Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Evaluate Silurian Drainage Jalan Raya A. Y Patty Kecamatan Sirimau Kota Ambon Sabono, Juensi Stela; Betaubun, Renny James; Hukom, Edison
KOLONI Vol. 3 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/koloni.v3i2.613

Abstract

In general, drainage is an attempt to drain excess water in a certain context of use. If there is a problem with drainage, it will cause puddles on the surface of the highway. One of the roads that experienced puddles is A.Y. Patty Sirimau District, Ambon City. The drainage channel is not able to accommodate rainwater runoff which results in an increase in water discharge resulting in puddles on the highway. Therefore, it is necessary to evaluate the drainage channel of A.Y. Patty Sirimau District, Ambon City, to determine the dimensions of the existing canal, population growth, household dirty water disposal that enters the drainage channel and runoff discharge on the highway. From the results of calculations and analysis, it is obtained that the projected population in the 10th year is 2,9 1 18 people with discharge discharge (Qab) = 0.006955 m3/sec/ha and runoff discharge on the A.Y highway. Patty Sirimau District, Ambon City is Qs = 19.87599 m3/s, Or = 0.06341 m3/s with a difference in discharge of 19.81258 m3/s. So that the capacity of the drainage channel meets and is still suitable for use.
PERBANDINGAN DAYA DUKUNG TIANG PANCANG BERDASARKAN METODE ANALITIS DAN PILE DRIVING ANALYZER TEST JEMBATAN WAITUNSA Lawalata, Alicya; Latar, Sjafrudin; Betaubun, Renny James
Journal Agregate Vol. 4 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Jurusan Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/ja.v4i1.2083

Abstract

Waitunsa Bridge is located in Siwalalat subdistrict, Eastern Seram Regency Siwalalat Seram Regency, Laimu Werinama Road Section with a Stretch Length of 300 M and a Width of 9 M. During the project implementation, the foundation work on the bridge was piling, where the planned piles that went into the ground were 1150 KN, but when tested using the Pile Driving Analyzer (PDA) Test, it had exceeded the planned limit, the piles that entered the ground were more than 3000 KN. The aim of this research is to analyze the bearing capacity value of a single pile foundation using analytical methods on the Wai Tunsa bridge, East Seram and to obtain a comparison of the calculation results using the analytical method and the results of the Pile Driving Analyzer test on the foundation of the Wai Tunsa bridge, Seram. East. In writing the methods used to analyze the bearing capacity of piles are the Meyerhoff method, Tomlinson method, as well as the reduction in pile foundations and well foundations is the Meyerhof method. The results of calculations carried out at 3 points, namely Abutment 1 (A1), Pier 1 (P1), and Abutment 2 (A2) on the Waitunsa Bridge work, Siwalalat subdistrict, East Seram Regency, from the results of manual analysis, it can be concluded that the Tomlinson method has good value. is closer than the Mayerhoff method to the PDA Test. Qu = 402.89 tons compared to 336 - 388 tons at A1, Qu = 384.74 tons compared to 373 – 389 tons at P1, and Qu = 397.57 tons compared to 347 – 389 tons.
Analisis Saluran Drainase Pada Ruas Jalan Uweth - Laturake Kecamatan Taniwel Kabupaten Seram Bagian Barat Mony, Aisa; Betaubun, Renny James; Istia, Penina T
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 4 (2025): September
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i4.597

Abstract

Terdapat saluran drainase pada STA 00+500 – STA 00+800, STA 01+000- STA 02+000 di Ruas jalan Uweth-Laturake. Kabupaten Seram Bagian Barat. Dimensi saluran drainase dengan ketinggian 72 cm, lebar puncak 60 cm, dan lebar dasar 40 cm. Sedimen menutupi saluran drainase pada STA 01+000  sepanjang 9 m, sedangkan STA 02+000 sepanjang 12 m. Pada  STA 00+000 – STA 00+500, STA 00+800- STA 01+00 tidak terdapat saluran drainase. Bila terjadi hujan dengan intensitas yang tinggi, akan terjadi genangan di area tersebut. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui debit air hujan, menghitung debit air kotor rumah tangga untuk 5 tahun kedepan, merencanakan dimensi penampang  serta menghitung sedimen saluran drainase  pada ruas jalan Uweth - Laturake. Metode Gumbel dan log person tipe III digunakan untuk perhitungan parameter statistik dan menentukan jenis distribusi dan data curah hujan 10 tahun terakhir. Perhitungan yang memenuhi persyaratan yaitu distribusi log person type III digunakan untuk menghitung debit air hujan. Hasilnya untuk menghitung dan mengetahui debit air hujan pada rencana yang di tampung saluran drainase. Dari hasil perhitungan kala ulang 10 tahun diperoleh hasil curah hujan rancangan sebesar 194,536 mm, Jumlah air kotor yang terbuang adalah sebesar 85% dari kebutuhan air bersih, debit air buangan perorang  0,00602 m3/detik/orang. Dimensi saluran drainase yaitu lebar puncak saluran 60 cm, lebar dasar saluran 40 cm, dan ketinggian saluran 72 cm. Banyaknya sedimen yang menghalangi saluran drainase  ruas jalan Uweth – Laturake Kabupaten Seram Bagian Barat yaitu pada STA 01+000 1,532 m3 dan pada STA 02+000 1, 673 m3.
Perencanaan Saluran Drainase pada Ruas Jalan Desa Luhu-Hulung Kecamataan Huamual Depan Kabupaten Seram Bagian Barat Waliulu, Elvira; Betaubun, Renny James; Istia, Penina T
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 4 (2025): September
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i4.598

Abstract

Ruas Jalan Desa Luhu–Hulung yang terletak di Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat, merupakan bagian dari ruas jalan Piru–Huamual yang berfungsi sebagai akses utama penghubung antar dusun di wilayah tersebut. Ruas jalan ini memiliki panjang 5,8 km dengan lebar 5 meter dan melewati daerah dengan topografi berbukit, sehingga rawan terhadap kerusakan akibat limpasan air hujan, khususnya pada titik sepanjang 1.200 meter yang mengalami kerusakan cukup parah. Salah satu upaya yang dilakukan dalam perencanaan pembangunan jalan adalah penyediaan bangunan pelengkap berupa saluran drainase guna menanggulangi kerusakan akibat aliran permukaan. Dalam penelitian ini, dilakukan analisis curah hujan dan debit limpasan menggunakan metode statistik hidrologi yaitu Log Pearson Type III dan Gumbel untuk menentukan curah hujan rencana dan debit puncak yang digunakan dalam perencanaan drainase. Berdasarkan hasil analisis, curah hujan rencana menghasilkan debit limpasan sebesar 0,629 m³/detik. Perencanaan saluran drainase dirancang dengan bentuk penampang trapesium dengan lebar dasar 60 cm, lebar atas 90 cm, dan tinggi saluran 90 cm. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa kapasitas saluran (Qs) sebesar 0,682 m³/detik, lebih besar dari debit rencana (Qr), sehingga saluran dinilai mampu menampung limpasan air secara efektif. Biaya yang diperlukan untuk pembangunan saluran drainase pada ruas jalan ini diperkirakan sebesar Rp227.206.000. Perencanaan ini diharapkan dapat meminimalkan risiko kerusakan jalan serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan di masa mendatang.
Perencanaan Saluran Drainase Untuk Mengurangi Limpasan Permukaan Jalan Pada Ruas Jalan Dusun Tapinalu – Ulatu Desa Luhu Kecamatan Huamual Belakang Loklomin, Nur Alda; Betaubun, Renny James; Kakaly, Sulastri
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i5.603

Abstract

Jalan di dusun Tapinalu – Ulatu adalah jalan yang terdapat di desa Luhu, Ruas jalan ini menghubungkan antara dusun – dusun Huamual lainnya. Ada beberapa titik yang sudah memiliki saluran drainase, sedangkan pada sebagian besar titik belum memiliki saluran drainase. Ini menjadi sebuah permasalahan, seiring berjalannya waktu terjadi genangan air di jalan pada saat curah hujan yang tinggi, akan menjadi faktor yang mempengaruhi struktur jalan, upaya yang dilakukan yaitu dengan melakukan perencanaan saluran drainase. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengumpulan dan analisis data. Jenis data dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder, kemudian dianalisis menggunakan metode Log Person III berdasarkan analisa hidrologi dan analisa hidrolika serta perencanaan berdasarkan besarnya debit saluran eksisting. Berdasarkan hasil perhitungan untuk kala ulang 10 tahun diperoleh curah hujan rencana sebesar 326,587 mm, dengan presentase pertumbuhan penduduk sebesar 0,04% pertahun sehingga jumlah penduduk Dusun Ulatu di tahun 2029 adalah 1.629 jiwa. Dari hasil analisa jumlah debit limpasan (Qr) yang masuk pada saluran drainase Ruas Jalan Dusun Tapinalu – Ulatu adalah 0,089 m³/detik, dan untuk debit saluran (Qs) drainase adalah 1,486 m³ detik. Dari hasil perencanaan dimensi saluran diperoleh lebar bagian atas 58 cm, lebar dasar saluran 40 cm, dan  ketinggian saluran 74 cm.
Decrease Water Discharge Pada Kebutuhan Konsumen DAS Air Keluar Kusu-Kusu Sereh Kecamatan Nusaniwe Wattimury, Ledy; Betaubun, Renny James; APalem, Delvia Rimesye
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 7: Juni 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v3i7.3891

Abstract

DAS Wai Air Keluar yang terletak di lokasi Kusu-Kusu Sereh desa Urimessing Merupakan salah satu sumber air bagi masyarakat Kota Ambon yang terletak di lokasi Kusu kusu Sereh desa Urimessing, Kota Ambon. Dari hasil analisa dan perhitungan Decrease Water Discharge debit air pada sumber mata air keluar desa kusu kusu sereh kota ambon dengan menggunakan metode survey dan pengukuran terlihat bahwa pada musim kemarau ( januari – juni) terjadi penurunan sumber debit air sungai kusu kusu sereh dengan mengunakan current meter sebagai peralatan pengukuran debit dan kecepatan dengan hasil 0 m3/detik dan kecepatan V = 0. Pada bulan juli terjadi kenaikan sumber air diakibatkan karena sudah masuk musim penghujan dengan kecepatan (V) = 0,653 m/detik dan debit (Q) = 3,672, Pada bulan September kecepatan (V) = 0,895 m/detik dan debit (Q) = 4,783m3/detik. Hasil pengukuran debit dan kecepatan pengaliran terlihat bahwa untuk 10 tahun kedepan tidak akan mencukupi karena terlihat dari hasil penelitian ini. Untuk bulan 29 April 2023 (musim Kemarau) Debit di hulu sungai (sumber Air ) = 0,00 m3 /detik . untuk bak penampungan reserfoir ke untuk ke konsumen PDAM Debit ( Q ) = 4,97 liter/detik. Untuk tanggal 29 juli 2023 hasil pengukuran debit pada sungai Q = 3,672 m3/detik. Untuk tanggal 15 Agustus 2023 hasil pengukuran debit pada sungai Q = 4,783 m3/detik. Sehingga mengacu pada pengukuran debit disungai sama dengan pengukuran debit di bak distribusi ke konsumen sehingga dapat di prediksi bahwa untuk 10 tahun ke depan terjadi krisis air bersih di kota Ambon.
EVALUASI KINERJA DAN AKNOP PENINGKATAN FUNGSI BANGUNAN PENGENDALI BANJIR SABO DAM SUNGAI WAY TASOI Siahaya, Charlin; Betaubun, Renny James; Yacob, Jufrianto Ch.; Istia, Penina
JURNAL SIMETRIK Vol 14 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v14i1.1779

Abstract

Evaluasi kinerja adalah penilaian yang dilakukan untuk mengetahui hasil kerja dari kariawan atau juga organisasi namun tidak hanya berhenti disitu saja. Evaluasi kinerja harus dilkukan secara sistematis dan terukur. Jadi evaluasi kinerja sabo dam merupakan suatu penilaian kinerja dari sabo dam apakah dapat berfunsi dengan baik dan sesuai dengan ketentuan pengaliran maupun sistim penampungan dan pembagian air secara baik pada sungai. Sabo Dam Sungai Way Tasoi merupakan Sabo Dam yang berfungsi untuk menampung dan mengalirkan air dari banjir dan erosi  dan dibagun pada tahun 2016 dan ini merupakan Sabo Dam terbuka  yang juga berfungsi untuk menghambat  aliran debris, aliran debris adalah aliran sungai dengan kosentrasi sedimen tinggi pada sungai dengan kemiringan sangat curam, aliran ini sering kali membawa batu batuan dan batang pohon yang dapat merusak tubuh bangunan Sabo Dam sekaligus mencegah gerakan laju sedimen agar tidak membahayakan dan menimbulkan kerugian. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana mengoptimalisasi pemeliharaan Sabo Dam Way Tasoy, secara evektif dan efisien, bagaimana kinerja sabo dam way tasoy, dan bagaimana kondisi sabo dam way tosay. Selanjutnya tujuan dari penelitian ini adalah mengoptimalisasi pemeliharaan Sabo Dam Way Tasoy, secara evektif dan efisien, mengevaluasi kinerja sabo dam way tasoy dan menguraikan kondisi sabo dam way tosay. Penelitian ini berlokasi Sabo Dam Desa Way Tasoi Kabupaten Maluku Tengah. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer berupa dokumentasi, peta lokasi penelitian dan hasil observasi awal oleh peneliti. Sedangkan data sekunder yang digunakan adalah data bangunan Sabo Dam, data topografi, data debit air dan data curah hujan. Teknik analisa data yang digunakan Dalam penulisan ini adalah analisa kuantitatif. Hasil dari penelitian ini berupa pengoptimalan pemeliharaan dan evaluasi Sabo Dam Way Tasoy dapat dilakukan dengan beberapa cara seperti, pemeliharaan preventif, pemeliharaan korektif dan pemeliharaan rehabilitative. Tujuan dari pengoptimalan pemeliharaan tersebut adalah sebagai langkah pecegahan menjaga agar bangunan pengendali sedimen tetap dapat berfungsi secara optimal sesuai tingkat kegunaan atau kinerja yang direncanakan
Perencanaan Dinding Penahan Tanah pada Ruas Jalan Negeri Wakasihu Kabupaten Maluku Tengah: Retaining Walls Planning on Wakasihu State Road Section, Central Maluku Regency Wusurwut, Sahril Iyan; Betaubun, Renny James; Latar, Sjafrudin
LITERA: Jurnal Ilmiah Mutidisiplin Vol. 1 No. 2 (2024): LITERA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : Litera Academica Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

JL.Province located in Negeri Wakasihu, Central Maluku Regency is one of the provincial roads affected by landslides due to its location near a fairly high slope/cliff in Negeri Wakasihu, Central Maluku.The landslide disaster occurred due to the influence of bad weather in the form of high intensity rain accompanied by strong winds that hit Negeri Wakasihu, so a solution was needed in the form of planning to build a retaining wall. The method used in the research is by using the theory and empirical formulas according to Rankine regarding active earth pressure and passive earth pressure on retaining walls and the Terzaghi method regarding soil bearing capacity. The planned retaining wall is a gravity type retaining wall with a height (H) = 4 M, bottom width (B) = 2.8 m, top width (T) = 0.6 m, and (Df) = 0.57 m. The safety factor obtained from the calculation results is that the retaining wall is stable against shear forces with a value of 4.67 > 1.5 (Safe) and the wall is stable against overturning forces with a value of 3.35 (SAFE).
EVALUASI SISTEM DRAINASE RUAS JALAN LOKKI - IHA KULUR DESA LUHU KECAMATAN HUAMUAL KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT Notanubun, Aldi; Betaubun, Renny James; Johanes, Standi
Journal Agregate Vol. 2 No. 2 (2023): September
Publisher : Jurusan Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/ja.v2i2.1374

Abstract

The Lokki – Iha Kulur Road Section is the main transportation route that connects villages in Huamual District, West Seram District. This area often experiences inundation and runoff caused by drainage that cannot accommodate flood discharge and improper drainage elevation systems. To overcome this problem, it is necessary to review the drainage system. The research method used is the method of data collection and analysis. The data used are primary data and secondary data and then analyzed using rational methods based on hydrological analysis and hydraulics analysis and evaluated based on the magnitude of the discharge of the existing canal with the magnitude of the planned discharge. Based on the calculation results for a 5-year return period, a planned rainfall of 632.812 mm is obtained, with a population growth percentage of 1.2% per year so the population of Luhu Village in 2026 is 34,251 people. From the results of the analysis, it was found that the amount of planned discharge entering the Lokki – Iha Kulur Road drainage was 0.15038 m3/s for drainage 1 and 0.14377 m3/s for drainage 2. Meanwhile, the discharge for the Lokki – Iha Kulur Road drainage for drainage 1 is 0.14229 m3/sec and for the drainage 2 is  0.14377 m3/sec. So it was found that the drainage was not able to accommodate the planned flood discharge so it was necessary to re-plan the drainage dimensions so that the problems of inundation and runoff could be overcome.
PEMANENAN AIR HUJAN SEBAGAI ALTERNATIF SUMBER AIR BERSIH UNTUK KEBUTUHAN MASYARAKAT DESA MESIAPI KABUPATEN MALUKU BARAT DAYA Nirahua, Efata; Betaubun, Renny James; Titaley, Henriette Dorothy
Journal Agregate Vol. 3 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Jurusan Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/ja.v3i1.1941

Abstract

Rainwater is harvested through a simple system commonly called Rain Water Harvesting. The purpose of this research is to determine the quality of rainwater to be harvested, the potential discharge that can be utilized, and the design of the PAH system for Mesiapi Village, Southwest Maluku Regency. The method of determining the quality of rainwater is done by collecting rainwater and then testing it in the laboratory. Analysis of rainfall frequency using continuous probability, namely the distribution of gumbel and log person III then tested the probability distribution using the Chi square test, to determine the discharge of clean water that can be harvested, after that planning the design and cost budget for making a recervoir tub. The results of water quality testing show a pH value of 8.11; Temperature 24.4°C; and TDS 22.9 mg/l. The highest rainfall value in Mesiapi village for 10 years with the highest rainfall level occurred in 2020, namely 260 mm. The rainfall return period is 2 years with a rain duration of 2 hours, with the Log Person III distribution obtaining a rainfall plan value of 7.857 mm/hour and a discharge of 61 lt/det. The draft cost budget obtained from the calculation for the construction of a recervoir (reservoir) in Mesiapi village with a plan for 2 reservoirs is IDR 665,284,000.