Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Madaniya

Kepuasan Pengguna Lulusan Polman Bandung Nia Nuryanti Permata; Dini Hadiani; Narwikant Indroasyoko
Madaniya Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.397

Abstract

Kondisi pembelajaran di masa pandemi secara nyata mengubah pelaksanaan pembelajaran yang biasanya dilakukan luring menjadi sebagian besar daring. Bagaimana pihak pengguna lulusan merasakan dampak terhadap hal ini perlu dipahami oleh Polman Bandung. Oleh karenanya, perlu dilakukan pengukuran kepuasan pengguna lulusan. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilakukan dengan membagikan kuesioner kepada para pengguna lulusan. Para responden adalah perusahaan yang memiliki staf lulusan Polman Bandung 3 tahun terakhir. Terdapat 38 pengguna lulusan Polman yang mengisi kuesioner. Setelah itu dilakukan wawancara untuk memvalidasi data. Setelah data ditelaah, dilakukanlah forum group discussion di Polman Bandung yang diikuti 14 peserta dari pihak program studi dan yang berkepentingan lainnya untuk membahas hasil data. Didapatkan bahwa pada aspek softskill, kepemimpinan adalah hal yang perlu untuk diperhatikan karena memiliki gap terbesar (1,03 skala 4). Adapun di sisi hardskill, penguasaan bahasa asing perlu diperhatikan (gap 1,00 skala 4). Didiskusikan pula strategi yang perlu dilakukan untuk melakukan perbaikan untuk peningkatan kompetensi mahasiswa yang ditulis dalam dokumen resmi untuk disampaikan pada pimpinan. Hal ini merupakan umpan balik bagi Polman Bandung untuk proses perbaikan. Pada akhirnya, diharapkan lulusan berikutnya akan menjadi lebih baik lagi kualitasnya. Hal ini tentu akan berdampak positif bagi masyarakat pengguna lulusan yang merupakan mitra pendidikan tinggi politeknik yang penting.
Dukungan Pengembangan Agrowisata di Kampung Cibuluh Desa Pulosari Pangalengan dengan Pemasangan Peta Wisata dan Penerangan Jalan Nia Nuryanti Permata; Siti Aminah; Abdur Rohman Harits Martawireja; Dede Sujana; Ismail Rokhim; Nuryanti Nuryanti; Setyawan Ajie Sukarno; Aris Budiyarto; Afaf Fadhil Rifai; Sandy Bhawana Mulia
Madaniya Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.421

Abstract

Pariwisata di suatu daerah merupakan salah satu penggerak ekonomi. Situ Cileunca merupakan suatu danau di daerah Pangalengan yang dikenal sebagai tempat wisata. Ditegah danau tersebut terdapat sebuah kampung yang disebut Kampung Cibuluh. Sebagai tempat wisata, Kampung Cibuluh memiliki keterbatasan fasilitas berupa penerangan dan peta informasi lokasi wisata. Melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dalam mengambil peran tridarma perguruan tinggi yaitu pengabdian pada masyarakat, Mahasiswa Politeknik Manufaktur Bandung melakukan rencana pembuatan alat untuk menerangi jalan umum dan peta lokasi berupa sign system di sekitar kampung Cibuluh. Dilakukan analisis berdasarkan survei terhadap alat penerangan jalan secara umum dan penunjuk lokasi, lalu hasilnya dibuat desain rancangan dari kedua alat yang akan dibuat. Setelah itu dilakukan pembuatan dan pemasangan kedua alat tersebut. Setelah dilakukan uji coba, baik penerangan jalan maupun peta lokasi wisata dapat berfungsi dengan baik. Akhirnya penerangan jalan dan peta lokasi berupa sign system di Kampung Cibuluh Situ Cileunca Pangalengan dapat dipasang dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat maupun wisatawan di sekitar Situ Cileunca, Desa Cibuluh.
Penyuluhan tentang Pemanfaatan Sumber Daya Air di Desa Sukamandi untuk Menunjang Perekonomian Masyarakat Sekitar Heri Setiawan; Nia Nuryanti Permata; Haris Setiawan; Dedy Ariefijanto; Herman Budi Harja; Deni Krisgianto; Andini Eka R
Madaniya Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.457

Abstract

Air merupakan kebutuhan utama dari kehidupan dan memiliki begitu banyak kontribusi bagi berbagai aktivitas manusia. Desa Sukamandi, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang memiliki potensi sumber daya air yang berlimpah dari alam yang dapat dikonsumsi dan dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Namun, jika masyarakat tidak dapat memahami betapa berharganya potensi yang mereka miliki, bisa saja air tidak dapat dimanfaatkan dengan baik, bahkan bisa saja mendatangkan bencana. Kegiatan program pengabdian pada masyarakat ini dilakukan dengan cara memberi penyuluhan mengenai pemanfaatan air untuk menunjang perekonomian masyarakat Desa Sukamandi. Sebelum diadakan penyuluhan, dilakukan penelitian sederhana mengenai kualitas air yang ada di desa tersebut untuk dinformasikan dan dijelaskan kepada masyarakat Desa Sukamandi. Terdapat 20 orang peserta dari Desa Sukamandi yang mengikuti penyuluhan tersebut dan sekaligus dijadikan sebagai responden. Berdasarkan kuesioner yang telah disebar setelah dilakukan proses penyuluhan, peserta penyuluhan dapat memahami pentingnya menjaga kualitas air dan memanfaatkannya untuk meningkatkan kualitas hidup mereka dalam hal pemanfaatan sebagai air bersih, perikanan, pertanian dan untuk tujuan pariwisata.
Kegiatan Edukasi Masyarakat Cerdas: Teknologi Pertanian di Desa Lebakmuncang Ciwidey Nia Nuryanti Permata; Ayunisa Fitriani Jilan; Ismet P. Ilyas; Yuliar Yasin Erlangga; Bustami Ibrahim; Adi Surya Pradipta
Madaniya Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.813

Abstract

Desa Lebakmuncang di Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat memiliki lahan pertanian yang luas. Desa ini memiliki sawah, kebun sayuran dan buah (strawberry), serta kebun kopi. Lahan pertanian yang luas merupakan aset utama masyarakat desa. Namun demikian, terdapat masalah yang dihadapi oleh para kelompok petani, yakni kurang baiknya performa sumber tenaga yang berasal dari mesin diesel yang digunakan untuk merontokan, menggiling, dan memoles padi. Permasalahan selanjutnya yaitu merontokan gabah dari batang tanaman padi masih menggunakan sistem kerja tradisional yang memforsir tenaga manusia. Dengan adanya permasalahan tersebut, tim mahasiswa yang berjumlah 22 orang berupaya untuk meningkatkan performa mesin yang awalnya bertenaga diesel menjadi listrik dan selain itu membuat alat perontok gabah portabel. Pelaksanaan kegiatan secara keseluruhan dilakukan pada tanggal 11-22 Desember 2023. Selain memberikan solusi berupa alat pertanian dan peningkatan performa mesin yang ada, perlu juga dilakukan edukasi kepada masyarakat terutama kelompok tani dengan memberikan pengetahuan dan keterampilan yang relevan. Sebelum pelaksanaan, tim Edukasi yang berjumlah 5 mahasiswa sudah menyiapkan materi edukasi kepada masyarakat secara umum berupa poster, file presentasi, catatan panduan mesin, buku perawatan, dan sebagainya. Penyuluhan materi teknologi pertanian yang disampaikan oleh Dosen Teknologi Pertanian yang merupakan narasumber kompeten. Kegiatan ini dihadiri oleh peserta kelompok tani sebanyak 13 orang. Hasilnya, masyarakat merasa terbantu dengan adanya kegiatan ini dan mereka memiliki rencana pengembangan berikutnya untuk kelompok tani yang mereka kelola bersama.
Penyuluhan Budidaya Maggot dan Akuaponik dalam rangka Pemberdayaan Desa Pagerwangi untuk Pengolahan Sampah Rumah Tangga Mandiri Nia Nuryanti Permata; Riky Adhiharto; M. Aditya Royandi; Sidik Permana
Madaniya Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.1118

Abstract

Permasalahan sampah di Jawa Barat merupakan hal yang semakin dirasakan dampaknya. Tidak hanya di kota besar, masalah sampah juga dirasakan di pedesaan. Di sebagian kota bahkan sudah dipaksa untuk melakukan pengolahan sampah organik ditingkat kelurahan. Masyarakat Desa Pagerwangi masih belum menjalankan pengolahan sampah yang memadai sehingga sampah seringkali menumpuk pada tempat pembuangan sementara. Untuk mendukung pengolahan sampah organik pada skala kecil dan memberikan dampak ekonomis bagi masyarakat, bisa dilakukan dengan berbudidaya maggot. Penyuluhan kali ini memiliki tema budidaya maggot dan akuaponik. Akuaponik juga dibidik karena di lokasi target terdapat kolam yang kurang termanfaatkan dengan baik. Penyuluhan dilaksanakan di Balai RW 10 Desa Pagerwangi, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat. Sebelum melakukan penyuluhan, tim membangun akuaponik di kolam desa. Kuesioner disebarkan kepada warga yang hadir saat penyuluhan dengan menggunakan skala likert. Berdasarkan data yang didapatkan, masyarakat paham dengan topik yang dijelaskan, menilai program tersebut bermanfaat, dan merasa optimis terhadap akuaponik namun memiliki tingkat optimis yang lebih rendah pada budidaya maggot.
Pembuatan Water Tank Unit Untuk Kebutuhan Primer Masyarakat Desa Karyawangi Reka Ardi Prayoga; Kevin Putranda; Ade Ramdan; Yuliar Yasin Erlangga; Bayu Pratama Adikara; Nia Nuryanti Permata
Madaniya Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.1140

Abstract

Desa Karyawangi yang terletak di Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, mengalami berbagai tantangan, terutama dalam hal akses terhadap air bersih. Meskipun desa ini berada di wilayah pegunungan yang kaya akan perkebunan teh, jarak dan perbedaan ketinggian antara pemukiman warga dengan sumber air yang layak minum membuat masyarakat mengalami kesulitan besar dalam memenuhi kebutuhan air sehari-hari. Menanggapi kondisi ini, mahasiswa dari Program Studi Rekayasa Perancangan Mekanik di Politeknik Manufaktur Bandung melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan salah satu program utama berupa pembangunan unit tangki air. Tangki air ini dirancang sebagai wadah penampungan yang dapat menampung dan menyimpan air bersih, sehingga dapat didistribusikan dengan lebih mudah ke masyarakat desa. Tujuan dari program pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan mahasiswa pengalaman langsung dalam merancang dan mengimplementasikan solusi terhadap masalah nyata, serta membantu masyarakat desa dalam mengakses air bersih dengan lebih efisien. Proses pelaksanaan mencakup perancangan, pembangunan, dan instalasi tangki air, serta pelatihan kepada warga mengenai cara penggunaan dan pemeliharaannya agar tangki air tersebut dapat digunakan secara optimal dan berkelanjutan. Keberhasilan program ini terlihat dari antusiasme masyarakat dalam menerima dan berpartisipasi dalam seluruh kegiatan yang dilakukan, serta dari keberlanjutan penggunaan tangki air yang telah terpasang. Program ini juga berfungsi untuk memperkuat kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat setempat dalam mengatasi tantangan-tantangan yang ada.