Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan Ibu dalam Mengatasi Masalah Hipertermia melalui Metode Water Tepid Sponge R.A. Helda Puspitasari; Dwining Handayani; Erik Kusuma; Ayu Dewi Nastiti
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat: Oktob
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal Bekerjasama dengan CV Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/psnpkm.v2i2.2346

Abstract

Sehat merupakan kondisi optimal dan sejahtera baik fisik ,social dan mental yang harus dicapai sepanjang kehidupan anak dalam rangka mencapai tingkat pertumbuhan dan perkembangan yang optimal sesuai dengan usianya. Permasalah yang paling banyak ditemui untuk anak yaitu hipertermia yang meliputi 10-30 % dari jumlah kunjungan di Bidan Praktek Swasta .Tujuan setelah penyuluhan kesehatan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam penanganan hipertermia dirumah. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian masyrakat ini adalah active and participatory learning melalui beberapa tahap yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan yang terdiri dari observasi tingkat pengetahuan melalui pretest, memberikan pelatihan melalui pemberian water tepid sponge melalui leaflet dan x banner yang disampaikan pada saat penyuluhan. Selanjutnya responden diberikan materi praktek terkait penanganan demam dengan metode kompres water tepid sponge pada tahap evaluasi dilakukan pengukuran pengetahuan dan keterampilan berupa postest. Hasil evaluasi kegiatan terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan kompres pada ibu di wilayah kerja desa Mojoparon Kabupaten Bangil.
The Influence of Health Coaching Colling on the Intention to use Healthy Latrines Coastal Communities Ayu Dewi Nastiti; Erik Kusuma; R.A. Helda Puspitasari; Dwining Handayani
Jurnal Keperawatan Vol 16 No 1 (2024): Jurnal Keperawatan: Maret 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v16i1.1528

Abstract

Intention to use healthy latrines is still found in the community, the low intention of the community to use latrines can trigger or cause open defecation (BAB) habits. The main factor that causes the community's low intention to practice healthy latrines is the lack of knowledge, so that people's awareness of defecating is still poor. Health coaching education is a strategy that can be used as an intervention to encourage and empower people to choose healthier lifestyles by promoting better condition management.  The purpose of this study was to determine the influence of helath coaching colling on intention to use coastal community healthy latrines for pasuruan city. In this study using a pre-experimental research design with a research design One group pre-test-post test design. Where in this study it was carried out in a way before being given treatment/treatment, the variables were observed/measured first (pre-test) after that the treatment/treatment was carried out and after the treatment was carried out measurement/observation. The population in this study were all residents in the Tapaan Sub-District, Pasuruan City, totaling 3,255 samples in this study consisting of 43 people, where the sample was obtained using simple random sampling. The results showed that 43 respondents who originally intended to use the latrine were sufficient, with 26 respondents (60.5%). After being given health coaching colling, almost all of them showed that 39 respondents (96.8%) had good intentions. The results of the Wilcoxon statistical test obtained a value of p = 0.000 ˂ α = 0.05, so H1 was accepted, meaning that there was an influence between "the effect of health coaching colling on the intention to use healthy latrines in Tapaan Village. From the research results is strengthened based on the results statistical analysis indicating the presence the influence of health coaching colling on the intention to use healthy latrines. In the opinion of Oliveira et al., (2017) given health coching colling with an intensive period of time able to increase the intensity in latrine use.
The Factors Affecting Stunting on Toddlers in Coastal Areas Dwining Handayani; Erik Kusuma; Helda Puspitasari; Ayu Dewi Nastiti
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 7, No 3: September 2022
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (719.065 KB) | DOI: 10.30604/jika.v7i3.967

Abstract

Stunting is a physical growth disorder characterized by a decrease in the speed of growth that occurs due to a lack of nutritional intake in children in the first 1000 days of life. The prevalence of stunting in Pasuruan Regency is high, at 22.5%. The area with the highest prevalence of stunting is the coastal area. This study aims to determine the factors that cause stunting in children under five in the coastal area of Pasuruan. The results showed that from the 17 variables analyzed, 6 factors have formed that influence the incidence of stunting in coastal areas, including high parental education factors, history of infectious diseases, economy, breastfeeding, family structure and nutrition of pregnant women. The results showed that from the 17 variables analyzed, 6 factors have formed that influence the incidence of stunting in coastal areas, including high parental education factors, history of infectious diseases, economy, breastfeeding, family structure and nutrition of pregnant women. The results showed that from the 17 variables analyzed, 6 factors have formed that influence the incidence of stunting in coastal areas, including high parental education factors, history of infectious diseases, economy, breastfeeding, family structure and nutrition of pregnant women. An integrated and multi-sectoral program is needed to increase family income, family knowledge related to balanced nutrition and the growth and development of toddlers to reduce the incidence of stunting. Abstrak: Stunting merupakan gangguan pertumbuhan fisik yang ditandai dengan penurunan kecepatan pertumbuhan yang terjadi karena kurangnya asupan gizi pada anak dalam 1000 hari pertama kehidupan. Prevalensi stunting di Kabupaten Pasuruan tergolong tinggi, yaitu 22,5%. Wilayah dengan prevalensi stunting tertinggi adalah wilayah pesisir. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor penyebab stunting pada balita di daerah pesisir Kabupaten Pasuruan. Jenis penelitian ini adalah studi analitik observasional dengan desain case control. Sampel dalam penelitian ini adalah balita stunting berusia 24 - 60 bulan sebanyak 51 orang yang dipilih dengan teknik quota sampling. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei-Agustus 2021. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan observasi. Analisis data menggunakan uji KMO dan Bartlett's Test. Hasil penelitian menunjukkan dari 17 variabel yang dianalisis terbentuk 6 faktor yang mempengaruhi kejadian stunting di wilayah pesisir antara lain tinggi faktor pendidikan orang tua, riwayat penyakit infeksi, ekonomi, pemberian ASI, struktur keluarga dan nutrisi ibu hamil. Perlu program yang terintegrasi dan multisektoral untuk meningkatkan pendapatan keluarga, pengetahuan keluarga terkait gizi seimbang dan tumbuh kembang balita untuk mengurangi kejadian stunting.
MENCAPAI DESA WISATA UNGGULAN DENGAN PROGRAM ECOBRICK PADA OBJEK WISATA RANU BEDALI B, Wahyu Afton; Puspitasari, R.A Helda; F, Chika Yusnika; S, Hernanda Dwi; F, Ina Rotul; S, Elvina Nadiyatus; R, Dina Nur; Ramadhani, Adam; T, Audri Naifatha; A, Sherly Sayyida; N. A, Fitroh Hifni; F, Achmad Dedi; A, Falsa Kikit
Jurnal Pengabdian Masyarakat Applied Vol. 3 No. 1 (2024): JPMA Vol 3 No 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wisata Ranu bedali merupakan bagian dari tiga danau segitiga yang berada di Kab. Lumajang. Akan tetapi, dengan adanya wabah covid-19 pada tahun 2020 menyebabkan penurunan angka kunjungan wisatawan di wisata Ranu Bedali. Hal ini mengakibatkan sepinya wisata akibat dampak dari wabah COVID-19 dan kurangnya pembaharuan pada wisata sehingga membuat wisatawan bosan dan enggan berkunjung. Masalah Kedua, banyaknya sampah rumah tangga yang dibuang sembarangan oleh masyarakat, karena masyarakat tidak mengetahui bagaimana cara pengolahan sampah yang baik dan benar. Masyarakat desa Ranu Bedali belum memiliki tempat pembuangan sementara (TPS) sampah. Tujuan dari artikel ini meningkatkan kepedulian masyarakat desa Ranu Bedali terhadap pentingnya pengelolaan sampah dengan mengurangi dan mendaur ulang sampah anorganik sehingga bisa menarik kembali perhatian wisatawan untuk mengunjungi wisata Ranu Bedali. Ecobrick adalah teknik pengelolaan sampah plastik yang bertujuan untuk mengurangi sampah plastik, serta mendaur ulangnya dengan media botol plastik untuk dijadikan sesuatu yang berguna. Metode yang digunakan oleh mahasiswa KKN UNEJ Kelompok 177 yaitu melakukan pendekatan pada warga Desa Ranu Bedali melalui pelaksanaan beberapa kegiatan yaitu. Pengumpulan dan Pemilahan Sampah, Pembuatan Ecobrick, Pembuatan Spot Foto, Pelatihan serta Konsultasi dan Pendampingan.
The Effect of Asthma Gymnastics on Peak Expiratory Flow among Asthma Patients Kusuma, Erik; Handayani, Dwining; Puspitasari, R.A. Helda; Nastiti, Ayu Dewi
Proceedings of the International Conference on Nursing and Health Sciences Vol 5 No 1 (2024): January-June 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/picnhs.v5i1.3875

Abstract

Asthma is a chronic inflammation that results in bronchospasm and bronchoconstriction that cause weakness of the respiratory muscles, resulting in a decrease in respiratory ability. One of the efforts to correct these disturbances is made by doing asthma gymnastics. Objective: This study aims to identify the influence of asthma gymnastics on the peak expiratory flow among asthma sufferers. Method: This type of research was a pre-experiment with a pretest-posttest design. The sample in this study is composed of 31 asthma patients selected using the total sampling technique. Data analysis using paired t-test with α significant level of 0.05. Results: As a result of the asthma exercise, the Peak Respiratory Flow (PEF) increased to 304 lt/min from 208 lt/min before the exercise (p 0.000 < 0.05). There was an effect of asthma gymnastics on peak respiratory flow among asthma patients at the Asthma Polyclinic of Bangil Hospital. Conclusions: Regular asthma gymnastics can improve breathing ability, as indicated by peak respiratory flow, and improve the quality of life of asthma sufferers.
Investasi Gizi Ibu Hamil dengan Memanfaatkan Makanan Tambahan Berbasis Pangan Lokal Berbahan Dasar Sayur Nastiti, Ayu Dewi; Kusuma, Erik; Puspitasari, R.A Helda; Handayani, Dwining
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat: Oktob
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal Bekerjasama dengan CV Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/psnpkm.v3i2.2391

Abstract

Seorang ibu hamil harus memiliki kecukupan nutrisi dan gizi yang tepat. Hal tersebut karena selama masa kehamilan seorang ibu tidak hanya memerlukan nutrisi untuk kebutuhan tubuhnya kan tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan gizi bagi janinnya agar bisa tumbuh dan berkembang secara optimal. Sehingga selama masa kehamilan asupan nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil harus lebih banyak dibandingkan kondisi sebelum hamil. Selama masa kehamilan, seorang ibu sebaiknya mengkonsumsi nutrisi dengan variasi yang beragam dan juga memiliki nilai gizi yang cukup bagi tubuh dan janinnya. Secara Umum Kondisi Ketahanan Pangan di Kabupaten Pasuruan dalam keadaan baik. Berdasarkan data yang diperoleh, belum ditemukan kasus KEK di wilayah Tosari, akan tetapi dengan melihat kondisi masyarakat yang belum banyak memahami terkait pentingnya asupan gizi yang seimbang, hal tersebut bisa berdampak pada munculnya kasus KEK. Untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pemenuhan gizi selama kehamilan dan pemanfaatan makanan tambahan berbasis pangan lokal tim memberikan edukasi dengan menggunakan media poster. Hasil yang diperoleh dari kegiatan tersebut adalah pengetahuan ibu hamil secara signifikan meningkat yaitu sebanyak 80%.
Hubungan Tingkat Kecemasan Wanita Pra Menopause Dengan Masa Pra Menopause Di MI Miftakhul Ulum Kabupaten Pasuruan Puspitasari, R.A. Helda; Aristawati, Evy
Jurnal Ilmiah Keperawatan STIKES Hang Tuah Surabaya Vol 15 No 1 (2020): March Edition
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30643/jiksht.v15i1.90

Abstract

Pramenopause is 3-10 years before the arrival of menopause, at this stage ovarian hormone production decreases and fluctuates causing various symptoms. The average age in each country is different but around 45 and 55 years, these women will experience changes both physiological and psychological. The general objective of this research is to study the relationship between anxiety levels of pre-menopausal women and pre-menopausal periods. While the specific goal is to identify between the anxiety levels of pre-menopausal women, as well as to identify between pre-menopausal levels and periods. The design of this study used a descriptive method in which the approach was cross sectional, the sample was selected by saturation sampling of 25 people. Data is collected by filling out the questionnaire then the data obtained is then presented in tabular and narrative form. The results showed that the level of anxiety of women in the heavy pre-menopausal period (40%), while those in the moderate category were (36%), while those in the low category were (24%). For symptoms and consequences experienced in the pre-menopausal high as much (76%), and low (24%). The results of the chi square test obtained X 2 count 7.89 and X 2 table 5.991. Because the X 2 count is bigger and the X 2 table is Ho is rejected and H1 is accepted, it means there is a relationship between the pre-menopausal woman's anxiety level and the pre-menopausal periods.Keywords: Pre Menopause, Anxiety, Pra Menopause Steps
Peran Pendampingan Keluarga Dalam Senam Diabetes Pada Penderita Diabetes Di Puskesmas Sekargadung Aristawati, Evy; Puspitasari, R.A. Helda
Jurnal Ilmiah Keperawatan STIKES Hang Tuah Surabaya Vol 15 No 1 (2020): March Edition
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30643/jiksht.v15i1.91

Abstract

Diabetes Mellitus is often referred to as the great imitator, because it can affect all organs of the body and cause various complaints. Diabetes Mellitus can arise slowly so patients are not aware of changes such as drinking more frequent miktion. The aim of the study is to describe the role of family in the implementation of diabetes gymnastics in patients with Diabetes Mellitus (DM) type 2 at Gayungan Health Center Village Dukuh Denied Surabaya.This research design using descriptive research. The population is all families who have family members with cases of diabetes mellitus with a large sample of 4O people. Sampling using technique Total sampling The variables studied is the role of kleuarga in the implementation of diabetes gymnastics. Data collection was done by distributing questionnaires.The results showed that from 40 respondents in Gayungan Public Health Center, Dukuh Menanggal Surabaya, almost half of them play a good role in the implementation of diabetes gymnastics in diabetic patients as much as 40% (16 people).Health workers should improve health services by providing counseling - extension on diabetics millitus and their families.Keywords: Role Family, Diabetes Mellitus, Gymnastics
Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (Jahe) sebagai Terapi Komplementer Infeksi Saluran Pernapasan Akut pada Balita di Desa Wonotoro Kecamatan Sukapura Handayani, Dwining; Kusuma, Erik; Puspitasari, R.A. Helda; Nastiti, Ayu Dewi
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 4 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i4.2400

Abstract

Tanaman obat keluarga merupakan tanaman yang sangat berkasiat di dunia kesehatan dan mudah untuk didapatkan. Berdasarkan data di wilayah desa Wonotoro yang merupakan daerah pengunungan mempunyai cuaca sangat dingin sehingga dapat mempengaruhi tingkat system pernafasan terutama balita. Hal tersebut perlu adanya upaya pencegahan permasalahan penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut dan perawatannya pada balita dengan pemberian edukasi pada ibu-ibu kader sebagai penggerak di masyarakat. Belum adanya informasi dan edukasi serta pemahaman ibu-ibu kader tentang Infeksi Saluran Pernafasan Akut dan pencegahannya pada balita di Desa Wonotoro ini menjadi permasalahan dibidang kesehatan pada mitra. Saat ini kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut pada balita di wilayah ini telah mengalami peningkatan dan merupakan kejadian penyakit terbanyak. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu-ibu kader kesehatan tentang perawatan dan pencegahan Infeksi Saluran Pernafasan Akut pada balita. Sasaran dari kegiatan ini adalah ibu- ibu kader kesehatan sebanyak 25 orang. Metode pelaksanaan pengabdian dengan ceramah dan demonstrasi tentang pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga dengan membuat ramuan jahe madu sebagai salah satu terapi komplementer Infeksi Saluran Pernafasan Akut pada balita. Diharapkan setelah diberikan edukasi tentang Infeksi Saluran Pernafasan Akut dan memanfaatkan tanaman obat keluarga (jahe) sebagai salah satu terapi komplenter pada ibu-ibu kader, terdapat peningkatan wawasan ibu-ibu dan dapat memanfaatkan tanaman obat keluarga untuk balita yang mengalami Infeksi Saluran Pernafasan Akut dan mensosialisasikan kepada masyarakat.
Pemanfaatan Pekarangan Rumah untuk Tanaman Sayur dan Buah sebagai Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di Lingkungan Masyarakat Pesisir Pasuruan Nastiti, Ayu Dewi; Kusuma, Erik; Puspitasari, R.A Helda; Handayani, Dwining
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i2.3356

Abstract

Dalam konteks tingginya insiden penyakit menular dan semakin menonjolnya permasalahan penyakit tidak menular, pencegahan penyakit dan promosi kesehatan sangatlah penting. Meningkatnya beban permasalahan kesehatan masyarakat saat ini menunjukkan bahwa promosi dan pencegahan kesehatan yang ada mempunyai kontribusi yang lemah terhadap peningkatan kesehatan masyarakat. Banyak penelitian menemukan bahwa upaya promosi kesehatan dan pencegahan penyakit yang bersifat top-down dari pemerintah kurang efektif dibandingkan program berbasis masyarakat. Oleh karena itu, untuk mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GEMAS) yang baru saja dicanangkan pemerintah, perlu dilakukan mobilisasi masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup sehat sesuai dengan tujuan rencana GEMAS. Meskipun GERMAS baru diluncurkan pada tahun 2017, namun dimulai dari kelompok masyarakat terkecil seperti dasa wisma. Kegiatan pengabdian ini akan fokus pada salah satu sub kegiatan GERMAS yaitu pemanfaatan pekarangan rumah untuk menanam sayuran dan buah-buahan. Acara diawali dengan memberikan edukasi pemanfaatan pekarangan rumah untuk menanam sayuran dan buah-buahan, kemudian mengajak masyarakat untuk bersama-sama berkontribusi dalam menanam bibit sayur dan buah di sekitar pekarangan. Masyarakat sangat aktif dan antusias mengikuti acara ini dan menyatakan akan terus melaksanakan acara ini.