Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Gambaran Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Tentang Senam Hamil Di BPM Mona Durryah Siregar di Kota Padangsidimpuan LUBIS, ARISA HARFA SAID; Nur Aliyah Rangkuti; Ayannur Nasution; Leli Khairani; Anwar Syahadat; Mona Durryah
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 11 No 1 (2026): Vol. 11 No. 1 Juni 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v11i1.2846

Abstract

ABSTRACT Pregnancy exercise is an exercise that is done to prepare and train muscles so that they can be used to function optimally during labor. Where the benefits include reducing complaints during pregnancy, cramps and back pain, improving sleep, making the body fresher and more relaxed and maintaining the flexibility of the abdominal wall and pelvic floor muscles during labor. The purpose of this study was to determine the description of the knowledge and attitudes of pregnant women about pregnancy exercise at the BPM Mona Durryah Siregar di Kota Padangsidimpuan. The type of research is quantitative with a descriptive design with a cross-sectional approach. The population in this study were all pregnant women in the third trimester at the BPM Mona Durryah Siregar di Kota Padangsidimpuan, as many as 43 people in May 2025. The sample in this study was all pregnant women in the third trimester at the BPM Mona Durryah Siregar di Kota Padangsidimpuan, as many as 43 people using the total sampling method. The analysis used was univariate with the results showing that the knowledge of pregnant women about pregnancy exercises was lacking knowledge as many as 22 people (51.2%), and the attitude of pregnant women about pregnancy exercises was negative as many as 28 people (65.1%). It is recommended that pregnant women increase their knowledge about pregnancy exercises so that their attitudes are more positive towards the benefits of pregnancy exercises. Keywords: Knowledge, Attitude, Pregnancy Exercise
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG PIJAT OKSITOSIN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANGIRKIRAN KABUPATEN PALUTA TAHUN 2023 Leli Khairani; Nur Aliyah Rangkuti; Febrina Angraini Simamora; Ayannur Nasution
Jurnal Spektrum Kesehatan Vol 1 No 1 (2025): Vol.1 No.1 Maret 2025
Publisher : PT. Media Ilmiah Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/rum-kes.v1i1.1

Abstract

Pijat oksitosin dapat menjadi solusi dalam memperlancar ASI, yakni dengan  memijat  bagian  tulang  punggung  pada  costa  5-6  hingga  scapula dengan harapan mampu menginduksi kerja saraf parasimpatis untuk merangsang hipofise posterior dalam proses produksi hormon oksitosin. Dari wawancara yang dilakukan pada 5 ibu menyusui yang datang posyandu ke Puskesmas Pangirkiran, ada 3 ibu yang mengalami masalah dalam menyusui yaitu asir susu tidak lancar dan ibu tersebut belum mengetahui tentang pijat oksitosin dapat memperlancar pengeluaran ASI Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan ibu nifas tentang pijat oksitosin di wilayah kerja Puskesmas Pangirkiran. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu nifas dengan di wilayah kerja puskesmas Pangirkiran, dan jumlah sampel 50 responden dengan teknik total sampling. Adapun hasil dari penelitian ini adalah mayoritas ibu memiliki pengetahuan kurang yaitu sebanyak 27 ibu (54%) dan minoritas ibu memiliki pengetahuan cukup yaitu sebanyak 9 ibu (18%). Dengan adanya penelitian ini diharapkan ibu lebih mendapatkan informasi tentang pentingnya melakukan pijat oksitosin untuk melancarkan ASI.
GAMBARAN KEJADIAN DIABETES MILLITUS TIPE II DI RSUD LABUANG BAJI KOTA MAKASSAR Haslina Ahmad; Nita Bonita; Nur Aliyah Rangkuti; Leli Kairani; Ayannur Nasution
Jurnal Spektrum Kesehatan Vol 1 No 1 (2025): Vol.1 No.1 Maret 2025
Publisher : PT. Media Ilmiah Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/rum-kes.v1i1.2

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) adalah salah satu penyakit yang berbahaya yang kerap disebut sebagai silent killer selain penyakit jantung, yang  merupakan salah satu masalah kesehatan yang besar. Tujuan penelitian ini adalahh untuk mengetahui gambaran kejadian diabetes melitus tipe II di RSUD Labuang Baji Kota Makassar. Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian Deskriptif, untuk menganalisa Gambaran kejadian diabetes mellitus tipe II di RSUD Labuang Baji Kota Makassar. sampel yang diteliti sebanyak 40 orang, dari 129 orang cara pengambilan sampel dengan cara pengumpulan data menggunakan kuensioner dan pengolahan data menggunkan komputer. Pola makan adalah berbagai informasi yang meberikan gambaran mengenai macam dan jumlah bahan makanan yang dimakan setiap hari oleh satu orang dan merupakan ciri khas untuk suatu kelempok masyarakat terentu.  Aktifitas fisik sesesorang sangat berpengaruh terhadap kesehatannya. Kurang gerak atau hidup santai merupakan faktor reresiko pencitus diabetes mellitus. stres merupakan hal yang telah menjadi bagian dari kehidupan manusia dan dapat di alami oleh siapapun. Bagi penderita diabetes millitustipe II Diharapkan dapat menjaga kadar gula darah agaar tetap dalam keadan normal, mengurangi berat badan bagi pasien obesitas menjaga pola maakan, stres, melakukan aktivitas olahraga untuk mengurangi resiko terjadinya diabetes mellitus.
PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BATANG PANE II KABUPATEN PALUTA TAHUN 2023 Ayannur Nasution; Nur Aliyah Rangkuti; Febrina Angraini Simamora; Leli Khairani
Jurnal Spektrum Kesehatan Vol 1 No 1 (2025): Vol.1 No.1 Maret 2025
Publisher : PT. Media Ilmiah Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/rum-kes.v1i1.4

Abstract

World Health Organization (WHO) tahun 2020, menyatakan bahwa hanya sekitar 41% bayi yang berusia 0-6 bulan di seluruh dunia diberikan ASI secara eksklusif. Semakin tinggi pendidikan seseorang, semakin mudah pula mereka menerima informasi dan pada akhirnya pengetahuan yang dimilikinya tentang pemberian ASI eksklusif semakin baik. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik dan pengetahuan ibu tentang ASI Eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Batang pane II Kabupaten Padang Lawas Utara tahun 2023. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di wilayah kerja puskesmas Batang pane II Kabupaten Padang Lawas Utara, dan jumlah sampel 27 responden dengan teknik total sampling. Adapun hasil dari penelitian ini adalah mayoritas pengetahuan baik yaitu sebanyak 14 ibu (51,8%) dan minoritas pengetahuan kurang yaitu sebanyak 5 ibu (18,5%). Dengan adanya penelitian ini diharapkan ibu lebih mendapatkan informasi tentang pentingnya ASI Eksklusif.
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI TENTANG FLOUR ALBUS DI SMP N 3 DESA SIANCIMUN KECAMATAN HALONGONAN TIMUR KABUPATEN PADANG LAWAS UTARA TAHUN 2023 Leli Khairani; Ayannur Nasution
Jurnal Spektrum Kesehatan Vol 1 No 1 (2025): Vol.1 No.1 Maret 2025
Publisher : PT. Media Ilmiah Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/rum-kes.v1i1.6

Abstract

Tingginya angka kejadian keputihan pada Remaja putri ini disebabkan karena kurangnya informasi tentang keputihan, sehingga remaja tersebut menganggap bahwa keputihan adalah masalah yang sangat wajar. Selain itu, kebanyakan remaja putri tidak berkonsultasi ke dokter dikarenakan rasa malu yang besar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran pengetahuan dan sikap remaja putri tentang flour albus di SMP N 3 Siancimun. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain deskriftif. Populasi dalam penelitian ini semua remaja putri di SMP N 3 Siancimun sebanyak 64 orang dengan menggunakan tehnik total sampling. Analisa yang digunakan adalah analisa univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan Pengetahuan responden tentang flous albous di SMP N 3 Siancimun mayoritas pengetahuan kurang sebanyak 29 orang (45,3%). Sikap responden tentang flour albous di SMP N 3 Siancimun mayoritas sikap negatif sebanyak 39 orang (60,9%). Kesimpulan pengetahuan remaja tentang flour albous mayoritas kurang dan sikap mayoritas negatif. Diharapkan kepada petugas kesehatan agar lebih aktif dalam memberikan pendidikan kesehatan terkait flour albous pada remaja.