Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

MARKETING STRATEGY IN INCREASING SALES TURNOVER IN THE EASTERN INDONESIA KIOSK BUSINESS (KTI) MAKASSAR CITY Syam, Agus; Minallah, Muh. Nasrun; Asmayanti, Asmayanti; Sudarmi, Sudarmi
Journal of Social Research Vol. 3 No. 3 (2024): Journal of Social Research
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/josr.v3i3.1958

Abstract

Eastern Indonesia Kiosk (KTI) is one of the special store businesses that offers a variety of chicken products, such as slaughtered chicken, eggs, nuggets, and other needs related to processing chicken into delicious dishes.as the object of this study. The purpose of this study is to determine and analyze the marketing mix strategy in increasing sales turnover at the Eastern Indonesia Kiosk (KTI) Makassar City. The research method used is a qualitative descriptive method using SWOT analysis methods and data collection techniques through in-depth interviews, observations, and documentation related to marketing mix strategies which include products, prices, promotions and places and places by researchers in identifying strengths, weaknesses, opportunities and threats with the SWOT analysis method at the Eastern Indonesia Kiosk (KTI) Makassar City. Based on this study, the results of IFAS and EFAS showed strength with a score of 1.52 and weakness with a score of 0.75. While the EFAS results show opportunities with a score of 1.52 and threats with a score of 1.02. Based on the SWOT Analysis diagram, the East Indonesia Kiosk (KTI) Makassar City shows in diagram I by using the SO strategy, namely the company has opportunities and strengths so that it can take advantage of existing opportunities so that the strategy that can be applied is to support aggressive policy growth (growth oriented strategy) to increase sales turnover at the Eastern Indonesia Kiosk (KTI) Makassar City.
EDUKASI PENCEGAHAN STUNTING PADA ANAK MELALUI PENGOLAHAN IKAN TERI DI DESA KUPA KABUPATEN BARRU Hikmah Baharuddin, Nurul; Asmayanti, Asmayanti; Umar, Fitriyani; Hidayati Islamiah, Nur
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 10 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i10.3566-3572

Abstract

Stunting menjadi salah satu masalah gangguan gizi yang dialami oleh anak-anak, baik saat masih bayi maupun balita. Observasi yang telah dilakukan ditemukan bahwa Kecamatan Mallusetasi Kabupaten Barru terdapat 25 bayi dua tahun (baduta) mengalami stunting, 8 diantaranya di Desa Kupa. Ikan teri menjadi salah satu intervensi stunting yang bisa dilakukan dengan mengolah menjadi camilan dan sebagai asupan gizi yang baik bagi anak. Ikan teri mengandung kalsium tinggi yang menunjang pembentukan tulang dan gigi serta memungkinkan berfungsinya otak dan organ lainnya. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat akan stunting melalui edukasi. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan di Desa Kupa Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru melalu tiga tahapan yaitu mengukur pemahaman pengetahuan melalui pre test, intervensi berupa edukasi dan evaluasi peningkatan pengetahuan melalui post test. Peserta yang hadir dalam program pengabdian masyarakat berjumlah 21 anggota kelompok Teri Kupa.Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat kelompok Teri Kupa terhadap permasalahan stunting terjadi peningkatan setelah intervensi dilakukan dengan rata-rata tingkat pengetahuan di atas 90%. Informasi yang telah disampaikan dan direspon baik oleh masyarakat dan hal ini juga menambah pengetahuan masyarakat bahwa ikan teri yang mereka olah dapat dijadikan camilan anak-anak dalam mendukung penurunan angka kejadian stunting.
Strategi Branding dan Pengembangan Kemasan Kripik Ikan Kering “Bale Bungo” dalam Meningkatkan Daya Saing Produk Lokal di Desa Lempong Kabupaten Wajo Asmayanti, Asmayanti; Tahir, Sumiati; Halim, Nur; Sudarmi, Sudarmi
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 7
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Produk lokal berperan penting dalam pertumbuhan perekonomian Daerah. Bale Bungo merupakan jenis ikan yang menjadi komoditas utama warga pesisir danau tempe di kabupaten Wajo, salah satunya di Desa Lempong. Upaya pelatihan dilakukan dalam mengelola ikan menjadi kripik, namun mereka masih terkendala rendahnya daya saing produk di pasar. Salah satu penyebabnya adalah minimnya kemampuan branding dan belum mengikuti tren kemasan. Penelitian ini bertujuan untuk membuat strategi branding dan pengembangan kemasan sebagai upaya peningkatan daya saing produk kripik Bale Bungo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model Riset and Development menggunakan model 4D (Define, Desain, Develop dan Diseminate) dengan menggunakan wawancara mendalam. Adapun hasil penelitian ini menemukan bahwa aspek Brand Positioning, Identify, Personality and Communication dapat meningkatkan citra merek. Aspek pengembangan kemasan menggunakan ziplock lebih praktis, desain menarik, bahan berkualitas dan informasi produk pada kemasan menjadi faktor pengembangan kemaan produk dalam peningkatan daya saing.Kata Kunci: Branding, Kemasan, Daya Saing, Produk Lokal
Penguatan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir melalui Bumdesa: Studi Kasus Pengembangan Wisata Bahari Pantai Punagaan, Kabupaten Kepulauan Selayar Latif, Aqilah Nurul Khaerani; Aidin, Nur; Kuswarini, Prasuri; Asmayanti, Asmayanti
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.582

Abstract

Pantai Punagaan di Desa Patilereng, Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar, merupakan salah satu destinasi pesisir yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai wisata bahari berkelanjutan. Namun, pengelolaannya yang berada di bawah BUMDesa Baloka Mandiri masih menghadapi sejumlah kendala, antara lain rendahnya kapasitas sumber daya manusia, lemahnya tata kelola kelembagaan, minimnya strategi pemasaran, serta belum adanya pengemasan produk wisata tematik yang menarik. Kondisi ini berdampak pada rendahnya jumlah kunjungan wisatawan dan terbatasnya kontribusi ekonomi bagi masyarakat sekitar. Artikel ini membahas program penguatan pemberdayaan masyarakat pesisir melalui BUMDesa Baloka Mandiri dengan pendekatan partisipatif dan kolaboratif. Intervensi dilakukan melalui pelatihan manajemen usaha wisata, pengenalan bahasa asing dasar, pengembangan produk ekonomi kreatif, serta transformasi pemasaran digital berbasis media sosial dan website reservasi. Program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan, memperluas jangkauan promosi, serta mengintegrasikan konsep slow and mindful coastal tourism dalam pengelolaan destinasi. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah peningkatan keterampilan pengelola, terbentuknya paket wisata tematik yang sesuai dengan potensi lokal, serta tersedianya sarana promosi digital yang mendukung keberlanjutan pengelolaan destinasi. Selain memberi dampak ekonomi bagi masyarakat, program ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi serta poin 14 tentang pelestarian ekosistem laut. Dengan demikian, penguatan BUMDesa Baloka Mandiri dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat pesisir dalam pengembangan wisata bahari berbasis komunitas dan teknologi digital.
Pendampingan Izin Usaha untuk Daya Saing Produk UMKM Desa Bontolempangan Kabupaten Maros Nurhikmah, Andi Reski; Asmayanti, Asmayanti; Hidayat, Rahmat; Ridwan, Nurul Haeriyah; Alrizqi, Damas Gianlugi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1112

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan sektor strategis dalam menopang perekonomian nasional dan pembangunan ekonomi desa. Namun, sebagian besar UMKM di wilayah pedesaan masih menghadapi permasalahan legalitas usaha yang berdampak pada rendahnya daya saing produk dan keterbatasan akses terhadap pembiayaan serta pasar formal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pendampingan pengurusan izin usaha bagi UMKM di Desa Bontolempangan, Kabupaten Maros, guna meningkatkan daya saing produk dan keberlanjutan usaha. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan, sosialisasi legalitas usaha, pelatihan penggunaan sistem Online Single Submission (OSS), serta pendampingan intensif hingga terbitnya Nomor Induk Berusaha (NIB). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku UMKM terkait pentingnya izin usaha, peningkatan jumlah UMKM yang memiliki NIB, serta terbukanya akses terhadap program pembiayaan dan pemasaran. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam penguatan kapasitas kelembagaan UMKM desa dan mendukung pembangunan ekonomi lokal yang berkelanjutan.
MARKETING STRATEGY OF BANANA BUSINESS IN PANGKAJENE AND ISLANDS REGENCY Jufri, Muhammad; Tripana, Hendrawan; Syam, Agus; Asmayanti, Asmayanti; Sudarmi, Sudarmi
Jurnal Ekonomi Kreatif dan Manajemen Bisnis Digital Vol 2 No 3 (2024): FEBRUARI
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/jekombital.v2i3.586

Abstract

The primary objective of this research is to comprehensively identify and recommend an effective business marketing strategy tailored to enhance product sales through digital platforms for Juragan Banana, a business located in Pangkep Regency. The research methodology employed is descriptive qualitative research, encompassing data collection techniques such as observation, interviews, and documentation of the research subject. The gathered data is subsequently subjected to a thorough analysis utilizing the SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) analysis framework. Upon delving into the outcomes of the study, it becomes evident that Juragan Banana Business has strategically positioned itself in the Aggressive quadrant through the application of a growth-oriented strategy. This positioning is deemed highly favorable, as indicated by the SWOT analysis. The business has leveraged its strengths to overcome weaknesses, seize opportunities, and mitigate potential threats. The execution of a Marketing Strategy has played a pivotal role in aligning with the growth-oriented strategy, creating a conducive environment for the business to thrive. By continuing to implement and fine-tune this strategic approach, Juragan Banana Business is well-positioned to not only sustain its current growth trajectory but also to expand its reach, fostering an environment conducive to achieving maximum progress. The growth-oriented strategy, coupled with the effective implementation of marketing strategies, provides a solid foundation for ongoing success and development within the dynamic landscape of digital platforms and sales optimization.