Kantor Kecamatan Halog Kabupaten Balangan cukup baik dapat dilihat : Pertama, dari sub variabel berwujud dengan indikator sarana dan prasarana cukup baik karena masih ada kekurangan AC tetapi pelayanan masih tetap bisa berjalan, indikator kenyamanan fasilitas pelayanan cukup baik. Kedua, dari sub variabel kehandalan dengan indikator ketepatan waktu pelayanan cukup baik karena pelayanan telah mengikuti SOP, indikator keandalan sarana teknologi belum baik karena sering terjadi kendala jaringan internet, Ketiga, pada sub variabel ketanggapan dengan indikator kecepatan respon petugas cukup baik dan sesuai namun perlu penambahan petugas, serta pengawasan terhadap kehadiran petugas, indikator kesanggupan pegawai baik karena para pegawai mampu melaksanakan tugasnya. Keempat, pada sub variabel jaminan dengan indikator keramahan pegawai baik dan menjadi salah satu faktor dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, indikator kepastian biaya pelayanan baik karena tidak ada pemungutan. Kelima, pada sub variabel empati demgan indikator sikap tegas pegawai cukup baik, indikator perhatian pegawai baik karena pegawai memberikan perhatian penuh. Faktor yang mempengaruhi Kualitas Pelayanan Publik di Kantor Kecamatan Halong Kabupaten Balangan. Faktor penghambat yaitu kendala sarana teknologi, sehingga dapat mempengaruhi berjalannya proses pelayanan dan kurangnya sumberdaya manusia (petugas) belum terpenuhi. Sedangkang faktor pendorong alur SOP yang tersruktur dan mudah di pahami terkait pelayanan, dan petugas tidak membedakan pelayanan yang diberikan. Untuk Kepala Kecamtan agar meningkatkan saranan dan prasarana, melakukan pengawasan kinerja pegawai, serta mengupayakan perbaikan infrastruktur teknologi. Untuk pegawai diharapkan meningkatkan kecepatan, keramahan, profesionalisme, serta kompetensi terutama bidang TI dan pelayanan. Untuk Masyarakat agar mematuhi prosedur, melengkapi dokumen dan memberi saran membangun demi kelancaran pelayanan.
EFEKTIVITAS PROGRAM POSYANDU LANSIA DI DESA SUNGAI PANDAN TENGAH KECAMATAN SUNGAI PANDAN KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Anita, Ilya Fitria; Setiawan, Irza; Afriaji, Muhammad
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 2 (2026): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.2.1712

Abstract

Penyelenggaraan Program Posyandu Lansia di Desa Sungai Pandan Tengah, Kecamatan Sungai Pandan, Kabupaten Hulu Sungai Utara sebagai upaya menjaga kesehatan masyarakat lanjut usia (lansia). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Program Posyandu Lansia di Desa Sungai Pandan Tengah dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Adapun metode yang digunakan yakni metode penelitian deskriptif melalui pendekatan kualitatif. Digunakannya teknik purposive sampling dalam penentuan sampel, dipilih 15 informan. Hasil penelitian menunjukkan Efektivitas Program Posyandu Lansia di Desa Sungai Pandan Tengah “Efektif” diketahui melalui 5 (lima) aspek yang terdiri dari 10 indikator. Pada indikator sumber informasi tentang program efektif, kesesuaian program dengan kebutuhan dan harapan masyarakat efektif. Pada indikator kesesuaian waktu dan keberlanjutan program sudah efektif, tercapainya tujuan program sudah efektif, pada indikator perubahan kondisi masyarakat dan kebermanfaatan program efektif. Sedangkan indikator tingkat kepuasan masyarakat lansia cukup efektif, serta pada indikator pemahaman dan pengetahuan masyarakat lansia tentang program belum efektif, juga pada indikator ketepatan penerima belum efektif. Faktor-faktor penghambat yaitu jumlah kehadiran yang kurang dari sasaran dan lansia belum memahami pentingnya kegiatan posyandu lansia. Sedangkan faktor pendukung yaitu pelayanan kesehatan secara gratis, pemenuhan kesehatan masyarakat secara rutin, dan undangan terjadwal setiap bulannya. Disarankan kepada Pemerintah Desa dan Kader lebih menggiatkan sosialisasi mengenai pentingnya kegiatan Posyandu Lansia.
KUALITAS PELAYANAN PERPANJANGAN SURAT TANDA NOMOR KENDARAAN (STNK) PADA KANTOR SAMSAT KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Norsa’adah, Alya; Setiawan, Irza; Baihaqi, Ahmad
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 2 (2026): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.2.1715

Abstract

Kantor Samsat Kabupaten Hulu Sungai Utara merupakan sistem pelayanan terpadu antara Polri, Dinas Pendapatan Provinsi, dan PT Jasa Raharja (Persero) dalam penerbitan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Permasalahan utama yang dihadapi adalah ketidakseimbangan antara jumlah petugas dan masyarakat yang dilayani sehingga menyebabkan penumpukan antrean, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pelayanan perpanjangan STNK serta faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan tersebut di Kantor Samsat Kabupaten Hulu Sungai Utara. Penelitian ini mempergunakan pendekatan kualitatif bertipe deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi dengan banyaknya informan yakni 12 orang yang dipilih secara purposive. Analisis data dijalankan dengan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, melalui uji kredibilitas melalui triangulasi dan member check. Temuan penelitian memperlihatkan kualitas pelayanan perpanjangan STNK tergolong cukup baik, terutama dari aspek penampilan pegawai, kesopanan, dan penyampaian informasi. Namun, masih terdapat kelemahan pada ketepatan waktu pelayanan, kelengkapan sarana dan prasarana, penanganan masalah, serta pemenuhan kebutuhan masyarakat. Penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan koordinasi dan penambahan petugas untuk meningkatkan efektivitas pelayanan
EFEKTIVITAS PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DI KELURAHAN KEBUN SARI KECAMATAN AMUNTAI TENGAH KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Amalia, Gusti Nursa; Setiawan, Irza; Baihaqi, Ahmad
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 2 (2026): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.2.1717

Abstract

Kesejahteraan sosial merupakan tujuan utama setiap negara, namun kemiskinan menjadi salah satu hambatan signifikan dalam mencapainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Program Keluarga Harapan (PKH) di Kelurahan Kebun Sari, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, beserta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data primer dan sekunder, dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dari 12 informan. Analisis data dilakukan melalui pengelompokan, penafsiran, dan kesimpulan, serta uji kredibilitas melalui triangulasi, membercheck, dan peningkatan ketekunan. Hasil penelitian menunjukkan efektivitas PKH di wilayah tersebut tergolong cukup efektif. Pemahaman KPM terhadap program masih terbatas, ketepatan sasaran program belum sepenuhnya optimal, namun pelaksanaan sesuai jadwal dan tujuan program tercapai dengan dampak nyata bagi masyarakat. Faktor pendukung meliputi pelaksanaan program yang terarah, kemudahan pencairan dana, dan manfaat yang dirasakan KPM, sedangkan faktor penghambat meliputi kurangnya kesadaran KPM dan ketidaktepatan prioritas. Penelitian ini menekankan perlunya sosialisasi program, koordinasi pendamping dan petugas, serta prioritas dana untuk pendidikan anak agar PKH lebih efektif.
EFEKTIVITAS PROGRAM PEMBERDAYAAN PEREMPUAN KEPALA KELUARGA (PEKKA) DI DESA KAYAKAH KECAMATAN AMUNTAI SELATAN KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Hayat, Hayat; Setiawan, Irza; Dharma, Agus Surya
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 2 (2026): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.2.1737

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas pelaksanaan Program Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) di Desa Kayakah, Kecamatan Amuntai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Utara sebagai upaya peningkatan kesejahteraan perempuan yang berperan sebagai kepala keluarga. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif guna memperoleh gambaran mendalam mengenai pelaksanaan program di tingkat desa. Informan penelitian ditentukan secara purposive yang melibatkan aparat desa, pengurus kelompok PEKKA, serta anggota kelompok PEKKA sebagai penerima manfaat program. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Analisis efektivitas program difokuskan pada beberapa indikator, meliputi pencapaian tujuan program, ketepatan sasaran, pelaksanaan kegiatan, serta manfaat yang dirasakan oleh anggota kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program PEKKA di Desa Kayakah telah berjalan dan memberikan dampak positif bagi perempuan kepala keluarga, khususnya dalam meningkatkan keterampilan, kepercayaan diri, serta peluang ekonomi melalui kegiatan pemberdayaan yang dilaksanakan. Namun demikian, efektivitas program belum sepenuhnya optimal karena masih ditemui sejumlah kendala, seperti keterbatasan pendanaan, rendahnya partisipasi sebagian anggota, serta terbatasnya dukungan berkelanjutan dari pihak terkait. Faktor pendukung efektivitas program antara lain adanya komitmen pengurus kelompok, dukungan pemerintah desa, serta semangat anggota dalam mengikuti kegiatan. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar pemerintah desa dan pengelola program meningkatkan pendampingan, memperluas akses permodalan, serta memperkuat kerja sama dengan pihak terkait guna meningkatkan keberlanjutan dan efektivitas Program PEKKA di Desa Kayakah.