Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Penguatan Verbal Dan Nonverbal Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Di MTs Al-Azhar Rokan Hilir Halimah, Siti; Yuliawan, Tri
Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 8 No 2 (2025)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/cetta.v8i2.4082

Abstract

The decline in mutual education has always been a topic of discussion from various parties. Teachers have a very big responsibility in efforts to guide students towards their desired educational goals. There are several basic teaching skills that teachers must master, namely Skills in using verbal reinforcement and nonverbal reinforcement. Based on the results of observations made at MTs Al-Azhar Rokan Hilir to Indonesian language teachers who were teaching, researchers found symptoms, namely that the provision of verbal and non-verbal reinforcement by Indonesian language teachers had not been implemented optimally. This study aims to (1) describe the form of verbal reinforcement in Indonesian language learning for students of class VII MTs Al-Azhar Rokan Hilir. (2) describe the form of nonverbal reinforcement in Indonesian language learning for students of class VII MTs Al-Azhar Rokan Hilir. The approach to this research uses a qualitative descriptive approach, the data source is the class VII Indonesian language teacher. The data collection techniques used are observation techniques, interview techniques and questionnaire techniques. Data analysis techniques use data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the research show that, (1) the class VII Indonesian language teacher has implemented verbal reinforcement in Indonesian language learning in the form of words of praise, words of appreciation and words of approval. (2) the class VII Indonesian language teacher has implemented non-verbal reinforcement in Indonesian language learning in the form of strengthening gestures, strengthening approaches, strengthening with touch, strengthening with fun activities, and strengthening in the form of symbols or objects. The reinforcement given is quite varied, but the diction needs to be developed again.
Pembelajaran Flipped Classroom Berbasis Proyek untuk Meningkatkan Kemampuan Mengkreasi Pengetahuan Konseptual dan Prosedural Mahasiswa Kalsum, Ummi; Ferazona, Sepita; Mellisa, Mellisa; Yuliawan, Tri
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2025): Januari-April 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v5i1.2986

Abstract

Penelitian ini mengkaji efektivitas model Flipped Classroom Berbasis Proyek (FCBP) dalam meningkatkan kemampuan mengkreasi pengetahuan konseptual dan prosedural mahasiswa menggunakan pendekatan penelitian kuasi eksperimen. Responden penelitian ini adalah mahasiswa program studi pendidikan biologi Universitas islam riau. Data diperoleh dari hasil pre-test dan post-test kemampuan mengkreasi pengetahuan konseptual dan prosedural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran FCBP dapat meningkatkan kemampuan mengkreasi pengetahuan konseptual dan prosedural mahasiswa berdasarkan nilai n-gain pada kelas eksperimen yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol, dan hasil uji independent sample t-test menunjukkan perbedaan yang signifikan pada rata-rata kemampuan mengkreasi pengetahuan konseptual dan prosedural mahasiswa. Integrasi flipped classroom dan pembelajaran berbasis proyek dalam model FCBP terbukti efektif dalam pembelajaran biologi yang kontennya bisa menjadi kompleks dan berkembang. Pembelajaran ini mampu mengalihkan fokus dari pengajaran berbasis perkuliahan yang pasif ke pembelajaran aktif yang berpusat pada mahasiswa, mahasiswa akan lebih siap untuk menavigasi tantangan yang dinamis ini dan mengembangkan keterampilan yang diperlukan untuk sukses. Prinsip dan framework pembelajaran berbasis proyek yang membangun model pembelajaran FCBP berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan mengkreasi mahasiswa.
Hubungan Penguasa Nusantara (Perspektif Historiografi Melayu Tradisional) Shomary, Sudirman; Roziah, Roziah; Yuliawan, Tri; Aini Sudirman, Nurul
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5205

Abstract

Penelitian ini mengkaji hubungan sosial, ekonomi, politik, agama, dan budaya antar penguasa di Nusantara melalui perspektif historiografi Melayu tradisional. Fokus penelitian ini adalah mengungkap dinamika kekuasaan yang terjalin melalui perkawinan, perdagangan, diplomasi, dan konflik sebagai strategi memperkuat pengaruh regional. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi (content analysis) serta teknik hermeneutik untuk mengkaji pola hubungan sosial, ekonomi, politik, agama, dan budaya yang tergambar dalam karya historiografi tradisional Melayu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikatan kekerabatan, seperti perkawinan antar keluarga kerajaan, memainkan peran penting dalam membangun aliansi strategis dan legitimasi kekuasaan. Hubungan ekonomi ditandai oleh perdagangan lintas wilayah yang memperkuat integrasi antar kerajaan, tetapi juga memicu persaingan dan konflik terkait kontrol jalur dagang. Dari aspek politik, hubungan ini mencakup ekspansi wilayah, penyerahan upeti, dan pengkhianatan yang memperlihatkan dinamika antara kerja sama dan rivalitas kekuasaan. Penelitian ini juga menyoroti peran agama dan budaya sebagai sarana integrasi melalui penyebaran Islam dan adat-istiadat yang memperkuat identitas kolektif. Temuan ini memperkaya kajian sosiologi sastra dalam memahami bagaimana narasi sejarah membentuk struktur kekuasaan dan identitas sosial di Nusantara.
Peningkatan Kemampuan Fonologi Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Bermain Berbasis Bahasa di TK YLPI Riau: Fonologis Yuliawan, Tri; Shomary, Sudirman; Mukhlis, Muhammad; Roziah, Roziah; Hermaliza, Hermaliza; Kamarudin, Kamarudin; Wahyuni, Astri
Sajak: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Sastra, Bahasa, dan Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/s.v4i2.22874

Abstract

Phonological ability is a fundamental aspect of early childhood language development, closely linked to later literacy and communication skills. This study, titled "Phonological Ability of Early Childhood through Language-Based Play Activities at YLPI Riau Kindergarten," investigates the effectiveness of language-based play in enhancing phonological skills among young learners. The research is grounded in the understanding that play serves as a natural medium for language acquisition in early childhood education settings. A qualitative descriptive approach was employed to explore how structured language-based play activities contribute to children's phonological development. The subjects of this study were children aged 4–5 years at YLPI Riau Kindergarten. Data collection techniques included observation, interviews with teachers, and documentation of children's play activities. Observations focused on children’s ability to recognize and manipulate sounds, including rhyming, syllable segmentation, and initial sound identification. Data were analyzed using qualitative content analysis to identify patterns and themes related to phonological development during play. The analysis emphasized how specific types of language-based play—such as storytelling, rhyming games, sound matching, and singing—supported the development of phonological awareness in a playful and engaging context. The results revealed that language-based play activities significantly contributed to the improvement of children’s phonological abilities. Children showed increased awareness of sounds, improved pronunciation, and greater ability to distinguish phonemes. Teachers also played a key role by facilitating and scaffolding the play in ways that promoted language learning. In conclusion, language-based play activities are effective pedagogical tools for fostering phonological development in early childhood. The findings highlight the importance of integrating purposeful play in early education curricula to support foundational language skills in a developmentally appropriate manner  
Tingkat Kemampuan Menentukan Kelas Kata pada Mahasiswa Thailand di Universitas Islam Riau Maharani, Yunita; Yuliawan, Tri
Catha : Jurnal Penelitian Kreatif dan Inovatif Vol. 3 No. 1 (2026): In-Progress
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/catha.v3i1.159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kemampuan mahasiswa Thailand dalam mengidentifikasi kelas kata bahasa Indonesia di Universitas Islam Riau. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan 19 mahasiswa BIPA sebagai subjek penelitian. Data diperoleh melalui tes pilihan ganda dan isian yang mengukur kemampuan mahasiswa dalam mengenali delapan kelas kata utama dalam bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa Thailand berada dalam kategori "baik" dengan rata-rata nilai sebesar 84,12%. Secara khusus, empat mahasiswa (21,05%) masuk dalam kategori "sangat baik," sepuluh mahasiswa (52,63%) dalam kategori "baik," dan lima mahasiswa (26,32%) dalam kategori "cukup. " Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa Thailand memiliki kemampuan tata bahasa yang cukup kuat dalam mengenali dan menentukan kelas kata bahasa Indonesia, meskipun mereka masih kesulitan membedakan fungsi morfologis, terutama pada kata kerja dan kata sifat. Hasil ini menekankan pentingnya penerapan metode pembelajaran yang menekankan pemahaman struktur tata bahasa dalam pengajaran BIPA kepada penutur non-asli.