Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search
Journal : Jurnal Valtech

UPAYA PENCEGAHAN TERJADINYA KECELAKAAN KERJA DENGAN METODE JSA (JOB SAFETY ANALYSIS) PADA BAGIAN ADHESIVE DI PT. PAMOLITE ADHESIVE INDUSTRY PROBOLINGGO Lia Sovia; Nelly Budiharti; Heksa Galuh
Jurnal Valtech Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v6i1.6388

Abstract

Berdasarkan Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Indonesia, telah terjadi 129.305 kasus kecelakaan kerja pada tahun 2020. Angka kecelakaan kerja yang ditampilkan sudah terbilang relatif tinggi penyebab kecelakaan kerja tidak lain dan tidak bukan dikarenakan perilaku ceroboh dan kondisi lingkungan yang kurang aman. PT. Pamolite Adhesive Industry merupakan manufaktur penghasil lem dan formalin dengan kapasitas 15 ton/hari, untuk kapasitas tersebut terbilang besar. Formalin dalam konsentrasi yang sangat kecil (<1%) dapat digunakan sebagai pengawet untuk berbagai bahan non pangan seperti pembersih rumah tangga, pelembut, lilin dan karpet. Kegunaan formalin lainnya adalah obat pembasmi hama untuk membunuh virus, bakteri, jamur, dan benalu yang efektif pada konsentrasi tinggi, bahan peledak dan sebagainya. Penelitian ini menggunakan (Job Safety Analysis) JSA, pendekatan menggunakan analisa kualitatif deskriptif yaitu analisa mendalam terkait dengan fakta yang diteliti dan meluas. Job Safety Analysis (JSA) merupakan salah satu langkah utama dalam analisa bahaya dan kecelakaan dalam usaha menciptakan keselamatan kerja. Penilaian risiko yang diperoleh dari identifikasi bahaya adalah sebagai berikut: pada aktivitas produksi Urea Adhesive diperoleh 8 risiko kecelakaan kerja dengan 1 risiko kecelakaan kerja yang berada pada level low risk, 4 risiko kerja dengan level medium risk, dan 3 risiko kerja dengan level high risk. Pada aktivitas produksi Melamin Adhesive diperoleh 7 risiko kecelakaan kerja dengan 1 risiko kerja dengan level low risk, 4 risiko kerja dengan level medium risk, dan 2 risiko kerja dengan level high risk. Pada aktivitas produksi Phenol Adhesive ditemukan sebanyak 7 risiko kecelakaan kerja dengan 1 risiko kerja dengan level low risk risiko kecelakaan kerja 4 risiko kecelakaan kerja yang berada pada level medium risk dan 2 risiko kecelakaan kerja dengan level high risk.
ANALISIS POTENSI BAHAYA DENGAN MENGGUNAKAN METODE HAZOP (HAZARD AND OPERABILITY STUDY) PADA BAGIAN PRACETAK (Studi Kasus: PT. Gudang Garam Tbk. Direktorat Grafika-Waru) M Rudi Basri; Nelly Budiharti; Sanny Andjar Sari
Jurnal Valtech Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v7i1.9278

Abstract

PT Gudang Garam, Tbk. Direktorat Grafika Waru Sidoarjo merupakan salah satu cabang perusahaan yang memiliki wewenang untuk melakukan produksi khususnya pengemasan. Dalam proses produksi kemasan terdapat berbagai divisi yang salah satunya adalah Bagian Pra Cetak. Pada tahapan-tahapan proses produksi tersebut tidak terlepas dari masalah-masalah yang berkaitan dengan kecelakaan kerja yang banyak terjadi. Kecelakaan kerja adalah suatu kejadian yang tidak terduga dan tidak diinginkan yang terjadi di tempat kerja yang dapat mengakibatkan luka atau bahkan kematian bagi pekerja yang terlibat di dalamnya. Penelitian ini mengidentifikasi potensi bahaya dan risiko sehingga dapat dikelola dengan menggunakan metode HAZOP. Metode HAZOP dapat digunakan untuk mengidentifikasi masalah yang mengganggu berbagai proses dan risiko kerusakan dari sistem yang ada terhadap lingkungan, manusia maupun fasilitas Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa masih ditemukan banyak potensi bahaya. Dari 47 temuan tersebut ada 12 jenis sumber bahaya (hazard) meliputi: Sikap pekerja, material berserakan, kabel mesin las, ragum mesin cut off, lantai basah, cairan kimia, blower, crane, v-belt, gram tembaga, band ezer, dan troly. Dari 12 sumber hazard, risiko yang tergolong "Ekstrem" sebanyak 3 sumber hazard, yaitu sikap kerja yang kurang baik, cairan kimia yang tumpah dan mengenai bagian tubuh, dan lantai di area galvanish yang basah. Untuk risiko yang tergolong ‘‘Risiko Sedang‘‘ ditemukan sebanyak 3 sumber hazard, yaitu v-belt tanpa penutup, gram tembaga yang berceceran, dan sisa potongan band ezer yang berserakan dan tidak pada tempatnya. Untuk risiko yang tergolong ‘‘Risiko Rendah‘‘ ada 1 sumber hazard, yaitu ragum Cut Off yang tidak bisa menjepit maksimal.
ANALISIS PENERAPAN SISTEM ENTERPRISE RESOURCE PLANNING PADA PROSES PRODUKSI TAHU DI PABRIK TAHU RDS Luthfia Maharani; Nelly Budiharti; Sony Hariyanto
Jurnal Valtech Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v7i2.11155

Abstract

Penelitian ini mengkaji masalah pemborosan bahan baku dalam produksi dan menawarkan solusi untuk pemilik perusahaan yang tidak bisa selalu hadir di lokasi produksi karena jadwal yang padat. Metode yang digunakan adalah kuantitatif, dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pemilik Perusahaan Pabrik Tahu RDS dan karyawan. Data pendukung mengenai jumlah produksi selama penelitian digunakan untuk mendukung solusi yang diajukan, yaitu penggunaan platform ERP. Penelitian ini menggunakan software Odoo16, yaitu ERP untuk mengolah data jumlah produksi. Diantara 30 modul inti yang disediakan oleh Odoo, terdapat dua modul yang digunakan secara bersamaan untuk mendukung penelitian ini, yaitu Modul Manufacturing dan modul Inventory. Urutan penelitian ini adalah: 1. Pegambilan data dari lokasi penelitian, 2. Memuat data yang didapat dari lokasi penelitian pada aplikasi Odoo16 . 3. Membuat rencana simulasi produksi dengan Odoo16. Pada akhir penelitian, ditemukan hasil bahwa pengguaan Odoo16 dapat menjadi solusi efektif untuk mengatasi halangan pemilik dalam mengawasi pabrik secara langsung. Pemborosan bahan baku sebesar 7,69% terjadi selama proses produksi, dan Odoo16 dapat memberikan informasi real-time mengenai produksi, yang diterima dengan baik oleh pemilik perusahaan.
ANALISIS PENERAPAN METODE JIT (JUST IN TIME) DAN DIGITAL MARKETING PADA PRODUK SAMBAL SAMBISA Adinda Kristiana Kusuma Dewi; Nelly Budiharti; Emmalia Adriantantri
Jurnal Valtech Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v7i2.11471

Abstract

Abstrak, Penelitian ini dilakukan pada UMKM yang memproduksi sambal berbahan dasar ikan asap. Jumlah yang diproduksi melebihi jumlah permintaan produk sambal, sehingga menyebabkan persediaan bahan baku dalam proses produksi tidak terencana dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah meminimalisir pemborosan pada jumlah bahan baku dan meningkatkan efektivitas pemasaran . Metode yang digunakan penelitian ini Just In Time (JIT) untuk meminimalisir pemborosan pada jumlah bahan baku sehingga total biaya persediaan dan pembelian yang optimal. Metode Digital Marketing untuk meningkatkan efektivitas pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan kebutuhan bahan baku sebesar 167,5 Kg dengan frekuensi pemesanan 13 kali dan kuantitas optimal 165 Kg, mengurangi total biaya pemesanan dari Rp 48.750,- menjadi Rp 27.455,-. Usulan perbaikan Digital Marketing mencakup penambahan media sosial instagram.