Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG GIZI PENAMBAHAN BERAT BADAN SELAMA KEHAMILAN Pane, Mirna; Rangkuti, Nur Aliyah; Nasution, Ayannur; Khairani, Leli
Jurnal Spektrum Kesehatan Vol 2 No 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Maret 2026
Publisher : PT. Media Ilmiah Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/rum-kes.v2i1.82

Abstract

Kandungan zat gizi yang terdapat dalam makanan sangatlah penting bagi ibu hamil untuk mencegah terjadinya kekurangan gizi dan menghindari berbagai macam komplikasi seperti anemia, perdarahan dan berat badan ibu hamil tidak bertambah secara normal. Pertambahan berat badan dapat digunakan sebagai indeks untuk menentukan status gizi wanita hamil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil tentang gizi penambahan berat badan selama kehamilan di Klinik Harapan Bunda Kecamatan Padang Bolak Kabupaten Padang Lawas Utara Tahun 2025. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain deskruptif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil yang berada di Klinik Harapan Bunda Kecamatan Padang Bolak Kabupaten Padang Lawas Utara Tahun 2025 sebanyak 31 orang bulan Mei 2025, dan jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 11 orang dengan menggunakan metode total sampling. Analisa yang digunakan adalah univariat. Hasil analisa menunjukkan pengetahuan ibu hamil tentang gizi penambahan berat badan selama kehamilan berada pada pengetahuan cukup sebanyak 15 orang (48,4%). Disarankan pada ibu hamil agar lebih peduli terhadap informasi kesehatan, dan dapat meningkatkan pengetahuannya tentang gizi penambahan berat badan selama kehamilan.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA TENTANG NYERI PERSALINAN KALA I DI KLINIK HARAPAN BUNDA TAHUN 2025 Siregar, Utami Dea Ramadhani; Rangkuti, Nur Aliyah; Nasution, Ayannur; Khairani, Leli
Jurnal Spektrum Kesehatan Vol 2 No 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Maret 2026
Publisher : PT. Media Ilmiah Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/rum-kes.v2i1.83

Abstract

Nyeri yang timbul merupakan suatu tanda awal proses persalinan kala I dan akan berlanjut sampai kala IV persalinan. Intensitas nyeri yang dialami ibu semakin lama akan semakin meningkat akibat kontraksi yang semakin lama semakin meningkat. World health Organization sebanyak 90% wanita hamil dan melahirkan mengalami rasa nyeri, rasa takut saat persalinan. Rasa nyeri yang terjadi dapat mempengaruhi kondisi ibu berupa kelelahan, rasa takut, khawatir dan menimbulkan stres. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil primigravida tentang nyeri persalinan kala I di Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Primigravida Tentang Nyeri Persalinan Kala I Di Klinik Harapan Bunda Kecamatan Padang Bolak Kabupaten Padang Lawas Utara Tahun 2025. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain deskruptif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil primigravida di Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Primigravida Tentang Nyeri Persalinan Kala I Di Klinik Harapan Bunda Kecamatan Padang Bolak Kabupaten Padang Lawas Utara sebanyak 30 orang Mei 2025. Sampel dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil primigravida sebanyak 38 orang dengan menggunakan metode total sampling. Analisa yang digunakan adalah univariat dengan hasil menunjukkan bahwa pengetahuan ibu hamil tentang nyeri persalinan kala I berada pada pengetahuan kurang sebanyak 21 orang (70,0%). Disarankan pada ibu hamil dapat aktif menambah pengetahuan ibu tentang kehamilannya terutama tentang nyeri persalinan kala I sehingga dalam kehamilan ibu dapat segera diatasi dan dapat menurunkan angka kesakitan ibu
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG MANFAAT IMUNISASI TETANUS TOXOID Siregar, Nur Saima; Rangkuti, Nur Aliyah; Nasution, Ayannur; Khairani, Leli
Jurnal Spektrum Kesehatan Vol 2 No 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Maret 2026
Publisher : PT. Media Ilmiah Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/rum-kes.v2i1.84

Abstract

Imunisasi Tetanus Toxoid (TT) merupakan suntikan vaksin tetanus untuk meningkatkan kekebalan terhadap infeksi tetanus diberikan saat pelayanan antenatal dengan interval 4 minggu setelah penyuntikan pertama. Selama hamil pemberian imunisasi TT diberikan sebanyak 2 kali untuk mencegah tetanus.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil tentang manfaat imunnisasi tetanus toxoid di Wilayah Kerja Puskesmas Aek Godang Tahun 2025. Jenis penelitian adalah Wilayah Kerja Puskesmas Aek Godang Tahun sebanyak 41 orang yang pada saat ini masih keadaan hamil sampai bulan Juni 2025, dan jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 41 orang dengan menggunakan metode total sampling. Analisa yang digunakan adalah univariat. Hasil analisa menunjukkan pengetahuan ibu hamil tentang manfaat imunnisasi tetanus toxoid pada pengetahuan kurang sebanyak 20 orang (48,8%). Disarankan pada ibu hamil agar memahami tentang manfaat Imunisasi tetanus toxoid dan mau melakukannya.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN WANITA USIA SUBUR (WUS) TENTANG PEMERIKSAAN INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT (IVA) Dalimunthe, Wiwi Asriani; Rangkuti, Nur Aliyah; Nasution, Ayannur; Khairani, Leli
Jurnal Spektrum Kesehatan Vol 2 No 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Maret 2026
Publisher : PT. Media Ilmiah Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/rum-kes.v2i1.85

Abstract

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2020) secara nasional sebanyak 8,3% perempuan usia 30-50 tahun telah menjalani deteksi dini kanker serviks melalui metode IVA. Hasil pemeriksaan IVA ditemukan 50.171 positif dan 5.847 kanker serviks. Jumlah cakupan pemeriksaan deteksi dini ini masih sangat jauh dari target yang ditetapkan oleh pemerintah sebesar 80% dari seluruh penduduk wanita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan wanita usia subur (WUS) tentang pemeriksaan inspeksi visual asam asetat (IVA) Di Klinik Mitra Palopat Pijorkoling Tahun 20252. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain deskruptif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua wanita usia subur di Klinik Mitra Palopat Pijorkoling sebanyak 54 orang Mei 2025. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian wanita usia subur 15-49 tahun sebanyak 54 orang dengan menggunakan metode total sampling. Analisa yang digunakan adalah univariat dengan hasil menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan wanita usia subur (WUS) tentang pemeriksaan inspeksi visual asam asetat (IVA) berada pada tingkat pengetahuan kurang sebanyak 28 orang (51,9%), tingkat pengetahuan baik sebanyak 16 orang (29,6%), dan tingkat pengetahuan cukup sebanyak 10 orang (18,5%). Disarankan pada wanita usia subur agar lebih peduli terhadap informasi kesehatan, peka terhadap kondisi kesehatan yang dialami, serta segera memeriksakan diri ke petugas kesehatan apabila dicurigai sudah terjadi faktor resiko kanker serviks.
HUBUNGAN KEBIASAAN KELUARGA DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJAPUSKESMAS TELUK SENTOSA Nasution, Mely; Dewi, Sri Sartika Sari; Nasution, Nurul Hidayah; Nurlaila, Nurlaila; Nasution, Ayannur
Jurnal Spektrum Kesehatan Vol 2 No 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Maret 2026
Publisher : PT. Media Ilmiah Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/rum-kes.v2i1.87

Abstract

Kekurangan gizi dapat terjadi akibat kemiskinan, akan tetapi memperbaiki gizi pada masa awal kehidupan manusia sebenarnya dapat membangun fondasi yang kuat dalam membantu meningkatkan individu, keluarga dan bangsa keluar dari kemiskinan. Kebiasaan keluarga adalah salah satu faktor tidak langsung yang berhubungan dengan status gizi anak termasuk stunting. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan kebiasaan keluarga dengan kejadian stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Teluk Sentosa Kabupaten Labuhan BatuTahun 2023. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah semua keluarga yang memiliki balita 12-59 bulan. Sampel penelitian sebanyak 97 balita. Hasil penelitian diperoleh terdapat hubungan kebisaan keluarga (p=0,000), kebiasaan pemberian makan (p = 0,002), kebiasaan pengasuh (p=0,006) dan kebiasaan mendapatkan pelayanan Kesehatan (p=0,023) dengan kejadian stunting (p<0,05). Disarankan kepada setiap ibu agar selalu memperhatikan kebiasaan yang dapat mempengaruhi kejadian stunting pada anak.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG DIABETES GESTASIONAL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMARPINGGAN TAHUN 2025 Ayannur Nasution; Nur Aliyah Rangkuti; Juni Andriani Rangkuti; Leli Khairani
Jurnal Spektrum Kesehatan Vol 1 No 4 (2025): Vol. 1 No. 4 Desember 2025
Publisher : PT. Media Ilmiah Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/rum-kes.v1i4.73

Abstract

Diabetes melitus gestasional merupakan intoleransi glukosa pada waktu kehamilan, pada wanita normal atau yang mempunyai gangguan toleransi glukosa setelah terminasi kehamilan. Keadaan ini biasa terjadi pada saat 24 minggu usia kehamilan dan sebagian penderita akan kembali normal pada setelah melahirkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil tentang diabetes gestasional di Wilayah Kerja Puskesmas Simarpinggan Tahun 2025. Jenis penelitian adalah kuantitatif menggunakan metode deskruptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Simarpinggan Mei Tahun 2025 sebanyak 137 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian ibu hamil sebanyak 57 orang dengan menggunakan metode accidental sampling. Analisa yang digunakan adalah univariat dengan hasil menunjukkan bahwa pengetahuan ibu hamil tentang diabetes gestasional berada pada pengetahuan kurang sebanyak 24 orang (42,1%). Disarankan pada ibu hamil agar lebih peduli terhadap informasi kesehatan, peka terhadap kondisi kesehatan yang dialami, serta segera memeriksakan diri ke petugas kesehatan apabila dicurigai sudah terjadi diabetes gaetasional.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG PERAWATAN TALI PUSAT PADA BAYI BARU LAHIR Leli Khairani; Ayannur Nasution
Jurnal Spektrum Kesehatan Vol 1 No 4 (2025): Vol. 1 No. 4 Desember 2025
Publisher : PT. Media Ilmiah Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/rum-kes.v1i4.77

Abstract

Perawatan tali pusat salah satu perawatan bayi baru lahir yang bertujuan untuk mencegah dan mengidentifikasi perdarahan atau infeksi secara dini. Rendahnya pengetahuan tentang perawatan tali pusat turut diduga menjadi faktor penyebab infeksi tali pusat. World Health Organization (WHO) (2019) setiap tahunnya sekitar 500.000 bayi meninggal karena tetanus neonatorum dan 460.000 meninggal akibat infeksi bakteri.. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu nifas tentang perawatan tali pusat pada bayi baru lahir di Klinik Harapan Bunda Kecamatan Padang Bolak Kabupaten Padang Lawas Utara Tahun 2025. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan metode deskruptif. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu nifas pada bulan April-Mei 2025 di Klinik Harapan Bunda Kecamatan Padang Bolak Kabupaten Padang Lawas Utara sebanyak 36 orang, dan jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 36 orang dengan menggunakan metode total sampling. Analisa yang digunakan adalah univariat. Hasil analisa menunjukkan pengetahuan ibu nifas tentang perawatan tali pusat pada bayi baru lahir pada pengetahuan kurang sebanyak 16 orang (44,4%). Disarankan pada ibu agar lebih aktif lagi mencari informasi tentang perawatan pada bayi baru lahir dan untuk menambah pengetahuan yang banyak untuk kesiapan diri nantinya menjelang persalinan dan pengasuhan bayinya.