Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Implementasi Pembelajaran IPA Siswa Tunarungu di SLDB Karya Mulya II Surabaya Lutfi Isni Badiah
MENDIDIK: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pengajaran Vol 7 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/003.202171.144

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran IPA bagi siswa tunarungu kelas I di SDLB Karya Mulia II Surabaya ditinjau pada aspek pelaksanaan, penggunaan strategi pembelajaran, dan pemanfaatan media pembelajarannya. Sumber data penelitian ini adalah guru kelas dan siswa tunarungu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui pengamatan, wawancara dan dokumentasi. Analisis data melalui tahapan pengumpulan dan telaah data, reduksi data, penyajian data secara deskriptif, verifikasi data, dan yang terakhir adalah pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan, pelaksanaan pembelajaran IPA di kelas I SDLB Karya Mulia II Surabaya sudah baik. Guru saat akan memulai pelajaran dengan mempersiapkan siswa baik dari segi fisik, alat tulis dan materi pembelajaran sesuai dalam rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang mengacu kurikulum 2013. Strategi yang digunakan guru dalam pembelajaran IPA adalah selalu mengaitkan materi IPA dengan pengalaman sehari–hari, dan mengunakan bahasa yang mudah dipahami siswa (bahasa isyarat, bahasa bibir, bahasa tulis). Guru juga menggunakan pendekatan/strategi pembelajaran yang runtut. Guru juga menggunakan metode bermain. Guru selalu menggunakan media pembelajaran agar siswa tunarungu mudah memahami materi IPA. Guru juga menggunakan media teknologi, seperti misalnya laptop, LCD Proyektor dan lain-lain. Penggunaan teknologi ini sangat membantu guru menjelaskan materi yang abstrak.
Pengaruh Penggunaan Modul Digital Interaktif Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa Pada Mata Kuliah Pembelajaran Braille Lutfi Isni Badiah; Andri Kurniawan
MENDIDIK: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pengajaran Vol 8 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/003.202281.219

Abstract

The purpose of this study was to describe the effectiveness of using interactive digital module to improve student learning outcomes in braille course during online lecture. This research design is a pre-experimental research design. The type used is one group pretest-posttest. The subjects of this study amounted to 30 students who took braille course at the Special Education Study Program, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, odd semester 2021/2022. Data collection technique is to use test. While the data analysis technique using the Wilcoxon test. Based on the description of the data and the analysis technique carried out, it can be seen that there is an increase in learning outcomes after students use interactive digital module in braille course. This is evidenced by hypothesis testing with Wilcoxon test analysis which shows the value of Sig. (2-tailde) 0.000 < 0.05. This shows that there is an influence in the use of interactive digital modules in improving student learning outcomes in braille course. In addition, students also admitted that they were more motivated and interested in the learning process
MENINGKATKAN KETERAMPILAN GURU PAUD DALAM MENANGANI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK) DI PAUD ana rafikayati; lutfi isni badiah; mudhar mudhar
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 2 No 2 (2019): Januari
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.015 KB) | DOI: 10.36456/abadimas.v2.i2.a1755

Abstract

The purpose of identifying and assessing children with special needs training is to improve: 1) early childhood teacher’s knowledge about types of special needs children, 2) skills of early childhood teacher in identifying special needs children, and 3) skills of early childhood teacher in assessing special needs children. This activity was attended by 20 early childhood teacher from Peek A Boo School and Permata Bunda Schools in Sidoarjo. The methods used in training activities are lectures, group discussions, and practices. The results of this activity were obtained that after attending the training: 1) there was an increase in the knowledge of early childhood teacher regarding the types of children with special needs from 65% to 90%, 2) The skills of teachers in identifying also increased, from 10% to 55% able to identify children with special needs , and 3) an increase in assessment activities of children with special needs, from 10% to 50%. Thus, this training can effectively increase the knowledge and adequacy of early childhood teacher to identification and assessment activities of children with special needs.
LAYANAN INFORMASI UNTUK MENINGKATKAN SELF KNOWLEGDE DALAM MENGARAHKAN KARIER PADA ANAK TUNANETRA DI SLB A YPAB SURABAYA Lutfi Isni Badiah; Magfirotul Lathifah; Cindy Asli Pravesti
Buana Pendidikan Jurnal Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (765.134 KB) | DOI: 10.36456/bp.vol13.no24.a770

Abstract

Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh dunia pendidikan adalah bagaimana mengupayakan anak tunanetra agar bisa bersaing dan memiliki karier yang layak di dunia kerja tanpa adanya bentuk diskriminasi.Anak tunanetra perlu diberikan pengetahuan diri (self knowledge) agar mereka dapat mengenal minat dan bakat yang dimilikinya sehingga mereka dapat menyusun rencana pendidikan lanjutannya dan rencana pilihan pekerjaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan layanan informasi untuk meningkatkan self-knowledge dalam mengarahkan karier pada anak tunanetra.Penelitian ini dilaksanakan di SLB-A YPAB Surabaya dengan subjek penelitian adalah siswa tunanetra kelas 4, 5, dan 6yang berjumlah 14 orang. Penelitian inimerupakan penelitian kuantitatifdengan desainpenelitianyang digunakanyaknipre-testandpost-test control group design. Metode pengumpulan data dilakukan dengan instrumen tes sebagai data primer dan wawancara sebagai data sekunder. Sedangkan untuk teknik analisis data yang digunakan adalah teknik non-parametrik yaitu Mann-Whitney U Test. Pada hasil analisis data, diketahui bahwa skor Asymp.Sig. (2-tailed) berada pada angka 0,007 (0,007<0,05), sehingga H0 ditolak. Disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara layanan informasi terhadap self knowledge dalam mengarahkan karier pada anak tunanetra.
Pengaruh Media Pembelajaran Interaktif untuk Pendidikan Seks Usia Dini bagi Siswa Tunagrahita Annisa Padmadiani; Muhammad Nurrohman Jauhari; Lutfi Isni Badiah
SPECIAL: Special and Inclusive Education Journal Vol 2 No 2 (2021): Special and Inclusive Education Journal (SPECIAL)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/special.vol2.no2.a5087

Abstract

Anak tunagrahita juga sama seperti anak normal pada umumnya yang memiliki perkembangan seksual. Sayangnya masyarakat masih banyak yang beranggapan bahwa anak tunagrahita tidak memiliki hasrat seksual. Kurangnya pendidikan seks usia dini pada anak tunagrahita merupakan masalah yang serius. Mereka rentan terhadap pelecehan seksual. Anak tunagrahita tidak paham dengan anggota tubuhnya. Karena itu dibutuhkan bimbingan dan strategi untuk memberikan pelayanan pendidikan seks usia dini untuk anak tunagrahita. Penelitian menggunakan desain penelitian one group pre-test post-test, dimana desain ini melibatkan satu kelompok diberi pre-test, treatment, dan post-test. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis kuantitatif dengan penghitungan statistik t-test berpasangan (paired). Layanan dengan media pembelajaran interaktif untuk pendidikan seks usia dini dilakukan secara 3 tahap, (1) pre-test, (2) perlakuan, (3) post-test agar terlihat apakah ada perkembangan dari pre-test ke post-test. Penelitian dilakukan pada 10 orang anak tunagrahita SLB-C Alpha Kumara Wardhana I Surabaya yang kemudian akan diolah dengan uji statistik t-testberpasangan (paired). Hasil yang didapat dari pre-test dan post-test berdasar nilai signifikansi (Sig.). adalah 0.00 yang berarti Sig.tailed <0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima sehingga dapat diambil kesimpulan media pembelajaran interaktif berpengaruh terhadap pendidikan seks usia dini bagi anak tunagrahita di SLB-C Alpha Kumara Wardhana I Surabaya.
Pelatihan Digital Marketing Untuk Meningkatkan Pemasaran UMKM Disablitas Trenggalek Ana Rafikayati; Lutfi Isni Badiah; Monika Jawa Liwun; Maria Wigberta Tena; Rizky Amelia; Yehezkiel Anugerah Kusuma
SNHRP Vol. 4 (2022): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 4 Tahun 2022
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan kegiatan ini untuk memperbaiki perekonomian pada UMKM Kedai Reny yaitu melalui pemberdayaan dan pendampingan dengan memberikan pelatihan yaitu pelatihan sosial media untuk mempromosikan Kedai Reny, pelatihan pembuatan sistem keuangan laba rugi dan pemasaran untuk memperbaiki sistem keuangan agar lebih terkontrol dan agar tahu cara memasarkan UMKM Kedai Reny yang baik, ada juga pelatihan tata boga agar tahu cara membuat hidangan makanan yang menarik pembeli dan enak dengan harga murah. Kegiatan ini dilakukan dalam 4 (empat) tahap yaitu pertama melakukan survey lokasi, kedua melakukan musyawarah dengan kelompok, ketiga melakukan pendampingan dan upgrading implementasi dan yang keempat melakukan monitoring dan evaluasi hasil. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pemberdayaan dan pendampingan ini yaitu UMKM Kedai Reny dapat mempromosikan di sosial media Instagram dan Facebook juga sudah di promosikan di instagram kota Trenggalek yaitu I Love Trenggalek dan Pesona Trenggalek, dapat membuat sistem keuangan laba rugi secara berkala, dapat juga membuat menu baru yaitu makanan aneka sosis dengan hidangan yang menarik, enak, dengan harga murah sehingga dapat menarik minat pembeli. Dengan demikian bisa terjadi perubahan yang lebih baik untuk UMKM Kedai Reny, Kedai Reny akan lebih dikenal oleh masyarakat dan perkeonomiannya akan lebih meningkat.
Implementasi Teknik Mangold dalam Pembelajaran Membaca Permulaan Braille Pada Anak Tunanetra di SLB A YPAB Surabaya Lutfi Isni Badiah
SNHRP Vol. 2 (2019): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 2 Tahun 2019
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.713 KB)

Abstract

Anak yang mengalami gangguan dalam penglihatan atau yang biasa disebut dengan anak tunanetra, dalam kegiatan belajar menggunakan huruf braille. Huruf braille ini merupakan huruf yang terdiri dari simbol titik yang timbul. Sehingga untuk membacanya harus dengan menggunakan indera peraba. Kepekaan indera peraba pada anak tunanetra tidak langsung peka, namun membutuhkan latihan yang terus menerus. Anak tunanetra yang indera perabanya tidak peka, maka akan menghambat kemampuan pra membaca braille. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagamana implementasi teknik Mangold dan kendala yang dihadapi dalam kegiatan pembelajaran membaca permulaan braille pada anak tunanetra kelas taman kanak-kanak di SLB A YPAB Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian studi deksriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah guru kelas dan siswa tunanetra kelas taman kanak-kanak. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa pelaksanaan metode mangold dalam kegiatan membaca permulaan huruf braille sangat baik dan sangat membantu siswa dalam membaca huruf braille. Kendala yang dihadapi oleh guru adalah perbedaan kepekaan jari-jari siswa tunanetra dalam meraba huruf braille, sehingga guru perlu untuk memisahkan anak yang kurang peka indera perabaanya untuk dilatih sendiri secara intensif. Kata kunci : mangold, tunanetra, braille
PELATIHAN PENANGANAN AUTIS DENGAN SETTING BLENDED LEARNING PADA GURU PAUD DI KECAMATAN WARU Ana Rafikayati; Lutfi Isni Badiah; Sambira
SNHRP Vol. 3 (2021): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 3 Tahun 2021
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.352 KB)

Abstract

Mitra dalam Program Pengabdian Masyarakat (PPM) ini adalah HIMPAUDI Kecamatan Waru Sidoarjo. HIMPAUDI Kec. Waru yang kantor sekeretariatnya beralamat di Jl. Zainal Abidin No. 15 RT 01, RW 01 Tambak Sumur Waru sidoarjo ini. Adapun yang menjadi sekolah mitra dalam KKN ini adalah sekolah PAUD di bawah naungan HIMPAUDI yang berlokasi di 4 kelurahan di Kec. Waru, yaitu kelurahan: (1) Waru, (2) Tambak Sumur, (3) Wedoro, dan (4) Tropodo. Masalah yang dihadapi sekolah mitra adalah guru PAUD mengalami kesulitan dalam menangani Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), khususnya untuk anak dengan autisme. Padahal keterampilan menangani ABK adalah sangat penting mengingat isu pendidikan inklusif yang sekarang ini tengah gencar dilakukan pemerintah di mana semua sekolah tidak boleh menolak siswa, termasuk ABK. Pemberian pelatihan ABA ini dilaksanakan dalam setting blended learning. Adapun langkah-langkah pelaksanaan PPM ini adalah (1) pembuatan kelas online, (2) pelatihan face to face, (3) pelatihan online, (4) observasi ke autis center, (5) pendampingan face to face, dan (6) pendampingan online. Metode pelatihan yang digunakan adalah kombinasi ceramah, diskusi, dan praktik. Kata kunci: pelatihan terapi autisme; blended learning; guru PAUD
Peningkatan Keterampilan Guru Paud Dalam Menyusun Program Pembelajaran Individual Anak Berkebutuhan Khusus Di PAUD Permata Bunda Lutfi Isni Badiah; Muhammad Nurrohman Jauhari; Sambira Sambira
SPEED Journal : Journal of Special Education Vol. 3 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Biasa Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/speed.v3i2.287

Abstract

Pendidikan inklusi sudah dilaksanakan pada tingkat Pendidikan Anak Usia Dini. Pendidikan inklusi merupakan pendidikan yang memberi kesempatan kepada anak berkebutuhan khusus untuk belajar bersama dengan peserta didik lain disekolah umum. Mereka diberikan kesempatan dalam mengikuti proses belajar mengajar, interaksi sosial dan dalam kegiatan sekolah. Pada Tingkat Pendidikan Anak Usia Dini banyak terdapat anak berkebutuhan khusus antara lain anak yang memiliki hambatan perilaku, cerdas istimewa dan bakat istimewa dan anak autis. Permasalahan yang terjadi banyak guru PAUD yang belum mengetahui tentang penyusunan program pembelajaran individual. Maka dari itu guru memerlukan pelatihan dalam melakukan penyusunan program pembelajaran individual.Pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam 3 tahapan antara lain perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi, subjek dari kegiatan ini sebanyak 10 guru Pendidikan Anak Usia Dini di Permata Bunda. Dari hasil kegiatan tersebut dapat disimpulkan bahwa adanya peningkatan pemahaman dan pelaksanaan peserta dalam menyusun program pembelajaran individual.
Pelatihan Layanan Pembelajaran Adaptif Pada Anak Berkebutuhan Khusus Dalam Setting Pendidikan Inklusi Lutfi isni badiah; Ana Rafikayati
Kanigara Vol 2 No 1 (2022): Kanigara
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/kanigara.v2i1.4906

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini untuk memberikan pengetahuan dan meningkatkan pemahaman guru regular dan guru GPK (guru pendamping khusus) tentang anak berkebutuhan khusus dan intervensinya dalam setting pendidikan inklusif. Diharapkan nantinya peserta dalam kegiatan ini mampu memberikan layanan yang adaptif untuk anak berkebutuhan khusus di sekolahnya. Adapun jumlah peserta dalam PPM ini adalah 80 orang, terdiri dari guru regular dan guru GPK. Kegiatan PPM ini diselenggarakan secara daring, dengan metode pembelajaran ceramah, diskusi, dan pembahasan kasus. Hasil dari kegiatan yang dicapai terdiri dari: 1) pemahaman guru mengenai profil anak berkebutuhan khusus, 2) pemahaman guru mengenai bentuk-bentuk intervensi untuk ABK, 3) kemampuan guru dalam merancang layanan pembelajaran yang adaptif untuk ABK di setting sekolah inklusi